Membantah Kebatilan Untuk Menyelamatkan Orang-Orang Yang Tertipu

🚇MEMBANTAH KEBATILAN UNTUK MENYELAMATKAN ORANG-ORANG YANG TERTIPU

Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

{ ‏والله يعلم إننا لا نرد على أهل البدع إلا لإنقاذ الـمخدوعين والمغـرورين بأهل البدع والبـاطل. }


“Allah mengetahui bahwa kami tidak membantah ahli bid’ah kecuali untuk menyelamatkan orang-orang yang dikelabui dan ditipu oleh ahli bid’ah dan para pengusung kebatilan.”

📚[Al-Majmu’, hlm. 32] — ➊

* *

🚇METODE SYAIKH RABI' DALAM MENYIKAPI ORANG YANG MENYELISIHI MANHAJ

Berkata Syaikh Arafat bin Hasan al-Muhammadi:

سألني سائل عن منهج الإمام ربيع المدخلي في تعامله مع المخالف؟ فأقول: هو قائم على الصبر والنصيحة ويؤخر الشيخ رده على المخالف حرصًا على جمع كلمة السلفيين فإذا لم ينتصح المخالف بالنصائح المتكررة وبقي على مخالفاته وجب الرد عليه وإيقاف شره. قال الشيخ ربيع: { فحصلت لي قناعة بأنه لا بد من مؤاخذة الظالم بظلمه وإيقافه عند حده، وأن السكوت عن ذلك فيه ضرر مؤكد على الشباب السلفي وتغرير بهم وضرر على الدعوة السلفية نفسها. } ومن قال إن منهج الشيخ ربيع مخالف لطريقة السلف فقد أخطأ، وما نقل عني فإني أستغفر الله وأتوب إليه، وأرجعy عنه.


“Seorang penanya bertanya kepadaku tentang metode al-Imam Rabi' al-Madkhali dalam menyikapi orang yang menyelisihi (manhaj Salaf);

(•) Maka aku katakan bahwa beliau selalu bersikap sabar, menasehati, dan menunda bantahan kepada orang yang menyelisihi karena beliau bersemangat untuk menyatukan kalimat salafiyyin.

(•) Namun apabila orang yang menyelisihi tidak menerima nasehat-nasehat yang terus diulangi dan tetap di atas penyelisihannya maka wajib dibantah dan dihentikan kejelekannya.

Berkata Syaikh Rabi': “Maka kemudian aku merasa yakin bahwa sudah seharusnya menghukum orang yang zalim atas kezalimannya dan menghentikannya agar tidak melampaui batas, dan bahwa sikap diam atas hal tersebut padanya terdapat bahaya yang nyata terhadap para pemuda Salafi dan menjadikan mereka tertipu, juga ada bahaya atas dakwah Salafiyah itu sendiri.”

(•) Dan siapapun yang berkata bahwa metode Syaikh Rabi' ini menyelisihi caranya Salaf maka dia telah keliru. Adapun perkataan yang telah dinukilkan dariku maka aku beristighfar kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya, dan aku rujuk darinya.” — ➋

Url: http://bit.ly/Fw420204
📮••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

✍🏻 (➊) Dari: t.me/s/ForumSalafy // Dari: http://bit.ly/31yI18V
✍🏻 (➋) Dari: t.me/s/salafytarakan - Alih bahasa: Al-Ustadz Abu Ahmad (Purwokerto) hafizhahullah // Dari: t.me/s/Arafatbinhassan/1387

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a comment