Mengenal Arti Tawadhu' (Kerendahan Hati) ...


🚇MENGENAL ARTI TAWADHU' (KERENDAHAN HATI) ...

{ Jujurlah Kepada Diri .., Apakah Kita Sudah Benar-Benar Berupaya Menerapkan Sifat Tawadhu' }

❱ Al-Imam Ibnul Qayyim, rahimahullah, berkata:

{ قال الإمام ابن القيم رحمه الله تبارك و تعالى: ‏سئل الفضيل بن عياض عن التواضع؟ فقال: يخضع للحق، وينقاد له، ويقبله ممن قاله. وقيل: التواضع أن لا ترى لنفسك قيمة، فمن رأى لنفسه قيمة فليس له في التواضع نصيب. وهذا مذهب الفضيل وغيره. وقال الجنيد بن محمد : هو خفض الجناح، ولين الجانب. }

Al-Fudhail bin Iyadh ditanya tentang Tawadhu'?

Dia berkata:

“Tunduk pada kebenaran, patuh padanya, dan MENERIMA DARI SIAPAPUN yang mengatakannya.”

Dan dikatakan:

“Tawadhu' adalah bahwa engkau tidak melihat pada dirimu suatu kemuliaan, jadi siapa pun yang melihat dirinya sebagai seorang yang mulia, maka dia tak mendapatkan sedikitpun bagian tawadhu'.” — Ini adalah pendapat al Fudhail dan lainnya.

Al-Junaid bin Muhammad berkata:

“Yaitu merendahkan diri, dan melembutkan pergaulan.”

📚[Madarijus Salikin, 2/314]

= = = = // ••• // = = = =

Al-Imam Ibnul Qayyim, rahimahullah berkata:

{ لا تصح لك درجة التواضع حتى تقبل الحق ممن تحب وممن تبغض، فتقبله من عدوك كما تقبله من وليك. }

“Anda tidak akan sampai pada derajat tawadhu' SAMPAI ENGKAU MENERIMA KEBENARAN DARI SIAPAPUN YANG ENGKAU CINTAI DAN YANG KAU BENCI, jadi terimalah dari musuhmu sebagaimana Engkau menerimanya dari pembelamu.”

📚[Madarijus Salikin, 2/321]

bit.ly/Fw420103 { Judul dari Admin }
••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

✍🏻__ Dari: @salafypalembang

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a comment