Sayyidul Istighfar


🚇SAYYIDUL ISTIGHFAR

❱ Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah

Ada sebuah dzikir yang disebut Nabi sebagai ‘Sayyidul Istighfar’ (Pemuka Istighfar). Keistimewaannya luar biasa.

(•) Barangsiapa yang;
√- membacanya di waktu pagi
√- dengan penuh keyakinan,
√- kemudian meninggal sebelum datangnya waktu malam,
√- maka dia masuk ke dalam Surga.

(•) Barangsiapa yang;
√- membacanya di waktu malam
√- dengan penuh keyakinan
√- dan meninggal sebelum datangnya Pagi,
√- maka dia masuk ke dalam Surga.

Bacaan Sayyidul Istighfar itu adalah sebagai berikut:

{ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ. }

ALLAAHUMMA ANTA ROBBII LAA ILAAHA ILLAA ANTA. KHOLAQTANII WA ANAA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALAA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHO’TU. A’UDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHONA’TU. ABUU-U LAKA BI NI’MATIKA ‘ALAYYA WA ABUU-U LAKA BI DZANBII. FAGHFIR LII. FA INNAAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA.

“Ya Allah Engkaulah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau menciptakan aku, aku hamba-Mu, dan aku akan berusaha memenuhi perjanjian dengan-Mu semaksimal mungkin sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui seluruh nikmat-Mu untukku dan aku mengakui seluruh dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”

📚[HR al-Bukhari, dari Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu]

Sayyidul Istighfar;

(•) Tidak cukup hanya dibaca.
(•) Harus diiringi dengan keyakinan yang kuat.

Beberapa makna yang terkandung dalam Sayyidul Istighfar:

(•) Ikrar Tauhid:
-- Ya Allah engkaulah Tuhanku.
-- Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau.

(•) Pengakuan:
-- Sebagai hamba Allah.
-- Berlimpahnya nikmat yang Allah berikan kepada kita.
-- Banyaknya dosa yang kita lakukan.
-- Tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Allah.

(•) Berlindung kepada Allah dari Keburukan Perbuatan Kita.

(•) Berupaya untuk selalu menjalankan ketaatan kepada Allah.
-- Aku akan Berusaha Memenuhi Perjanjian dengan-Mu Semaksimal mungkin sesuai Kemampuanku.
-- Perjanjian dengan Allah itu adalah menjalankan perintahNya dan menjauhi larangan-Nya, Itulah taqwa yang sebenarnya.

(•) Poin-poin di atas adalah Tawassul (kalimat-kalimat pengantar untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah), sedangkan inti permintaannya adalah: “Maka Ampunilah Aku (Ya Allah).”

Url: https://bit.ly/Fw410802
📮••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

✍🏻__ Fail PDF: “Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat”, hal. 47

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a comment