Sunnah Khusus Yang Jarang Diamalkan Saat Selesai Shalat Subuh Dan Maghrib


🚇SUNNAH KHUSUS YANG JARANG DIAMALKAN SAAT SELESAI SHALAT SUBUH DAN MAGHRIB

❱ Dari Abdurrahman bin Ghanm, dari Nabi [ﷺ] bahwasanya beliau bersabda,

Barang siapa membaca -sebelum tsani kedua kakinya {merubah posisi duduk tahiyatnya}- pada shalat maghrib dan shalat subuh,

{ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ }

“Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu, yuhyii wa yumiitu wahuwa 'ala kulli syai'in qadir.” (Sepuluh kali)

Maka setiap satu kali (bacaan):
[1] Dicatat untuknya sepuluh kebaikan.
[2] Dihapus darinya sepuluh kejelekan.
[3] Diangkat untuknya sepuluh derajat.
[4] Menjaganya dari segala yang tidak disenangi.
[5] Menjaganya dari setan.
[6] Tidak ada dosa yang bisa membinasakannya, kecuali syirik.
[7] Dan dia menjadi orang yang paling afdal amalannya, kecuali orang yang melebihi dia dengan membaca yang lebih afdal dari yang dia baca.

📚[HR. Ahmad. Dinyatakan sebagai hadits hasan oleh Syaikh Nashir dalam Shahih at-Targhiib, 478 dan oleh Muhaqqiq Musnad, XXIX/512]


▶️ Bagi Siapa Sunnah Ini Berlaku?

Diajukan sebuah pertanyaan pada Asy-Syaikh Nashir al-Albani rahimahullah sebagai berikut,

{ هناك حديث في مسند الإمام أحمد وقد صححته في صحيح الترغيب والترهيب، قول الرسول: «من قال لا إله إلا الله... قبل أن يثني رجليه) ما المقصود بثني الرجلين، وهذا للإمام أو المأموم؟ }

Penanya:

Di sana ada hadits dalam riwayat Imam Ahmad yang Anda shahih-kan dalam Shahih at-Targhib wa at-Tarhib {maksudnya hadits di atas, pent}. Apa makna sebelum tsani kedua kakinya dan apakah ini berlaku untuk imam atau untuk makmum?

Maka Asy-Syaikh al-Albani rahimahullah menjawab,

{ كلاهما... المقصود قبل الثني، يعني: قبل أن يغير جلسة التشهد .. فلا يغير شيئا من وضع الجلسة حتى يفرغ من التهليلات العشر }

Berlakunya bagi imam dan makmum. Dan makna sebelum tsani artinya sebelum ia mengubah posisi duduk tahiyatnya... Dalam arti ia tidak mengubah posisi duduk tahiyat sampai menyelesaikan sepuluh tahlil tersebut.

📚[Rihlah an-Nuur melalui Jami' at-Turats, IV/591]

Url: http://bit.ly/Fw410608
📮••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

✍🏻__ t.me/s/nasehatetam
- Hari Ahadi, 29 Sya'ban 1440 / 05 Mei 2019

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a Comment