Kaidah Penting Dalam Menjelaskan Kebenaran Kepada Penyelisih Yang Mengaku Di Atas Kebenaran


🚇KAIDAH PENTING DALAM MENJELASKAN KEBENARAN KEPADA PENYELISIH YANG MENGAKU DI ATAS KEBENARAN

❱ Berkata Syaikhul Islam ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam kitab majmu' fatawa:

{ ...فإن المبتدع الذي بنى مذهبه على أصل فاسد متى ذكرت له الحق الذي عندك ابتداءً أخذ يعارضك فيه؛ لما قام في نفسه من الشبهة، فينبغي إذا كان المناظر مدعياً أن الحق معه أن يبدأ بهدم ما عنده، فإذا انكسر وطلب الحق فأعطه إياه، وإلا فما دام معتقداً نقيض الحق لم يدخل الحق إلى قلبه، كاللَّوح الذي كتب فيه كلام باطل امحه أولاً ثم اكتب فيه الحق. } انتهى.

Maka sesungguhnya seorang ahlul bid'ah yang membangun madzhabnya di atas pondasi yang rusak. Ketika engkau sampaikan kepadanya kebenaran yang ada padamu maka sekonyong-konyong dia akan menentangmu, karena di dalam dirinya terdapat syubhat. Maka selayaknya apabila orang yang diajak dialog tersebut mengaku kebenaran ada padanya, agar mengawali (dialog itu) dengan meruntuhkan kebatilan-kebatilan yang ada pada dia.

Apabila telah patah (kebatilannya) dan dia meminta kebenaran (darimu) maka berikanlah (jelaskan kepadanya). Dan jika tidak berarti dia masih berkeyakinan dengan keyakinan yang bertentangan dengan kebenaran, belum masuk kebenaran ke dalam hatinya. Seperti sebuah bingkai (papan tulis) yang di dalamnya telah ditulis sebuah perkataan batil maka engkau hapuslah dahulu perkataan batil itu kemudian tulislah di dalamnya kebenaran.

📚[Majmu' al-Fatawa, jilid 17 halaman 159]

✍🏻__ t.me/s/hikmahsalafiyyah

Url: http://bit.ly/Fw410606
📮••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a comment