Al-Qamish (Jubah) Adalah Pakaian Kaum Muslimin


🚇AL-QAMISH (JUBAH) ADALAH PAKAIAN KAUM MUSLIMIN

❱ Fadhilatusy Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad hafizhahullah:

Apakah baik bagi seorang penuntut ilmu agama memakai celana pantalon? (*)

Beliau menjawab:

Tidak, bahkan hendaknya ia memakai at-tsaub atau (sebutan lainnya) al-qamish (jubah) itulah pakaian kaum muslimin, maka seorang muslim hendaknya terus memakainya di setiap tempat.

Hanya saja yang tidak selayaknya adalah jika ia ada di sebuah negeri dan ia datang dengan memakai pakaian yang asing (aneh) bagi masyarakat di sana, sampai-sampai ia ditunjuk-unjuk oleh jari-jari mereka karena keanehan pakaiannya itu.

Akan tetapi jika pakaiannya tersebut adalah pakaian syar'i seperti jubah maka janganlah engkau menanggalkannya, karena jubah adalah pakaian syar'i, sebagaimana halnya seseorang (muslim) tidak layak untuk memakai pakaian yang menjadi ciri khas kaum kuffar, maka tidak dibenarkan baginya untuk memakai pakaian orang-orang eropa."

📚[Syarh Sunan Abi Dawud, 29/73]


القميص هو لباس المسلمين

سئل فضيلة الشيخ عبد المحسن العباد حفظه الله:هل يصلح لطالب العلم أن يلبس البنطلون؟
فأجاب بقوله:لا، بل الثوب أو القميص هو لباس المسلمين، فيلبسه الإنسان المسلم في أي مكان، وإنما الذي لا ينبغي هو أن يكون في بلد ويأتي بلباس غريب على الناس، ويشار إليه بالبنان من أجله، لكن إذا كان لباساً شرعياً كالقميص فلا يخلعه؛ لأن القميص هو اللباس الشرعي.
كما أنه لا ينبغي للإنسان أنه يلبس لباس الكفار، ولا يصح للإنسان أن يلبس لباس الإفرنج.

📚 (شرح سنن أبي داود (73/29)

🚇HUKUM MEMAKAI AL-QAMISH (JUBAH) DI NEGERI-NEGERI YANG PENDUDUKNYA TIDAK MEMAKAINYA

❱ Fadhilatusy Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad hafizhahullah

Pertanyaan:

Apa hukumnya memakai qamish di negeri eropa yang pakaian mereka sehari-hari di sana adalah celana pantalon dan semisalnya?

Maka beliau menjawab:

Memakai qamish (baju jubah) adalah hal yang bagus, dan penampilan seperti inilah yang seharusnya (tetap dipertahankan), karena orang-orang eropa jika datang ke negeri kita mereka tetap memakai pakaian mereka, lalu kenapa kita menyaksikan kaum muslimin jika pergi ke sana mereka melepas pakaian mereka dan memakai pakaian kaum kuffar??"

📚[Syarh Sunan Abi Dawud, 10/452]


لبس القميص (الثوب) في بلاد لا يلبس فيها

سئل فضيلة الشيخ عبد المحسن العباد حفظه الله: ما حكم لبس القميص في بلد أوروبي، والمعهود عندهم لبس البنطال ونحوه؟

فأجاب بقوله: لبس القميص (الثوب) شيء طيب، وهذا هو الذي ينبغي؛ لأن الأوروبيين إذا جاءوا إلينا يحتفظون بلباسهم، فلماذا نرى المسلمين إذا ذهبوا هناك يتجردون من لباسهم، ويلبسون لباس الكفار؟!.

📚 شرح سنن أبي داود(452/10)

Url: http://bit.ly/Fw410517
📮••••|Edisi| t.me/s/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

✍🏻__ t.me/s/hikmahsalafiyyah / Dari: tasfia-tarbia•org { http://bit.ly/2wuCViQ }

—(▴) Catatan: (▴)—
(*) Pakaian yang marak dipergunakan di zaman sekarang adalah pantalon. Apabila pantalon tersebut ketat dan sempit sehingga membentuk lekuk tubuh, hukumnya haram, sama seperti jeans, karena tasyabuh dengan orang kafir dan membentuk aurat. ... Namun, apabila pantalon tersebut lapang dan lebar hingga tidak membentuk lekuk tubuh, biasa dikenal dengan sarawil atau sirwal, hukumnya diperbolehkan. { https://asysyariah.com/larangan-tasyabuh-dalam-berpakaian/ }

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a comment