Bahayanya Orang Yang Tidak Mengingkari Kemungkaran


🚇BAHAYANYA ORANG YANG TIDAK MENGINGKARI KEMUNGKARAN

( i ) ❱ Al-Imam Ibnu Baz rahimahullah berkata,

“Apabila ahlus sunnah diam dari menjelaskan kesalahan-kesalahan orang yang menyelisihi al-kitab dan as-sunnah maka mereka telah menyerupai ahlul kitab al-Maghdhub 'alaihim (yang Allah Murkai yaitu yahud) dan adh-Dhalin (orang-orang yang sesat yaitu nashara).”[¹]

📚[Al-Majmu', 3/72]

_____________
[¹] Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,

{ لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَىٰ لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ . كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ } المائدة : ٧٨-٧٩

“Telah dilaknat orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” [Surat al-Ma'idah, Ayat 78-79]

•※•※•//•※•※•

🚇TAK USAH MEMBELA KEBATILAN

( ii ) ❱ Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali -semoga Allah menjaga belau- berkata,

“Allah mewajibkan kita menyampaikan nasehat, beramar ma'ruf dan nahi munkar. Tidak diragukan, bahwa menyelisihi apa yang telah Allah terangkan dalam kitab-Nya dari perkara aqidah, dan yang telah diterangkan Rasulullah dalam sunnah dan petunjuknya termasuk kemungkaran yang besar.

※ Serta sikap acuh dan diam dari menjelaskan (penyelisihan kepada umat) setelah mengetahui ilmunya termasuk bentuk penipuan dan pengkhianatan terhadap Islam dan kaum muslimin.

※ Terlebih, ketika menyembunyikan (kebenaran) dan diamnya itu dibarengi omong kosong yang mengesankan bahwa tulisan-tulisan orang yang menyimpang tersebut adalah cahaya dan petunjuk, seakan-akan ditulis dari surga.

Sangat disayangkan hal ini benar-benar terjadi.

📚[أضواء إسلامية على عقيدة سيد قطب ص 5]

Url: http://bit.ly/Fw410102
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber:
( i ) Tg @BuletinalHaq
( ii ) Tg @WarisanSalaf

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a Comment