Membantah Syubhat: “Salafiyyin Aktif, Sibuk Mencari dan Mengorek Kesalahan Orang Lain”


🚇MEMBANTAH SYUBHAT: “SALAFIYYIN AKTIF, SIBUK MENCARI DAN MENGOREK KESALAHAN ORANG LAIN”

[ Fawaid Manhajiyyah Asy-Syaikh Ahmad an-Najmi rahimahullah ]

Jawaban Asy-Syaikh Ahmad an-Najmy terhadap syubhat: “Di antara Ahlussunnah di saat ini ada yang aktivitas dan kesibukannya mencari dan mengorek-orek kesalahan-kesalahan, baik kesalahan-kesalahan yang ada pada tulisan-tulisan atau yang di rekaman-rekaman (kaset-kaset) kemudian dia mentahdzir pihak yang ada padanya (kesalahan-kesalahan) tersebut.”

❱ Berkata Asy-Syaikh Ahmad an-Najmy rahimahullah

{ إن هذا مَنقبة، وليست مَذمة؛ فلقد كانت حماية السنة مَنقبة عند السلف، نَعم عند الشباب السلفي غيرة؛ إذا وجدوا مخالفة للسنة في مؤلف أو في شريط، أو رأوا من أهل السنة من يمشي مع المبتدعة بعد النصح أنكروا ذلك ونصحوه أو طلبوا من بعض المشايخ نصحه، فإذا نُصح ولم ينتصح هجروه وهذه منقبة لهم، وليست مذمة لهم. }

[ + ] “Ini adalah sebuah manqobah (sesuatu yang baik) bukan sesuatu yang tercela. Penjagaan terhadap sunnah merupakan manqobah di kalangan Salaf.

Ya…, para pemuda Salafy memiliki kecemburuan,
— ketika mereka mendapatkan penyelisihan-penyelisihan terhadap Sunnah di dalam tulisan atau rekaman (kaset)
— atau mereka melihat dari Ahli Sunnah ada yang berjalan bersama ahli bid’ah setelah dinasihati ...

√- mereka ingkari
√- dan mereka menasihatinya atau meminta kepada para masyaikh untuk menasihatinya,
√- kalau ternyata dia tidak menerima nasihat, kemudian mereka menghajrnya (memboikotnya),

Dan hal ini merupakan suatu yang baik bagi mereka dan bukan sesuatu yang tercela.

📚[Dinukil dari nasihat al-‘Allaamah an-Najmi kepada al-‘Allaamah Abdulmuhsin al-Abbad seputar kitab “رفقا اهل السنة باهل السنة”]

Url: http://bit.ly/Fw400617
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: ForumSalafy•Net / Dari: Ajurry•Com { https://goo.gl/DNroPB }

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a Comment