Keselamatan Aqidah Dan Manhaj Adalah Barometernya


🚇KESELAMATAN AQIDAH DAN MANHAJ ADALAH BAROMETERNYA

[ Mengambil Pelajaran dari Kisah Husein al-Karabisi ]

▶️ Siapakah Husein al-Karabisi?

Nama lengkapnya adalah Abu Ali al-Husein bin Ali bin Yazid al-Karabisi.

Ia seorang yang memiliki;
pemahaman mendalam,
berilmu
— dan faqih.

Ia memiliki;
karya tulis yang banyak dalam bidang fikih dan ushulnya.

Al-Khatib al-Baghdadi mengatakan,

[※] “Ia memiliki karya tulis yang banyak dalam bidang fikih dan ushul, hal itu menunjukkan atas baiknya pemahaman dia (dalam hal fikih dan ushul) dan ilmunya yang mendalam.”

Ia juga murid dari Al-Imam asy-Syafi'i, Yazid bin Harun, Ma'an bin Isa, dan para muhadditsin lainnya.

Tapi Tahukah Anda, bahwa kelebihan yang dimilikinya tidak menjadikannya mulia di sisi Ahlussunnah ketika ia melakukan perbuatan bid'ah!

Ibnul Jauzi berkata,

[※] “Hanya saja ia terjatuh dalam permasalahan lafazh, ia mengatakan, bahwa lafazhku saat membaca al-Qur'an adalah makhluk.”

Dengan sebab itu, Al-Imam Ahmad mentahdzirnya dan memerintahkan manusia agar meninggalkannya.

Beliau berkata,

[※] "(Orang) ini mubtadi' maka berhatil-hatilah darinya.”

Beliau juga berkata,

[※] “Semoga Allah menghinakan al-Karabisi, jangan dijadikan teman duduk, jangan diajak bicara, jangan engkau menyalin buku-bukunya, dan jangan duduk bersama orang yang duduk dengannya.”

Pemahamannya tentang permasalahan Ushul dan Furu' ternyata tidak memberikan manfaat kepadanya ketika ia terjatuh kepada kebid'ahan.

Muhammad bin Abdullah ash-Shairafi asy-Syafi'i berkata kepada muridnya,

[※] “Ambillah pelajaran dari keadaan al-Karabisi dan Abu Tsaur. Husein al-Karabisi kapasitas ilmu dan hafalannya tidak bisa ditandingi oleh Abu Tsaur walaupun hanya sepersepuluhnya. Tapi Ahmad (bin Hanbal) berbicara tentangnya dalam permasalahan lafazh (terhadap al-Qur'an), sehingga ia (yakni al-Karobisi) pun jatuh. Dan Ahmad memuji Abu Tsaur sehingga menjadi tinggi kedudukannya disebabkan ia berpegang teguh kepada sunnah.”

Oleh karena itu;
✘ - Jangan tertipu dengan penampilan
✘ - Jangan tertipu dengan keilmuan
✘ - Jangan tertipu dengan kefasihan
✘ - Jangan tertipu dengan ketawadhu'an dan kezuhudan
✘ - Jangan tertipu dengan banyaknya Buku yang diterbitkan

Ambillah pelajaran bahwa barometernya adalah keselamatan aqidah dan manhaj bukan penampilan dan kepiawaian.

📚Referensi:
- Tarikh Baghdad
- Al-Muntazhom fii Tarikh al-Muluk wal Umam
- Situs Sahab

⛓ bit.ly/Fw400206
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

✍🏻__ Dari: t.me/s/warisansalaf

Admin

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a comment