Para Da‘i Yang Tidak Memperingatkan Bahaya Hizbiyyin, Apakah Salafy?


🚇PARA DA‘I YANG TIDAK MEMPERINGATKAN BAHAYA HIZBIYYIN, APAKAH SALAFY?

❱ Asy-Syaikh al-'Allamah Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah

[ Pertanyaan ]

Ada para penggiat dakwah yang ia diklaim sebagai “Salafy”, akan tetapi dakwahnya tegak bersama-sama dengan hizbiyyin. Ia tidak memperingatkan orang dari bahayanya hizbiyyin. Bahkan ia memperingatkan murid-muridnya untuk tidak memberikan bantahan terhadap mereka. Ia juga mengatakan bahwa sebagian Masyaikh, mereka di atas al-Haq, akan tetapi metode dakwah yang mereka tempuh “salah”. Mereka ini juga sering bergabung bersama-sama dengan Hizbiyyin. Maka, Apa arahan Anda untuk kasus ini?

[ Jawab ]

Ini mengherankan!! Ini mengherankan..!!
▸ Orang ini telah tertipu dan menyedihkan.
▸▸ Orang ini bukanlah seorang Salafy, akan tetapi ia adalah pelayan bagi ahlul bathil.

▶️ Hakekatnya, membantah (ahlul bathil) termasuk perkara Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar.

Maka kita katakan kepadanya, apa pendapatmu tentang ayat nya Allah Ta’ala, “Kalian adalah sebaik-baik ummat yang hadir di kalangan manusia, kalian menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar dan kalian Beriman kepada Allah.” — Dengan sebab apa mereka ini disebut sebagai Khaira Ummah (sebaik-baik ummat)?

Bukankah dengan sebab;
√- mereka menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar
√- serta mereka beriman kepada Allah?

▶️ Maknanya, bahwa Amar Ma’ruf Nahi Munkar dibangun di atas landasan Iman kepada Allah.

Apakah yang dimaksud Iman kepada Allah?
√- Yaitu beriman dengan Kitab-Nya dan mengilmui kandungan yang ada di dalamnya.
√- Demikian pula mengilmui Sunnah Rasul [ﷺ] beserta kandungan di dalamnya, yang berisi al-Haq dan bersih dari kebathilan.
√- Demikian pula bantahan atas kebathilan, yaitu engkau membantah kebathilannya Ahlul Bathil dan engkau menjelaskan al-Haq.

— Apakah akan dikatakan bahwa, “Amar ma’ruf nahi munkar itu haram?”,
— dan dikatakan bahwa, “Orang yang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar adalah ahlul bathil?”
Demikian pula, “Metode yang mereka tempuh ini tidak benar?”
... Apakah mau dikatakan demikian?

Apabila kita katakan bahwa, “Orang yang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar itu di atas al-Haq, dan wajib untuk didukung serta dibantu”, seandainya kita katakan demikian maka bagaimana mungkin membantah ahlul bathil itu tidak diperbolehkan, ataupun dikatakan bahwa membantah ahlul bathil itu adalah bentuk kebathilan, ataupun yang semisal.

Tentu kita katakan,
“Tidak demikian, bahkan orang yang mengatakan perkataan tersebut, dia adalah ahlul bathil, dia adalah ahlul bathil.”

________

Url: http://bit.ly/Fw401011 { Judul dari Admin }
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: https://youtu.be/A17v7ONuiNk / Dari: ForumSalafy.Net



Abul Abbas Muhammad Shukri

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.

No comments:

Post a Comment