Sanad Termasuk Bagian Dari Agama


🚇SANAD TERMASUK BAGIAN DARI AGAMA

❱ Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan hafizhahullah

[※] Tanpa sanad seseorang bisa mengatakan apa saja yang dikehendakinya, bahkan sampai berdusta atas nama Nabi [ﷺ].

Berkata Abdullah ibnul Mubarak[¹] rahimahullah

{ الْإِسْنَادُ مِنَ الدِّينِ، وَلَوْلَا الْإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ. }

“Sanad termasuk bagian dari agama. Kalau seandainya tidak ada sanad maka siapapun bisa mengatakan apa yang dikehendakinya.”

📚[HR. Muslim dalam Muqaddimah Shahih Muslim, 1/15, diriwayatkan pula oleh al-Khatib al-Baghdadi dalam kitab al-Jami’ li Akhlaq ar-Rawi wa Adabis Sami’, no.1643 - 2/213]

[※] Sanad adalah rantai rawi (pembawa hadits) yang menukilkan ucapan hingga sampai kepada orang yang mengucapkannya.

Contoh sanad dari ucapan Ibnul Mubarak rahimahullah di atas adalah:

{ وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ قُهْزَادَ مِنْ أَهْلِ مَرْوَ، قَالَ: سَمِعْتُ عَبْدَانَ بْنَ عُثْمَانَ يَقُولُ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ الْمُبَارَكِ، يَقول: ... }

“Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Abdillah bin Quhzad [²] (dalam beberapa naskah: Quhzadz -dengan "Dzal", pent) –dari Penduduk Moro; Dia mengatakan: ‘Aku mendengar Abdan bin ‘Utsman [³] berkata’: ‘Aku mendengar Abdullah ibnul Mubarak berkata’: ...”

√ - Sanad tersebut derajatnya: Shahih, karena semua rawi (pembawa) ucapan tersebut tsiqah (terpercaya);

[¹] Abdullah ibnul Mubarak,
— Kata Al-Hafizh Ibnu Hajar: “Orangnya tsiqah tsabtun (mantab hafalannya), faqih (ahli fikih), ‘alim (seorang ulama), jawad (dermawan). Dari generasi Tabi'ut Tabi'in.” [At-Taqrib no.3570]

[²] Muhammad bin Abdillah bin Quhzad,
— Kata Al-Hafizh Ibnu Hajar: “Beliau adalah orang yang tsiqoh.” [At-Taqrib no.6043]

[³] ‘Abdan bin ‘Utsman,
— Kata Al-Hafizh Ibnu Hajar: “Beliau seorang yang tsiqah lagi hafizh, nama aslinya: Abdullah.” [At-Taqrib no.3465]

((👍)) Dengan sanad itulah Allah Ta'ala menjaga agama ini dari nukilan-nukilan dusta.

Wallahul Muwaffiq

Url: http://bit.ly/Fw400108
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: @WarisanSalaf

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.