Kritikan Ilmiyah Atas Ghuluw & Batilnya Penempelan Gelar al-Hafizh (Muhammad bin Hadi)


🚇KRITIKAN ILMIYAH ATAS GHULUW & BATILNYA PENEMPELAN GELAR AL-HAFIZH (MUHAMMAD BIN HADI)[¹]

Pada Fitnah terkini, Fitnah Tuduhan Sha'afiqah terhadap Salafiyin betapa sering frekuensi yang dituliskan berulang-ulang gelar AL-HAFIZH setiap kali Musha'fiqun menulis nama Syaikh Muhammad bin Hadi ketika menyebarkan tulisan untuk mendukung demi semakin melariskan Fitnah yang beliau kobarkan.

🔥Benarkah julukan ini?🔥

Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Ada yang bertanya tentang pujian, berlebih-lebihan di dalam memuji orang yang ada di hadapannya dan yang tidak ada di hadapannya, apakah termasuk dalam larangan hadits tentang larangan berlebih-lebihan memuji orang lain?

[ Jawaban ]

Telah aku sebutkan kemarin bahwa diantara sebab-sebab ‘ujub dan terjatuhnya seseorang ke dalam ‘ujub adalah berlebih-lebihan dalam memuji dan menyanjung orang yang dipujinya.

Larangan dari hal tersebut telah datang dalam hadits sebagaimana telah kami sebutkan yakni hadits di dalam Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim), bahwasanya Nabi ‘alaihish shalatu was salam bersabda kepada orang yang memuji saudaranya, “Engkau telah memotong leher temanmu.” — Ini jika yang dipuji ada di hadapannya.

Dan apabila yang dipuji tidak ada di hadapannya maka tidak masuk dalam larangan hadits. Akan tetapi jika engkau ingin menyebutkan -pujian tersebut- maka sebutkanlah sesuai haknya tanpa menambah-nambahinya.

Tidak ada julukan HAFIZH pada masa sekarang, tidak ada pula Imam dalam masalah ‘ilal, Imam dalam permasalahan demikian-demikian dari laqab / julukan-julukan seperti ini yang diada-adakan. Imam ‘ilal, Imam ini ......

Benar, di sana ada para Imam yang Allah munculkan mereka di setiap waktu dan tempat, namun tidak dipahami dari itu engkau datangkan lafazh/laqab syar'i lalu engkau letakkan bukan pada tempatnya.

Perhatikan!! Telah aku sebutkan pada pertemuan yang lalu bahwa nasehat dapat diambil dari beberapa Imam dan ulama’ , dan aku sebutkan diantaranya adalah Imam Syaikh al-Fauzan dan Imam Syaikh Rabi', semoga Allah menjaga mereka. — Maka ini bukan termasuk dari hal itu.

Sekarang ada anak-anak muda yang baru lalu mengatakan: “Fulan Imam dalam masalah ‘ilal”. — Tidak ada Imam dalam masalah ‘ilal sekarang.

Dia katakan: “Fulan Imam dalam masalah lughah -bahasa arab-”. — Tidak ada Imam dalam masalah lughah dan yang semisalnya.

Akan tetapi hal ini tidaklah menurunkan derajat mereka yang saya sebutkan dalam soalku, karena;
✓- mereka adalah para Imam yang sesungguhnya Imam dalam ilmu dan Sunnah barakallahu fiikum.
✓- Mereka pula yang membedakannya, yang membela mati-matian sunnah tersebut.
✓- Merekalah yang membantah ahli bid’ah serta menjelaskan bahayanya ahli bid’ah.

Tiba-tiba datang Zaid dari manusia mengatakan: “Fulan....sebagaimana yang dilakukan sebagian orang: ‘FULAN AL-HAFIZH’,” — ia sebarkan itu maka ini adalah kebatilan.

Maka AL-HAFIZH adalah orang yang menghafal 100.000 (seratus ribu) hadits. — Ini adalah laqab ilmiyah, ada sebab-sebab ilmiyahnya.

Apabila engkau tidak mengerti hal itu maka kembalilah ke kitab-kitab para ulama', engkau dapati di sana

(•) siapa yang pantas dijuluki dengan AL-HUJJAH,
(•) siapa yang dijuluki dengan AL-HAFIZH,
(•) siapa yang dijuluki dengan AL-MUHADDITS dan
(•) siapa yang dijuluki dengan sifat-sifat seperti ini.

Dan julukan-julukan ini adalah (julukan) ilmiyah yang mana harus digunakan dan diletakkan sesuai pada tempatnya. Barakallahufikum.

—(▴) Catatan kaki: (▴)—

[¹] Al-Hafizh adalah orang yang telah menghafal 100.000 hadits beserta sanad dan matannya (pen.)

Url: http://bit.ly/Fw391019
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: @tp_alhaq // Dari: https://t.me/sh_bokhary/806

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.