Menyikapi Orang-Orang Yang Dulunya Tampak Di Atas Manhaj Salafy Namun Sekarang Berubah


🚇MENYIKAPI ORANG-ORANG YANG DULUNYA TAMPAK DI ATAS MANHAJ SALAFY NAMUN SEKARANG BERUBAH

(➊) ❱ Asy-Syaikh al-'Allamah al-Walid Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah:

{ كانَ ناسٌ ظَاهرَهُم على المنهج السلفي، ثم جاءَت الليالي والأيام والأحداث؛ فإذا بهم يَنكَشِفُونَ لا نَدري -الله أعلم- هل أنَّهم كانُوا على حَقٍّ وقنَاعَةٍ بالمنهج السلفي، أو كانُوا مُتَسَتِّرينَ، فالله أعلم بِحقِيقَة حَالهم. هؤلاء أرَى أن يُستَغنَى عنهم ولا يُؤسَف عليهم وعلى ما قدَّموا، وعندَنا مَا يُغني ويَكفي ولله الحمد. والله -سبحانه وتعالى- أسأله أن يُثبِّتنَا وإيّاكم على الحَقِّ، وأن يُجنِّبنا وإيّاكم الفِتَن ما ظهرَ منها ومَا بطن إن ربنا لسميع الدعاء وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم. } [اللباب من مجموع نصائح الشيخ ربيع للشباب ص٣٨٣]

❒ Ada orang-orang yang dulunya tampak pada lahirnya dia berjalan di atas Manhaj Salafy.Namun seiring perjalanan malam dan siang serta berbagai peristiwa yang terjadi, tiba-tiba tersingkaplah kondisi mereka yang sebenarnya.

(•) Kami tidak tahu –wallahu a'lam– apakah dulu mereka benar-benar yakin dan mantap di atas Manhaj Salafy, ataukah mereka hanya berselubung saja. Allah lebih tahu tentang hakekat kondisi mereka.

❒ Aku berpandangan,bahwa orang-orang seperti mereka itu, kita tidak butuh pada mereka, kita juga tidak perlu menyesalkan mereka dan peran mereka selama ini karena kita tidak butuh dan sudah ada yang mencukupi darinya. Walhamdulillahi.

Aku memohon kepada Allah –subhanahu wa ta'ala– agar mengokohkan kami dan Anda di atas al-Haq dan menjauhkan kita semua dari berbagai fitnah, yang tampak maupun tersembunyi. Sesungguhnya Rabb kita benar-benar mendengar (mengabulkan) do'a.

Wa shallallahu ala Nabiyina Muhammad wa alihi wa sahbihi wa sallam.

📚[Al-Lubab min Majmu' Nashaa-ih Asy-Syaikh Rabi' li asy-Syabaab, 383]

🚇ORANG YANG JUJUR MENCARI KEBENARAN TIDAK AKAN MERASA KEHILANGAN TERHADAP SIAPAPUN YANG TIDAK MAU KEMBALI KEPADA KEBENARAN

(➋) ❱ Asy-Syaikh Khalid Hamudah al-Jazairy hafizhahullah berkata:

❒ Asy-Syaikh Rabi' hafizhahullah bangkit membela kebenaran dan menjatuhkan vonis dengan adil

✓- setelah menelaah dalil-dalil Muhammad bin Hady,
✓- lalu beliau menyalahkannya, menasehatinya, dan menyatakan dengan jelas bahwa dia tidak memiliki dalil sebiji sawi pun,

(•) dan beliau tidak mengatakan, “Saya merasa kehilangan Muhammad bin Hady!” — Padahal Muhammad bin Hady demikian tinggi kedudukannya di mata manusia dan demikian dekatnya dengan asy-Syaikh Rabi'.

📚[Halummu Ilal Wadhihah, hlm. 13–14]

Url: http://bit.ly/Fw391003
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber:
(➊) @ManhajulAnbiya
(➋) @JujurlahSelamanya

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.