Jawaban Bagi Yang Menebar Syubhat “Diam & Menunggu”


🚇JAWABAN BAGI YANG MENEBAR SYUBHAT “DIAM & MENUNGGU”

🔥[ Kandungan nasihat bagi yang berpendapat
— untuk SUKUT/DIAM dan TAWAQQUF
— TIDAK BERSIKAP dalam fitnah Bin Hadi al-haddadiy ]🔥

Asy-Syaikh Sa'd bin Fathiy az-Za'tariy hafizhahullah berkata:

❒ “Masalah berbicara tentang Doktor Muhammad bin Hadi tidak terhitung “menceburkan diri di dalam fitnah”. Bahkan hal itu termasuk membela al-haq dan pengusungnya.

(•) Dan tidaklah kita mengijinkan para penuntut ilmu untuk menyebar kalam tentangnya kecuali dengan adanya ijin dari masyaikh kita.

🔥(( ※ )) Dan pengekor Muhammad bin Hadi tak kenal lelah dari menyebar berbagai fitnah dan syubhat di tengah manusia. Sehingga suatu kemestian untuk menanggapi mereka dan manhaj mereka “neo-haddadiy”.

(•) Maka dengannya mereka tidak dibiarkan mencerca sampai-sampai mengena (celaan itu) kepada Asy-Syaikh Rabi', Ubaid, dan al-Bukhariy. Dan kita terus mencermati apa yang mereka tebar.

🔥(( ※ )) Adapun sukut/bungkam dalam hal ini adalah perkara yang dicela Asy-Syaikh Rabi'

(•) dan beliau berkata “Wajib menjelaskan al-haq” sebagaimana (jawaban) dalam pertanyaan-pertanyaan ikhwah dari Tunisia.

Teks asli:

Url: http://bit.ly/Fw391011
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: WA Salafy Sumatera // ✍️Muhibbukum fillah: Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidani hafizhahullah // Dari: https://t.me/Nataouan/8450

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.