Imbauan Kepada Ikhwah - Akhawat Salafiyyin Terkait Peristiwa Terorisme


๐Ÿš‡IMBAUAN KEPADA IKHWAH - AKHAWAT SALAFIYYIN TERKAIT PERISTIWA TERORISME

❒ Terorisme (pengeboman / bom bunuh diri) kembali terjadi di beberapa tempat di Indonesia hari-hari ini. Sungguh peristiwa terorisme tersebut sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam dan aqidah Salaf, bahkan bertentangan dengan prinsip jihad itu sendiri. Lebih jahat lagi, dalam terorisme kali ini dikabarkan terduga terorisnya ada yang wanita muslimah bercadar.

Terkait dengan peristiwa terorisme tersebut, demi menghindari kesalahpahaman dan tindakan tidak terkontrol dari sebagian pihak, terkhusus terhadap kaum muslimah yang bercadar, maka:

(( ※ )) Diimbau kepada seluruh akhawat dan ummahat secara khusus –jika tidak ada hal yang sangat darurat– untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas di / keluar rumah.

(( ※ )) Kemudian diimbau kepada Salafiyyin secara umum, ikhwah maupun akhawat, agar:

— Tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar demi menutup celah-celah provokasi oleh sebagian pihak yang tak bertanggung jawab. Hendaknya ikhwah/akhwat tetap terbuka, normal, dan jangan malah menutup diri.

— Apabila terjadi sesuatu, maka diharapkan kepada ikhwah agar tetap tenang dan tidak panik. Serta bersegera untuk melapor kepada kepolisian terdekat.

— Senantiasa membawa KTP ketika keluar ke mana pun.

— Jika ada pemeriksaan, hendaknya bersikap tenang dan kooperatif dengan aparat.

— Diharapkan juga kepada setiap ikhwah memiliki majalah asy-Syariah edisi MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS di rumahnya masing-masing.

— Tetap berhati-hati dan waspada. Tingkatkan penjagaan terhadap ma'had-ma'had dan masjid-masjid Salafiyyin.

✍๐ŸปSenin, 28 Sya'ban 1439H ~ 14 Mei 2018M
// Asatidzah Pengampu Majalah asy-Syari'ah

Url: http://bit.ly/Fw390821
๐Ÿ“ฎ••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Channel Telegram @ManhajulAnbiya

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.