Hukum-Hukum Yang Berkaitan Dengan Zakat Fithri [2]


🚇HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN ZAKAT FITHRI [2]

Asy-Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah

[🎙] Sebab dikeluarkannya Zakat Fithri?

Dalam rangka menampakkan syukur terhadap nikmat Allah terhadap hamba, berupa nikmat berbuka kembali setelah Ramadhan, dan berhasil menyempurnakan (ibadah puasa) di bulan tersebut.

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/257]

[🎙] Di mana Zakat Fithri dibayar?

Zakat Fithri dibayar di tempat yang ketika 'Id tiba kamu berada di situ, meskipun jauh dari negerimu (yang asli).

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/263]

[🎙] Kepada siapa Zakat Fithri diberikan?

Zakat Fithri tidak diberikan kecuali kepada satu pihak saja, yaitu kaum Faqir.

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/259]

[🎙] Apakah janin dizakati?

Zakat Fithri tidak wajib untuk janin yang masih dalam kandungan. Namun dibayarkan sebagai bentuk amal mustahab.

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/263]

[🎙] Apakah wajib bagi pembantu rumah untuk membayar Zakat Fithri?

Pembantu rumah tangga wajib atasnya untuk membayar zakat fithri, karena dia termasuk dari kaum muslimin. Hukum asal bahwa zakat fithrinya dia sendiri yang wajib mengeluarkannya. Akan tetapi apabila majikannya mau menanggung, maka tidak mengapa.

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/263]

[🎙] Bolehkah memberikan Zakat Fithri kepada pekerja non-muslim?

Tidak boleh memberikan zakat kecuali kepada orang faqir dari kalangan muslimin saja.

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/258]

[🎙] Hukum mewakilkan kepada anak atau yang lainnya untuk membayarkan Zakat Fithri?

Boleh bagi seseorang untuk mewakilkan kepada anaknya untuk menyerahkan darinya Zakat Fithri pada waktunya, walaupun dia ketika itu di negeri lain karena ada kesibukan.

📚[Majmu' Fatawa wa Rasa’il 18/262]

 Url: http://bit.ly/Fw390908
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Manhajul-Anbiya•Net
#Fiqh #Ramadhan #Zakat #Fithri

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.