Ngawur, Lemah Akal, Suka Mencela Orang Lain Tanpa Hujjah & Bukti dst ... Apa Yang Diharapkan Dari “Mereka” Yang Memiliki Sifat-Sifat Ini?


🚇NGAWUR, LEMAH AKAL, SUKA MENCELA ORANG LAIN TANPA HUJJAH & BUKTI DST ... APA YANG DIHARAPKAN DARI “MEREKA” YANG MEMILIKI SIFAT-SIFAT INI?

Asy-Syaikh Abdullah al-Bukhary hafizhahullah berkata:

ماذا تحمد من إنسان طياش، خفيف العقل، طعان بلا حجة ولا برهان، لا تثبت، ولا وقار، ولا حلم ولو ادعاه، يضع الأشياء في غير مواضعها، وفي غير أنصبتها، جلب على نفسه، وجلب على جيرانه، وجلب ممكن على أهل بيته، وجلب على أهل حيه، ولربما جلب على أهل مدينته، بل وربما جمع على الدعوة وجلب عليها أنواعا من الشرور بسبب هذه العجلة، وهذا الطيش والسفه، وعدم التثبت والأناة والوقار.

“Apa yang engkau puji dari seseorang yang suka ngawur, lemah akalnya, suka mencela orang lain tanpa hujjah dan bukti, tidak memiliki sifat tatsabbut (meneliti dengan penuh kehati-hatian), (tidak memiliki) ketenangan, kelembutan, walaupun dia mengaku memiliki sifat-sifat tersebut, suka meletakkan segala sesuatu tidak pada tempatnya dan tidak di jalurnya yang tepat??

// Dia hanya
✘- menyusahkan dirinya,
✘- menyusahkan tetangganya,
✘- mungkin juga menyusahkan keluarganya sendiri,
✘- menyusahkan penduduk kampungnya,
✘- bahkan bisa jadi menyusahkan penduduk kotanya,
✘- bahkan bisa jadi juga mengakibatkan dakwah tertimpa berbagai macam keburukan

// disebabkan tindakan tergesa-gesa, serampangan, kedunguan, tidak teliti, tidak hati-hati, dan tidak memiliki ketenangan semacam ini!!”

📚[Pertemuan rutin setiap Jum'at, pertemuan ke-59, di masjid ar-Ridhwan, Madinah, 30 Jumadal Akhirah 1439H, menit ke 19 detik ke 53 hingga menit ke 20 detik ke 49]

📀 // Unduh audionya di:
- https://t.me/ukhuwahsalaf/5602 atau https://goo.gl/eVAuFb (Audio lengkap)

Url: http://bit.ly/Fw390628 { Judul dari Admin }
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Channel Telegram @JujurlahSelamanya // Dari: https://t.me/Nataouan/6336

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.