Menyingkap Tujuan Orang-Orang Yang Melemparkan Julukan Sha'afiqah Terhadap Orang-Orang Yang Ada Di Sekitar Asy-Syaikh Rabi' Bin Hadi Hafizhahullah


🚇MENYINGKAP TUJUAN ORANG-ORANG YANG MELEMPARKAN JULUKAN SHA'AFIQAH TERHADAP ORANG-ORANG YANG ADA DI SEKITAR ASY-SYAIKH RABI' BIN HADI HAFIZHAHULLAH

❒ Sesungguhnya termasuk perkara yang tersebar luas di hari-hari ini adalah bahwa

~ Asy-Syaikh al-Mujahid al-Allamah al-Hashur Rabi'us Sunnah Ibnu Hady al-Madkhaly -hafizhahullah- dipengaruhi oleh Sha'afiqah yang ada di sekitar beliau,

~ demikian juga ucapan yang sama dikatakan kepada Asy-Syaikh al-Allamah al-Muhaqqiq al-Bari' an-Nahir Ubaid bin Sulaiman al-Jabiry hafizhahullah.

❒ Perlu diketahui bahwa ucapan ahli bid'ah ini didengung-dengungkan pada masa Perang Teluk, di mana mereka mencela para ulama besar dengan cara mencela orang-orang kepercayaan mereka.

※ Tuduhan tersebut diucapkan oleh al-Ied Syarify sebagai celaan terhadap asy-Syaikh Ibnu Baz dengan mengatakan bahwa orang-orang kepercayaan beliau adalah pengikut kelompok Ikhwanul Muslimin.

※ Mereka juga mengucapkannya terhadap al-Allamah Rabi' pada masa awal fitnah Haddadiyyah seperti yang dilakukan oleh Falih al-Harby dan selainnya, sampai-sampai Faruq al-Ghaitsy mencela asy-Syaikh Rabi' dengan berbagai celaan busuk dengan mengatakan bahwa beliau mudah emosi dan pemarah, dan bahwasanya murid-murid beliau mempengaruhi beliau, dia juga mencela sejumlah murid asy-Syaikh Rabi', terkhusus asy-Syaikh Abdullah al-Bukhary.

※ Demikian juga asy-Syaikh Muhammad bin Hady dicela dengan tuduhan bahwa hizbiyyun bermajelis dengan beliau.

※ Al-Hajury juga mencela asy-Syaikh Ubaid al-Jabiry dengan mengatakan bahwa beliau duduk berdekatan dengan kelompok Baramikah yang kurang lebih sama seperti Sha'afiqah.

※ Kemudian mereka mencela asy-Syaikh Rabi' dengan celaan yang sama dengan menyatakan bahwa beliau dipengaruhi oleh orang-orang yang ada di sekitar beliau.

(•) Demikianlah setiap kaum memiliki pewaris yang mewarisi bid'ah dan kesesatan yang dikemas dalam bentuk yang dipenuhi semangat membela as-Sunnah dan lantang menyuarakan kebenaran.

(•) Para ulama telah berperan besar dalam membongkar kebathilan ucapan busuk ini, maka hendaklah Anda selalu mengingatnya ketika menghadapi barang dagangan yang rusak dan tidak laku yang dijajakan oleh orang-orang yang tidak berilmu dan tidak digubris ucapannya, atau oleh pengekor hawa nafsu yang memang menginginkan keburukan.

↓↓ - ↓↓ - ↓↓ - ↓↓ - ↓↓


Asy-Syaikh Muhammad bin Hady hafizhahullah berkata:

❒ Ahmad (bin Hanbal) tidak ada pada murid-muridnya seorang yang lemah,

~ tetapi (orang yang menuduh demikian) mereka hanyalah ingin mencela Ahmad dengan cara mencela murid-murid beliau.

~ Dan semacam ini yang terus kita dengar pada hari ini, seperti ucapan, “Syaikh Fulan didatangi bencana melalui orang-orang dekatnya.”

(•) Yang semacam ini berarti menganggap ulama tersebut dungu, maksudnya berati ulama tersebut sampai tingkat kebodohan dan kedunguan, menurut konsekuensi dari ucapan tersebut.

(•) Bagaimana sekarang dia bisa menjadi sumber rujukan jarh wa ta'dil,

[1] sementara dia menjadi bahan tertawaan murid-muridnya?! Ini yang pertama.

[2] Yang kedua: Mereka bukan para penuntut ilmu jika mereka adalah para penipu, mereka adalah manusia yang paling busuk dan paling buruk, mereka saja tidak pantas menjadi teman-teman orang yang sibuk mencari dunia, jadi pencari dunia tidak akan menjadikan orang-orang yang memiliki sifat rendah dan hina semacam ini sebagai teman, maka bagaimana mungkin seorang ulama akan menjadikan mereka sebagai orang-orang kepercayaan mereka?!

(•) Memang, siapa yang menipu kita dengan menyebut nama Allah kita bisa saja tertipu, seseorang atau seorang syaikh mungkin tertipu oleh sebagian muridnya,

✓- tetapi lihatlah keumuman murid-muridnya yang terkenal,
✓- orang-orang biasa dia ajak bermusyawarah,
✓- teman-teman duduknya jika terjadi sesuatu,
✓- siapa orang-orang khususnya,
✓- siapa orang-orang kepercayaannya?
≡ Mereka itulah sahabat-sahabatnya.

✘- Adapun para pengintai maka sekedar pengintai.
≡ Mereka itu (ahli bid'ah) tujuannya demikian,

(•) Maka ulama Hanabilah membantah mereka dan mengetahui bahwa tujuan mereka sebenarnya adalah untuk mencela Ahmad, maka Ahmad menjadi ujian.

📀 // Dengarkan audionya di:
- https://t.me/ukhuwahsalaf/5499
- https://goo.gl/ZKwLN1

Url: http://bit.ly/Fw390609 { Judul dari Admin }
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Channel Telegram @JujurlahSelamanya // Dari situs Sahab•Net {https://goo.gl/rLbPdZ}

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.