Jawaban Ilmiyah Bagi Orang-Orang Yang Mementahkan Pembelaan al-Allamah Rabi' Bin Hadi Serta Tuntutan Beliau Kepada Para Pencela Doktor Arafat al-Muhammadi & Saudara-Saudaranya Untuk Menegakkan Hujjah Menghadirkan Bukti-Bukti Tuduhan Mereka


๐Ÿš‡JAWABAN ILMIYAH BAGI ORANG-ORANG YANG MEMENTAHKAN PEMBELAAN AL-ALLAMAH RABI' BIN HADI SERTA TUNTUTAN BELIAU KEPADA PARA PENCELA DOKTOR ARAFAT AL-MUHAMMADI & SAUDARA-SAUDARANYA UNTUK MENEGAKKAN HUJJAH MENGHADIRKAN BUKTI-BUKTI TUDUHAN MEREKA

❱ Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifi hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

… dalam fitnah ini, dan ketika ditunjukkan kepadanya perkataan al-Allamah Rabi' bin Hadi tentang Syaikh Arafat[¹], dia berkata, “Kita memiliki prinsip pokok walhamdulilah, dan orang yang mengetahui merupakan hujjah atas orang yang tidak mengetahui, dan telah saya katakan kepadamu sejak dulu bahwa seandainya ia ditazkiyah oleh al-Imam Ahmad bin Hanbal, dia di sisi kami dijarh dan jarhnya itu terperinci dan dijelaskan.”

Bagaimana komentar anda atas ucapannya ini?

[ Jawaban ]

❒ DIA INI ORANG BODOH.
▸ Seakan-akan dia memiliki ushul sementara Rabi' tidak memiliki ushul
▸ Dia mengetahui jarh terperinci sementara Rabi' tidak mengetahui apa itu jarh yang terperinci.[²]
▸ Dia memiliki ilmu sementara Rabi' tanpa ilmu.

※ Orang seperti ini dan yang semisalnya, merekalah orang-orang yang sebenarnya pantas untuk dijarh. Mereka inilah para PEMBAWA FITNAH.

Saya mengijinkan untuk disebarluaskan. -selesai-

(Lihat gambar lampiran di bawah, ed)

๐Ÿ“ฎ••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: @tp_alhaq

Catatan kaki (Penjmh)
[¹] Link audio: http://bit.ly/shrabee14390427
[²] Padahal beliau benar-benar mengetahui celaan-celaan tanpa bukti ilmiyah tersebut sehingga beliau ingkari & bahkan beliau tegas menuntut kepada para pencela untuk menegakkan hujjah menghadirkan bukti-bukti ilmiyahnya:

ูˆุฃู‚ูˆู„: ูˆู‚ุฏ ุทุนู† ููŠู‡ ุจุนุถ ุงู„ู†ุงุณ ูˆููŠ ุนุฏุฏ ู…ู† ุฅุฎูˆุงู†ู‡ ุงู„ุณู„ููŠูŠู† ูˆู„ู… ูŠู‚ูŠู…ูˆุง ุนู„ู‰ ุทุนู†ู‡ู… ุฃูŠ ุญุฌุฉ، ูˆู‡ุฐุง ุงู„ุทุนู† ู„ุง ูŠู‚ุจู„، ูˆุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ูŠู‚ูˆู„: {ู‚ُู„ْ ู‡َุงุชُูˆุง ุจُุฑْู‡َุงู†َูƒُู…ْ ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุตَุงุฏِู‚ِูŠู†َ}

Dan saya katakan: Sebagian orang telah mencelanya dan mencela beberapa saudara-saudaranya dari kalangan Salafiyyun, dan mereka tidak menegakkan hujjah (menunjukkan bukti) apapun atas celaan mereka, dan celaan semacam ini tidak bisa diterima.

Padahal Allah Azza wa Jalla berfirman:

《 ู‚ُู„ْ ู‡َุงุชُูˆْุง ุจُุฑْู‡َุงู†َูƒُู…ْ ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ุตَุงุฏِู‚ِูŠْู†َ. 》

“Katakanlah: Mana tunjukkan bukti kalian jika kalian memang orang-orang yang benar.” [QS. Al-Baqarah: 111]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.