Tidak Semua Fitnah Harus Dijauhi


🚇TIDAK SEMUA FITNAH HARUS DIJAUHI

Dalam kondisi fitnah semuanya serba membingungkan banyak pihak. Hampir-hampir semua perkara menjadi kabur dan setiap pembicaraan ilmiyah terkait apa yang terjadi menjadi satu kata saja, "FITNAH" dan menurut mereka semua itu harus dijauhi, tidak seorangpun yang berhak membicarakannya, tidak ada sikap yang bisa diambil dalam kondisi seperti ini dan seterusnya.

Apa penjelasan ulama tentang perkara ini? Ingin tahu jawabannya? Simak penjelasannya berikut ini bersama.

* * *

◈ Telah bersabda Rasulullah -ﷺ-:

《 إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن -يُرَدِّدُهَا ثَلاث مَرَّات- وَلِمَن ابْتَلَى فَصَبْر فَوَاهاً. 》

“Sesungguhnya orang yang beruntung adalah yand terhindarkan dari fitnah, sesungguhnya orang yang beruntung adalah yand terhindarkan dari fitnah, sesungguhnya orang yang beruntung adalah yand terhindarkan dari fitnah, dan barangsiapa yang diuji kemudian bersabar maka wah (betapa mengagumkannya).” [HR Abu Dawud (4263) dan dishahihkan Asy Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Ash Shahihah]

Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib al-Umary hafidzahullah setelah membawakan faidah-faidah dari hadits tersebut:

[ Faidah ]

▸ Tidak semua fitnah harus dijauhi akan tetapi (yang dijauhi) hanya fitnah yang padanya tidak diketahui mana yang benar dan mana yang bathil/salah.
▸ Adapun fitnah yang jelas dan terang yang padanya diketahui mana yang benar dan mana yang bathil maka wajib untuk menolong kebenaran dan menolak yang bathil.

◈ Berkata Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah:

※ “Hadits-hadits mengenai fitnah dan peringatan darinya di kalangan ulama (maknanya) di bawa kepada fitnah-fitnah yang tidak diketahui padanya pihak yang benar dari pihak yang salah,
▸ maka pada fitnah-fitnah ini yang disyariatkan bagi seorang mukmin adalah berhati-hati darinya,
▸ dan fitnah jenis inilah yang dimaksud Nabi -ﷺ- dalam sabdanya:

《 القاعد فيها خير من القائم , والقائم فيها خير من الماشي، والماشي فيها خير من الساعي. 》 [الحديث]

“Padanya orang yang duduk lebih baik dari orang yang berdiri, dan orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik dari orang yang berlari.” [Al hadits]

※ Adapun fitnah-fitnah yang diketahui padanya
▸ mana pihak yang benar
▸ dan mana pihak yang salah
▸ dan diketahui mana yang menganiaya (zhalim)
▸ dan mana yang teraniaya

≡ maka tidak termasuk pada hadits-hadits tersebut,
▸ bahkan dalil-dalil syar’i dari al-Kitab (al-Qur'an) dan as-Sunnah telah menunjukkan atas wajibnya menolong pihak yang benar dan teraniaya atas pihak yang aniaya dan melampaui batas.”

📚[Majmu’ul Fatawa wal Maqalat, 7/363]

{ Judul dari Admin dengan tambahan ridaksi pengantar }
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
₪ Dari situs AhlusSunnahTarakan.Blogspot.Co.Id - Abu Ahmad Purwokerto // Sumber: https://t.me/m_g_alomari/51

➥ #Manhaj #fitnah #tidak_semua #dijauhi #haq #bathil #ahlul_haq #ahlul_bathil

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.