Sikap Yang Benar Bagi Ahlul Haq Ketika Mendapatkan Sikap-Sikap Yang Melampaui Batas Dari Ahlul Bathil


🚇SIKAP YANG BENAR BAGI AHLUL HAQ KETIKA MENDAPATKAN SIKAP-SIKAP YANG MELAMPAUI BATAS DARI AHLUL BATHIL

(➊) ❱ Al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:

{ فإذا استطال أهل الباطل على أهل الحق بالطعن والتشويه والتكذيب ومدح أهل الباطل فلا يسع أهل الحق إلا قمع أهل الباطل وبيان ظلمهم وافترائهم وكشف أباطيلهم. }

[+] “Apabila ahlul bathil itu bersikap melampaui batas terhadap ahlul haq dengan (cara) mencela, memburukkan rupa, dan mendatangkan berita-berita DUSTA, serta memuji-muji ahlul bathil,

√ - Maka tidak ada pilihan bagi ahlul haq kecuali menghancurkan ahlul bathil.
√ - Demikian juga menjelaskan kezhaliman dan kedustaan tuduhan mereka, serta membongkar kebathilan-kebathilan mereka.”

📚[Bayanun Maa fi Nashihati Ibrahim ar-Ruhaili minal Khalali wal Ikhlal, hlm. 24]

🚇SENJATA ORANG YANG DENGKI

(➋-i) ❱ Al-Qadhy Abu Bakr Ibnul 'Araby rahimahullah berkata:

{ والناس إذا لم يجدوا عيباً لأحد وغلبهم الحسد عليه وعداوتهم له، أحدثوا له عُيوباً. }

[+] “Manusia jika tidak menjumpai AIB pada seseorang
- ketika kedengkian dan permusuhan terhadapnya menguasai mereka,

= maka mereka akan mengada-ngadakan AIB yang mereka tuduhkan secara DUSTA terhadapnya.”

📚[Al-'Awashim minal Qawashim, jilid 1 hlm. 244]

🚇ORANG YANG MEMBANTAH AHLI BID'AH DITUDUH SUKA MENCELA PARA ULAMA

(➋-i) ❱ Al-Imam as-Sajazy (wafat tahun 444 H) rahimahullah berkata:

{ إن كل من يحارب أهل البدع نسبوه إلى سب العلماء ليُنفِّروا العوام عنه بهتاً منهم وكذبا. }

[+] “Sesungguhnya semua orang yang memerangi ahli bid'ah;

✘ - mereka TUDUH MENCELA PARA ULAMA,
✘ - hal itu bertujuan agar orang-orang awam lari darinya.

[※] Padahal itu hanya TUDUHAN DUSTA dari mereka.”

📚[Risalah Ahli Zabid, hlm. 208]

Url: http://bit.ly/Fw400209
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber:
(➊) @SalafyBaturaja / Dari: مجموعة رياض الجنة السلفي
(➋) @ForumSalafy
i - Dari: https://goo.gl/ppQ5jv
ii - Dari: https://goo.gl/RUCUoB

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.