Prinsip Pencari Kebenaran - ( Waspadalah!! Jangan Menjadi Para Pengobar Fitnah dan Kedustaan )


🚇PRINSIP PENCARI KEBENARAN - ( WASPADALAH!! JANGAN MENJADI PARA PENGOBAR FITNAH DAN KEDUSTAAN )

[⚙️] Prinsip Pencari Kebenaran

(➊) ❱ Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

‏مبدأ ﺍلمسلم ﺍﻟﻤﻨﺼﻒ ﺍﻟﻄﺎﻟﺐ ﻟﻠﺤﻖ دائمًا: 《 ﻗُﻞْ ﻫَﺎﺗُﻮﺍ ﺑُﺮْﻫَﺎﻧَﻜُﻢْ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺻَﺎﺩِﻗِﻴﻦَ. 》

Prinsip seorang Muslim yang jujur dan sportif yang selalu mencari kebenaran (dalam semua masalah -pent) adalah:

“Katakanlah: Tunjukkanlah bukti kalian, jika kalian memang orang-orang yang benar.” [QS al-Baqarah: 111]

📚[Majmu'ur Rasail, jilid 8 hlm. 81]

// •• //

[⚙️] Jangan Terburu-Buru Menyampaikan Semua Yang Engkau Dengar!!

(➋) ❱ Asy-Syaikh Abdurrahman bin Yahya al-Mu’allimy rahimahullah berkata:

‏الإنسان العاقل المتثبّت لا يخبر إلا بما يثق به، لأمرين: الأول: التديّن. الثاني: خشية الاتهام بالكذب.

“Seseorang yang berakal dan memiliki sifat suka meneliti, dia tidak akan menyampaikan berita kecuali berdasarkan hal-hal yang dia percayai kebenarannya.

Hal itu karena dua hal:
[1] ※ Dalam rangka menjalankan perintah agama.
[2] ※ Takut dituduh berdusta.”

// •• //

[⚙️] Jangan Terburu-Buru Menerima dan Menyikapi Berita Tanpa Meneliti

(➌) ❱ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

‏فاحذر أيها المؤمن أن يستزلك الشيطان ويغريك بعدم التثبت في الأمور والأخبار فتقع فيما لا تحمد عقباه وتندم حين لا ينفع الندم.

“Wahai seorang mu'min, waspadalah jangan sampai setan menggelincirkan dan menghasut dirimu karena tidak berhati-hati dan melakukan penelitian dalam menangani urusan-urusan dan dalam menyampaikan berita, sehingga engkau terjatuh pada hal-hal yang tidak terpuji akibatnya dan menyesal ketika penyesalan tidak lagi berguna.”

📚[Majmu’ul Fatawa, jilid 7 hlm. 252]

// •• //

[⚙️] Keutamaan Sikap Hati-Hati

(➍) ❱ Asy-Syaikh Muhammad Aman al-Jamy rahimahullah berkata:

‏الأدب والأناة والتريث تزيد الرجل مهابة وثباتا، والعجلة قد تجعل الرجل يستخف في عين الناس.

“Sikap penuh adab, pelan-pelan, dan hati-hati akan menjadikan seseorang semakin berwibawa dan kokoh, sedangkan sikap terburu-buru seringnya menjadikan seseorang diremehkan di mata orang lain.”

📚[Qurratu Uyunil Muwahhidin, 19]

// •• //

[⚙️] Jangan Terburu-Buru Menilai Orang Lain

(➎) ❱ Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata:

《 لا تعجلوا بمدح الناس ولا بذمهم، فلعل ما يسركم منهم اليوم يسوؤكم غدا. 》

“Jangan terburu-buru dalam memuji orang lain dan juga jangan terburu-buru dalam mencela mereka, karena bisa saja apa yang menyenangkan kalian dari mereka pada hari ini akan menyusahkan kalian esok hari.”

📚[Syu’abul Iman, no. 6177]

// •• //

[⚙️] Jangan Terburu-Buru Menilai Sesuatu!!

(➏) ❱ Asy-Syaikh Muhammad Bazmul hafizhahullah berkata:

ﺗﺘﻐﻴﺮ ﻧﻈﺮﺗﻚ إﻟﻰ ﺍﻟﺸﻲﺀ ﺑﺤﺴﺐ ﺍﻟﺠﻬﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﺸﺎﻫﺪﻩ ﻣﻨﻬﺎ، ﻭﺑﺤﺴﺐ ﺣﺠﻤﻚ ﻣﻌﻪ. ﻓﻼ ﺗﺘﺴﺮﻉ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﻜﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺸﻲﺀ ﻗﺒﻞ ﺗﺼﻮﺭﻩ ﺑﺼﻮﺭﺓ ﻛﺎﻣﻠﺔ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺍﻟﺠﻬﺎﺕ. أﺣﻴﺎﻧﺎ ﻛﻞ ﺍﻟﻤﻤﻜﻦ ﺻﺤﻴﺢ؛ ٣ + ٣ + ٣ = ٩، ٦ + ٣ = ٩، ٤ + ٤ + ١ = ٩ ﺍﻟﺦ. ﻻﺣﻆ ﺍﻟﻨﺘﻴﺠﺔ ﻭﺍﺣﺪﺓ ﻭﻻ ﺧﻼﻑ ﺇﻻ ﻓﻲ ﺍﻟﻄﺮﻳﻘﺔ، ﻭﻛﻠﻬﺎ ﻣﻤﻜﻦ.

“Penilaianmu terhadap sesuatu bisa berubah-ubah sesuai dari sisi mana engkau melihatnya dan sesuai dengan kapasitasmu bersamanya. Maka jangan terburu-buru memvonis sesuatu sebelum mengetahui gambarannya secara sempurna dari semua sisi. Terkadang semua bisa benar. 3 + 3 + 3 = 9, 6 + 3 = 9, 4 + 4 + 1 = 9, dan seterusnya. Perhatikan hasil akhirnya sama, tidak ada perbedaan kecuali caranya, dan semuanya memungkinkan.”

Url: http://bit.ly/Fw391022 { Judul dari Admin }
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: @ForumSalafy
(➊) https://goo.gl/sojx3h
(➋) https://goo.gl/QFxeK5
(➌) https://goo.gl/hZ7ysH
(➍) https://goo.gl/UhDhDS
(➎) https://goo.gl/tp4rV5
(➏) https://goo.gl/iFkdW2

Tambahan Faidah:
Sekarang Banyak Pengobar Fitnah (So'faqih) - http://bit.ly/Fw391021
Sikap Hikmah Terhadap Kesalahan Seorang Salafy - http://bit.ly/2yU4KRQ
Apa Ketentuan Seseorang Keluar Dari Salafiyyah? - http://bit.ly/2wTEAuE
Kapan Seseorang (Dianggap) Keluar Dari Manhaj Salafy? - http://bit.ly/2xTTi45

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.