Orang Yang Ikhlash Mudah Kembali Kepada Kebenaran


🚇ORANG YANG IKHLASH MUDAH KEMBALI KEPADA KEBENARAN

(➊) ❱ Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

‏لو كان عندي خطأ ما خجلت ولا ترددت عن إعلان الرجوع عنه،
وأعوذ بالله من الإستكبار والعناد.

■ “Seandainya pada diri saya terdapat kesalahan,
▸ maka saya tidak akan keberatan dan tidak pula ragu untuk mengumumkan taubat darinya,
▸ dan saya berlindung kepada Allah
(•) dari sikap menyombongkan diri
(•) dan keras kepala.”

📚[Al-Majmu' al-Wadhih, hlm. 391]

* * *

🚇JANGAN MEMBELA KEBATILAN DENGAN DALIH BERSIKAP ADIL DAN SPORTIF

(➋) ❱ Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏لا تدعوك دعوى الإنصاف وممدحة الناس لك "أنك منصف" إلى الإنحراف والانجراف إلى تبني القول الباطل والانتصار له.الإنصاف هو نصرة الحق ورد ما سواه.

■ "Janganlah karena mengaku bersikap adil dan sportif serta pujian orang lain kepadamu bahwa engkau adalah orang yang adil dan sportif,
▸ lalu hal itu menyeretmu kepada penyimpangan
▸ dan lenyap terbawa arus
≡ hingga engkau membangun ucapan yang bathil dan membelanya.

(•) Sikap adil dan sportif adalah
▸ membela kebenaran
▸ dan menolak selainnya."

* * *

🚇MERUJUK KEPADA ULAMA KUNCI KESELAMATAN KAUM MUSLIMIN

(➌) ❱ Al-Imam al-'Allamah Muqbil bin Hadi al-Wadi'i rahimahullah

رجوع المسلمين إلى العلماء يعتبر أماناً لهم بإذن الله من الاختلافات، ومن قهر الأعداء، ومن الفتن

■ “Kaum muslimin merujuk kepada para ulama merupakan keselamatan bagi mereka biidznillah, yaitu:
▸ keselamatan dari perselisihan,
▸ berkuasanya musuh atas mereka,
▸ dan dari berbagai fitnah.”

📚[Ijabatu as-Saail, 18]

* * *

🚇BELAJAR BIJAKSANA KETIKA DIRI DIHINA

(➍) ◈ Sufyan bercerita:

وعن سفيان قال: جاء رجل إلى علي بن الحسين رضي الله عنه فقال له: إن فلاناً قد آذاكَ ووقع فيك. قال: فانطلق بنا إليه فانطلق معه وهو يرى أنه سينتصر لنفسه فلما أتاه قال: يا هذا إن كان ما قلتَ في حقاً فغفر الله لي، وإن كان ما قلت في باطلاً فغفر الله لك

Ada seseorang yang datang menemui Ali Bin Husain (Ali Zainul Abidin) radhiyallahu 'anhu maka orang tersebut berkata padanya: “Sesungguhnya fulan telah menyakitimu dan mencelamu. Ayo mari kita pergi menemuinya.” Maka beliau pun pergi bersama orang tersebut dalam keadaan orang itu menduga bahwa beliau akan membela dirinya tatkala mendatangi orang yang mencelanya.

Setelah bertemu beliau berkata: “Wahai saudaraku bila apa yang engkau katakan terhadap diriku adalah kebenaran maka semoga Allah mengampuni dosaku. Namun bila yang engkau katakan terhadapku adalah kebatilan maka semoga Allah mengampunimu.”

📚[Sifatus Shofwah 2/463]

📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

//-₪-//
(➊) Dari Channel Telegram @ForumSalafy // Sumber: https://twitter.com/RabeeMadkhaly/status/756944456465735680
(➋) Dari Channel Telegram @ForumSalafy // Sumber: https://twitter.com/m_g_alomari/status/805961318222139392
(➌) Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya
(➍) Dari Channel Telegram @uimusy

➥ #Manhaj #Nasehat #ruju_kepada_kebenaran #alHaq #sombong #menolak_kebenaran

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.