Hati-Hatilah Dari Dua Golongan Manusia Ini


🚇HATI-HATILAH DARI DUA GOLONGAN MANUSIA INI

(➊) ❱ Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah:

كـان الـسلـف يقـولـون: احـذروا من الـناس صنفـين: صـاحب هـوىٰ قد فـتنهُ هـواه وصاحـب دنيـا أعمـته دنيـاه. وكانـوا يقـولـون: احـذروا فـتنة الـعالـم الـفاجـر والـعـابد الجـاهل، فـإن فـتنتهما فـتنة لـكل مفـتون، فـهذا يُشْـبه الـمغـضوب علـيهم، الـذين يعلـمون الحـق ولا يتبعـونه، وهـذا يُشْـبه الـضّالـين الـذين يعملـون بغـير علـم.

■ Adalah para Salaf mengatakan:
※ “Hati-hatilah dari dua golongan manusia:
▸ shahibu hawa yg telah difitnah oleh hawa nafsunya
▸ dan shahibu dunya yang telah dibutakan oleh dunianya.”

■ Dan mereka mengatakan:
※ “Hati-hatilah terhadap fitnah orang berilmu yang fajir dan ahli ibadah yang jahil, sebab fitnah keduanya adalah fitnah bagi setiap orang yang terfitnah.
▸ Maka yang ini (orang berilmu yang fajir, ed) menyerupai orang-orang (yahudi) yang dimurkai yang mereka mengetahui al-haq dan tidak mengikutinya,
▸ dan yang ini (ahli ibadah yang jahil, ed) menyerupai orang-orang (nashara/kristian) yang tersesat yang mereka beramal tanpa ilmu.”

📚[Iqthidha ash-Shirathal Mustaqim, 1/119]

* * *

🚇NIAT DAN PEMAHAMAN YANG TIDAK BENAR

(➋) ❱ Al-'Allamah Rabi' Al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

إذا اجتمع سوء القصد وسوء الفهم فقد أراد الله بصاحبهما شراً كبيراً وبلاءً عظيماً.

■ Ketika seseorang memiliki
▸ niat yang tidak benar
▸ disertai pemahaman yang salah
▸ dan keliru dalam agamanya.

Ξ Maka yang demikian itu akan menjatuhkannya di dalam berbagai macam kejelekan dan musibah yang besar, sebagai hukuman dari sisi Allah ta'ala.

📚[Marhaban Ya Thalibal Ilmi hal 36] [¹]

📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
(➊) ₪ Dari Channel Telegram @manhaj_salafy
(➋) ₪ Dari Channel Telegram @ForumSalafy

// Sumber:
[¹] https://t.me/ImamRabee/32

➥ #Manhaj #nasehat #fitnah #shahibu_hawa #shahibu_dunya #berilmu_tapi_fajir #beribadah_tapi_jahil #niat #tidak_benar #pemahaman_salah

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.