Menjaga Semangat Taklim


❱ Disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Nasehati kami ustadz, supaya selalu semangat taklim.

[ Jawaban ]

Semangat taklim itu selalu terjaga apabila kita selalu di sekitar ilmu dan majelis ilmu. Semangat akan terjaga. Di manapun kita berada, selalu dengan ilmu, selalu dengan majelis ilmu.

Sekarang ini kan ilmunya bisa dibawa ke mana-mana ya? Media dimanfaatkan ya ikhwah. Fail-fail rekaman, di rumah, di mobil, di kantor, di mana antum sampai kerja di hujung dunia antum dengarkan taklim.

Jangan sampai lupa itu. Membaca juga bisa, ya? Web-web salafiyyin juga banyak. Baca, dengarkan, tanya..!! Mau chattingan bisa, mau whatsappan bisa dan segala macamnya ada musykilah. Al-Muhim, untuk menjaga semangat taklim, harus selalu di sekitar ilmu dan majelis ilmu.

■ Yang kedua adalah persahabatan. Harus bersahabat dengan orang-orang shalih yang bertaqwa kepada Allah yang punya semangat belajar. Baarakallahu fiikum. Terus dijaga membara semangatnya.

Antum kalau kepingin ustadz nasehati ikhwan supaya semangat taklim, semangat taklim tapi jauh dari ilmu, sibuknya dengan dunia { وما فيها } dan seisinya. Pahahal dia bisa dengarkan tapi ngak digubris. Yang diurusi duniaaaanya tok. Pergaulannya bebas dengan banyak pihak dan segala macamnya ...

Sehingga di manapun kita berada, di manapun tempat, waktu .. terus dengan ilmu.

- Ada majelis ilmu, datang.
- Tidak ada (majelis ilmu), manfaatkan media.

Ilmu dan ilmu. Baarakallahu fiikum.


Dengarkan:
📀[ Audio ] http://bit.ly/2eZKP83
📀[ Telegram ] https://t.me/ukhuwahsalaf/4536

📚[Kajian Ilmiyah Tuban { Tema: Fenomena Ghuluw, Bag. 2 } // Rumah Ta'lim Manhajul Anbiya - Tuban // Sabtu, 18 Dzulhijjah 1438H ~ 9 Sep 2017M // Audio Kajian: http://bit.ly/tuban381218]

📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

➥ #Nasehat #menjaga #semangat #taklim #thalabul_ilm

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.