[Meluruskan Syubhat] “Tatsabbut wa Tabayyun” (Bag. 3)

[🎙] Faidah Tanya Jawab
🚇[MELURUSKAN SYUBHAT] “TATSABBUT WA TABAYYUN” (Bag. 3)

※ Apakah benar setiap permasalahan harus dilakukan proses tabayyun terlebih dahulu kepada yang tertuduh atau yang memiliki syubhat?

❱ Disampaikan oleh Al-Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah

■ Tidak seperti itu. Kenapa?

◈ Karena Allah 'Azza wa Jalla mengatakan dalam ayatnya:

《 … إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا 》

“… kalau datang kepada kalian seorang fasiq (membawa suatu berita, pen), maka carilah kebenaran berita tersebut (tatsabbut).” [QS Al-Hujuraat: 6]

※ Kalau datang kepada kalian siapa? Fasiq, orang yang fasiq.

Ξ Dari sini ulama mengambil faedah:
(•) Kalau begitu, saat yang datang (membawa berita, pen) bukan orang fasik, maka kita boleh langsung terima beritanya, ya. Kalau yang datang bukan orang fasiq maka kita boleh langsung terima beritanya, ya. Jika kita tahu dia orang yang baik, dia juga bukan orang yang kelira-keliru dalam menukil suatu berita, maka kita boleh langsung menerima beritanya, ya.
(•) dan membangun di atasnya (berita tersebut, pen) suatu keyakinan bahawa fulan begini dan begitu berdasarkan informasi tersebut.


Dengarkan:
📀[ Audio ] http://bit.ly/2jc9DP8
📀[ Telegram ] https://t.me/ukhuwahsalaf/4504

📚[Muhadharah Bandung “Istoqomah di Atas Sunnah” // Masjid Agung Cimahi, Bandung // 13 Shafar 1436H ~ 06.12.2014M // Audio Kajian: http://bit.ly/bandung360213]

📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

➥ #Manhaj #tabayyun #tatstsabbut #menjawab #syubhat_tabayyun #tabayyun_ala_hizbiyyun

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.