Landasan Bathil Ahli Tamyii' Yang Menyelisihi Ahlu Sunnah

Para Mumayiin mempunyai beberapa landasan yang menyelisihi Ahlu Sunnah wal Jamaah dan diantaranya adalah:

(•) Tidak mengingkari, tidak mencela dan tidak mengharuskan pada permasalahan yang masih ada khilaf diantara Ulama.

(•) Tidak mengharuskan pada permasalahan jarh yang terperinci kecuali dengan syarat ijma' Ulama.

(•) Kami memperbaiki tidak menjarh/menyakiti.

(•) Mencari-cari keringanan dari ulama dan ketergelinciran mereka untuk menolak dalil-dalil dan menolak dari membela kebenaran.

(•) Ragu terhadap khabar dari ulama yang terpecaya, tsiqoh dan menyeru untuk tatsabut padanya.

(•) Mensyariatkan muwazanah tatkala menyebutkan pelaku bid'ah pada permasalahan mengkritik dan membantah.

(•) Wajibnya membawa perkara yang masih mujmal/global kepada yang terperinci dengan apa-apa yang mencocoki kebenaran pada perkataan manusia selain nabi.

(•) Membagi perkataan ulama jarh wa takdil kepada berita-berita yang wajib menerimanya dan pada permasalahan hukum-hukum yang tidak wajib menerimanya.

(•) Membedakan antara aqidah dan manhaj untuk melihat kepada individu dan menghukumi mereka.

(•) Menyeru kepada hizbiyah dan berpolitik di bawah parlemen sekuleris.

(•) Mencela ulama ahlu sunnah, memusuhi serta memprovokasi manusia agar lari dari dakwah Ahlu Sunnah.

(•) Memuji ahlu bid'ah dan membela mereka serta tolong menolong bersama mereka dan menyeru untuk mengambil ilmu dari mereka.

(•) Mensifati sebagian shahabat dengan “buih yang tak ada guna”, dan membuat kaidah yang rusak.

📚[Min Ta'shilat Ahli Tamyii' { من تأصيلات أهل التمييع }]

••••
📮https://t.me/ukhuwahsalaf [M.U.S]
🌍www.alfawaaid.net

₪ Arsip dari WA Forum Ilmiyah Karanganyar { FIK }

➥ #Manhaj #landasan_batil_ahli_tamyi_ #pengusung_kebatilan #ahli_bid_ah #mubtadi_ #rodja #radio_rodja #rodja_tv #yufid_tv #insan_tv #sunnah_channel #firanda #khalid_basalamah #halabi #ruhaili #sururi #turatsi #ikhwani #mlm #mlmm

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.