Kapan Seseorang Termasuk Pengikut Sunnah (Ahlus Sunnah)?

Berkata Asy-Syaikh 'Ubaid al-Jàbiriy hafizhahullah:

■ “Di sisi Ahlus sunnah terdapat kaidah yaitu;

(•) Bahwa seseorang tidaklah menjadi Pengikut Sunnah / Ahlus Sunnah sampai dia meninggalkan seluruh bid'ah dan menetapkan sunnah seluruhnya.

Ξ Jika padanya terdapat bid'ah walaupun hanya satu, yang dia mengetahui bahwa hal tersebut adalah bid'ah

(•) maka dia adalah Ahli Bid'ah yang sesat
(•) dan tidaklah dianggap pada keadaannya yang tersisa (kebaikan dan penerapan sunnahnya, -red) di sisi Ulama Ahlus sunnah.”

🚇متي يكون الرجل صاحب سنة؟

❱ قل الشيخ عبيد الجابري -حفظه الله-:

《 أهل السنة عندهم قاعدة وهي أن الرجل لا يكون صاحب سنة حتى يدع البدع كلها ويُقِرَّ بالسنة كلها، فما دامت عنده بدعة واحدة علم أنها بدعة فهو مبتدع ضال ولا يعفيه بقيَّةَ حاله عند أئمة أهل السنة. 》

••••
📮https://t.me/ukhuwahsalaf [M.U.S]
🌍www.alfawaaid.net

₪ Dari Channel Telegram SALAM @SalafyMakassar // Sumber: http://miraath.net/ar { http://bit.ly/2vwjB0g }

➥ #Manhaj #bid_ah #kapan_seseorang #disebut_sebagai #mubtadi #hizbi #hizbiyyah #ahlus_sunnah #salafy

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.