Keutamaan Menuntut Ilmu Secara Langsung Kepada Para 'ulama

❱ Oleh Al-'Allamah al-Faqiih Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

[ Soal ]

Manakah yang lebih afdhol bagi seorang penuntut ilmu, apakah ia mengambil ilmu dari kaset-kaset dan rekaman, ataukah bermajelis langsung dengan para 'ulama?

[ Jawab ]

■ “Mengambil ilmu dari rekaman-rekaman dan kitab-kitab adalah merupakan kesalahan serta kegelapan lagi kesamaran.

(•) Sebab seorang yang hanya bersandar kepadanya semata adalah seorang yang masuk ke dalam kegelapan dan bayang-bayang kesamaran, dikarenakan yang namanya kitab-kitab:

→ Terkadang di dalamnya terdapat susupan, sesuatu yang rahasia lagi merupakan makar tipu daya dan sengaja direncanakan.
→ Terkadang di dalamnya terdapat kedustaan.
→ Dan terkadang di dalamnya terdapat kesalahan.

■ Sebab ia merupakan amal buatan manusia!!

(•) Sementara amalan manusia tidak lepas dari kesalahan, itupun jikalau benar para penulisnya adalah orang-orang yang jujur ingin memberikan nasehat dan kebaikan.

(•) Namun terkadang para penulis itu sendiri justru bukanlah orang-orang yang jujur menasehati dan tidak menghendaki kebaikan, bahkan cenderung malah ingin merusak pemikiran umat manusia dengan memasukkan susupan-susupan ke dalam kitab-kitab mereka tersebut.

■ Oleh karena itu apabila seorang penuntut ilmu ingin membaca suatu kitab,

[✔️] hendaknya ia membacanya di hadapan bimbingan para 'ulama secara langsung, sehingga para 'ulama pun dapat melihat apakah kitab tersebut memang pantas untuk ditelaah dan diambil faedahnya ataukah tidak.

[✘] Janganlah sekali-kali ia hanya bersandar semata kepada kitab-kitab tanpa merujuk kepada arahan dari para ahli ilmu,

[✘] ataupun tanpa lagi merasa perlu untuk membacanya di hadapan para ahli ilmu yang bisa mensyarahkan (menjelaskan) kitab-kitab tersebut untuknya.

[↑] Maka yang namanya ilmu (syar'iy) itu adalah perkara yang caranya diambil langsung kepada para 'ulamaa.

(•) Adapun kitab-kitab, maka ia hanyalah perkara yang bisa semakin membantu di dalam memudahkan untuk menuntut ilmu.

(•) Adapun asalnya, maka ilmu (syar'iy) itu adalah diambil langsung dari para 'ulamaa dan bukannya dari kitab-kitab semata.”

فضل طلب العلم عن العلماء

[ لسؤال ]

أيهما أفضل بالنسبة لطالب العلم أن يأخذ العلم عن طريق الأشرطة والكاسيتات والتسجيلات أو عن طريق مجالس العُلماء ؟

[ الجواب ]

أخذها عن الأشرطة والكُتب هذا خطأ وظلال لأن من يعتمد على ذلك يظل لأن الكُتب فيها ما هو دس وفيها ما هو كذب وفيها ما هو خطأ لأنها من عمل الناس وعمل الناس يعترضهُ الخطأ هذا إذا كانوا ناصحين وقد يكونوا مُألِفوا الكتب غير ناصحين يكونون مفسدين لأفكار الناس يكتبون فيها ما يظل الناس فإذا أراد طالب العلم أن يقرأ في كتاب فلا بُد أن يعرضهُ على العُلماء ليروا هل هو صالحٌ للمطالعة والاستفادة أو غير صالح ولا يهجم على الكتب من غير أن يستشير أهل العلم أو يقرأها عليهم ليشرحوها لهُ فالعلم يُؤخذ عن طريق العُلماء، وإنما الكتب أدوات يستعينون بها على طلب العلم، وأما العلم فإنهُ يتلقى عن العلماء لا عن الكُتب.

••••
📮https://t.me/ukhuwahsalaf [M.U.S]
🌍www.alfawaaid.net

₪ Dari Channel Telegram @daurahnasional // Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/16252

➥ #Manhaj #mengambil_ilmu #langsung_dari #ulama

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.