WHAT'S NEW?
Loading...

[Baru] Penjelasan Syaikh Shalih al-Fauzan terkait serangan rudal ke arah Makkah al-Mukarramah

Disampaikan oleh:
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin 'Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/mi-jCL7mkPo (Durasi: 03:25)

Download Audio:
https://savemedia.com/watch?v=mi-jCL7mkPo

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________

HOUTHI ADALAH RAFIDHAH, BERJALAN DI ATAS WARISAN NENEK MOYANGNYA DALAM MENYERANG KIBLAT KAUM MUSLIMIN

❱ Penjelasan asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah terkait serangan rudal ke arah Makkah al-Mukarramah oleh kelompok Houthi

[ Pertanyaan ]

[•] “Sebagaimana Anda tahu -semoga Allah menjaga Anda- apa yang terjadi pada dua hari yang lalu, yaitu Houthi-Rafidhah melakukan serangan dengan menargetkan Makkah al-Mukarramah yang aman dengan senjata rudal. Namun Allah Subhanahu wa Ta'ala lembut, kemudian juga berkat kesigapan para tentara kita yang pemberani, (rudal tersebut berhasil dihadang) sebelum mengenai sasarannya.

Bagaimana bimbingan Anda terhadap peristiwa tersebut dan apa kewajiban kaum muslimin terhadap peristiwa ini?”

[ Jawaban ]

ⓞ “Kita memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah mengagalkan makar mereka (Houthi Rafidhah) terhadap Masjidil Haram. Kita do'akan kejelekan atas mereka, kita do'akan kejelekan atas mereka. Mereka berhak mendapatkan hukuman.

[↑] Mereka bukanlah yang pertama kali berbuat ini.

■ Qaramithah (salah satu sekte Syi'ah juga, pen) apa yang dulu mereka lakukan terhadap Ka'bah? Sebelum mereka, apa yang hendak dilakukan oleh raja Habasyah. Dia hendak menghancurkan Ka'bah.

[✔️] Namun Allah selalu memantau mereka.

◈ Allah Ta'ala berfirman,

◈ { ألم تر كيف فعل ربك بأصحاب الفيل }

︴“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Rabb-mu bertindak terhadap tentara bergajah?”

■ Ini adalah raja Habasyah, datang dengan gajah yang sangat besar, untuk menghancurkan Ka'bah.
╰ Namun Allah halangi dia.

→ Lalu Allah kirim kepada mereka burung-burung yang banyak - sekelompok- yang menyambar-nyambar. Masing-masing burung membawa tiga batu, satu di paruhnya dan dua di kakinya.
→ Tatkala berada di tengah-tengah barisan mereka, burung-burung itu melempari mereka dengan batu-batu tersebut. Batu tersebut memecahkan kepada kafir dan keluar dari duburnya. Sehingga membuat mereka binasa di tempat. Tidak ada seorang pun yang selamat.

︴“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Rabb-mu bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia jadikan makar mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sirna. Allah kirim kepada mereka burung-burung yang berbondong-bondong. Melempari mereka dengan batu-batu dari Sijjil (tanah yang terbakar). Allah jadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” [al-Fiil: 1-5]

[↑] Tahun itu dinamakan dengan tahun gajah. Tahun itu bertepatan dengan dilahirkannya Rasulullah -ﷺ-. beliau dilahirkan pada tahun gajah.

■ Qaramithah juga, apa yang mereka lakukan.
→ Mereka membunuhi para jama'ah haji di Masjidil Haram, dan di 'Arafah.
→ Mereka mengambil al-Hajarul Aswad dan mereka bawa ke “Ka'bah” yang mereka bangun sendiri, yang diberi nama “Kabi'ah”.
→ Mereka meletakkan Hajar Aswad di situ, dan terus berada di situ selama 20 tahun lebih.
╰ Hingga akhirnya Allah kembalikan lagi Hajar Aswad ke Ka'bah.

[↑] Inilah perbuatan Syi'ah dan Rafidhah di tanah haram.

[✘] Mereka adalah Syi'ah, kelompok Houthi adalah Syi'ah Rafidhah. Mereka berjalan di atas warisan nenek moyang mereka. Namun Allah akan terus memantau mereka.”

🌏http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=161446

₪ Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://telegram.me/ukhuwahsalaf

➥ #Info #baru #penjelasan #serangan_rudal_ke_arah #Makkah_alMukarramah

[VIDEO] Penjelasan Tentang Kandungan QS. Surat Al-Maidah: Ayat 51 (Bolehkah Mengangkat Pemimpin Non Muslim?)

Disampaikan oleh: Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askari bin Jamal hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/UFxsGgr_tHI (Durasi: 1:06:17)

Download Audio:
https://savemedia.com/watch?v=UFxsGgr_tHI

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________

[VIDEO] PENJELASAN TENTANG KANDUNGAN QS. SURAT AL-MAIDAH: AYAT 51 (BOLEHKAH MENGANGKAT PEMIMPIN NON MUSLIM?)

❱ Masjid Ponpes Ibnul Qoyyim - Balikpapan // Sabtu (Malam Ahad), 15 Muharram 1437H ~ 15 Oktober 2016M

[ Link Audio ] https://telegram.me/Mp3_kajian/450

₪ Dari Channel Telegram @AudioThalabIlmuSyar_i

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #RekamanAudio #Balikpapan #alMaidah51 #penjelasan_hukum #mengangkat_pemimpin_non_muslim

[ARTIKEL] Bid’ah & Kemungkaran Pada Hari ‘asyura

BID’AH & KEMUNGKARAN PADA HARI ‘ASYURA

❱ Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim alu asy-Syaikh rahimahullah berkata,

ⓞ “Semua yang disebutkan tentang amalan-amalan para hari ‘Asyura selain puasa, maka itu TIDAK ADA ASALNYA (dalam syari'at) bahkan itu adalah BID’AH. Seperti bercelak untuk kedua mata. Demikian juga hadits-hadits yang disebutkan seperti memberikan keluasan untuk keluarga, maka itu batil tidak ada yang shahih.

■ Pada hari ‘Asyura ini ada dua kelompok yang saling bertolak belakang:
[✘] Rafidhah, mereka menjadikan hari ‘Asyura dan hari sebelumnya sebagai hari berkabung.
[✘] Nawashib, mereka menjadikannya sebagai hari Raya, yang disebut sebagai Idul ‘Umur.

[✔️] Adapun Ahlus Sunnah, maka tidak memandang seperti kelompok pertama maupun kelompok kedua, dan tidak mengkhususkan hari tersebut kecuali dengan ibadah puasa.”

[Syarh Kitab Adabul Masyi ila ash-Shalat]

* * *

❱ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,

ⓞ “Sebagaimana disebutkan tentang keutamaan-keutamaan 'Asyura:

• memberikan keluasan untuk keluarga,
• keutamaan berjabat tangan,
• keutamaan inai (pacar)
• keutamaan bersemir
• keutamaan mandi, dan semisal itu
• serta apa yang disebutkan tentang keutamaan shalat pada hari tersebut

[✘] Maka semua itu adalah DUSTA atas nama Rasulullah -ﷺ-.
╰→ Tidak ada satu pun dalil yang sah terkait dengan keutamaan ‘Asyura kecuali keutamaan puasa pada hari tersebut.

■ [✘] Harb al-Kirmani mengatakan,
︴“Hadits yang diriwayatkan bahwa barangsiapa yang melapangkan untuk keluarganya pada Hari 'Asyura, akan Allah luaskan untuknya sepanjang tahun.
╰→ Al-Imam Ahmad menjawab, "Hadits tersebut tidak ada asalnya.”

[Minhaj as-Sunnah an-Nabawiyyah]

* * *

❱ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah juga berkata,

ⓞ “Adapun yang diriwayatkan tentang

• bercelak pada hari 'Asyura, atau
• semir, atau
• mandi, atau
• berjabat tangan, atau
• MENGUSAP KEPALA ANAK YATIM, atau
• memakan biji-bijian, atau
• menyembelih, atau semisalnya

[✘] Maka ITU SEMUA DUSTA atas nama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam . yang seperti itu adalah BID'AH, tidak satupun disukai oleh para imam dalam agama.

→ Adapun yang dilakukan oleh Ahlul Bid'ah (yakni Rafidhah, pen) yaitu Niyahah (meratapi kematian), memanggil-manggil orang yang sudah mati, perkumpulan-perkumpulan acara, mencela shahabat, itu semua juga di antara BID'AH dan KEMUNGKARAN YANG TERBESAR. Dan semua bid'ah itu sesat. Meskipun sebagian bid'ah dan kemunkaran itu lebih berat daripada yang lainnya.”

[Al-Fatawa al-Kubra 5/479]

₪ Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #Fiqih #Ibadah #muharram #bid_ah #dihari_asyura

[VIDEO] Membantah Syubhat: Apakah Benar Bahwa Syaikh bin Baaz Rahimahullah Meninggal Dalam Keadaan Beliau Memuji Ikhwanul Muslimin dan Jama’ah Tabligh?

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/5iv2nxt8UiQ (Durasi: 35:15)

Download Audio:
https://savemedia.com/watch?v=5iv2nxt8UiQ

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________

[MEMBANTAH SYUBHAT] APAKAH BENAR BAHWA SYAIKH BIN BAAZ RAHIMAHULLAH MENINGGAL DALAM KEADAAN BELIAU MEMUJI IKHWANUL MUSLIMIN DAN JAMA'AH TABLIGH?

[ Pertanyaan ]

[•] Muncul sebagian da'i yang mengatakan bahwa samahatus syaikh Ibnu Baaz meninggal dalam keadaan memuji dan menasehatkan (untuk bergabung) dengan Jama'ah Tabligh dan Ikhwanul Muslimin, apakah ucapan ini benar?

[ Jawaban ]

ⓞ Ucapan ini tidak benar, kita berguru kepadanya lebih dari 10 tahun dan kita tidak mendengarnya
[✔️] kecuali memuji ahlussunnah wal jama'ah
[✔️] dan mengajak kepada ahlussunnah wal jama'ah
[✔️] serta menasehati orang-orang yang terjatuh dalam kesalahan dari kalangan kelompok-kelompok yang lain untuk rujuk dari kesalahan-kesalahannya
╰→ baik dari kalangan jama'ah tabligh maupun selain mereka.

■ Ini yang aku ketahui dari guruku, Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah.

هل صحيح أن باز توفي وهو يثني على الإخوان والتبليغ؟

❱ الشيخ العلامة صالح الفوزان حفظه الله

[ السؤال ]

[•] ظهر بعض الدعاة يقول: إن سماحة الشيخ ابن باز رحمه الله قد توفي وهو يثني وينصح بجماعة التبليغ والإخوان المسلمين فهل هذا الكلام صحيح؟

[ الجواب ]

◎ { هذا الكلام غير صحيح ونحن جالسناه أكثر من عشر سنوات ما سمعناه يثني
[✔️] إلا على أهل السنة والجماعة
[✔️] ويدعو إلى أهل السنة والجماعة
[✔️] وينصح لمن أخطأ من الجماعات الأخرى أن يتراجع عن خطئه
╯← من التبليغيين وغيرهم

■ هذا الذي أعرفه عن شيخي الشيخ ابن باز رحمه الله نعم. }

📡Link suara : http://encyclopediafatawa.com/Zdnn000kjUpload/__zd__Audio__Lesson/14171324095780.mp3

₪ Dari Channel Telegram @DinulQoyyim

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #Manhaj #alwala_wal_bara #Manhaj #IM #jamaah_tabligh #tablighi

[VIDEO] Kiat-kiat Dalam Menggapai Kesabaran

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu ‘Ibrahim Muhammad bin ‘Umar as-Sewed hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/2ys8YEHWsG8 (Durasi: 35:15)

Download Audio:
https://savemedia.com/watch?v=2ys8YEHWsG8

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________

[VIDEO] KIAT-KIAT DALAM MENGGAPAI KESABARAN

[✔️][ 15 point kiat menggapai kesabaran yang disarikan dari Kitab Uddatush Shabirin karya Ibnul Qoyyim rahimahullah ][✔️]

❱ Disampaikan oleh: Al-Ustadz Abu ‘Ibrahim Muhammad bin ‘Umar as-Sewed hafizhahullah
❱ Masjid Abu Bakar As Shiddiq, Ma’had Dhiyaus Sunnah Cirebon // 28 Dzulhijjah 1437H ~ 30 September 2016M

ⓞ Ikhwani fiddin a'azakumullah kaum muslimin sidang Jum'at yang berbahagia,

◈ Pernah kita bicarakan di mimbar ini, di masjid ini tentang masalah pentingnya kesabaran, bahkan disebutkan dalam atsar dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ta'ala 'anhu:
︴“Bahwa kedudukan Sabar pada Iman, seperti kedudukan kepala pada jasad. Kalau jasad tanpa kepala maka tidak ada nilainya. Demikian pula iman tanpa kesabaran …”

Kemudian beliau mengucapkan dengan suara yang keras:
︴“Ketahuilah, tidak ada iman bagi yang tidak memiliki kesabaran.”

* * *

ⓞ Ikhwani fiddin a'azakumullah maka Jum'at kali ini, pada pertemuan kita kali ini, kita ingatkan kiat-kiat bagaimana kita bisa sabar.

Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Uddatush Shabirin ... menyatakan untuk bisa sabar ada kiat² yang penting dan sangat banyaknya.

◈ Berkata (Ibnul Qayyim) rahimahullah:

■ [1] → Sabarlah. Kalau kita ingat kecintaan kita kepada Allah, maka kita akan bisa sabar untuk tidak melangkah kepada kemaksiatan, untuk tidak terjerumus ke dalam dosa-dosa.

Maka hendaknya kita malu untuk berbuat dosa kepada Allah yang kita cintai, malu untuk berbuat perkara² yang tidak pantas bagi seorang mu'min yang cinta Allah.

■ [2] → Sabarlah. Dengan kita ingat kebaikkan Allah, ingat nikmat² yang Allah berikan.

Apakah pantas kalau kebaikkan² Allah kita membalasnya dengan dosa-dosa? Kita membalasnya dengan berbagai macam perlanggaran-perlanggaran?

■ [3] → Sabarlah. Dengan mengingat kemurkaan Allah. Bahwa Allah subhanahu wa ta'ala kemurkaan-Nya sangat ditakuti, kemurkaan-Nya sangat mengerikan, bahwa Azab-Nya sangat pedih.

■ [4] → Sabarlah. Dengan melihat apa yang akan hilang dari kita dengan dosa-dosa (yang kita kerjakan, -pen.). Kalau tidak sabar kemudian berbuat dosa, tidak sabar kemudian menyelisihi sunnah, tidak sabar kemudian masuk ke dalam gelumbang kezhaliman.

Maka akan hilang kesempatan untuk beramal shalih, hilang kesempatan untuk menambah amal, hilang watu, tenaga, harta yang kita korbankan untuk sesuatu yang membawa dosa. Kalau ssorang bisa melihat akibat dari dosanya, maka dia akan mengurungkan niatnya.

■ [5] → Sabarlah. Dengan melihat pengganti yang Allah janjikan (dengan menetapi kesabaran, -pen.). “Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik darinya.” Ingat itu, maka kita akan sabar.

■ [6] → Sabarlah. Dengan mengingat bahwa kita selalu bersama Allah subhanahu wa ta'ala (dengan pengawasan-Nya, -pen).

Maka dia akan sabar dari godaan² maksiat/dosa, akan sabar dalam menetapi sunnah, akan sabar dia dari godaan² bid'ah, akan sabar di atas keta'atan-keta'atan. Karena dia tahu bahwa Allah selalu mengawasinya di manapun dan kapanpun.

■ [7] Sabarlah. Dengan memperhatikan seauatu yang kadang datangnya tiba², iaitu KEMATIAN. Dan ajal datang dengan tiba², tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Mengenai yang tua mahupun yang muda.

Siapa yang ingat (waspada) tentang perkara ini, maka dia tidak akan berani berbuat dosa, khawatir ketika ajal menjemputnya dia dalam keadaan sedang berbuat maksiat berbuat dosa yang berarti matinya dalam keadaan suul khotimah, mati yang jelek.

■ [8] → Sabarlah. Dengan mempersaksikan, memikirkan tentang akibat yang akan terjadi dari dosa-dosa dan memperhatikan tentang bala bencana yang bisa jadi ia datang ketika dia sedang bermaksiat.

Maka ketika dia tahu akibat, azab Allah yang kadang ia datang secara tiba², maka dia akan tetap di atas al haq, tetap di atas amal shalih karena khawatir akan turun azab.

■ [9] → Sabarlah. Dengan hati² dan memperhatikan sesuatu yang bisa menjadi kebiasaannya. Khawatir kalau dia akan terbiasa berbuat suatu dosa, suatu maksiat karena meremehkan/bermudah-mudahan dengan suatu dosa atau maksiat akhirnya terbiasa dengannya.

Cth: Sifat dusta, siapa yang melakukannya sekali, dan kedua kalinya, dst. maka dia akan terbiasa dengan dusta, sehingga ditulis di sisi Allah dia sebagai “Kadzdzab” - “Sang Pendusta”, wal 'iyadzubillah. Dan demikianlah pada dosa dan kemaksiatan lainnya.

Maka siapa yang ingat tentang ini, maka dia tidak akan berani membiasakan perkara² jelek, tidak berani memulai perkara² yang haram.

■ [10] → Sabarlah. Dan ingatlah bahwa qalbu kita di dua Jari-Jemari Allah, Dia membolak-balikkannya sekehendak-Nya.

Maka jangan merasa yakin bahwa kita akan selamat. Walaupun hari ini kita mu'min, shobir, taqi, tetapi ketika dia melanggar, berdosa kemudian melanggar lagi, berdosa, jangan² Allah akan balik hatinya dan kemudian sesat. Wa'iyadzubillah.

= maka inilah antara kiat-kiat kesabaran yang bisa diraih dengan memperkuat sisi keimanan seseorang kepada Allah, memperkuat keimanannya dalam agamanya.

* * *

Dan kiat² seterusnya Ibnul Qayyim rahimahullah akan menjabarkan dalam meraih kesabaran adalah dengan memperkecil, mengurangi kecintaannya terhadap dunia. Karena setiap orang yang tidak sabar seringnya karena tarikan dunia, tarikan syahwat dan tarikan terhadap syubuhat (kebid'ahan).

■ [11] → Sabarlah. Dengan mengingat bahwa bersihnya tempat adalah syarat utama untuk turunnya rahmat.

Maka bersihkanlah diri kita dari dosa, keluarga kita dari kemaksiatan, rumah kita dari kemaksiatan dan dosa, bersihkan semua yang ada pada kita dari berbagai macam perlanggaran² sunnah, mudah²an akan turun rahmat.

Dan sabarlah, jangan sampai karena tidak sabar, kita mengotori diri kita, keluarga dan rumah kita (dengan dosa² - maksiat & kebid'ahan, pen.), khawatir akan menjadi sebab terhalanginya diri² kita dari mendapat rahmat Allah. Apa nilainya dunia tanpa rahmat dari Allah.

■ [12] → Sabarlah. Dan ingat bahwa dunia ini cepat sirna. Janganlah memilih yang sesaat (dunia), dengan mengorbankan yang kekal (akhirat).

■ [13] → Sabarlah. Dengan menjauhi sesuatu yang akan menggerakkan syahwat. Bahwa semua maksiat ada muqadimahnya. Zina ada muqadimahnya. Liwath (homoseks) ada muqadimahnya. Membunuh ada muqadimahnya. Kalau kita ingin selamat dari zina, maka tundukkan pandangan dari syahwat, dari yang menggerakkan syahwat apakah pada alam nyata atau maya, apakah pada televisi atau komputer atau yang disebut HP, majalah dst, maka tundukkan pandangan.

■ [14] → Sabarlah. Dengan menyibukkan diri dengan perkara ta'at, perkara yang baik dan perkara yang mubah. Maka akan tertutup kesempatan bagi syaitan untuk mengajak kepada perkara yang haram.

■ [15] → Sabarlah. Dengan melihat betapa jeleknya gambaran² maksiyat karena hubbud dunya (cinta dunia) dan lihat siapa yang mencari & mengejarnya.

Dengarkan Selengkapnya di:
[ Video ] https://youtu.be/2ys8YEHWsG8
[ Audio ] https://tlgrm.me/Mp3_kajian/329
[ URL ] http://www.alfawaaid.net/2016/10/video-kiat-kiat-dalam-menggapai.html

₪ Dari situs SalafyCirebon.Com

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #RekamanAudio #Cirebon