[VIDEO] Ketentuan Prinsip Al Wala Wal Bara'

Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-’Allamah ‘Ubaid bin 'Abdillah al-Jabiry hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/Ea60U9zg7U0 (Durasi: 2:52)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=Ea60U9zg7U0

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
KETENTUAN PRINSIP AL WALA WAL BARA'

[ Pertanyaan ]

Pertanyaan ketiga belas: Bagaimana ketentuan wala (loyalitas) dan baro’ (kebencian) terhadap ahli bid’ah?

[ Jawaban ]

Ahli bid’ah berbeda-beda keadaannya:

[ 1 ] Ahli bid’ah yang berperan sebagai da’i yang mengajak kepada kebid’ahannya.

Maka ini memiliki dua keadaan:

▪️Ahli Sunnah memiliki kekuatan dan kemampuan yang lebih dominan. Maka mereka harus bersikap keras dan tegas di dalam membantah mereka serta memboikot mereka. Tidak ada penghormatan bagi ahli bid’ah.

▪️Adapun jika keadaan sebaliknya, yaitu ahli bid’ah yang memiliki kekuatan dan kekuasaan yang lebih dominan, maka cukup bagi mereka dengan membantah ahli bid’ah dan tidak memboikot (secara mutlak, red). Ya, boleh bagi anda untuk memboikotnya secara defensif pada keadaan seperti ini, yaitu jangan kamu mengunjungi dia dan jangan kamu mengundang dia ke rumahmu, namun jika kamu berjumpa dengannya di tengah banyak orang, maka beri salam dia dan walaupun tidak ada orang lain tapi kamu takut dengan kekuatannya, maka boleh kamu salami dia kemudian pergi. Dan jika dia mengulurkan tangannya maka salami dia, dan jika kamu masuk ke sebuah majlis, dan dia ada di situ, maka salami dia bersama orang yang lain.

▶️[ 2 ] Ahli bid’ah yang bukan da’i dan dia hanya melakukan bid’ah pada dirinya sendiri.

▪️Maka ini keadaannya lebih ringan.

~•~•~•~•~

Adapun jenis kedua dari ahli bid’ah, yaitu yang kebid’ahannya sampai pada tingkat kekufuran.

Seperti; Wihdatul wujud (keyakinan bahwa Allah menyatu dengan makhluknya), Syi’ah rafidhah, Batiniyah.

Maka mereka ini diboikot secara total (mutlak, red) dan tidak ada penghormatan baginya, walaupun anda harus meninggalkan lingkungan anda, atau anda sholat di rumah, maka sudah cukup, harus memboikot mereka.

Tapi kalau anda bertekad untuk menasehati mereka dan anda punya kemampuan untuk amar ma’ruf nahi mungkar kepada mereka, serta mampu menegakkan hujjah kepada mereka, maka lakukanlah, mungkin saja Allah memberi hidayah kepada mereka melalui anda, sehingga anda mendapatkan janji yang disebutkan dalam hadits:

“Barang siapa yang menyeru kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang beramal tersebut dengan tanpa mengurangi pahala dia sedikitpun.”

Sumber: http://miraath.net/questions.php?cat=87&id=335

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy
http://forumsalafy.net/ketentuan-prinsip-al-wala-wal-bara/
Rujukan: Channel Telegram @ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Manhaj #dhawabith #prinsip #alwala_wal_bara

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.