[ARTIKEL] Mari Hidupkan 10 Terakhir Ramadhan, Carilah Lailatul Qadar Padanya!!

MARI HIDUPKAN 10 TERAKHIR RAMADHAN, CARILAH LAILATUL QADAR PADANYA!!

Asy- Syaikh Ali bin Yahya Al-Haddadi hafidzahullah:

Maka bertaqwalah kalian wahai hamba-hamba Allah, ingatlah telah berlalu sebagian besar dari bulan Ramadhan dan tersisa sedikit saja, dan sesungguhnya hari-hari yang tersisa ini lebih baik dari yang telah berlalu maka manfaatkanlah sebaik-baiknya kesempatan ini.

Bersungguh-sungguhlah dalam
▪️membaca Kitabullah,
▪️menegakkan malam-malamnya dengan shalat,
▪️tilawah,
▪️dan dzikir.

Bersungguh-sungguhlah dalam mencari Lailatul Qadr, yang Allah -ta'ala- berfirman tentangnya;

{ إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ . لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ . تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ . سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ }

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (al Quran) pada malam Lailatul Qadr. Malam Lailatul Qadr adalah lebih baik dari seribu bulan. Para malaikat dan ar Ruh (Jibril) turun pada malam itu dengan ijin Rabb mereka dari segala urusan (tahun itu). Keselamatan pada malam itu hingga terbit fajar." [Al-Qadr: 1-5]

Ibadah pada malam tersebut menyamai ibadah selama lebih dari delapan puluh tahun tanpa Lailatul Qadr.

Rasulullah (ﷺ) bersbada:

{ من قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه }

“Barang siapa yang menegakkan lailatul qadr karena dorongan iman dan ihtisab (mengharap) pahala, maka Allah akan ampuni dosanya yang telah lalu."

Maka bersemangatlah kalian dalam mencarinya, terutama pada malam-malam ganjil.

Rasulullah (ﷺ) bersabda

{ التمسوها في العشر الأواخر } [متفق عليه ]

“Carilah dia pada sepuluh malam terakhir." [Muttafaqun 'alaih]

Beliau (ﷺ) juga bersabda

{ تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر } [متفق عليه]

“Carilah Lailatul Qadr pada malam witir dari sepuluh malam terakhir." [Muttaqun 'alaih]

Disyariatkan juga pada malam tersebut untuk memperbanyak membaca doa yang mencakup, terlebih dengan doa yang disebutkan dalam hadits Aisyah ketika beliau bertanya kepada Nabi (ﷺ), “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika aku menepati Lailatul Qadr, dengan apa aku berdoa?" Beliau bersabda, ucapkanlah:

{ اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي }

“Yaa Allah Engkau adalah Maha Pemaaf mencintai maaf, maka maafkanlah aku." [Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan at-Tirmidzi, beliau berkata : hadits hasan shahih]

MAKA PERBANYAKLAH MEMBACA DOA INI PADA SEPULUH MALAM TERAKHIR SELURUHNYA, KARENA LAILATUL QADR BISA TERJADI DI MALAM MANAPUN, MALAM GENAP MAUPUN GANJIL.

☝🏻️Yaa Allah terimalah amalan-amalan sholih kami....
☝🏻️Maafkanlah kejelekan-kejelekan dan ketergelinciran kami...
☝🏻️Tutuplah kami dengan maaf dan magfirah Mu...
☝🏻️Dan dengan kemenangan mendapatkan jannah (surga) yang penuh kenikmatan...
☝🏻️Lindungilah kami dengan rahmat-Mu dari adzab neraka jahiim...


Sumber: [Cuplikan dari khutbah tertulis karya asy Syaikh Ali ibn Yahya al Haddady hafidzahullah]

http://www.haddady.com

* * *
Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #Fiqih #Ibadah #ramadhan #menghidupkan #lailatul_qadar

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.