[VIDEO] Bolehkah Mendengarkan Berita yang Diiringi oleh Musik?

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

(Durasi: 1:12)

URL Video:
https://youtu.be/wb3YOcV6rVA

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=wb3YOcV6rVA

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BOLEHKAH MENDENGARKAN BERITA YANG DIIRINGI OLEH MUSIK

[ Pertanyaan ]

Fadhilatus Syaikh –semoga Allah memberi taufik kepada Anda– ada banyak pertanyaan yang intinya satu tema, yaitu telah beredar pada hari-hari ini fatwa tentang bolehnya musik yang sedikit yang mengiringi berita dan program/software tertentu karena hal itu tidak akan mempengaruhi syahwat, bagaimana pendapat Anda tentang fatwa semacam ini?

[ Jawaban ]

Nabi shallallahu alaihi was sallam telah mengharamkan alat-alat musik dan seruling dan para ulama juga telah berijmak atas perkara tersebut, sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Jadi tidak boleh seorang pun untuk mengecualikan sedikit pun darinya dan tidak boleh juga untuk mengkhususkan sesuatu pun dengan menganggapnya boleh. Rasul shallallahu alaihi was sallam melarangnya dan mengharamkannya, sehingga tidak boleh hal semacam ini. Tidak ada sedikit pun yang halal pada musik, demikian juga tidak ada sedikit pun yang halal pada alat-alat musik dan alat-alat yang sia-sia.

Sumber audio dan transkripnya:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=142654

Kunjungi || http://forumsalafy.net/bolehkah-mendengarkan-berita-yang-diiringi-oleh-musik/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Nasehat #mendengar_berita #diiringi_musik #musik #haram

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.