[VIDEO] Apakah Masalah Memberontak Pada Penguasa Masalah Khilafiyah?

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

(Durasi: 1:03)

URL Video:
https://www.youtube.com/watch?v=lcMFCo2TsyM

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=lcMFCo2TsyM

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
APAKAH MASALAH MEMBERONTAK PADA PENGUASA MASALAH KHILAFIYAH?

[ Penanya berkata ]

Semoga Allah menjaga Anda, sering ada pendapat pada para penuntut ilmu, bahwasanya masalah memberontak kepada penguasa itu adalah masalah khilafiyah. Maka apa pendapat anda, semoga Allah membalas anda dengan kebaikan.

Asy-Syaikh:

Dia bukan penuntut ilmu, orang yang mengatakan ini. Yang mengatakan perkataan ini adalah pencari fitnah, bukan penuntut ilmu. Permasalahan ini (memberontak kepada penguasa- pent) bukanlah masalah khilafiyah, ini adalah sesuatu yang sudah ijmak. Wajib mentaati penguasa, tidak ada khilaf (perselisihan) padanya.

Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kalian.” (QS. An-Nisaa 59)

... Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepda penguasa kalian, walaupun yang menjadi penguasa kalian adalah seorang budak.”

Dari sisi mana dia bisa mengatakan kalau masalah tersebut adalah khilafiyah? Orang ini bisa jadi orang yang bodoh, atau bisa jadi seorang yang menyesatkan.

Sumber: ar.alnahj.net/audio/2096

Alih bahasa : Ustadz Abu Hafs Umar al-Atsary

WhatsApp Salafy Indonesia http://forumsalafy.net
Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Manhaj #taat_penguasa #khilafiyah

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.