WHAT'S NEW?
Loading...

[VIDEO] Dibalik Gambar/Video Masyayikh Yang Direkam Ceramahnya ( Nasehat Buat Mereka Yang Masih Berdalih Bahwa Sebagian Ulama Sunnah Ada Yang Membolehkannya )

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/ZNVFx01ptGw (Durasi: 2:13)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=ZNVFx01ptGw

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
DIBALIK GAMBAR/VIDEO MASYAYIKH YANG DIREKAM CERAMAHNYA ( NASEHAT BUAT MEREKA YANG MASIH BERDALIH BAHWA SEBAGIAN ULAMA SUNNAH ADA YANG MEMBOLEHKANNYA )

[ Penanya ]

Sebagian ikhwah menanyakan tentang ceramah yang diambil gambarnya oleh Universitas, lalu mereka meminta izin kepada Anda untuk menyebarkannya?

[ Asy-Syaikh ]

Demi Allah saya katakan: Jika kalian bisa menyebarkannya tanpa gambar maka silahkan menyebarkannya. Dan ketahuilah bahwa saya bukan hujjah, tidak pula orang yang lebih mulia dari saya. Hujjah itu hanyalah perkataan Allah dan Rasul-Nya ﷺ. Mengambil gambar hukumnya haram dan tidak boleh. Namun terkadang seseorang jatuh kepada beberapa perkara darurat yang boleh baginya, namun hukumnya tetap satu.

Dan saya bersaksi atas nama Allah dan saya telah mengatakan hal itu berkali-kali: sungguh saya mendengar dengan kedua telinga saya ini dari guru kami dan orang tua kami imam di masa ini yaitu imam Ahlus Sunnah Asy-Syaikh Abdul Aziz (bin Baz) rahimahullah jika dikatakan hal seperti ini kepada beliau maka beliau menjawab:

“Saya bukan hujjah, hujjah ada pada perkataan Allah dan Rasul-Nya. Kami masuk pada beberapa acara yaitu bertemu dengan pemerintah lalu terjadilah pengambilan gambar ini.”

Jadi beliau tidak mengetahuinya dan terkadang terjadi penolakan dari beliau. Hujjah adalah pada perkataan Allah dan Rasul-Nya, dan jawaban yang bermanfaat tentang pengharaman mengambil gambar kalian mengetahui beliau rahimahullah memilikinya.

Saya katakan kepada kalian:

Hujjah bukan Muhammad bin Hady dan bukan pula orang yang lebih mulia darinya. Hujjah hanyalah pada perkataan Allah dan Rasul-Nya ﷺ. Jadi, menggambar hukumnya haram, sama saja mereka mengambil gambar Muhammad bin Hady atau tidak mengambil gambar Muhammad bin Hady. Hukum Allah berlaku padanya dan pada selainnya dan hukum Rasulullah ﷺ berlaku padanya dan pada selainnya. Dan apa saja yang berasal dari Allah dan dari Rasul-Nya maka kita terima sepenuhnya. Sedangkan yang berasal dari selain keduanya maka perlu diteliti lebih dahulu.

Ditranskrip oleh Abu Ubaidah Munjid bin Fadhl Al-Haddad
Jum’at 19 Ramadhan 1432H

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=122622

Kunjungi || http://forumsalafy.net/membungkam-orang-orang-yang-bermudah-mudahan-dalam-masalah-gambar/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #Nasehat #televisi #video #kamera #foto #gambarmakhluk #ceramah_masyayikh

[VIDEO] Ada Apa Di Balik TV RODJA (Waduh Ternyata Firanda Seorang Pendusta)

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Abdullah al-Bukhary hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/gxR9Q7rTgB8 (Durasi: 2:52)

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=gxR9Q7rTgB8

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
ADA APA DI BALIK TV RODJA ( WADUH TERNYATA FIRANDA SEORANG PENDUSTA )


Tentang kedustaan Firanda, telah kami jelaskan sebelumnya bahwa yang menghukumi dustanya Firanda bukanlah seorang ustadz yang berasal dari Indonesia, namun seorang Syaikh dari kota Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang masyhur yang sangat dikenal kiprahnya dalam dakwah salafiyah, yaitu Syaikh: Abdullah Bin Abdurrahim Al-Bukhari Hafizhahullah Ta’ala. Beliau benar- benar mengetahui akhlak Firanda yang sangat buruk ini, sebab beliau yang menghadapinya secara langsung tentang fitnah keji yang dia sebarkan olehnya. Berikut ini fatwa Beliau:

عندكم فتنة وعندنا ما فيه فتنة أيضا عندنا فتنة نحن أيضا وفتن أكثر من التي عندكم إذا نبغى نمشي وراء كل واحد من هؤلاء كلما تفوه واحد من هؤلاء المجرمون ما أكثرهم لا كثرهم الله ما ندرس الناس ولا نؤلف ولا نكتب ولا نعلم ولا ننشر دينا

من أفجرهم الان وأخبثهم وأكذبهم الآن هذا الخبيث الذي يسمى فيرندا الأندونيسي هذا الخبيث, أيوى الكذاب هذا الأشر يمشي في المدينة عند بعض الطلبة وبين الناس يشوش وأن الشيخ عبد الله لم يبق أحدا يتكلم في الجميع ويتكلم في كذا ويتكلم في الشيخ العباد وابنه وما أدري من, لأنه لما جاؤوني هنا ومن معه من أتباع علي مصري وتكلمت عليهم وعلى سفههم هذا السفيه الأرعن علي مصري وموقفه العام الماضي الذي كان ولمت هذا فيرندا على كتابه عن إحياء التراث وخبث إحياء التراث وبينت لهم من هي إحياء التراث

قالوا والله يا شيخ ما ندري ما ندري أيش جزاك الله خيرا قد بينت قلت: ها الآن بينت ماذا ستفعل الآن؟ طبعا هذا الرجل خرج من عندي وخلاص ما هو عارف كيف

يفعل يتصرف , بدأ يشيع هذا الكذب وهذا الفجور والخبث, بل إخوانه الذين كانوا معه منهم نور إحسان ومن معه قالوا: يا شيخ ما فهمنا هذا الكلام منك وأنت تعلم أن هذا الرجل خبيث كذاب فاجر يفجر في الكذب كمان فنحن بارك الله فيك كل يوم نحن عندنا فتة وكل يوم عندنا طلاب فتنة لو أننا ننشغل بهؤلاء ما دعونا الناس وما درسنا وما علمنا يا أخي اتركوه

(شريط مفرغ)


Terjemahan :

“Ditempat kalian terjadi fitnah, apakah ditempat kami tidak terjadi fitnah? Kami juga mengalami fitnah, bahkan fitnah yang lebih banyak dibanding kalian, kalau kita terus berjalan dibelakang setiap mereka, yakni setiap orang dari mereka para pelaku kejahatan berbicara, dan jumlah mereka sungguh banyak –semoga Allah tidak menambah lagi jumlah mereka menyebabkan kita tidak lagi mengajar manusia, tidak lagi membuat karya ilmiah, tidak lagi menulis, tidak lagi mengajar dan menyebarkan agama.

Termasuk orang yang paling fajir diantara mereka (ahli fitnah). paling buruk dan pendusta sekarang ini adalah si jahat yang dikenal dengan nama Firanda yang berasal dari Indonesia. Si jahat dan pendusta besar ini berjalan di kota Madinah mendatangi sebagian para pelajar dan sebagian orang, dan membuat kisruh bahwa Syaikh Abdullah (al-Bukhari) tidak menyisakan satupun, semuanya dikritik, dia mengkritisi si fulan, mengkritisi Syaikh al-Abbad dan anaknya dan saya tidak tahu siapa lagi, sebab ketika mereka datang kepadaku, dia bersama yang lain dari pengikutnya Ali Musri dan aku membicarakan mereka dan kebodohan mereka, si bodoh yang ngawur Ali Musri dan sikap dia pada tahun yang lalu. Dan aku mencela Firanda atas bukunya yang berbicara tentang Ihya At-Turats, Aku jelaskan kebobrokan Ihya At-Turats dan memaparkan kepada mereka siapa itu Ihya At-Turats. mereka berkata: Demi Allah wahai Syekh, kami benar-benar tidak tahu, jazakallah khaer engkau telah menjelaskannya. Maka saya berkata : nah, sekarang aku telah menjelaskan, apa yang akan kamu lakukan sekarang? Tentunya orang ini (maksudnya Firanda,pen) dia keluar dari kediamanku dalam keadaan dia tidak tahu apa yang akan dia lakukan dan perbuat setelah menyebarkan kedustaan, kefajiran dan kejahatan ini. Bahkan teman-temannya yang ketika itu bersamanya, diantara mereka Nur Ihsan dan yang bersamanya, mereka berkata: wahai syaikh, kami tidak memahami ucapanmu ini dengan pemahaman itu, dan engkau telah mengetahui bahwa orang ini (maksud mereka Firanda,pen) jahat dan pendusta,fajir, bahkan kelewat batas dalam berdusta pula. Maka kita semoga Allah memberkatimu- setiap hari kami menghadapi fitnah, dan setiap hari kami menghadapi para pencari fitnah. Kalau sekiranya kita menyibukkan diri dengan mereka, kita tidak akan mendakwahi manusia, tidak mengajar lagi, ya akhi, Tinggalkan mereka…

Anda bisa mendengarkan File Audio dari Fatwa Asy Syaikh Abdullah Al-Bukhari Hafizhahullah, di atas dalam Format MP3.

Silahkan Mendownload,..! KLIK DI SINI,.!

Sumber: http://www.salafybpp.com/manhaj/124-waduh-ternyata-firanda-seorang-pendusta

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #radio_rodja #tv_rodja #rodja #halabi #ruhaili #sururi #turatsi #ikhwani #mlm #mlmm

[VIDEO] Nasehat Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan dan Peringatan Untuk Meninggalkan Perkara Sia-sia

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih bin Abdillah bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/01HV5pVnNg0 (Durasi: 2:08)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=01HV5pVnNg0

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
NASEHAT MENYAMBUT DATANGNYA BULAN RAMADHAN DAN PERINGATAN UNTUK MENINGGALKAN PERKARA SIA-SIA

[ Pertanyaan ]

Apa nasehat anda kepada kaum muslimin terkait telah dekatnya bulan Ramadhan?

[ Jawaban ]

Wajib bagi kaum muslimin untuk memohon kepada Allah agar dia bisa sampai kebulan Ramadhan, dan diberi kemampuan untuk berpuasa serta melaksanakan shalat tarawih padanya, dan juga bisa beramal saleh pada bulan Ramadhan. Dikarenakan bulan tersebut merupakan kesempatan besar dikehidupan seorang muslim.

“Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dikarenakan keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang terdahulu.” (HR al-Bukhari)

”Barang siapa yang shalat malam pada bulan Ramadhan dikarenakan keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang terdahulu. “(HR al-Bukhari)

Maka ini merupakan kesempatan besar bagi setiap muslim -untuk beramal- yang mungkin saja dia tidak bisa mendapatkan kesempatan kedua setelahnya.

Maka seorang muslim hendaknya bergembira dan merasa senang dengan datangnya bulan Ramadhan, menyambutnya dengan penuh kegembiraan, menggunakan kesempatan pada bulan tersebut untuk memperbanyak ketaatan. Shalat dimalam hari dan pada siang harinya berpuasa, membaca Al-qur’an dan berdzikir, yang mana ini semua merupakan ghanimah bagi setiap muslim.

Adapun orang-orang yang menyambut bulan Ramadhan dengan mempersiapkan berbagai kegiatan-kegiatan yang negatif, seperti acara musik, acara drama yang bersambung, acara -acara lawakan atau perlombaan kuis, yang semua ini melalaikan kaum muslimin -dari ibadah-, maka mereka ini adalah bala tentara Syaithan.

Maka wajib bagi setiap muslim untuk berhati-hati dari mereka, dan mentahzir mereka.

Bulan Ramadhan bukanlah waktu untuk bermain-main atau perkara sia-sia seperti kuis-kuis dan semisalnya yang semua ini menyia-nyiakan waktu.

Sumber: http://alfawzan.af.org.sa/node/14849

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Nasehat #taushiyah_menjelang_ramadhan

[VIDEO] Bolehkah Taklid Pada Ulama?

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah al-Jabiry hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/r9t__grqFJ0

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=r9t__grqFJ0

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BOLEHKAH TAKLID PADA ULAMA?

[ Pertanyaan ]

Apa pendapat anda tentang ucapan seseorang: ” Taqlidlah anda pada seorang ulama, maka anda akan selamat berjumpa dengan Allah.”

[ Jawaban ]

Ini merupakan ucapan orang awam. Maka pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang perkara taqlid. Siapa saja yang diperbolehkan taqlid dan siapa saja yang tidak boleh.

Taqlid asal katanya secara etimologi maknanya adalah meletakkan kalung pada leher. Yaitu maksudnya menyerahkan urusannya

Secara syar’i, taqlid maknanya menerima ucapan dari seseorang yang ucapannya bukan hujjah dengan tanpa mengetahui dalil ucapan tersebut. Maka dari definisi di atas, ada beberapa perkara yang tidak disebut taqlid. Diantaranya:

1. Ucapan seorang ulama yang dibangun di atas dalil al-Qur’an dan as-Sunnah.
2. Ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin.

Jika kaum muslimin sudah bersepakat pada (hukum) sebuah perkara, maka wajib menerimanya. Dikarenakan ijma’ merupakan dalil dan hujjah dengan sendirinya.

Jika perkara ini sudah tetap, maka kita bisa mengklasifikasi manusia menjadi dua bagian:

1. Pihak yang diperbolehkan baginya taqlid. Yaitu orang awam dan juga para pelajar yang belum sampai sampai pada tingkatan mujtahid. Dimana dia belum memiliki keahlian untuk menganalisis sebuah hukum atau mengambil kesimpulan hukum dan beberapa dalil.
2. Pihak yang tidak diperbolehkan taqlid. Yaitu seorang ulama mujtahid. Tidak boleh baginya taqlid sampai dia betul-betul tidak mampu, maka boleh baginya taqlid pada seorang ulama yang terpercaya agama dan amanahnya. Baik ulama yang sezaman atau sebelumnya.

Demikian juga seorang ulama yang mampu berijtihad. Walaupun dia bukan mujtahid, tapi dia mampu berijtihad, mampu menganalisis sebuah dalil dan mengambil kesimpulan hukum darinya.

Keterangan tambahan: Taqlid yang diperbolehkan disini adalah pada perkara-perkara hukum fiqhiyyah ijtihadiyyah. Adapun pada perkara ushul dan aqidah, maka tidak ada taqlid padanya. Wallaahua’lam.

[Keterangan tambahan bisa diruju’ pada kitab-kitab ushul fiqh pada bab ijtihad]

Sumber: http://ar.alnahj.net/fatwa/139

Alih bahasa: Syabab Forum Salafy
URL: http://forumsalafy.net/?p=11156
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Fawaid #taqlid

[VIDEO] Ada Apa Di Balik Persatuan Da'i RODJA, NU, HTI & MLM ( Atas Nama “Indahnya Persatuan” )

Disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/BHYljW3LXwE (Durasi: 10:53)

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=BHYljW3LXwE

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
ADA APA DI BALIK PERSATUAN DA'I RODJA, NU, HTI & MLM ( ATAS NAMA “INDAHNYA PERSATUAN” )

[ Tanya ]

Pada saat khutbah Jum'at, ada seorang khatib yang memperingatkan tentang bahaya Syiah dan kejahatan-kejahatannya. Namun dalam khutbahnya sang khatib menyerukan kita untuk saling memberikan udzur terhadap perbedaan-perbedaan yang ada seperti bid'ah qunut atau tidak, tahlilan ataukah tidak ...

... "Musuh kita sudah di depan mata ... saatnya bersatu dan lupakan perbedaan-perbedaan tadi!", Mohon nasehatnya ... ma sya Allah..

[ Jawaban ]

Ini khatib awam, maklum. Iya begitu mereka ya ikhwan. Tapi pada kenyataannya dia sendiri dan kelompoknya tidak pernah mau menghargai perbedaan. Itu secara real dan nyatanya. Mereka dengan arogan, dengan arogam memaksakan ritualnya mereka. Tahlilan dan segala macamnya dipaksakan!!

Yang apa namanya, sedikit berbeda dengan mereka langsung diintimidasi (ditakut-takuti, pen). Itu mereka ya ikhwan. Nah peristiwa Aceh kemarin, itu dari kalangan asy-'ariyah, sufiyah, maturidiyah, NU Garis Lurus .. itu dari kalangan mereka!!

Mestinyakan ... "ya menghargai perbedaan ... yang mereka seperti itu biarkan sajalah... musuh kita kan satu, SYIAH. Saatnya kita bersatu." Kan begitu mestinya? "OMDO", tahu OMDO ya? Itu omong doang. Baarakallahu fiikum tidak ada kenyataannya.. tidak ada kenyataannya. Allahul musta'aan.

Yang kedua, jelas tidak mungkin. Yang namanya BERSATU itu di atas bimbingan yang Haq, al-Kitab, as-Sunnah dengan pemahaman Salaf. Sedikit pun penyimpangan harus disingkirkan. Itu PERSATUAN yang benar.

Bagaimana mungkin kita melawan musuh dalam keadaan yang ini syirik, yang ini bid'ah, yang ini tahlil, yang ini khurafat, yang ini takhayul ... ya tidak mungkin ya akhi..!! Tidak mungkin!! Pada waktu Perang Uhud, semua jadi bubar, kacau balau, hanya pasukan tidak ta'at komando kepada Rasul.

Tidak ada tahlilan, tidak ada syirik, tidak ada takhayul, tidak ada bid'ah ... hancur semuanya. Pada perang Hunain, muslimin kucar-kacir di awal perang. Apa sebabnya ya ikhwan? Karena rasa ujub, bangga diri dengan jumlah yang banyak.. Baru ujub..!!

Katanya orang ambon, "sing ngak ada lawan" gitu ya..?? "sing ngak ada lawan" ... "kita wong jumlahnya banyak" gitu ya.. "kita wong jumlahnya banyak.. ngak ada lawan ya akhi..!!" Ujub, hancur berantakan di awal perang..!!

Tidak ada syirik, tidak ada bid'ah, tidak ada yang lainnya ya ikhwan. Lalu bagaimana kiranya bisa menang melawan musuh² Islam, musuh² agama dalam keadaan gado² sama "HADZA.."!!! Ya tidak mungkin ABADAN..!! Tidak mungkin sama sekali..!!

Sehingga harus dibersihkan semua kemungkaran² yang ada, bersatu di atas al-Kitab wa Sunnah dengan pemahaman Salaf, baru bersama² hadapi musuh² yang ada.

Baarakallahu fiikum. Ini nik wong awam ya ikhwan..!! Mau tambahin lagi ya pak..?? Lagi apa ndak..?? ... Ma sya Allah!! Itu namanya Fiqhul Waqi ... Hah tapi fiqhul waqinya yang benar..

Ini kalau yang ngomong orang awam, laa ba'sa (tidak mengapa, masih bisa dimaklumi, pen)... Tapi kalau yang berbuat seperti ini seorang doktor..!! doktor lulusan Madinah..!! keblinger ya ikhwan..!!

Sopo ini..?? Kalau yang berbuat semacam ini, yang posting semacam ini seorang doktor, tokoh besarnya Rodja, yang namanya Muhammad Arifin Badri dan kawan-kawannya ... ya jelas penyimpangan dan keblinger..!! Bayangkan, datang menziarahi tokoh NU Garis Lurus... Namanya ustadz .. hah siapa namanya .. lupa saya ...... Idris Ramli.. gitu ikhwan ya.. luar biasa...

Mendatangi langsung ke rumahnya, langsung menziarahi langsung ke rumahnya wah disebutkan pujian di situ, bahkan disambut dan segala macamnya ... ila akhiri..

Diantara isinya ya semacam ini.. dimintak untuk menghargai perbedaan² yang ada dan segala macamnya itu.. "Itu khilafnya sama ... kayaknya khilafnya Imam Ahmad dan Imam Syafi'i rahimahullahu ta'ala ..." Laa haula wa laa quata illa billah!!

Mengatakan PERSATUAN dan segala macamnya... .. yang ini (kasusnya Arifin Badri ini, pen) .. keblinger ya akhi.. kalau khatib tadi, awam..!! Ana yakin Jaahil..!! la yang ini DOKTOR.!! DOKTOR!! LULUSAN MADINAH lagi..!!

Nah kalau yang melakukannya yang sama kayak dia, sekelas Firanda, yang ngajar di Masjid Nabawi itu ... ya jelas keblinger

Diposting foto bersama dengan tokoh HTI, Ustadz Felix Siauw.. Itu tokoh HTI nya ya ikhwan..!! Hizbi bukan Salafy.. Foto bareng.. Dia sama Firanda siapa lagi gitu ya... Dikasih keterangan, "Indahnya Persatuan"..

PERSATUAN OPO NDA..?? Itu bukan namanya persatuan.. Itu namanya mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil..!! Itu penyimpangan..!!

Yang namanya persatuan, di atas al-Haq, al-kitab was-sunnah dengan pemahaman Salaf ... Paham ya ikhwan.. Mungkar, katakan mungkar..!! Haram, katakan haram..!! Menyimpang, katakan menyimpang..!! Tidak bisa kamu satukan ya ikhwan..

Ini semuanya pemahaman siapa..?? Ini semua pemahamannya orang² Ikhwanul Muslimin (baca: Muflisin, pen).. paham ya dengan kaedahnya mereka, ... "yang kita sepakati, kita ta'awun. Yang kita berbeda saling memberikan udzur.."

Itu kaedahnya Hasan al-Banna, pendiri Ikhwanul Muslimin. Dengan kaedah inilah muncul manhaj tamyi' (lembek, pen) yang diusung oleh ikhwanul muslimin diteruskan oleh Halabiyyin, Ali al-Halaby, Ibrahim Ruhaily, Firanda dan kawan²nya itu sampai sekarang ini.. Dan terakhir digandrungi oleh MLM dan kawan²nya.. Sumbernya dari kaedah ini..

Kalau yang ngomong itu dari kalangan orang² awam sih ma'qul si orang goblok, orang jahil. Nah doktor, doktor semacam ini ya ikhwan.. Allahul musta'aan.

Tokoh mereka, doktor Syafiq Reza Basalamah, nih satu link ni, Arifin Badri segala macamnya yang lagi hit "keartisannya" hadza, dr Syafiq Reza Basalamah emm .. luar biasa. ... datang ke Makassar .. kemarin. Sabtu kemarin. Jum'at Sabtu kemarin. Khutbah Jum'at di Masjid Al-Markas al-Islami di Maros. Emm khutbah Jum'ah.. Itu yang menyambutnya, yang begitu antusia menyambut kedatangannya dan bangga bisa menghadiri khutbahnya ... grupnya Dzulqarnain (Abu Muhammad Ibn Sunusi hadahullah, pen).

Semangatnya, "uhh ... saya hampir terlambat, tapi Alhamdulilah dapat yang paling belakang pas dengar khatibnya.. !!" ... luar biasa.. Itu tokohnya Rodja, disanjung, dipuji setengah mati sama mereka.. emm Allahul musta'aan..

Setelah itu mereka mampir ke Bajirupa.. Tau Bajirupa ?? Bajirupa itu markas besar MLM. Itu pondoknya Dzulqarnain dan kawan²nya di Makassar, namanya Pondok Bajirupa. Pondok Sunnah. Ceramah di situ.. didampingi oleh ustadz Mustamin.. ceramah di situ.. Baarakallahu fiikum.. Oh itu yang memposting dari kalangan MLM luar biasa.. "Saya terharu ..." lelaki hatta yang perempuan juga ikut tampil.. "saya terharu", "saya minta rekamannya", malam ini .. luar biasa..

ya.. apa lagi ya ikhwan.. yang lainnya dengan posting, "Ishlah semakin dekat, Allahu Akbar..!!" Ishlah oooopo ni.?? kok begini kok ishlah.. emm keterangannya ustadz Mustamin, "kalau kita tujuannya sama akan ketemu in sya Allah." Apa tujuan ni..?? kan gitu .. Allahul musta'aan.. ya sama mirip. Jadi yang ini gaya²nya seperti itu, yang ini juga sama.. Satu pemahaman dari kalangan Rodjaiyyun, dari kalangan MLMiyyun atau kamu katakan Sanusiyun, = SAMA..!!

Baarakallahu fiikum. Baru dengar yang semacam itu.. Sudah lama ya ikhwan.. Sama.. Intinya ya ikhwan, itu bukan namanya persatuan, itu namanya mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil..!!
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #radio_rodja #tv_rodja #rodja #halabi #ruhaili #sururi #turatsi #ikhwani #mlm #mlmm #HTI #NU

[VIDEO] Bagi Anda yang Sikapnya Masih Lembek Terhadap Ahlul Syubhat dan Ahlul Fitnah

Disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/6lzG4joM440 (Durasi: 5:28)

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=6lzG4joM440

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BAGI ANDA YANG SIKAPNYA MASIH LEMBEK TERHADAP AHLUL SYUBHAT DAN AHLUL FITNAH

Ketika itu bukan lagi masanya untuk mengatakan,

"Jauh dari fitnah ya ikhwan"
"Jauh dari fitnah ya ikhwan"

Sudah jauh pak, sudah jauh, sudah jelas, sudah gamblang, saatnya bersikap.

Bukan lagi saatnya untuk tawaquf, bukan lagi saatnya untuk diam!!

Kenapa?
Sudah jelas mana yang haq, mana yang batil!!

Di sini ikhwanifiddin azza kumulloh, Masya Allah, di zaman sekarang ini ikhwanifiddin azza kumulloh, orang-orang yang salafiyahnya masih kurang greget!

Salafiyahnya itu masih setengah hati, masih lembek, kurang kenceng, kurang kokoh. Begitu anti dengan yang namanya tahdzir, begitu anti dengan yang namanya ruddud, baarokallohufiik...

Diantara syubhatul mumayyi'in, syubhatnya ahlul tamyi' di zaman-zaman sekarang ini, sebagai upaya untuk meredam ruddudul ulama, meredam bantahan-bantahan para ulama, meredam tahdzir-tahdzir ulama

Tadi itu ya ikhwan...

Meminta semua pihak untuk diam, yasqud. Meminta semua pihak untuk menjauh dari fitnah, meminta semua pihak untuk sibuk dengan ilmu, dengan belajar.

Tujuannya untuk meredam bantahan-bantahan tadi. Padahal sudah jelas bantahan-bantahannya, sudah wadi', gamblang, mana yang haq mana yang batil ‼️

Sebagian mereka, baarokallohufiikum
Memilih diam seribu bahasa, tidak mau bersikap sedikitpun. Tidak mau menjelaskan satu kalimatpun, dieeem...

Disampaikan ya akhy, sudah jelas perkaranya, para masyaikh kibar telah berbicara, mereka sudah menerangkan tentang penyimpangan fulan, kenapa kamu diam ⁉️

Ditempatmu, kamu didengarkan suara kamu, ditunggu sikapmu, ditunggu penjelasan kamu, kenapa kamu diam ⁉️

"Yaaah, yang lain saja"
"Sudah terwakili dengan yang lainnya"
"Saya ini bukan siapa-siapa"

Iya.., yang lain sudah berbicara ditempatnya masing-masing. Yang dibahas itu tempatnya antum. Tempatnya kamu sekarang ini. Ikhwah lagi menanti, menunggu, keterangan kamu, penjelasan kamu‼️

Mana mauqifnya kamu ?? Diem lagi..., dieeem seribu bahasa

Ini ikhwanifiddin azza kumulloh, mauqiffun ghoirussadid, sikap-sikap yang kurang tepat.

Ketika dia mengatakan, kan ada anjurannya menjauh dari fitnah, kan ada sunnahnya menjauh dari fitnah,

Na'am ya akhy, memang ada sunnahnya menjauh dari fitnah, tapi fitnah yang mana? Para ulama kita menjelaskan, yang dimaksud fitnah yang belum jelas, yang masih kabur, yang masih samar. Belum tahu mana haq, mana batil.

Ini sekarang sudah gamblang, sudah jelas. Ulama sudah bicara. Waktunya untuk membela al haq, membantah yang batil.

Dieeem.., seribu bahasa .. Allohul musta'an

Secara pengalaman ikhwanifiddin azza kumulloh, orang-orang semacam ini, akan menjadi korban-korban fitnah.

Orang semacam ini, akan menjadi korban-korban fitnah.

Begitu didekati oleh ashabul fittan, didekati oleh juru-juru fitnah, dikasih satu syubhat, dua syubhat, goncang dia. Dengan mudah bergabung dengan fattanin, dengan ahli fitnah.

Awalnya diem, lama-lama membela ashabul fittan, hati-hati.

Bukan lagi saatnya diem, ketika semua telah jelas, seorang muslim harus bersikap, sebagaimana para ulamanya, menjelaskan apa yang dijelaskan oleh para ulamanya.


Link audio dari transkripsi diatas :
http://bit.ly/21v8rC2

Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
©hannel telegram : http://bit.ly/ashhabussunnah

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Manhaj #Bantahan #sikap_lembik #terhadap #ahlul_syubhat #ahlul_fitnah

[VIDEO] Tahdzir Terhadap Abdul Hadi al-Umairy, Hasan Bin Qasim ar-Roimy, dan Abdul Hamid al-Hajury

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifiy hafizhahullah

(Durasi: 2:52)

URL Video:
https://youtu.be/y2tFbIToFSk

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=y2tFbIToFSk

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
TAHDZIR TERHADAP ABDUL HADI AL-UMAIRY, HASAN BIN QASIM AR-ROIMY, DAN ABDUL HAMID AL-HAJURY

[ Pertanyaan ]

"... Pada hari-hari ini akan datang sejumlah masyaikh ke Indonesia diantaranya:

Hasan bin Qasim ar-Raimiy dan Abdul Hamid al-Hajuriy.

Demikian pula pengikut Dzulqarnain menyebarkan pengumuman akan kedatangan beberapa masyaikh untuk pelaksanaan daurah di bulan Syawwal (1437 H, pen.) yaitu:

Utsman as-Salimiy, Abdul Hadi al-'Umairiy, Muhammad Abdullah ba Musa, Ahmad Syamlan, Khalid al-Ghufailiy. Apa nasihat dari Anda?


[ Asy-Syaikh Ali al-Hudzaifiy hafizhahullah menjawab ]

YANG PERTAMA: terkait dengan Hasan bin Qasim ar-Raimiy dan Abdul Hamid al-hajuriy keduanya PENGEKOR YAHYA AL-HAJURY..

Secara ringkas keduanya berada di atas madzhab HADDADIYAH nya al-hajuriy..

✋🏽Dan kami TIDAK menasehatkan bagi ikhwah Indonesia untuk menghadiri (acara) mereka.
✋🏽Tidak pula -demi Allah- orang Indonesia, Malaysia, dan ikhwan di Yaman.


Adapun berkenaan dengan Abdul Hadi al-'Umairi maka Syaikh kami -Syaikh Robi'- telah MENTAHDZIRNYA..

Dan orang ini andai kamu tahu apa yang telah ia lakukan dalam: memutar balik fakta, berdusta atas nama ulama, dan kecondongan yang jelas, serta berlaku lalim dengan masuk ke beberapa permasalahan.. Maka orang ini TIDAK TSIQAH..

Bahkan sebahagian ikhwah menukil kepadaku darinya bahwa ia membicarakan Syaikh Robi' dan berkata tentang beliau :

"Orang ini MUKHORRIF (sudah rusak akal karena tua)."

Ini dia Abdul Hadi al-'Umairiy. Kami tidak mengenalnya kecuali pada fitnah (terakhir), kita berlindung kepada Allah dari fitnah.

Kita berlindung kepada Allah dari fitnah dan dari masyaikh yang fitnah memunculkan mereka.

Kami tidak mengenalnya. Demi Allah, kami tidak mengetahui kedudukannya dalam ilmu. Orang yang di Makkah, para ulama tidak mengenalnya. Syaikh di Makkah, mereka tidak mengenalnya.

Tanya tentang dia kepada Syaikh Robi! Tanyakan kepada ikhwah al-fadhil yang ada di sekitar Syaikh Robi'! Kamu tanya kepada orang-orang yang mulia yang berasal dari tempat yang jauh. Mereka TIDAK MENGENALNYA. Dari mana datangnya orang ini? Lalu bagaimana orang ini ditazkiyah/direkomendasikan?!

Penduduk Makkah tidak mengenal dia. Orang di Makkah tidak mengenalnya, orang di Ma'bar mengenalnya?! Subhanallah (Maha Suci Allah)!

Adapun terkait Ahmad bin Syamlan dan Muhammad ba Musa....Khalid al-Ghufailiy, orang ini kami tidak mengenalnya. Namun berkenaan Ahmad Syamlan dan Ba Musa keduanya PEMBELA Muhammad al-Imam dan berpihak kepadanya terkait WATSIQOH.

Demikian pula Utsman as-Salimiy. Utsman as-Salimiy (pemisah yang menghukumi) antara kita dengan dia adalah ulama. Antara kita dengan dia adalah ulama.. Utsman as-Salimiy PEMBELA Muhammad al-Imam. Antara kita dengan dia adalah ulama, yang mereka akan menghukumi antara kita dengan dia.

Baarokalloh fiikum..

Sumber:
Majmu'ah Ad-Durus Wal Muhadhoroh Masyaikh 'Adn

Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya Al-Maidany -hafidzahullah-

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #tahdzir #AbdulHadiUmairy #HasanBinQasimArRoimy #AbdulHamidAlHajury #sururi #turatsi #ikhwani #mlm #mlmm

[VIDEO] Ketegasan Syaikh 'Ubaid Al-Jabiri Hafizhahullah Dalam Masalah Larangan Foto

Disampaikan oleh Asy-Syaikh 'Ubaid bin 'Abdillah al-Jabiri hafizhahullah

(Durasi: 0:38)

URL Video:
https://youtu.be/l5MyM63jPEM

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=l5MyM63jPEM

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
KETEGASAN SYAIKH 'UBAID AL-JABIRI HAFIZHAHULLAH DALAM MASALAH LARANGAN FOTO

[ Beliau mengatakan ]

“Kami merasa keberatan untuk difoto,”

[ Aku katakan ]

“Kami merasa keberatan untuk difoto.

Kami tidak mengizinkan seorangpun untuk memfoto kami, selamanya.

Dan barangsiapa yang memfoto kami maka kami memohon kepada Allah agar menahannya di hari kiamat untuk kami debat.”


__________
Link audio:
https://goo.gl/G1jlVf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #alfawaaidnet #televisi #video #kamera #foto #gambarmakhluk

[VIDEO] Menjawab Syubhat: Boleh Mencela Pemimpin Negara Lain Dengan Dalih “Bukan Pemimpin Kami”

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Al 'Allamah Muhammad bin Hadi Al Madkhali hafizhahullah

(Durasi: 5:26)

URL Video:
https://youtu.be/Jw7mogyJeN8

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=Jw7mogyJeN8

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
MENJAWAB SYUBHAT: BOLEH MENCELA PEMIMPIN NEGARA LAIN DENGAN DALIH “BUKAN PEMIMPIN KAMI”

[ Pertanyaan pertama ]

Semoga Allah berbuat baik pada Anda, kami memohon kepada Anda arahan nasehat untuk sebagian thalibul ilmi dan pemuda salafi yang sibuk membicarakan kejelakan pemerintah beberapa negara-negara Teluk, dengan dalih bahwa para penguasa tersebut bukanlah pemimpin mereka dan negara tersebut bukan negara mereka, dan telah tersebar manhaj ini -sangat disayangkan sekali- sangat luas di media-media sosial dan lainnya, bersamaan dengan masuknya banyak dari pemuda salafi ke dalam politik praktis dan banyak dari mereka yang sibuk membicarakannya.

[ Jawaban ]

الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم وبارك على عبده ورسوله نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Sesungguhnya Nabi ﷺ telah menjawab pertanyaan ini, sehingga tidak menyisakan ruang ijtihad bagi kita dalam permasalahan ini, seperti dalam hadits yang telah shahih dari Nabi ﷺ dan hadits tersebut telah masyhur bagi banyak penuntut ilmu walillahilhamd, yaitu sabda Nabi ﷺ:

ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﻧَﺼِﻴﺤَﺔٌ ﻟِﺬِﻱ ﺳُﻠْﻄَﺎﻥٍ ﻓَﻠَﺎ يُبدِهِ ﻋَﻠَﺎﻧِﻴَﺔً ﻭَﻟْﻴَﺄْﺧُﺬْ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻓَﻠْﻴَﺨْﻞُ ﺑِﻪِ وَليُحَدِّث فِيمَا بَينَهُ وبَينَهُ، ﻓَﺈِﻥْ ﻗَﺒِﻠَﻬَﺎ فَذَاكَ، ﻭَﺇِﻟَّﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻗَﺪْ ﺃَﺩَّﻯ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻋَﻠَﻴْﻪِ.

"Barangsiapa yang dia punya nasehat untuk siapa saja yang memiliki kekuasaan, janganlah menampakkannya secara terang-terangan, peganglah tangannya, menyendirilah dengannya, dan berbicaralah empat mata dengannya, jika ia terima maka itulah yang diharapkan, jika tidak maka dia telah menunaikan kewajibannya."

Dan sabda Nabi ﷺ "untuk orang yang memiliki kekuasaan" sifatnya adalah umum. Jadi kata "dzu" yang datang disebutkan dalam hadits ini dalam keadaan majrur yaitu "li dzi sulthan" kata "dzu" di sini bermakna pemilik.

ﻣﻦ ﺫﺍﻙ ﺫﻭ ﺇﻥ ﺻﺤﺒﺔ ﺃﺑﺎﻥ

Demikian dikatakan oleh Ibnu Malik dalam al-Khulashah bahwa kata "dzu" bermakna pemilik.

Maka maknanya adalah barangsiapa yang punya nasehat untuk siapa saja yang memiliki kekuasaan.

Jadi Nabi ﷺ tidak mengkaitkan dengan pemimpinmu sendiri, Nabi ﷺ hanyalah mengaitkannya dengan pemimpin mana saja yang akan engkau nasehati, atau yang ingin engkau nasehati, maka janganlah engkau tampakkan secara terang-terangan, dan ini perintah yang jelas dari Nabi ﷺ, sehingga wajib bagi seorang hamba untuk melaksanakannya, dan barangsiapa yang meninggalkannya maka dia adalah pengikut hawa nafsu (ahlul bid'ah).

Dan pemahaman yang tadi kalian sebutkan itu adalah pemahaman yang tidak benar, karena sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang punya nasehat untuk dzu sulthan" yaitu shahibu sulthan (yang memiliki kekuasaan).

Maka pemimpin mana saja dari para pemimpin kaum muslimin, wajib atas setiap muslim jika ingin menasehatinya agar tidak menampakkannya secara terang-terangan, karena padanya terdapat keburukan dan mengandung bahaya, dan karena sesungguhnya tujuan dari nasehat adalah menyampaikan kebaikan untuk orang lain dan memetik dari orang lain dan diberikan kepada yang lain, dalam hal ini yaitu dengan menyampaikan nasehatmu kepada pemerintah dan mengambil kebaikan darinya untuk rakyatnya dan bangsanya, juga untuk kaum muslimin pada umumnya yang berada di bawah kepemimpinannya.

Jadi cara ini (mencela pemerintah negara lain) bertentangan dengan tujuan tersebut, apabila engkau menempuh cara semacam ini, engkau membicarakannya, dan engkau menyebarkannya, maka sesungguhnya si pemimpin tersebut tidak akan menerima nasehatmu, ketika itu engkau menjadi seperti yang dikatakan:

ﺭﺍﻡ ﻧﻔﻌﺎ ﻓﻀﺮّ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﻗﺼﺪ *** ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺒﺮ ﻣﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﻋﻘﻮﻗﺎً

"Dia bermaksud untuk memberi manfaat, tetapi justru menimpakan mudharat tanpa sengaja. *** Dan diantara perbuatan berbakti ada yang terkadang justru berupa kedurhakaan."

Dan saya mengajukan pertanyaan kepada orang yang mengatakan perkataan tersebut, yang mana dia bukan seorang penguasa: Apakah engkau ridha jika engkau ada di Saudi kemudian ada yang mencelamu dari orang yang berada di Kuwait?! Engkau tidak akan ridha, dan jika keadaannya seperti itu padahal engkau bukan seorang pemimpin, maka ambillah pelajaran dengan dirimu sendiri.

Maka dalih yang dia klaim berdasarkan wilayah kekuasaan dan teritorial untuk membenarkan perbuatannya itu tidaklah benar. Jadi hadits-hadits Nabi ﷺ tidak boleh dikhususkan dengan wilayah tertentu, sabda Rasulullah ﷺ tidak boleh dikhususkan kecuali dengan sabda beliau ﷺ juga.

Maka pemahaman ini tidaklah benar, bahkan itu adalah pemahaman yang berpenyakit, dan wajib bagi yang telah mendengar kalimat ini untuk memahami firman Allah dan sabda Rasulullah ﷺ dengan cara yang benar.

Dan saya membuatkan sebuah permisalan bagi yang mengucapkan seperti itu, apabila seseorang yang ada di Saudi apakah dia ridha dicela oleh seseorang dari Kuwait dengan dalih karena dia bukan orang Kuwait dan orang yang mencelanya adalah seorang Kuwait?! Ini tidaklah benar, dia tidak akan menerima, tidak mungkin dia memberimu udzur, dia akan membantahmu esok harinya di internet secara langsung, atau membantahmu di koran-koran, atau dia pergi ke negaramu untuk membantahmu dengan mendakwamu, dakwaannya adalah bahwa 'dia telah mencelaku atau merendahkanku', apakah dia akan menerima dalih itu?! Tidak akan menerima!!

Maka wajib bagi seorang hamba untuk berbuat kepada manusia dengan apa yang dia sukai untuk dirinya sendiri.

Inilah yang saya nasehatkan untuk diri saya dan ikhwah semuanya, adapun perkataan yang engkau sebutkan tadi adalah perkataan yang salah yang menunjukkan akan kejahilan dan ketidakpahaman atau di atas hawa nafsu.

نسأل الله العافية والسلامة.

Dengarkan audio beliau dibawah ⤵️ :
| http://bit.ly/1WQ9r3d

Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
Klik ➡️JOIN⬅️ Channel Telegram: http://bit.ly/tukpencarialhaq
http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #mencela_pemimpin #negara_lain

[VIDEO] Da'i-Da'i Di Balik TV RODJA ( Hakekat Kengawuran Mereka Di Dalam Dakwah )

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askari bin Jamal hafizhahullah

(Durasi: 10:22)

URL Video:
https://youtu.be/5dVms4YCSog

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=5dVms4YCSog

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
[VIDEO] DA'I-DA'I DI BALIK TV RODJA ( HAKEKAT KENGAWURAN MEREKA DI DALAM DAKWAH )

[ Tanya ]

Apa saja penyimpangan Rodja TV? Siapa saja ustadz yang menyimpang?

[ Jawab ]

Ini perlu pembahasan namun singkatnya { ... ana minta maaf juga, sudah melemah ini ... } walhasil mereka ini berkumpul, para da'i-da'i Rodja TV untuk memerangi Ahlussunnah. Allahul musta'aan.

Bercampur di dalamnya para pembela Ihya'ut Turats, para pembela Abdurrahman Abdul Khaliq, para pendukung Abul Hasan al-Ma'ribi Sulaimany, para pendukung Ali Hasan al-Halabi. Hizbiyyun, tajamma'u..!! Mereka ini semua berkumpul di situ. Na'am.

Yang menjadi da'i-da'i Rodja, orang-orang yang benci kepada para ulama, yang menuduh Syaikh Rabi' dengan tuduhan berpemikiran Khawarij, ya .. yang menuduh bahwa Syaikh Rabi' dan yang bersamanya dari Jama'atu Tahdzir, ini semua berkumpul, berkumpul di dalamnya..!! Na'am.

Berkumpul pula bersamanya da'i-da'i yang lurus setelah dari Jam'iyah, S1, S2 nya di IAIN, jurusan filsafat. Hasilnya bagus lagi, pelajaran filsafatnya itu, juga berkumpul di situ

Berkumpul juga di situ orang-orang yang senang Foto, Selfi ya ... ma sya Allah ada istilah baru..!! Selfi, foto-foto dengan hizbiyyun, semacam Firanda, semacam Arifin Badri, semacam Ali Musri, semacam Mubarak ba Mu'alim dan yang semisalnya ...

Berkumpul pula di situ penggemar Tim Sepak Bola Real Madrid. Ada ustadz yang namanya Abu Qotadah itu, berangkat umroh, mampir ke Spanyol. Ma sya Allah, umroh mampirnya ke Spanyol, bukan separuh Nyolong... Negara Spanyol..!! Sampai di sana, keliling kling ... ada acaranya, termasuk yang di datangi, "Stadiun Real Madrid namanya apa..?" Aa ... ma sya Allah..!! ya itulah namanya. Masuk ke dalam, oooh gagahnya dia, sambil pasang diri untuk di foto, bukannya dia melakukan aktivitas terus difoto tidak sengaja ... Tidak..!! Tampil ini dengan gayanya..!! Ma sya Allah..!!

Berkumpul bersama mereka para pendukungnya Muhammad al-'Arify yang sempat membuat Surat Apel .. membuat surat, dari membuat kalimat-kalimat, dia sendiri yang membuat lalu dilantunkan seperti al-Qur'an lalu dinamakan Surat Apel..!! Kata Syaikh Shalih al-Fauzan (hafizhahullah), ini dikhawatirkan bisa murtad ini orang..!! Na'am.

Ini berkumpul semuanya menjadi da'i-da'i Rodja..!!

Orang-orang yang seperti ini, kita bisa menyerahkan agama kita kepada mereka..?? Mereka tidak amanah di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala, maka sungguh benar apa yang disebutkan oleh al-Allamah Rabi' ibn Hady al-Madkhaly hafizhahullah.

Beliau mengatakan:
"Yang ingin memuliyakan dakwah Salafiyyah, tidak boleh mendengarkan radio ini. Tapi yang tidak ingin memuliakan, maka silahkan dia dengar, dengarkan Radio Rodja, dengarkan TV Rodja." ... Kalau TV Rodja nonton ya, bukan dengar. Nonton.. Na'am.

Walhasil Rodjaiyyuuun ahli nonton semuanya. Kesibukannya itu nonton. "Ya kan penting hanya nonton Rodja saja!" Ini, kalaupun dia betul-betul komitmen hanya Rodja saja, siaran Rodja saja, ini kan sudah ngawur, syubuhat di dalamnya.

Tapi ana tidak yakin! Ana tidak yakin! Bayangkan saja kalau antum membeli televisi ... "wah, saya hanya pingin nonton Rodja" misalnya. (Ada, pen) acara piala dunia ... Piala Dunia .. berapa kali setahun? Sekian kali? Ribut orang ... "... Wah, seperti apa ya?" Apa lagi kalau sebelumnya sudah maniak bola, tak mungkin ya tidak nonton, dikit-dikit-lah. Masak Rodja terus..?? Masak Rodja terus? Sekali-kali tik...!! Kan tinggal tik, sudah, keluar siaran sepak bola. Nonton Bola. Biasanya kalau di sela-sela permainan itukan ada iklan-iklannya? Sabun Lux, sabun ini, ini dan itu, macem-macem!! "Wei cantik juga ni fulanah ni..!!"

Ada lagi siaran-siaran yang lain. Wallahi tidak aman, tidak aman dari Fitnah! Nonton Rodja saja sudah merupakan Fitnah, apa lagi ...

Kita mengetahui siapa orang-orang seperti Rodjaiyun ini, yang tidak komitmen dengan sunnah nabi ﷺ. Ingin mengamalkan sunnah itu setengah-setengah. Ya.

Dia pakai cadar, tapi cadar gaul..!! akhwatnya itu. Na'am. Pakai cadar tapi mau diundang dalam acara "Bukan Empat Mata!!" Acaranya siapa itu? Toyol? Siapa? hah .. siapa namanya ya ikhwan..? hah.. Dalam acara Ruqyah, sempat dikirim ke ana. Subhanallah..

Bangga.. bangga dengan itu.!! Orang-orang Rodja bangga dengan itu. Ya, tampil akhwatnya yang katanya dapat hidayah, sebelumnya artis, dapat hidayah pakai cadar tampil di acara "Bukan Empat Mata" bersama dengan ustadznya, duduk berdampingan di kerusi, setelah itu ada musiknya, ini dan seterusnya ... ini dibanggakan oleh mereka.

Sebagian akhwat-akhwatnya masih merasa ... memiliki fitrah, kadang-kadang bocor juga, mengeluh, mengeluh kenapa sebagian akhwat terfitnah dengan ustadz-ustadznya yang sering nongol di TV Rodja. Sebagian ustadz-ustadznya kan ganteng-ganteng!! Itu gi mana? Akhirnya dicarikan solusi.. gi mana ni para akhwat terfitnah melihat ustadz-ustadznya?? Na'am.

Katanya Arifin Badri, "Ya televisinya dikasi hijab, dikasi cadar!!" Bahlul..!! Allahul musta'aan!! Bingung sudah..!!

Walhasil ma'syaral ikhwah rahimakumullah, inilah model dakwahnya Sururiyyah Rodjaiyyah.

Ya ikhwan selamatkan diri, selamatkan diri kita sebelum terjatuh ke dalam Fitnah yang lebih besar, yang lebih berbahaya, kita akan ditanya dihadapan Allah subhanahu wa ta'ala.

Ditranskrip oleh:
Syabab Majmu'ah al-Ukhuwah as-Salafiyyah

Sumber:
https://youtu.be/FdB00pmBdss
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #radio_rodja #tv_rodja #rodja #halabi #ruhaili #sururi #turatsi #ikhwani #mlm #mlmm

[VIDEO] Menjawab Syubhat: “Ada Sebagian Salaf yang Memberontak kepada Penguasa”

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Abul 'Abbas Yasin bin 'Ali al-'Adany hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

(Durasi: 4:17)

URL Video:
https://youtu.be/xc6WMRoAaCo

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=xc6WMRoAaCo

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
MENJAWAB SYUBHAT: "ADA SEBAGIAN SALAF YANG MEMBERONTAK KEPADA PENGUASA"

"Mereka yang hendak memberontak kepada pemerintah dan penguasa lalu berdalih : "Kami memberontak kepada mereka karena telah ada SEBAGIAN salaf yang memberontak kepada para pemimpin dan penguasa.", kita bantah mereka dengan empat perkara :

Pertama: Kalian melihat kepada (perbuatan) SEBAGIAN salaf sementara kalian tidak melihat kepada Kitabullah dan kalian tidak melihat kepada sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam.

Sungguh dalam kitabullah 'Azza wa Jalla ada perintah untuk mentaati pemerintah dan tidak memberontak kepada mereka. Dalam sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam ada perintah untuk bersabar terhadap penguasa yang zhalim dan pemerintah yang bermaksiat lagi durhaka.

Bagaimana anda meninggalkan Kitabullah, dan anda tinggalkan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam lantas anda meniru atau melakukan apa yang diperbuat SEBAGIAN salaf dalam perkara itu.

Kedua: Anda melihat kepada SEBAGIAN salaf, satu, dua, atau tiga orang dari mereka, sementara anda tidak melihat kepada Jumhur (mayoritas) salaf dan sekelompok besar salaf yang mereka memerintahkan untuk bersabar dan tidak memberontak kepada pemerintah, dan seterusnya.

Ketiga: Lihatlah hasilnya, lihatlah akibatnya. Karena sesungguhnya SEBAGIAN salaf telah memberontak, tapi apa akibatnya ?, apa hasilnya ?, apakah mereka sukses ?, apakah mereka berhasil ?, jawabannya : TIDAK, mereka tidak berhasil selamanya. Bahkan akibatnya adalah keburukan, dan musibahnya menjadi semakin besar.

Lalu mengapa, wahai anda yang mengaku hendak memberontak dan itu dengan dalih bahwa sebagian salaf ada yang memberontak, dan anda mengaku telah melakukan apa yang diperbuat sebagian salaf itu, berarti telah ada contoh dan teladan salaf bagimu, lantas mengapa anda tidak memikirkan hasil dan akibatnya. Fulan telah memberontak, Fulan telah memberontak, dan Fulan telah memberontak, lihatlah akibatnya !

Keempat: Lihatlah sebagian kondisi mereka yang telah memberontak. Sungguh telah diriwayatkan dari sebagian mereka yang telah memberontak dari salaf, bahwa dia sangat menyesal, bahkan menangis jika mengingat tindakan pemberontakannya sampai basah pakaiannya. Menangis, menyesali mengapa dia memberontak kepada penguasa ?, sampai basah pakaiannya, karena tak kuasa menyesali, menyayangkan, dan bersedih lantaran tindakannya, dan bahwa itu menyelisihi perintah syariat.

Jadi kita tinggal melihat keempat perkara ini. Dan kita ajak diskusi mereka yang hendak memberontak bagi siapa yang menginginkan kebenaran. Yang menginginkan kebenaran diajak diskusi, adapun yang menginginkan kebatilan dan terus menerus diatas kebatilan maka tidak perlu diajak diskusi dan tidak perlu digubris.
➡️ Lihat kepada kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa sallam.
➡️ Lihat kepada mayoritas ulama, dan sekelompok besar ulama.
➡️ Setelah itu lihatlah hasilnya,
➡️ lihat pula nasib yang telah memberontak dikala mereka menyesali dan menyayangkan tindak pemberontakannya dan perbuatannya itu.

Maka dengan ini terputuslah syubhat kaum ini, demikian pula terputuslah hujjah-hujjah rapuh yang itu lebih rapuh dari sarang laba-laba. Dengan begitu engkau akan mengetahui kebenaran dan memandang kebenaran, juga akan mengetahui kebatilan. Sehingga engkau pegang kebenaran dan engkau tinggalkan kebatilan."

Alih Bahasa:
Tim Istifadah

Sumber:
Kajian Ushulus Sunnah Imam Ahmad
Masjid Al Iman, Aden, Yaman.

Link Audio:
https://goo.gl/qK6f7D

Majmu'ah AL ISTIFADAH
http://bit.ly/tentangwalis
Telegram http://bit.ly/alistifadah JOIN
Rabu, 03 Rabi'uts Tsani 1437H
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #sebagian_salaf #memberontak #terhadap_penguasa

[VIDEO] Di Balik TV RODJA ( Dan Channel-Channel TV yang Sejenis Dengannya )

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullah

(Durasi: 2:52)

URL Video:
https://youtu.be/2XklUv7gHNI

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=2XklUv7gHNI

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
DI BALIK TV RODJA ( DAN CHANNEL-CHANNEL TV YANG SEJENIS DENGANNYA )

[ Tanya ]

(Allahul musta'an) Apa hukum menonton TV Rodja?

[ Jawab ]

Kalau antum masukkan tv ke rumah, kemudian memutar channel radio rodja, seorang ustadz berceramah. Kemudian di rumah antum ada istri, istri antum. Istri antum melihat juga sang ustadz berceramah. Kalau seandainya istri kita tertarik kepad ustadz itu, bagaimana?

"Lho masa ustadz, wong ini ceramah agama?"

Fitnah itu datangnya kepada siapa saja. Koq bisa? Istri kita melihat pria yang bukan mahramnya, sementara Allah Subhanahu wata'ala mengatakan:

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ
"Katakan (wahai Muhammad) kepada kaum mukminat (wanita-wanita mukminah) agar mereka menundukkan pandangannya (dari pria yang bukan mahramnya)" (QS An-Nur: 31)

Apalagi sekrang masya Allah dalam tv-tv itu, ustadznya pun belajar akting sekarang. Nah ini ya ikhwan, hati-hati. Kemungkaran itu kadang-kadang tidak datang seketika. Penyimpangan tidak datang seketika, tetapi bertahap. Sebagaimana syaithan itu Allah katakan:

وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ
"Jangan kalian mengikuti jejak-jejak langkah syaithan, perangkap-perangkap syaithan" (QS Al-Baqarah: 168)

Karena syaithan itu memang bertahap. Saya mendengar dari beberapa ikhwan yang berhasil mendownload. Jadi ustadznya itu belajar akting sekarang. Bagaimana berceramah di sebuah mobil. Buka mobil, lalu bicara. Tidak mungkin ustadz lulusan pondok pesantren bisa seperti itu. Mesti ada yang mengajari. Kemudian di mobil, sambil berjalan, bagaimana dia berceramah di sebuah mobil. Kemudian ada lagi seorang ustadz sambil mencium bunga.

Jadi subhanallah, nanti entah setahun, dua tahun kedepan apa yang akan terjadi? Tiga, empat tahun kedepan, antum kira kemungkaran-kemungkaran besar itu datang sekonyong-konyong begitu tiba-tiba menjadi besar? Tidak, bermula sedikit demi sedikit, sedikit demi sedikit, terus berlanjut. Allahul musta'an, Allahul musta'an.

Ditranskrip oleh ThalabIlmuSyari.web.id

URL: http://www.thalabilmusyari.web.id/2015/05/hukum-menonton-tv-rodja.html

Audio:
// Download di sini \\
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #radio_rodja #tv_rodja #rodja #halabi #ruhaili #sururi #turatsi #ikhwani #mlm #mlmm

[VIDEO] Keabshan Nasyid: Thala'al Badru Alaina

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

(Durasi: 1:06)

URL Video:
https://youtu.be/KgnTY6hWLvw

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=KgnTY6hWLvw

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
KEABSAHAN NASYID: THOLA'AL BADRU 'ALAINA?

[ Pertanyaan ]

"Apakah benar bahwa penduduk Madinah telah menyambut Rasulullah ﷺ dengan nasyid "Thola'al Badru 'Alaina" dimana didapati adanya orang yang berdalil dengan itu atas nasyid ini?"

[ Jawaban ]

"Tidak benar kisah ini, dan didalamnya terdapat apa yang menunjukkan bahwa itu tidak ada asalnya, dikarenakan bait itu mengatakan:

طلع البدر علينا من ثنيات الوداع

"Telah terbit bulan purnama dihadapan kita dari arah Tsaniyat Al-Wada'!"

Tsaniyat Al-Wada' bukanlah berada di jalan menuju kota Mekkah karena Rasulullah ﷺ datang ke kota Madinah dari jalanan selatan (Saudi) bukan datang dari arah jalan Utara sehingga bisa melintasi Tsaniyat Al-Wada'.

Tsaniyat Al-Wada' (berada di) utara menuju kota Madinah sehingga tidak sesuai ini!"

- - - -

صحـة نشيـد طلع البـدر علينـا

[ السؤال ]

هل صحيح ان اهل المدينة قد استقبلوا رسول الله صلى الله عليه وسلم بنشيد طلع البدر علينا حيث يوجد من يستدل بذلك على هذه الاناشيد?

[ الجواب ]

ماثبتت هذه القصة

وفيها مايدل على انه لا اصل لها



لانه يقول طلع البدر علينا من ثنيات الوداع

ثنيات الوداع ماهي على طريق مكة لان رسول الله صلى الله عليه وسلم جاء الى المدينة من طريق الجنوب ما جاء من طريق الشمال حتى يمر على ثنيات الواداع

ثنيات الواداع شمال المدينة فلا ينطبق هذا

الفتوى صوتياً


Audio:
// http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=157156 \\
// http://youtu.be/hxS2IKZGgcs \\

Broadcast by :
Ahlus Sunnah Karawang;
📜 Channel MutiaraASK,
http://bit.ly/MutiaraASK
🌍 Website ASK,
http://bit.ly/BlogASK
💬 BBM Mutiara Salaf,
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #nasyid

[VIDEO] Bolehkah Mendengarkan Berita yang Diiringi oleh Musik?

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

(Durasi: 1:12)

URL Video:
https://youtu.be/wb3YOcV6rVA

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=wb3YOcV6rVA

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BOLEHKAH MENDENGARKAN BERITA YANG DIIRINGI OLEH MUSIK

[ Pertanyaan ]

Fadhilatus Syaikh –semoga Allah memberi taufik kepada Anda– ada banyak pertanyaan yang intinya satu tema, yaitu telah beredar pada hari-hari ini fatwa tentang bolehnya musik yang sedikit yang mengiringi berita dan program/software tertentu karena hal itu tidak akan mempengaruhi syahwat, bagaimana pendapat Anda tentang fatwa semacam ini?

[ Jawaban ]

Nabi shallallahu alaihi was sallam telah mengharamkan alat-alat musik dan seruling dan para ulama juga telah berijmak atas perkara tersebut, sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Jadi tidak boleh seorang pun untuk mengecualikan sedikit pun darinya dan tidak boleh juga untuk mengkhususkan sesuatu pun dengan menganggapnya boleh. Rasul shallallahu alaihi was sallam melarangnya dan mengharamkannya, sehingga tidak boleh hal semacam ini. Tidak ada sedikit pun yang halal pada musik, demikian juga tidak ada sedikit pun yang halal pada alat-alat musik dan alat-alat yang sia-sia.

Sumber audio dan transkripnya:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=142654

Kunjungi || http://forumsalafy.net/bolehkah-mendengarkan-berita-yang-diiringi-oleh-musik/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Nasehat #mendengar_berita #diiringi_musik #musik #haram

[VIDEO] ISIS Adalah Kelompok Setan!

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

(Durasi: 1:36)

URL Video:
https://youtu.be/A9rf7YfTebo

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=A9rf7YfTebo

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
ISIS ADALAH KELOMPOK SETAN!

"....Kelompok ISIS dan yang selain mereka -seluruh yang menyelisihi Shirothol Mustaqim- sesungguhnya mereka dari Hizbus Syaithan (Golongan Syaithon).

Baik itu kelompok khowarij ataupun yang selain mereka dari para penyeru kepada kesesatan.

Tidaklah mereka bisa diluruskan kecuali dengan ilmu yang bermanfaat. Mereka ini termasuk dalam apa yang Allah sebutkan tentang mereka:

ُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ

"Perangilah orang-orang kafir dan munafik." [Q.S. At-Tahrim ayat 9]

Mereka ini berada pada barisan orang-orang munafik karena mengaku pemeluk Islam dan mengamalkan sebagian syari'at agama.

NAMUN mereka adalah penyeru kepada kesesatan. Dan tidak bisa diluruskan (dari kesesatannya) kecuali dengan (diajarkan) ilmu yang bermanfaat. Dan DIBANTAH syubhat-syubhat dan kebatilan-kebatilan mereka.

Dan kalian tidak akan bersatu kecuali dibawah panji pemerintah kaum muslimin.

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا..

"Dan berpegang teguhlah kalian semuanya kepada tali Allah dan jangan berpecah-belah.." [Q.S. Ali Imron ayat 103]

Kepada seluruh kelompok!
Setiap kelompok yang mengaku bahwa mereka pemilik Islam dan amir (pimpinannya) adalah yang wajib ditaati, ini adalah -wal'iyadzubillah- musibah...''

Sumber:
Channel Rudud Manhajiyyah
ــــــــــــــــــــــــــــ
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
www.alfawaaid.net
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Manhaj #taat_penguasa #khilafiyah

[VIDEO] Bagaimana Cara Bermuamalah Dengan Seorang Dosen yang Awam

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah

(Durasi: 1:16)

URL Video:
https://www.youtube.com/watch?v=vGBSPQZUtEc

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=vGBSPQZUtEc

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BAGAIMANA CARA BERMUAMALAH DENGAN SEORANG DOSEN YANG AWAM

[ Orang ini bertanya ]

“Bagaimanakah seorang salafy bermuamalah dengan seorang Doktor (dosen) yang mengajar di suatu jurusan namun dia tidak memiliki ilmu untuk membentengi dirinya, terlebih untuk membantah syubhat-syubhatnya?”

[ Jawab ]

Jika anda tidak memiliki ilmu, maka diamlah. Jika anda tidak memiliki ilmu maka diamlah. Tunjukkan syubhat-syubhatnya kepada ulama, orang yang mendatangkan syubhat itu.

Catatlah dan tunjukkanlah ucapannya itu kepada ulama dan merekalah yang akan menghilangkan syubhat itu dari dirimu, dengan izin Allah Ta’ala. Dan setelah itu, nukilkan kalam ulama ini kepada teman-temanmu. Ulama yang seperti ini ada, dan hanya milik Allah segala pujian, ulama yang seperti ini ada, para masyayikh masih ada.

Dan golongan orang-orang yang memiliki syubhat ini pun juga ada. Kita memohon kepada Allah agar menyelamatkan kami dan anda dari golongan itu.

*** ***

السؤال:
هذا يسأل يقول: كيف يتعامل السلفي مع الدكتور الذي يدرسهُ في الكلية وليس عندهُ علِم في تحصين نفسهُ، فضلًا في أن يَرُدّ على شُبهه؟

الجواب:
إذا كانَ ما عِندَك علِم فَاسْكُتْ، إذا ما عندَك علم فَاسْكُتْ، واعرض شُبهه على أهل العلم الذي يأتي بهِ من الشُبهة سجلهُ وأعرضهُ على أهل العلم وهم يُزيلونها عنك – بإذنِ الله تعالى- وبعد ذلك أنقل هذا لزملائك، وهذا موجود، ولله الحمد موجود، المشايخ موجودون وأيضًا هذا الصنف من أصحاب الشُبَه لهم وجود نسأل الله أن يُعافينا وإياكُم من ذلك

Sumber: http://miraath.net/questions.php?cat=88&id=629

Alihbahasa: Syabab Forum Salafy

WhatsApp Salafy Indonesia http://forumsalafy.net
Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Manhaj #taat_penguasa #khilafiyah

[VIDEO] Apakah Masalah Memberontak Pada Penguasa Masalah Khilafiyah?

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

(Durasi: 1:03)

URL Video:
https://www.youtube.com/watch?v=lcMFCo2TsyM

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=lcMFCo2TsyM

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
APAKAH MASALAH MEMBERONTAK PADA PENGUASA MASALAH KHILAFIYAH?

[ Penanya berkata ]

Semoga Allah menjaga Anda, sering ada pendapat pada para penuntut ilmu, bahwasanya masalah memberontak kepada penguasa itu adalah masalah khilafiyah. Maka apa pendapat anda, semoga Allah membalas anda dengan kebaikan.

Asy-Syaikh:

Dia bukan penuntut ilmu, orang yang mengatakan ini. Yang mengatakan perkataan ini adalah pencari fitnah, bukan penuntut ilmu. Permasalahan ini (memberontak kepada penguasa- pent) bukanlah masalah khilafiyah, ini adalah sesuatu yang sudah ijmak. Wajib mentaati penguasa, tidak ada khilaf (perselisihan) padanya.

Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kalian.” (QS. An-Nisaa 59)

... Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepda penguasa kalian, walaupun yang menjadi penguasa kalian adalah seorang budak.”

Dari sisi mana dia bisa mengatakan kalau masalah tersebut adalah khilafiyah? Orang ini bisa jadi orang yang bodoh, atau bisa jadi seorang yang menyesatkan.

Sumber: ar.alnahj.net/audio/2096

Alih bahasa : Ustadz Abu Hafs Umar al-Atsary

WhatsApp Salafy Indonesia http://forumsalafy.net
Channel Telegram : http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Manhaj #taat_penguasa #khilafiyah