WHAT'S NEW?
Loading...

[VIDEO] Dakwah Ini Tidak Butuh Kepada Hizbiyyah..!

Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-Fadhil Abu 'Ammar 'Ali bin Husain asy-Syarafi hafizhahullah

(Durasi: 3:20)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=9IWMMuBrXdM

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=9IWMMuBrXdM

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
DAKWAH INI TIDAK BUTUH KEPADA HIZBIYYAH..!
[Disertai Penegasan Tahdzir Ulama terhadap Gembong MLM Indonesia, Dzulqarnain si Pengacau Dakwah Salafiyyah]

.... Saya telah mendatangi beberapa markiz (ma'had) dari markiz-markiz di Indonesia yang berjumlah ratusan... afwan saya salah ucap, tadi saya katakan ratusan, yang benar puluhan hampir mencapai seratus-. Saya bertanya kepada salah seorang ikhwah, “Berapa jumlah markiz (di negeri kalian), apakah mencapai seratus?” Ia menjawab: “Ya.” Sejumlah seratus atau lebih, baik (markiz) yang kecil atau besar. Saya tanyakan itu ketika di Indonesia dan juga sebagaimana dikabarkan oleh saudara kita Abdul Hakam. Jadi markiz-markiz (di Indonesia) sangat banyak.

Mereka semangat dalam menuntut ilmu. Engkau bisa menjumpai seorang thalibul 'ilmi yang ia berdakwah sambil berdagang dan membuka usaha sehingga ia tidak meminta-minta kepada orang lain. Dan bersamaan itu ia mendakwahkan agama Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Dakwah di sana (perkembangannya) baik, dakwah yang barakah lagi baik. Mereka memiliki semangat di atas kebaikan. Kita memohon kepada Allah Yang Maha Agung untuk mengokohkan mereka.

Orang-orang yang terjun dalam dakwah di sana adalah ikhwah yang banyak jumlahnya. Yakni yang sibuk mengurusi dakwah dan tokohnya banyak, dan di antara mereka adalah Al-Ustadz al-Fadhil Luqman Ba'abduh. Dia warga negara Indonesia yang asal-usulnya berasal dari Hadhramaut, sekitar daerah Siyun. Beliau adalah salah seorang yang memegang urusan dakwah. Dan ikhwah seluruhnya walhamdulillah di atas satu kalimat (bersatu).

Di sana ada juga sebagian pengacau, dahulunya ia termasuk murid Syaikh Muqbil -rahimahullah Ta'ala-. Kemudian setelah itu ia keluar membuat KEKACAUAN terhadap dakwah Salafiyyah dan mencoba untuk membawa dakwah ke KANAN dan ke KIRI.

Orang ini dikenal di kalangan mereka dengan (nama) DZULQARNAIN. Dan Asy-Syaikh Rabi' -hafizhahullah- telah berbicara tentangnya, beliau mengatakan: “Orang ini MUTALAWWIN (bunglon) semisal talawunnya Ali (Hasan) al-Halaby.”

Asy-Syaikh Rabi' telah menjarhnya, mencelanya, mengetahui keadaannya, dan mengetahui sikap main-mainnya (terhadap dakwah Salafiyyah).

Ikhwah di Indonesia hendaknya mewaspadai orang ini dan orang-orang yang semisalnya.

Dan hendaknya mereka meletakkan tangan yang satu di atas tangan yang lainnya (bekerjasama) dan mendakwahkan agama Allah Azza wa Jalla.

Dakwah Salafiyah adalah dakwah yang terang-benderang wahai ikhwah! Ia tidak butuh untuk mengemis-ngemis kepada hizbiyun.

Dakwahkanlah agama Allah! Medan dakwah terbuka lebar. Berdakwahlah kepada agama Allah sesuai kadar kemampuanmu.
❌Ia (dakwah) tidak butuh kepada Hizbiyyah.
❌Ia tidak butuh kepada al-Ikhwanul Muslimun
❌Tidak butuh kepada kelompok ISIS, tidak pula al-Qaeda..
❌Tidak kepada Jamaah Tabligh (JT).
❌Tidak juga Ihya at-Turats yang hakekatnya adalah al-Ikhwanul Muslimun yang bertopeng Salafi.

TIDAK BUTUH KEPADA KELOMPOK-KELOMPOK INI.

Dakwahkan agama Allah! Dakwah itu terang benderang.

Dakwah tidak memerlukan untuk (metode) berbai'at, (mengangkat) amir/pimpinan, tidak pula mursyid 'aam (pembimbing umum), juga muraqib 'aam (pengawas umum).

Kita memiliki dakwah Salafiyah. Di sisi kita ada para ulama. Jika muncul sebuah permasalahan, alhamdulillah kita mempunyai ulama dan kita merujuk kepada mereka. Walhamdulillahi rabbil 'alamin.

Kita tidak perlu untuk menyeret diri kita kepada hizbiyyah yang telah terbongkar kebusukan mereka, seperti Ihya at-Turats dan yang semisal dengan mereka.

Sumber: https://goo.gl/AmJXrW

---------------
Potongan audio "Pelajaran dan Faidah dari Perjalanan ke Indonesia"
| Malam Ahad, 17 Rajab 1437H di Masjid al-Khair di Tawahi, 'Aden - Yaman

)* Catatan: penerjemahan ini dengan tidak menyertai kalimat yang berulang.


Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya Al-Maidany -hafidzahullah-

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #hizbiyyah #mlm #mlmm #dzulqarnainiyyun

[VIDEO] Muhammad al-Arify dkk Bukan Ulama Melainkan Tukang Cerita

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih al-Luhaidan hafizhahullah

(Durasi: 0:55)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=xpnnRD2DA6I

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=xpnnRD2DA6I

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
MUHAMMAD AL 'ARIFY DKK BUKAN ULAMA MELAINKAN TUKANG CERITA

Penanya: "Permasalahanya wahai Syaikh, Syaikh Mahmud bin 'Ali Al 'Amry dia ini memiliki tazkiyah (rekomendasi) dari Muhammad Al 'Arify dan Sa'd Al Buraik !!"

Asy Syaikh: "Dengar akhi, mereka ini (Al 'Arify dkk) apakah mengambil tazkiyah ?"

Penanya: "Bagaimana Syaikh ?"

Asy Syaikh: "Apakah orang-orang semisal Al 'Arify dan yang kedua tadi, apakah mereka mengambil tazkiyah dari Syaikh Ibnu Baz, atau Syaikh Ibnu Humaid, atau masyaikh lain yang jujur terpercaya ?"

Penanya: "Tidak, tidak sama sekali wahai Syaikh"

Asy Syaikh: "Mereka ini Qashshashin (para tukang cerita)"

🚫 جديد العلامة صالح اللحيدان 🚫


👈🏻 السائل :

المشكلة يا شيخ أن الشيخ محمود هذا بن علي العمري له تزكيات من محمد العريفي وسعد البريك !!!

اسمع يا أخي هؤلاء هل هم أخذوا تزكيات ؟

كيف يا شيخ !!!

هالأشخاص مثل العريفي والثاني ذا
هل هم أخذوا تزكيات من الشيخ ابن باز ولا الشيخ ابن حميد ولا من المشايخ الصدقيين هؤلاء ؟؟؟

لا لا ابدا يا شيخ

هؤلاء قصاصين !!!!

✅ انشر ....🌹🌹

--------
هل هؤلاء [ محمد العريفي و.. ]
هل أخذوا تزكيات من علماءنا ؟
هؤلاء قصاصين !


الشيخ صالح اللحيدان حفظه الله ورعاه

َ 🔊صـوتِيّاتِ أَهْلِ السُنّة 🔊

عَــبر التلغــ↶ــرام :

[https://goo.gl/pJXlLk]

انشر بدون تعديل ؛ بارك الله فيك ..

أُنشُر تُؤجَر

Link audio :
| https://goo.gl/osmL68

••••••••••
Majmu'ah AL ISTIFADAH ::: http://bit.ly/alistifadah :::
http://bit.ly/tentangwalis
Telegram http://bit.ly/alistifadah JOIN
مجموعة الاستفادة
Ahad, 09 Rajab 1437 H // 17 April 2016 M
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #Bantahan #al_arifi #saad_alburaik

[VIDEO] Mengenal Aqidah & Manhaj Zakir Naik - Namakan Allah dgn Berhala Kuffar Brahma & Vishnu | Masih Membela Keyakinan Allah Tidak Mampu Melakukan 1000 Perkara

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullah

(Durasi: 12:01)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=QU-aDrqox8s
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=QU-aDrqox8s

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
MENGENAL AQIDAH & MANHAJ ZAKIR NAIK - NAMAKAN ALLAH DGN BERHALA KUFFAR BRAHMA & VISHNU | MASIH MEMBELA KEYAKINAN ALLAH TIDAK MAMPU MELAKUKAN 1000 PERKARA

[ Zakir Naik menamakan Allah dengan Berhala Kuffar, Brahma atau Vishnu ]

Zakir Naik berkata:

Dan tidak kurang 33 jenis sifat yang berlainan diberi kepada Tuhan yang Maha kuasa dalam Rig Veda, buku no. 2, hymn no. 1. Salah satu daripada sifat yang disebutkan di dalam Rig Veda buku no. 2, hymn no. 1, ayat no. 3 adalah adalah BRAHMA. BRAHMA disebut sebagai 'Pencipta'. Jika kamu menterjemahkannya ke bahasa Arab ianya bermakna Khaliq. Kita orang Islam tidak ada bantahan jika sesiapa yang memanggil Allah Yang Maha Kuasa sebagai Khaliq atau Pencipta atau BRAHMA. Tetapi jika seseorang mengatakan BRAHMA adalah Tuhan Yang Maha Kuasa yang mempunyai 4 kepala, di atas setiap kepalanya mempunyai mahkota, kita sebagai orang Islam akan menentang keras kepada sesiapa yang mengatakan sedemikian.

Satu lagi sifat lagi Tuhan Yang Maha Kuasa dalam Rig Veda, buku no. 2, puisi no. 1, ayat no. 3 adalah VISHNU. VISHNU disebut sebagai 'Yang memberi rezeki'. Jika kamu terjemahkan nya ke bahasa Arab ia bermakna Rabb. Kita sebagai orang Islam tidak ada bantahan jika sesiapa yang memanggil tuhan Yang Maha Kuasa sebagai Rabb atau Yang memberi rezeki atau VISHNU. Jika kamu mengatakan VISHNU adalah Tuhan yang maha kuasa yang mempunyai 4 tangan dan salah satu tangannya memegang Chakra (piring) dan salah satu dari tangan kirinya memegang 'siput tiram, menunggang burung atau berbaring di atas sofa ular. Kita sebagai orang Islam akan menentang keras kepada sesiapa yang mengatakan sedemikian.

- - - -

[ BANTAHAN DARI AL-USTADZ ABU 'ABDILLAH LUQMAN BIN MUHAMMAD BA'ABDUH HAFIZHAHULLAH ]

Contoh misalkan, diantara ahlul fitan di zaman ini, yang kita mengingatkan ummat dari bahayanya. Antum mendengar nama Zakir Naik? Aaa, dengar ya.. Na'am.

Dialah seorang yang mengucapkan bahwa, “Saya tahu ada 1000 permasalahan di alam semesta ini yang Allah tidak mampu melakukannya.”

Ditanyakan ini kepada Syaikh Shalih al-Fauzan (hafizhahullah), “Seorang yang syaikh, Da'i internasional mengucapkan ucapan ini, bahwa dia tahu ada 1000 permasalahan bahwa Allah tidak mempu melakukan 1000 (permasalahan, -pen).” Bagaimana menurut antum? (para hadirin, -pen) Jangan terburu-buru ... jangan terburu-buru (menjawab, pen). Na'am. Yang jelas Syaikh Shalih al-Fauzan membantah, ini ucapan MULHID. Ucapan yang bisa membawa pelakunya kepada kekufuran. Na'am.

Abu Jahal tidak pernah mengatakan demikian. Dia meyakini, ...

ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدِيرٌ۬
“Allah maha mampu atas segala sesuatu.“ [Al-Qur'an, 02:20] Segala sesuatu, zhahir mahupun batin.

“... Tidak ada yang bisa mengalahkan Allah, membuat Allah lemah segala sesuatu di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.“ (Al-Qur'an, 35:44) (selalu, pen) dibaca oleh ummat Islam setiap selesai shalat.

Diulang-ulang dalam Al-Qur'an. Apa maknanya? “Sesungguhnya Allah maha mampu atas segala sesuatu.“

Hadza Zakir Naik menyatakan ada 1000 permasalahan saya tahu Allah tidak mampu melakukannya. Dalam kesempatan lainnya dia mengatakan, entah dalam dialog dengan orang hindu, atau sedang membantah mereka, bahwa:

Allah, Tuhan kami Allah ... itu Pencipta Alam, Al-Khaaliq .. ya .. Al-Khaaliq

Dalam agama kalian, Brahma itu artinya pencipta, maka kami ummat Islam tidak keberatan, (rela .. faham tidak keberatan ya.. ?) ... tidak keberatan untuk mengatakan Tuhan kami Allah sebagai al-Khaaliq, juga disebut Brahma. Tuhan kami Allah, adalah pemelihara Alam semesta ... ar-Rabbu. Vishnu, nama tuhan hindu ... Aa .. sebelumnya kami lanjutkan, walaupun kami tidak rela tentunya kalau Allah dikatakan Brahma yang punya kepala 4 ... tahu kepala 4 ya .. Brahma itu. Na'am. Kepalanya 4. Na'am.

Laa haula wa laa quwata illa billah .. “Dan bagi Allah-lah adalah Asma yang Husna, ar-Rahman, ar-Rahim, al-Latif, ar-Razzaq, al-Khaaliq, as-Sami', al-Bashir,” dan seterusnya.

"Dan bagi Allah-lah nama² yang mulia, maka berdoalah kepada Allah dengan menyebut nama-nama Allah ketika berdoa." (al-Qur'an 07:180)

Kita menyebutkan, “Ya Rahman, irhamni.. Ya Rahim, irhamni.. Ya Ghafur, ighfirli..” Kita mau mengatakan Ya Vishnu...? Na'udzubillah. Ya Brahma..?? Na'udzubillahi min dzaalik.

Hadza Jaahil..! Jaahil..! ya.. Baarakallahu fiikum.

Maka wajib al-Jarh wa Ta'dil, jarh 'ala majruhin wa Ta'dil ash-Shalihin. Mengkritisi, mentahdzir ummat dari ahlul batil, ahlul jarh, dan merekomendasi, memuji, mengajak ummat kepada ahlu al-Adl, ash-Shalihin. “Apakah kita akan menjadikan al-muslimin, orang-orang muslim yang shalih sama seperti mujrimin (orang yang berdosa, pen)? Ada apa kaliah (kata Allah), bagaimana kalian menghukumi, menilai, menyamakan ini dan itu?” [al-Quran 68:35-36] Sama semua? Abadan, tidak sama ash-Shalihin dengan al-Mujrimin!

Ahlussunnah dengan Ahlul bid'ah tidak sama dan tidak boleh disamakan. Yang menyamakan ini, mensejajarkan, sungguh dia ZHALIM ... ZHALIM ... ZHALIM.

Semoga Allah memberikan bimbingan kepada Syaikh Washiyullah Abbas yang ketika ditanya tentang Zakir Naik, ... ( betul namanya begitu Zakir Naik .. ya.. ) Ditanya: “Bagaimana Syaikh dengan Syaikh Zakir Naik?” Dijawab: “Dia seorang dokter yang belajar Islam. Dia menyeru kepada Al-Quran dan Sunnah .. ya .. dan dia punya kebaikkan yang banyak. Kalau ada kesalahan, kebaikkannya yang banyak itu menutupin ini..”

Manhajnya Sururiyyin..!! Ini, seperti ini adalah manhajnya Muwazanah.. ya .. maka .. “.. Dia (Zakir Naik) punya madrasah, punya sekolah di atas al-Quran dan Sunnah dan manhaj Salaf.” Allahu Akbar!!

Mungkin beliau tidak tahu. Semoga berikutnya nanti Allah beri tahu. Na'am. Ini penting karena rekaman suaranya itu disebarkan sekarang ini, pembelaan terhadap Zakir Naik. Tanya: “Apakah boleh mengambil ilmu dari Zakir Naik ya syaikh?” Dijawab: “Boleh.” Allah naqul ... kita tidak ridha .. kita tidak ridha ..

Ini masih sebagian saja dari kemungkaran, kebatilan orang tersebut. Maka di zaman seperti ini, antum sudah kenal siapa Sayyid Qutub, siapa Usama bin Ladin ... ya..? siapa Aiman Azh-Zhawahiri .. sudah... Na'am.

Tapi muncul sekarang terus orang-orang baru yang membahayakan ummat, mengajak ummat kepada kehancuran aqidahnya, manhajnya. Maka ya ikhwan, al-Jarh wa Ta'dil memiliki faedah, manfaat yang sangat besar. Untuk diri kita, untuk ummat dan juga untuk si ahlul bid'ah itu sendiri di dunia agar bisa bertaubat, dia cepat-cepat bertaubat atau di akhirat nanti semakin berkurang beban dosa dia karena manusia sedikit yang ikut dia. Na'am. Baarakallahu fiikum.

*Ditraskrip oleh: Majmu'ah Ukhuwah As-Salafiyah

Sumber:
[1] https://youtu.be/lT0Y2pw39fg
[2] https://youtu.be/m3oKGnCVj_s
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #alfawaaidnet #televisi #video #kamera #foto #gambarmakhluk

[VIDEO] Nasehat Bagi Yang Mengoperasikan Saluran-saluran Televisi Satelit di Rumahnya

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

(Durasi: 2:29)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=60FSJH1_6Xk
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=60FSJH1_6Xk

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
NASIHAT BAGI YANG MENGOPERASIKAN SALURAN-SALURAN TELEVISI SATELIT DI RUMAHNYA

[ Pertanyaan ]

Syaikh yang mulia yang semoga Allah menjaganya, anda mengetahui bahwasanya telah terjadi fitnah yang besar dalam menyaksikan siaran televisi. Dan sebagian manusia, wal’iyaadzu billah- terkadang memasukkan saluran televisi ke dalam rumahnya diantara anak-anaknya. Maka apa komentar anda semoga Allah menjaga anda.

[ Jawaban ]

Mengomentari hal ini, hendaknya seorang itu bertakwa kepada Allah menjaga diri dan keluarganya. Hendaknya jangan memasukkan televisi ini di rumahnya. Karena terkadang pada awalnya seorang itu memasukkan siaran televisi ke dalam rumahnya cuma untuk menyaksikan berita saja, atau yang disiarkan disana berupa ilmu-ilmu agama. Akan tetapi televisi tersebut terus ada di rumahnya sampai akhirnya ia terjerumus ke dalam kerusakannya. -wal’iyaadzu billah-

Sungguh saya pernah mendengar tentang sebagian orang yang dulunya komitmen (dalam agamanya) dalam tingkatan ilmu yang tinggi. Mulanya mereka memasukkan siaran televisi (ke dalam rumahnya) dengan maksud untuk menyaksikan berita. Lalu muncul beberapa informasi (yang penuh fitnah-pent), tiba-tiba keadaan mereka sudah terbalik-wal’iyaadzubillah. Maka bahayanya itu sangat besar,
Adapun orang yang memasukkan siaran ini dirumahnya, dalam keadaan ia menyaksikan istrinya sedang menyaksikan kemungkaran yang besar ini. Maka saya bertanya: Apakah orang ini tergolong tulus terhadap keluarganya ataukah termasuk menipu keluarganya?

Dia telah menipu keluarganya tidak ragu lagi. Karena dia mampu untuk mencegah mereka darinya untuk mengeluarkan (siaran televisi) dan menghancurkannya. Kalau dia telah menipu, maka apakah dia termasuk dalam sabda Nabi shallallahu’alaihi wasallam:

“Tidaklah ada seorang hamba yang diamanahi oleh Allah untuk memimpin rakyat, kemudian dia mati, pada hari kematiannya dalam keadaan dia menipu rakyatnya, kecuali Allah akan mengharamkan sorga atasnya.”?

Perkaranya sangat berbahaya wahai saudaraku. Oleh karena itu aku berpendapat, haram hukumnya bagi seorang suami untuk memasukkan siaran televisi ini ke dalam ( rumah), kalau sudah makruf keluarganya akan menyaksikan acara-acara yang tidak boleh untuk dilihat.

[Sumber Silsilah al-Liqa Asy-Syahri 72]

*Alih bahasa: Ustadz Abu Hafs Umar al Atsary
http://forumsalafy.net/nasihat-bagi-yang-mengoperasikan-saluran-saluran-televisi-satelit-di-rumahnya/
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #alfawaaidnet #televisi #video #kamera #foto #gambarmakhluk

[VIDEO] Apakah Membantah Ahlul Ahwa' Termasuk Manhaj Nabi

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

(Durasi: 1:15)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=m44Fe33aoyU
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=m44Fe33aoyU

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
APAKAH MEMBANTAH AHLUL AHWA' TERMASUK MANHAJ NABI

[ Pertanyaan ]

Apakah bantahan terhadap para pengekor hawa nafsu termasuk manhaj Nabi shallallahu alaihi was sallam, ataukah itu merupakan perkara yang diada-adakan oleh orang-orang yang ingin memecah belah manusia dan mengkotak-kotakkan mereka?

[ Jawaban ]

Wahai saudaraku, bacalah al-Qur'an! Berapa banyak di dalamnya terdapat berbagai bantahan terhadap orang-orang musyrik, terhadap orang-orang munafik, dan terhadap orang-orang yang salah. Allah sendiri membantah mereka di sekian banyak ayat. Rasul shallallahu alaihi was sallam juga banyak membantah di berbagai hadits. Demikian juga para ulama, yaitu ulama Salaf juga banyak melakukan bantahan. Jadi harus membantah orang yang menyelisihi kebenaran, tidak bisa tidak. Karena ini termasuk bentuk nasehat untuk Islam dan kaum Muslimin.

Dan kita tidak akan mendiamkan kesalahan, kita tidak akan bersikap basa-basi kepada manusia, kita tidak akan mencari muka di hadapan manusia, dan kita tidak akan mengatakan bahwa bantahan semacam ini akan memecah belah manusia. Orang yang dipisahkan oleh kebenaran biarkan dia terpisah dan menjauh darinya.

Adapun seorang mu'min maka dia akan gembira dengan kebenaran dan akan gembira jika diingatkan atas kesalahan agar dia bertaubat darinya.

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=158306

Kunjungi || http://forumsalafy.net/apakah-membantah-ahlul-ahwa-termasuk-manhaj-nabi/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Nasehat #manhaj_nabi

[VIDEO] Tahdzir Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan Terhadap Dr. Abdullah Al-muthlaq, Anggota Haiah Kibaril Ulama - 02 Rajab 1437H

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

(Durasi: 1:02)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=ceH6KVMdJF8
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=ceH6KVMdJF8

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
TAHDZIR ASY-SYAIKH SHALIH AL-FAUZAN TERHADAP Dr. ABDULLAH AL-MUTHLAQ, ANGGOTA HAIAH KIBARIL ULAMA

Penelpon:" Samahatasy Syaikh, sebagian masyayikh, mereka berkata, wajib atas kita untuk mendoakan jama'ah Ikhwanul Muslimin dengan kebaikan. Bagaimana pendapat anda tentang hal ini?"

Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan:"siapa mereka?"

Penelpon:"Seperti asy-Syaikh Abdullah al-Muthlaq, anggota Haiah Kibaril Ulama. Beliau berkata wajib bagi kita mendoakan jama'ah Ikhwanul Muslimin dengan kebaikan."

Asy-Syaikh:"Kalau begitu dia termasuk(golongan) mereka."

Penelpon:"asy-Syaikh Abdullah al-Muthlaq termasuk(golongan) jama'ah al-Ikhwan(al-Muslimun)??"

Asy-Syaikh:"Tentu saja."

Penelpon:"A'udzu billah...a'udzu billah....Allahul musta'aan."

Asy-Syaikh:"Hayyakallaah."

Penelpon:"Jazaakallaahu khoyron. Assalaamu'alaykum."

Asy-Syaikh:"Wa'alaikumus salaam."

Ditranskrip oleh;
Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i(TwIS)

Muraja'ah:
al-Ustadz Musa bin Hadi hafizhahullaah6 Rajab 1437H

Sumber: https://youtu.be/6--wybT4dDQ

Akun twitter as-Syaikh Fawaz bin 'Ali al-Madkhaly hafizhahullah

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Nasehat #Bantahan #dr_Abdullah_almuthlaq

[VIDEO] Bantahan terhadap Zakir Naik (Nasehat Dari Asatidzah Salafy Barat Untuk Para Pendukung & Pengkagum Zakir Naik

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullah

(Durasi: 8:30)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=MgGKgRHSFGQ
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=MgGKgRHSFGQ

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
BANTAHAN TERHADAP ZAKIR NAIK (NASEHAT DARI ASATIDZAH SALAFY BARAT UNTUK PARA PENDUKUNG & PENGKAGUM ZAKIR NAIK)

Menyanjung ahlul ahwa dan Ahlu dholal (kesesatan), menyanjung dan memuji mereka, serta mengangkat mereka, Zakir Naik… Zakir Naik adalah orang yang sama, ya ikhwan, yang baru saja kemarin mengatakan, apabila dia ditanyakan mengenai bom bunuh diri, sehingga banyaknya jiwa yang terkagumkan dengan jawapannya sehingga pengikutnya telah memuatkan rekaman ucapannya di youtube, dan dalam ceramahnya dia berkata, apabila dia ditanyakan tentang bom bunuh diri, dia mengatakan secara asasnya ada sekumpulan ulama yang tidak membenarkannya (haram). Dia berkata, kalian tahu al-Albani, dan ibnu Baz dan ibnu Utsaimin dan ulama ini melarang bom bunuh diri dan mengatakannya sebagai haram. Beliau berkata, tetapi terdapat juga sekumpulan ulama lagi yang membolehkan bom bunuh diri, seperti Safar al-Hawali dan Salman al-Audah.

Sungguh berani engkau menyebutkan nama-nama mereka itu dalam hembusan nafas yang sama seperti ibnu Baaz, ibnu Uthaimin dan al-Albani. Safar al-Hawali seorang yang dikatakan oleh Syaikh al-Albani, “khaar” atau seorang “khawarij al-asriyyah”, “kharijiyyah al-asriyyah” di mana mereka ini adalah tokoh khawarij pada zaman ini, dan beliau (Zakir Naik) memasukkan mereka (safar al hawali dan salman al audah) sebaris ulama. “Mereka adalah ulama, ya mereka adalah ulama, Ali Tamimi”, mereka adalah ulama yang sejenis dengan tokoh-tokoh ini, mereka adalah ulama khawarij dan mereka adalah ulama ahli politik, dan mereka adalah ulama Sururiyyah dan Qutubiyyah tetapi mereka bukanlah ulama salafiyyah.

Lihatlah pada ucapan ibnu Baaz terkait Safar al-Hawali dan Salman al-Audah. Apa yang telah diucapkan Syaikh ibnu Baz? (Syaikh mengatakan) “Sama ada mereka kembali pada kebenaran”, ketika syaikh ibnu Baz masih hidup, “sama ada mereka meninggalkan (kesesatan) dan bertaubat, dan meninggalkan apa yang mereka tegak di atasnya (kesesatan) ataupun mereka harus dihalang, mereka harus dihalang dari memberikan khutbah dan pelajaran dan ceramah dan rekaman-rekaman mereka tidak boleh disebar luaskan, dan tulisan-tulisan mereka tidak boleh disebar luaskan di tengah masyarakat disebabkan kerosakan yang mereka munculkan.” Dan seperti inilah (ucapan) syaikh Abdul Aziz bin Baz.

Syaikh Ibnu Utsaimin ketika ditanya tentang kaset Safar al-Hawali dan Salman al-Audah, beliau menyatakan bahawa kaset-kaset ini, “kita tidak memerlukan kaset-kaset tersebut” dari orang-orang yang bersama mereka pada sebuah pemikiran, atau pemikiran ats-Tsauri atau pemikiran revolusi. Kami tidak memerlukannya.” Dan beliau berkata, “Alhamdulillah kalian mempunyai kaset-kaset ulama yang kalian boleh mendengarkannya, kami tidak memerlukan kaset-kaset Safar dan Salman,” (demikian kata) ibnu Utsaimin.

Dan lihatlah apa yang dikatakan orang ini (Zakir Naik), “Dan jika itu sudah buruk ya ikhwan, lihatlah aqidahnya,” beliau katakan, “Aku telah menelaah kitab-kitab Hindu,” inilah Zakir Naik. “Aku telah menelaah kitab-kitab Hindu.” Dan apakah yang dikatakan oleh Abu Usamah tentang beliau? “Tiada tandingan, tiada yang sepertinya (Zakir Naik), seorang tokoh yang dakwahnya tiada tandingan,” Zakir Naik. Demikian sangat kagumnya beliau (Abu Usamah) terhadap Zakir Naik. Namun apakah yang dikatakannya (Abu Usamah) terhadap Salafi? Haddadi, Ahli Bid’ah, dan mereka yang melakukan jihad terhadap Salafy, jika Aku berbicara tentang mereka (Salafy), ini adalah jihad terhadap mereka. Terhadap siapa? Terhadap Salafy!

Namun ketika berbicara mengenai Zakir Naik, “tiada yang dapat menandinginya, dalam dakwahnya, tiada tandingan dalam dakwahnya.” Apa yang dia (Zakir Naik) katakan tentang kitab-kitab Hindu? Dia menyebut, “Aku telah membaca kitab-kitab Hindu dan aku telah mengkaji Brahma, aku telah mengkaji Vishnu dan aku telah mengkaji Shiva,” dan ini adalah tiga tuhan yang disembah dalam agama hindu.” Dia katakan, “Selepas aku telah mengkajinya aku menyadari bahwa kesemuanya, dalam pandangan Hindu, mereka (tuhan-tuhan itu) adalah pencipta (khaliq), Brahma adalah nama pencita, Shiva adalah nama pencipta, Vishnu adalah nama pencipta, maka jika seorang muslim hendak mengatakan ‘Ya Brahma’ dan menyeru kepada Brahma, atau menyeru kepada Vishnu atau menyeru kepada Shiva, maka jika seorang muslim, jika dia melakukan yang demikian itu, maka dia telah menyeru kepada Allah, dia telah menyeru kepada Allah. Inilah Zakir Naik!

Zakir Naik yang sama juga mengatakan, “Jika Usamah bin Ladin melakukan teror terhadap orang Amerika, maka aku, dan juga seluruh muslim, maka dia telah melakukan teror terhadap teroris. Jika Usamah bin ladin melakukan teror terhadap orang Amerika, maka dia telah melakukan teror terhadap teroris. Maka seluruh kaum muslimin harus menjadi teroris dan aku bersamanya.” Bersama siapa? Bersama Usamah bin Ladin! Usamah bin Ladin!

Apabila aku menyebutkan hal tersebut kepada salah seorang pengikut Zakir Naik, dia katakan, “Tidak, Tidak, Tidak, Tidak.. Ini tentunya diluar konteks.” Kemudian aku katakan, “Tidak ini bukan di luar konteks, inilah apa yang dia (zakir naik) telah ucapkan.” Dia menjawab, “Tidak, jika benar maka orang Inggeris (British) pasti tidak membenarkannya masuk ke Britain.” Itulah hujjahnya, aku katakan, “Akh, rekaman videonya ada, inilah ucapannya, dalam kasetnya, dalam videonya, inilah apa yang dia telah ucapkan tentang bin Ladin. Dia membalas, “Tidak, jika benar maka orang Inggeris pasti tidak akan memberikannya Visa untuk memasuki London.

Ya ikhwan, Muhammad al-Mas’ari tinggal di London, seorang yang menyatakan bahawa hukum pancung yang berlaku di Iraq, dia memasukkannya dalam situsnya dan dia tingga di London. Abu Hamzah al-Mas’ari, orang yang memiliki cangkuk (hook) di tangannya, yang sekarang ini sudah dipenjarakan selama 7 tahun di England. Orang ini telah menghantar teroris ke Yaman, untuk mengebom Yaman. Dia sendiri, bersama anaknya berada di penjara di Yaman selama enam tahun karena cubaan untuk mengebom sebuah hotel di Yaman. Mereka dengan perlindungan politik telah dibenarkan masuk, tinggal di London, mengambil manfaat dari yang namanya DSS (Sekuriti Sosial Masyarakat).

Bagaimana pula dengan Abdullah Faisal, atau Faisal Abdullah, seorang Jamaika, yang telah dipenjara selama lapan tahun di Britain dan kemudian ke hantar pulang ke Jamaika. Maka aku katakan itu bukanlah hujjah. Sama ada British membenarkan engkau masuk atau tidak, itu bukan hujjah sama sekali. Mereka telah membenarkan masuk antara orang-orang yang akhbatun-naas ke dalam negara mereka. Di antara orang-orang yang sangat jelek (untuk masuk ke dalam negara mereka) untuk mendapatkan perlindungan, aku katakan hatta jika Usamah bin Ladin mendarat (di negara mereka) esok mereka perlu memberikannya (perlindungan) atas dasar undang-undang kemanusiaan, mereka perlu memberikan kepadanya perlindungan politik dan kemudian menghukumnya setelah itu. Karena itulah cara mereka melakukannya.

Maka, beginilah Zakir Naik! Apa yang dia (Abu Usamah) katakan? Dia mengatakan bahawa “Dia (Zakir Naik) tidak ada tandingannya, bahwa dia tidak ada tandingannya, hal yang seperti ini tidak akan engkau temukan dari ucapan Salaf. Apa yang dia (Abu Usamah) katakan dalam khutbah yang sama, dia katakan bahawa sekarang di London, khutbah, dia sepatutnya memebri khutbah, khutbah adalah sepatutnya bertujuan untuk membimbing manusia kepada Sunnah, (tetapi) engkau membimbing mereka kepada ketua-ketua ahli bid’ah dan kesesatan dan kepada da’i kesesatan, apa yang dia katakan, dia mengatakan mengnenai Yusuf al-Qaradawi, dia berkata Yusuf al-Qaradawi cuba datang ke London beberapa hari yang lalu mereka menghalangnya mendapatkan visa. Demi Allah, khutbah in bukanlah untuk membincangkan perihal imigrasi, kastam dan pajak/cukai. Khutbah adalah tempat untuk membimbing manusia kepada Sunnah, tetapi sekarang dia membahas tentang Yusuf al-Qaradawi, dia menyebut Yusuf al-Qaradawi adalah seorang ulama, alim dalam agama ini dan dia telah dihalang dari mendapatkan visa untuk memasuki UK. Tetapi dia seorang alim, seorang ulama.

Ini ya ikhwan, engkau tidak akan temui pada ucapan Salaf, engkau tidak akan sesekali menjumpai dari golongan salaf ketika mereka membantah seorang ahli bid’ah maka mereka tidak pernah mengucapkan suatu kebaikkan pun tentang mereka. Pengada-adaan ini adalah daripada bid’ah yang dimunculkan oleh Safar al-Hawali, Salman al-Audah dan golongan Sururiyyah dan al-Qutubiyyah, para pengikut Sayyid Qutub, di mana mereka mengatakan jika engkau hendak menyebutkan keburukan seorang ahli bid’ah, maka engkau juga harus menyebutkan kebaikan mereka. Maka sekarang ini dia bersikap muwazanah dengan Zakir Naik, dan sepertinya juga terhadap Yusuf al-Qaradawi.

Ditranskrip oleh;
Syabab Majmu'ah Al-Ukhuwah As-Salafiyyah
6 Rajab 1437H

Sumber:
[1] https://youtu.be/XuYvr4r17rQ

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Bantahan #zakir_naik

[VIDEO] Membantah Kalam Filsafat: Zakir Naik - Allah Tidak Bisa Melakukan Semua Perkara?

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullah

(Durasi: 8:08)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=Xp5XvYoXOCI
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=Xp5XvYoXOCI

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
MEMBANTAH KALAM FILSAFAT: ZAKIR NAIK - ALLAH TIDAK BISA MELAKUKAN SEMUA PERKARA?

Penanya (Eddie):
Sesetengah orang berkata, Tuhan yang Maha Besar, Dia mengetahui segala seuatu, Dia mempunyai kuasa atas semua perkara, Dia bisa melakukan apa saja, apakah maksudnya? Maka mereka mengatakan Tuhan bisa melakukan apa saja, jadi mengapa Dia tidak bisa menjadi seorang manusia? Apa komen anda tentang ini?

Zakir Naik:
“Ini merupakan penjelasan yang sering disampaikan. Yakni mengapa kita membatasi kuasa Tuhan? Tuhan bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya. Jadi mengapa kita membatasi kuasa Tuhan Yang Maha Besar?

Dan saya sampaikan kepada mereka, agar dapat menjelaskan, saya bersetuju Tuhan bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya. Dan kamu mengatakan Tuhan bisa menjadi manusia?

Jika saya bersetuju dengan kamu Tuhan bisa menjadi manusia, kamu harus sadar bahwa sebaik saja Tuhan menjadi manusia, Tuhan tidak lagi menjadi Tuhan. Kamu mengatakan Tuhan bisa menjadi apapun, tidak mengapa tetapi kamu tidak bisa mengatakan terdapat Tuhan-manusia.

Kalau anda mengatakan terdapat Tuhan-manusia, yakni Tuhan yang menjadi manusia dan memiliki kuasa Tuhan, maka ini tidak masuk akal.

Mengapa?
Kerana secara definisi, Tuhan ialah Abadi. Manusia akan mati. Antara salah satu, seorang manusia yang abadi dan manusia yang akan mati. Anda tidak bisa mempunyai manusia yang abadi dan bakal mati pada masa yang sama. Ini tidak memberikan sebarang arti. “

Penanya:
“Ini tidak masuk akal.”

Zakir Naik:
“Ini tidak masuk akal, Tuhan yang Maha Besar tidak mempunyai permulaan, manusia mempunyai permulaan. Kamu tidak bisa mempunyai seseorang yang mempunyai permulaan dan tidak mempunyai permulaan pada masa yang sama, ini tidak memberikan sebarang arti.

Tuhan yang Maha Besar tidak mempunyai pengakhiran, manusia mempunyai pengakhiran. Anda tidak bisa mempunyai seseorang yang tidak mempunyai pengakhiran dan mempunyai pengakhiran pada masa yang sama. Ini tidak memberikan sebarang arti.

Ini seperti dengan memberitahu “aku seorang yang tinggi rendah”. Anda hanyalah salah satu, tinggi ataupun rendah.”

Zakir Naik:
“Ia adalah ... Ia adalah ... kamu tidak bisa menggunakan perkataan tinggi-rendah sama sekali. Antara salah satu, tinggi, rendah ataupun sederhana. Tidak wujud manusia tinggi-rendah, gemuk-kurus. Semisal dengan hal ini, tidak mungkin akan wujud tuhan-manusia.

Misalnya, Tuhan yang Maha Besar tidak butuh makan, manusia butuh makan. “

Penanya:
“Ya.”

Zakir Naik:
Dalam Surah al-An’am, Surah ke-6, ayat ke-14, “… Dia pula yang memberi makan dan bukan Dia yang diberi makan?” . Kita sebagai manusia, membutuhkan istirahat and tidur. Tuhan yang Maha Besar tidak membutuhkan istirahat dan tidur.

Dalam Al-Qur’ān, Surah Al-Baqarah, Surah ke-2, ayat ke-255, “ Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya). Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. “

Maka, jika saya mengedepankan penjelasan bahwa Tuhan bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya, jika saya bersetuju, maka Tuhan bisa menipu. Walau bagaimanapun, menipu itu bukan sifat keTuhanan. Ketika saatnya Tuhan melakukankan sebuah penipuan, maka Dia tidak lagi menjadi Tuhan.

Situasi ini sama jika anda mengatakan, Tuhan menjadi manusia, jika saya bersetuju, baiklah, namun Dia hilang kuasa sebagai Tuhan. Kalau Dia hilang kuasa sebagai Tuhan, apakah fungsi kita menyembahNya sebagai seorang manusia? Seperti saya dan kamu (Eddie). Yang seorang manusia menjadi Tuhan, pada esok hari saya dan kamu bisa menjadi Tuhan. Dan soalan saya yang seterusnya, jika Tuhan menjadi manusia, siapakah yang bakal mengambil alih dunia untuk kita berdua?

Jika saya bersetuju dengan penganut Kristian, Tuhan menjadi manusia, siapakah yang bakal mengambil alih dunia? Jadi manusia akan terus mereka berlegar dengan persoalan sebegini. Tambahan pula, jika saya bersetuju dengan penjelasan bahwa “Tuhan bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya, Tuhan bisa menjadi tidak adil, sifat itu bukan sifat keTuhanan.

Allāh berfirman dalam Al-Qur’ān, Surah an-Nisa, Surah ke 4, ayat ke 40 “Sesungguhnya Allah tidak sekali-kali menganiaya (seseorang) ….”. Saat Tuhan menjadi tidak adil, Tuhan tidak lagi menjadi Tuhan. Jika saya bersetuju dengan penjelasan bahwa Tuhan bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya, Tuhan bisa lupa, sifat lupa bukan sifat keTuhanan.

Allāh berfirman dalam Surah Taha, surah ke-20, ayat ke-52, “ … Dia juga tidak pernah lupa.”

Saat Tuhan lupa, Dia tidak lagi menjadi Tuhan.
Perkara yang sama bagi Tuhan bisa membuat kesilapan. Berbuat kesilapan bukan sifat keTuhanan.

Dalam al-Qur’ān, Surah Taha, surah ke-20, ayat ke-52, “ … Tuhanku tidak pernah keliru … “. Saat Tuhan melakukan kesilapan, Dia tidak lagi menjadi Tuhan. Tiada di mana-mana dalam Al-Qur’ān mengatakan Allāh bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya.

Apa yang terdapat dalam Qur’ān?
“Bahawasanya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu?” – Surah Al-Baqarah, Surah ke-2, ayat ke 106, 109, 284, ; Surah Ali Imran ; surah ke 3, ayat ke 29 ; Surah An-Nahl, surah ke-16, ayat ke-77 ; Surah Fatir, surah ke-35, ayat pertama.

Dalam beberapa tempat dalam Al-Qur’ān, Allāh berfirman, " إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدِيرٌ۬ " ; “Sesungguhnya, Allāh Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.”

Itulah sebab Allāh berfirman dalam Surah Al-Buruj, surah ke-85, ayat ke-16, “Yang berkuasa melakukan segala yang dikehendakinya.”

Apa saja yang Allāh inginkan, maka Dia bisa melakukannya, tetapi Allāh tidak akan melakukan perkara yang tidak bersifat keTuhanan seperti menipu, melakukan kesilapan, menjadi seorang manusia.

Jadi apa yang Tuhan ingin lakukan, Dia bisa melakukannya. Adapun, untuk mengatakan Tuhan bisa melakukan apapun dan segala sesuatunya, ini tidak logis.


Perhatikan bagaimana Zakir Naik telah menggiring para pengikut dan pendengarnya untuk mengikuti syubhat kaum filsafat ketika berbicara tentang sifat Allah. Yang menjadi pertimbangan beliau adalah logis akal. ~Allahul musta'aan~

Seterusnya dengarkan penjelasan berikut dari Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullah, menyingkap hakekat yang sebenarnya tentang Kalam Filsafat yang dipakai oleh Zakir Naik dan orang-orang seperti beliau hadahumullah...


Ikhwanifiddiin a'azzakumulloh, (Ada) syubhat na'uzdubillah.. syaithoniyah, sering berkata, membisikan:

"Siapa yang menciptakan ini? siapa yang menciptakan kamu?" Allah..

Kemudian bertanya,
"Siapa yang menciptakan Alloh?"

Ucapkan:
أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ..

Ucapkan:
أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ..

Itu syaithon yang berbicara! Karena dia manyamakan antara Khaliq dengan makhluq, dengan satu pertanyaan.

Yang ditanya siapa yang Menciptakan. Itu makhluq, sedangkan Allah Al-Khaliq (pencipta-pen). Baarokallohu fiikum.

Maka stop sampai di situ, dan ucapkan :

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ..

Jangan kamu layani ucapan seperti itu !!

Yang sejenis ini adalah kalimat, "Apakah Allah bisa menciptakan yang lebih besar dari Dirinya?"

Ini juga sama. Kalau mengatakan tidak bisa berarti Allah tidak BerKuasa, kalau dikatakan bisa berati ada yang lebih Besar dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ..

Ikhwanifiddiin a'azzakumulloh,
ini juga syubhat yang sama..

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ..

Allah Maha Kuasa, bisa berbuat apapun sekehendak-Nya !! Tapi, apakah Allah mau...?

Hati-hati, tadi syubhatnya sesungguhnya rawan atau rapuh sekali. Allah Maha Kuasa, Bisa berbuat apapun. "Berarti dia bisa menciptakan (yang lebih besar-pen)?" Kalau Allah kehendaki, tapi Allah tidak akan..

... kan begitu, selesai.. Nggak ada yang lebih besar dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ikhwanifiddiin a'azzakumulloh, jangan sampai terbawa fitnah ini akhirnya mengucapkan kalimat sesat seperti kalimatnya Zakir Naik, yang katanya ahli debat..

Bahwa "Aku memiliki 100 (1000-pen) perkara yang Allah tidak bisa melakukannya."

❌ Astaghfirulloh,
ini ucapan-ucapan yang mengerikan,
❌ Ucapan yang na'udzubillah,
❌ Ucapan yang bertentangan dengan ucapan Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Al Qur`an berkali-kali….

إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدِيرٌ۬

"Allah atas segala sesuatu Maha Kuasa"

= "Maha bisa"

Dan ini iman!! Siapa yang tidak percaya, kafir.. Ini iman, ini aqidah!! Siapa yang tidak percaya bahwa Allah 'ala kulli syai`in qadir, berarti dia kafir..

Ikhwanifiddiin a'azzakumullah, Alhamdulillah..

Sesungguhnya syubhat-syubhat yang seperti itu sering disebarkan oleh kaum filsafat..

Makanya,
❌ jangan belajar dari Plato,
❌ jangan belajar dari Aristo (teles-pen),
❌ jangan belajar dari orang Yunani.

✅ Belajar dari Al-Qur`an wa sunnah,
✅ Belajar dari para ulama salaf,
✅ Belajar dari para shahabat dan tabi'in,
✅ Belajar dari para imam-imam. Imam Malik, Imam Syafi'i, Imam Ahmad, belajar dari mereka para aimmah... Na'am.

Ditranskrip oleh;
Syabab Majmu'ah Al-Ukhuwah As-Salafiyyah
3 Rajab 1437H

Sumber:
[1] https://youtu.be/Yf5lm3aDhgY
[2] http://bit.ly/1Lr3AxM

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Bantahan #zakir_naik

[VIDEO] Zakir Naik Mengatakan Allah Tidak Mampu Melakukan Semua Perkara

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

(Durasi: 3:13)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=Sh-JIBuQzss
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=Sh-JIBuQzss

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
ZAKIR NAIK MENGATAKAN ALLAH TIDAK MAMPU MELAKUKAN SEMUA PERKARA

Ulama Kibar Muslim, Syaikh Shalih Fauzan al Fauzan hafizhahullah ditanya:

Terdapat da'ie yang terkenal yang mana usahanya tersebar ke seluruh dunia. Dia mengatakan Allah tidak mampu melakukan semua perkara. Dia juga mengatakan terdapat 1000 perkara yang Allah tidak mampu lakukan.
Adakah orang ini dianggap da'ie ke pintu pintu Jahannam? Adakah kami perlu ingat kan tentang dia (kesesatannya)?

Syaikh menjawab:
Orang ini mulhid (1), orang yang mengatakan sedemikian adalah mulhid terhadap Nama² dan Sifat² Allah.

"Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka berdoalah (kepada Allah) dengan nya (dengan menyebut asmaa-ul husna) dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama Nya. Nanti mereka akan mendapatkan balasan terhadap apa yang mereka lakukan." (Surah al A' raf ayat 180)

"Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik ataukah orang-orang yang datang dengan aman pada hari kiamat?" (Surah Fussilat ayat 40)

Seseorang mengatakan Allah tidak mampu melakukan semua perkara... Maha Suci Allah! Allah mengatakan:

"... Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu" (Surah al Baqarah ayat 284)

Berapa banyak ayat yang ada (menyatakan) "Allah mampu lakukan segala sesuatu" atau "Sesungguhnya Allah mampu lakukan semua perkara"? Berapa banyak ayat!? (2)

Allah tidak menyebutkan apa² batasan ke atas keupayaanNya, kebolehanNya tidak terbatas ke atas segala sesuatu. Dia mampu melakukan apa sahaja. Dia, Maha Mengetahui ke atas segala sesuatu. Dia, Yang Maha Tinggi dan Paling Tinggi, tidak menyebutkan apa² keterbatasan.

Dan kau datang dan mengehadkan ini!? Adakah kau katakan "Tidak, ada beberapa perkara yang Allah tidak tahu dan aku mengetahuinya" (3).

Ini adalah jenis ilhaad terhadap Nama² dan Sifat² Allah.

Bukan semua pendakwah berada di atas kebenaran. Dengar ucapan Rasulullah "pendakwah ke pintu-pintu Jahannam" (4)

Bukan semua pendakwah di atas kebenaran. (Tamat perkataan Syaikh)

Nota kaki:

(1) Mulhid adalah seseorang melakukan ilhaad terhadap Nama² dan Sifat² Allah dengan menafikan kesemuanya secara total atau merubah maknanya ke makna yang tidak sesuai kepada Allah.
Ilhaad juga termasuk menamakan Allah dengan nama-nama yang Dia tidak gunakannya untuk menamakan diri Nya. Lihat Syarah Qowaid Al Muthla (pg. 49-50), Syaikh Ibn 'Uthaymeen. Ilhaad juga boleh diterjemahkan sebagai kafir atau rawafidh (penolak/penafi) di dalam petikan ini, Allahu'alam.

(2) Terdapat lebih 35 ayat Quran yang menyatakan hal ini atau ayat yang sama!

(3) Perhatikan Syaikh menyebutkan faedah di dalam contoh ini. Beliau dengan sengaja gemar untuk memperlihatkan dengan jelas berapa tidak boleh diterima kepada pengakuan yang menyatakan bukan semua perkara Allah tahu, dan seseorang mengaku mengetahui sesuatu yang Allah tidak mengetahui! Maka ianya sama, apa² sifat Allah yang Dia nisbatkan pada diri Nya seperti ilmu Nya, keupayaanNya, atau apa sahaja, tidak akan ada keterbatasan atau limit atau pengkhususan (ke atas Sifat² Allah) dengan menggunakan pemikiran secara rasional atau falsafah. Wallaahu A'lam.

(4) Dari hadith shahih dari Hudzaifah menceritakan tentang ahlul dholal dan fitnah mereka yang akan dihadapi oleh umat yang akan datang.
"Akan ada du'at yang memanggil ke pintu-pintu jahanam dan sesiapa yang menyahut seruan mereka, mereka akan melemparkan nya ke dalam nya (neraka). Al Bukhari No. 7084 Muslim no. 1847

http://www.bakkah.net/en/shaykh-saalih-al-fowzaan-on-the-claim-that-allaah-cannot-do-all-things.htm#more-3764

WhatsApp طريق السلف
=====*****=====
Publikasi:
WA Salafy Solo
www.salafymedia.com
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Bantahan #zakir_naik

[AUDIO] Al-Ustadz Idral Harits - Pengaruh Al-Quran dalam Memperbaiki Qalbu


Rekaman Audio Kajian Surau Al-Amin, Pulai Jaya - Johor Bahru - Malaysia •• Sabtu-Ahad, 01-02 Rajab 1437H ~ 09-10.04.2016M

Bersama Al-Ustadz Abu Muhammad Idral Harits hafizhahullah

-- Download audio | Mp3 versi 32 Kbps --

[ Kajian Tematik ]

Pengaruh Al-Quran dalam Memperbaiki Qalbu
i_01. Sesi 1 Download Audio di sini

i_02. Sesi 2 Download Audio di sini

i_03. Sesi 3A Download Audio di sini

i_04. Sesi 3B Download Audio di sini

i_04. Sesi 4 Download Audio di sini

i_04. Sesi 5 Download Audio di sini

i_04. Sesi 6A Download Audio di sini

i_04. Sesi 6B Download Audio di sini


[ Taushiyah ]

ii_01. Ba'da Isya' Download Audio di sini

ii_02. Untuk Muslimah Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: WA Salafy Malaysia

Dipublikasikan oleh: WA & Telegram Forum Berbagi Faidah & AlFawaaid•Net
Klik “JOIN” http://bit.ly/ukhuwahsalaf
Klik “JOIN” http://bit.ly/Alfawaaid
Klik “JOIN” http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[VIDEO] Bantahan Syubhat Dakwah Salafiyah di Indonesia dipimpin oleh Luqman Ba'abduh

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullah

(Durasi: 4:06)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=vEw3GJH-k28
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=vEw3GJH-k28

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
BANTAHAN SYUBHAT DAKWAH SALAFIYYAH DI INDONESIA DIPIMPIN OLEH LUQMAN BA'ABDUH

Ikhwani fiddin a'azakumullah ini sering terucap dari orang-orang yang lebih mengutamakan perasaan kemudian berfikir di perasaannya;

"Kayaknya ngak benar nich... masak semua salah? ... Emang yang benar Salaf tok?"

"Kalau iya mau apa..??"

Ikhwani fiddin a'azakumullah dikira Salaf itu adalah nama, kelompok, organisasi yang dipimpin oleh ustadz fulan. Dikira mereka begitu. Sehingga... "masak kelompok itu paling benar sendiri, yang lain salah" Bukan ...!!

Salafy yang ngak ada kelompok-kelompokkan, ngak ada imam-imaman, ngak ada amirul mukminin.
Itu hanya tuduhan hizbiyin .. bahwa ini: "kelompok Salaf ini amirnya adalah fulan..."

Sama dengan surat kaleng, entah sekarang kalengnya elektronik. Dikirimkan lewat WA (whatsapp) ... Suara, suara orang jahil, suara orang bodoh! Bahwa dakwah Salafiyah di Indonesia ini dipimpin oleh Luqman Ba'abduh dan Luqman Ba'abduh itu begini dan begitu.

> Yang pernah milih dia siapa?
> Kapan pemilunya?
> Kapan kita musyawarah memilih amirul mukminin?
Ndak ada!

Itu tuduhan mereka saja! Siapapun, tidak beliau, tidak saya, tidak siapapun kalau salah, apakah diikuti?

Dulu, amirnya adalah panglima Laskar Jihad, Jafar Umar Talib. Iya kan?
Toh sekarang ditinggal. Apa namanya?

Bukan Hizbiyyah. Kita lihat kalau salah, ya terpaksa harus ditinggal ... walaupun kita berharap, berharap, berharap untuk kembali ... berdoa, berdoa semoga kembali. Tetapi kalau kenyataannya tidak kembali, mau apa?

Demikian pula terjadi kalau na'udzubillah, terjadi pada saya, pada Ustadz Luqman dan lainnya, akan diperlakukan seperti itu oleh Salafiyyin.

Kenapa?
Karena kita bukan organisasi, bukan partai politik, kita bukan kelompok-kelompokkan walhamdulillahi rabil 'aalamin.

Cuma mereka dengan kaca mata bodohnya mereka, dengan kaca mata mereka yang sempit mengira bahwa ini kelompok baru, dengan pemimpin baru, pencetus baru ... padahal ini ikhwani fiddin a'azakumullah sudah ada sejak para shahabat masih hidup.

Anas bin Malik (radhiyallahu 'anhu) menyatakan: "Akan dibangkitkan seorang dari Salaf. Melihat kalian maka dia tidak akan lagi melihat pada kalian kecuali Shalatnya." Kecuali Shalat ini. Beliau menangis.

Sudah menyebutkan "Salaf" ... kalau dibangkitkan dari "Salaf". Demikian pula para ulama setelahnya, setelahnya ...

Imam Auzai (rahimahullah) menyatakan:

'Alaika bi atsari man Salaf - "Hendaklah kalian ikut jejak-jekak Salaf,"
wa inrofadhokannas - "walaupun manusia menolakmu"

Ini bukti kalau dakwah Salaf ini Bukan dagang sapi! Bukan dagang Kue!

'Alaika bi atsari man Salaf wa inrofadhokannas
"Hendaklah engkau pegang jejak-jejak Salaf walaupun manusia menolakmu."
Artinya manusia lari, manusia menjauh, tetap pegang Salaf.!?

Jangan seperti dagang:
"Wah kayaknya ini ngak laku. Kita ganti saja kismisnya dengan wijen supaya laku."
"Oh ternyata ini ngak laku, dikasih keju supaya laku."

Agama ngak demikian.!? Sudah baku dari Allah subhanahu wa ta'ala. Sudah baku diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Kita hanya menyampaikan.

Kalau mereka menerima Alhamdulillah, kalau mereka menolak:

'Alaihi billah - "Atas mereka dengan Allah subhanahu wa ta'ala"

Urusannya:
Bainuhu wa baina rabbuh - "Antara dia dengan Allah subhanahu wa ta'ala"

Kita hanya menyampaikan. Baarakallahu fiikum.

Ditranskrip oleh;
Syabab Majmu'ah Al-Ukhuwah As-Salafiyyah
29 Jumadil Akhir 1437H

Sumber audio: http://bit.ly/1VckN1z
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Bantahan

[VIDEO] Bagaimana Menyikapi Orang Yang Membela Mubtadi'

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad al-Madkhali rahimahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

(Durasi: 2:07)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=WO_oZRFUxtU
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=WO_oZRFUxtU

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
BAGAIMANA MENYIKAPI ORANG YANG MEMBELA MUBTADI’

Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad Al-Madkhaly rahimahullah

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady: Kami mengharapkan bimbingan bagi sebagian orang yang mengikuti sebagian mubtadi’ yang nampak jelas bid’ah mereka, dan jika dijelaskan kepadanya keadaan mereka, dia mengatakan: “Syaikh fulan salafy.” Maksudnya dia tetap memujinya dan sama sekali tidak mempedulikan kesalahan-kesalahannya yang nampak jelas. Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

Asy-Syaikh Zaid Al-Madkhaly: Yang diharapkan pertama kali adalah memastikan, memastikan sebelum segala sesuatunya, janganlah memvonis seseorang dengan bid’ah atau kesesatan atau penyimpangan kecuali setelah engkau mengetahui hal tersebut dengan yakin. Kemudian orang tersebut bisa jadi keburukannya hanya sebatas berimbas kepada dirinya sendiri, atau bisa jadi keburukannya juga menimpa orang lain, seperti seseorang yang melakukan bid’ah atau dia diikuti bid’ahnya dan dia mengajak kepada bid’ahnya tersebut, maka orang yang seperti ini ditahdzir dengan menyebutkan namanya dan menjelaskan siapa orangnya, sebagaimana hal ini merupakan kebiasaan Salaf yang shalih.

Adapun orang yang bid’ahnya terbatas hanya kepada dirinya dan sebagian orang ada yang mengetahuinya, maka hendaknya menasehatinya dan cara menyikapinya tidak sama seperti terhadap orang yang mengajak kepada bid’ah dan menyebarluaskan pemikiran para pengusungnya walaupun mereka telah mati atau membelanya, maka orang semacam ini dia dibantah ucapannya dan teranggap termasuk ahli bid’ah, dan ahli bid’ah selalu membahayakan orang yang ilmunya sedikit

Kunjungi || http:// http://forumsalafy.net/bagaimana-menyikapi-orang-yang-membela-mubtadi/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #Nasehat #membela_mubtadi_

[AUDIO] Kajian Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah “Asy-Syari’ah” Ke-12, Tahun 1437H ~ 2016M


Rekaman Audio Kajian Masjid Agung Manunggal, Bantul – Yogyakarta •• Ahad, 25 Jumadil Akhir 1437H ~ 03.04.2016M

-- Download audio | Mp3 versi 24 Kbps --

[ Pembukaan ]
Bersama Al-Ustadz Yusuf (Yogya)
01. Download Audio di sini


[ Kajian Utama]
Bersama Asy-Syadikh Ali Hussein Asy-Syarafi (Penterjemah: Al-Ustadz Ruwaifi')
Tuntunan Islam dalam Menangkal Radikalisme Untuk Menjaga Keutuhan Agama dan Negara
02. Sesi 1 Download Audio di sini

03. Sesi 2 Download Audio di sini

Bersama Asy-Syaikh Zakariya bin Syu’aib (Penterjemah: Al-Ustadz Askary)
Kembali Kepada Ulama Kibar
04. Sesi 3 Download Audio di sini

Bersama Asy-Syaikh Shalah Kantusy (Penterjemah: Al-Ustadz Qomar Suaidi)
Akibat Kejahilan dan Meninggalkan Ilmu
05. Sesi 4 Download Audio di sini

06. Sesi 5 Download Audio di sini


[ Penutupan]
Bersama Al-Ustadz Yusuf (Yogya)
07. Download Audio di sini


[ Tambahan]
Bersama Asy-Syaikh Shalah Kantusy (Penterjemah: Al-Ustadz Qomar Suaidi)
Ucapan Syukur
08. Download Audio di sini

Shalat Maghrib
08. Download Audio di sini

Shalat 'Isya
08. Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: Panitia Kajian Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'Ah “Asy-Syari’ah” Ke-12, Tahun 1437H ~ 2016M

Dipublikasikan oleh: WA & Telegram Forum Berbagi Faidah & AlFawaaid•Net
Klik “JOIN” http://bit.ly/ukhuwahsalaf
Klik “JOIN” http://bit.ly/Alfawaaid
Klik “JOIN” http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[VIDEO] Perbedaan Antara Ittiba' & Taqlid

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abdurrahman Lombok hafizhahullah

(Durasi: 9:49)

Versi Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=Eh-KC0lgySY
Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=Eh-KC0lgySY

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet

________
- - - - - - - - -
PERBEDAAN ANTARA ITTIBA' DAN TAQLID

[ Tanya ]

Di sini ada pertanyaan. Tolong dijelaskan antara ITTIBA' dengan TAQLID!

[ Jawab ]

Kita sering mendengar,

« KITA WAJIB ITTIBA' »
▪️makna dari ittiba' itu adalah mengikuti.

« KITA TIDAK BOLEH TAQLID »
▪️makna dari taqlid itu juga mengikuti.

Di mana letak perbedaannya? Ini ITTIBA', kita disuruh untuk ittiba', mengikuti. Kita dilarang dari TAQLID, artinya mengikuti juga. Lho terus bagaimana? Mungkin ini yang ditanya oleh saudara kita, barakallahufiik.

Perbedaan antara ITTIBA' dengan TAQLID:

🔺ITTIBA' itu barakallahufiik, baru dikatakan ittiba' ditinjau dari dua sisi:
▪️Yang petama, orang yang kita ikuti ini adalah orang yang pantas untuk diikuti.
▪️Kedua, dan yang dibawanya adalah apa yang datang dari Allah Jalla Subhanahu Wa Ta'ala.
-Mengikuti orang yang seperti ini dengan apa yang dibawa dari kebenaran, ini disebut dengan al ittiba'.

Dengan definisi arabnya adalah “ittiba'u man huwa hujjatun bil hujjah.”
Mengikuti orang yang pantas untuk diikuti, pembawa hujjah.
Kita mengikutinya juga dengan dalil.
-Ini yang disebut dengan AL-ITTIBA'.

🔺Kedua, TAQLID, ditinjau juga dari dua sisi:
▪️Orang yang kita ikuti ini tidak pantas, tidak bagus.
▪️Kedua, kita mengikutinya itu tidak punya alasan, tidak punya dalil.
-Maka ini disebut dengan apa tadi? TAQLID, ini namanya taqlid. Mengikuti orang yang tidak pantas diikuti, dan dia bukan pemilik hujjah, tidak tahu dalilnya. Maka mengikuti orang yang buta ini, itu disebut dengan TAQLID.

BERARTI PERBEDAANNYA ADALAH,

🔺ITTIBA' mengikuti orang dengan ilmu.
🔺TAQLID mengikuti orang dengan membuta babi, atau membabi buta. Ini disebut barakallahufiikum, taqlid.

“Lho, saya kan ikut, apa dalilnya?”
“Saya ikut saja”
“Lho, yang penting saya ikut”
-Nah, ini sikap TAQLID.
Kalau kita mengatakan, saya mengikut orang itu, apa dalilnya?
Ini dia Al Qur'an, ini sunnah rasul.
-Ini disebut dengan ITTIBA'.

Insya Allah barakallahufiik, bisa dipahami oleh segenap saudara kami kaum muslimin dan muslimah perbedaan antara ITTIBA' dan TAQLID.

Karena khawatir:

“Ya akhi, jangan taqlid lho, sama ulama mu!”
▪️Lho kami ini mengikuti dia ('alim/pembawa hujjah, -ed)
▪️dengan dalil lho.
-Ini bukan TAQLID tetapi apa namanya tadi? ITTIBA'.

▪️Kalau saya mengikuti seseorang, tidak tahu dalilnya,
▪️kedua tidak mau tahu, yang penting dia alim, katanya saya ikuti.
-Ini disebut dengan TAQLID.

(Demikian, -ed) Bedanya, barakallahufiik. Wallahu a'lam bishawab.

http://www.thalabilmusyari.web.id/2016/03/perbedaan-antara-ittiba-dan-taqlid.html

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid


#VideoFawaid #Manhaj #taklid #ittiba_