Jawaban untuk Tuduhan Keji Bahwa Salafiyyun adalah “Jama’ah Tahdzir”

Dijawab Oleh: Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
-----------


- Download Audio di sini

P E R T A N Y A A N:

Apa tanggapan ustadz tentang tuduhan kita adalah "Jama’ah Tahdzir"?

J A W A B A N:

Sudah dijawab bahwa ternyata JAMA’ATU TAHDZIR adalah JAMA’ATU RAHMAH..!! Golongan yang sangat penyayang kepada ummatnya.

Ketika ditanyakan kepada beberapa ulama tentang “ucapanmu begini, begini pada mereka..” … “itu bukan begini bukan begitu..”, Apa jawaban mereka, jawaban ulama..??

Kami (para ulama, -pen.), “Arham bihim min abaa-ihim wa ummahatihim” (kami lebih sayang kepada mereka dari bapak mereka dan ibu mereka)…!!

Bapak ibu mereka, memperingatkan dari bahaya api dunia, “hati-hati nak, itu bahaya”, api dunia..!! “Hati-hati nak, jangan main di jalan nakti ketabrak”, bahaya dunia..!! …. tapi kami memperingatkan mereka dari bahaya akhirat.”

Mana yang lebih penting..?? Mana lebih arham..?? Para ulama arham bihim..!! maka kita dikatakan sebagai Jama’tu Tahdzir untuk melecehkan.. Na’am.

P E R T A N Y A A N:

Apakah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mentahdzir orang-perorangan?

J A W A B A N:

Na’am. Ikhwani fiddin a’azzakumullah, ini berarti harus dikaji kembali kitab-kitab manhaj ini..

Dulu, Sururiyyah yang yang terdahulu … Salaf mereka yang jelek … sururiyyah yang lama … mengatakan, “tidak boleh mentahdzir dengan ta’yin. Cukup mentahdzir itu dengan umum saja.. Hati-hati dari bid’ah..” Titik. Jangan mengatakan, “fulan Syiah … jangan..!!” Ini sudah dibantah panjang lebar oleh masyayikh kibar. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Sudah dibantah. Tidak benar ini.. Hati-hati dari syiah, tapi ngak tahu syiah yang mana ya..?

Ikhwani fiddin a’azzakumullah, sebutkan “fulan syi’i rafidhi”, fulan hizbi mubtadi’ … dan contohnya terlalu banyak. Sangat-sangat banyak. Termasuk dalam hadits, suatu rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba-tiba ditentang oleh seseorang dengan muka yang memerah, dengan mata yang melotot, dengan otot leher yang keluar, suara yang keras,

“Yaa Muhammad i’dil..!!” (Wahai Muhammad, berbuat adillah..!!)

Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam betul-betul marah dengan orang ini. Sampai menyatakan, “Siapa yang berbuat adil jika aku tidak adil?”

Umar Ibnu Al-Khattab mengatakan, “Ya Rasulullah biar aku penggal lehernya orang ini.. Ini munafik orang ini..” … menafikan keadilan nabi, apa bukan munafik?

Tetapi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “biarkan dia, karena khawatir manusia akan mengatakan bahwa Rasulullah membunuh sahabatnya.”

Tetapi apa kata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sesudah itu? “Akan keluar dari orang ini …” ta’yin atau tidak ta’yin..?? ta’yin atau tidak ta’yin..?? TA’YIN!!

“… Akan keluar dari orang ini …” dengan isyarat kepada dia. “Orang ini nanti akan memunculkan model manusia seperti seperti ini … seperti ini … Shalatnya mengalahkan shalat kalian, puasanya mengalahkan puasa kalian, tetapi keluar dari agama seperti anak panah keluar dari buruannya..”

Maka dengarkan ucapan para ulama yang menerangkan hadits ini bahwa ini tahdzir dari orang tersebut dan jangan dengarkan ucapan Salman Audah, As-Surury..!! Hizbi yang menyatakan hadits yang sama, “Lihatlah Rasulullah orang ini mengkritik dirinya dibiarkan BEBAS MERDEKA..”

Kata siapa BEBAS MERDEKA, Yaa Haadza.?? Diperingatkan dengan keras “Akan keluar dari orang ini seperti ini … seperti ini …” digambarkan dengan jeleknya, masih belum cukup kalau belum dilengkapi ucapan Rasulullah ini dengan ucapan berikutnya, “Kalau aku temui mereka, aku akan bantai, aku akan perangi mereka seperti diperanginya kaum ‘Ad.”

Masih ada lagi kalimat yang berikutnya, “mereka sejelek-jelek makhluk..!!” bayangkan… “sebaik-baik kalian adalah yang dibunuh oleh mereka sedangkan mereka adalah sejelek-jelek bangkai dibawah naungan langit..!!”

Ini semua menggambarkan tentang ini (tahdzir, pen).. nanti kedepannya akan begini.. Peringatan.. Tahdzir..

Baarakallahu fiikum.

Maka dari para Salaf sangat banyak, dari shahabat, dari tabi’in, dari tabi’ut taabi’in.. akan dibahas dalam babnya dalam Kitab Lamudduril Mantsur minal Qaulil Ma’tsur …

Durasi 05:49
✺✺✺

Sumber:
Audio Tanya Jawab Kajian kitab “Fathul Majid” | Sabtu, 20 Shafar 1436H – 13/12/2014M — Masjid Agung Baitussalam Purwokerto

Download audio: http://bit.ly/1uAtbq2 (Versi Full)
____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
✆ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.