WHAT'S NEW?
Loading...

[AUDIO] Teknik Dasar Menulis Naskah

Senin, 09 Jumadil Akhir 1436H ~ 30/03/2015M
Masjid As-Salam, Komplek Pondok Tahfizhul Qur'an Al-Manshuroh, Mujur - Kroya Cilacap

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


[ 01 ] - Pembukaan :: Ust. Saiful Bahri
[ 02 ] - Kenapa Harus Menulis :: Ust. Mukhtar
[ 03 ] - Kisah Awal Mula Menulis Naskah :: Ust. Muhammad Rijal
[ 04 ] - Kisah Awal Mula Menulis Naskah :: Ust. Abdul Mu'thi Sutarman
[ 05 ] - Asal Mau, Menulis itu Mudah Insya Allah :: Ust. Ayip Syafruddin
[ 06 ] - Kaidah Penulisan Menurut EYD :: Ust. Abu Ibrahim Zain
[ 07 ] - Pentingnya Menulis Dalam Islam :: Ust. Qomar Suaidi
[ 08 ] - Pengetahuan Dasar Menulis Menggunakan Laptop :: Ust. Syu'bah
[ 09 ] - Pengenalan Jenis Paragraf dan Penyusunannya :: Ust. Abu Nauroh
[ 10 ] - Proses dan Prospek Majalah Salafiyyin dan Respon Umat Islam :: Ust. Muhammad Farhan
[ 11 ] - Proses dan Prospek Majalah Salafiyyin dan Respon Umat Islam :: Ust. Abu Umar Ibrahim
[ 12 ] - Pentingnya Menulis :: Ust. Qomar Suaidi
[ 13 ] - Teknik Translite Bahasa dan Tesaurus :: Ust. Mukhtar
[ 14 ] - Teknik Jurnalistik :: Ust Ayip Syafruddin

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan:
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]. Sumber: Tasjilat As-Salam Mujur

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abu Nasiim Mukhtar - Diantara Tanda-Tanda Hari Kiamat

Al-Ustadz Abu Nasiim Mukhtar hafizhahullah
Ahad, 08 Jumadil Akhir 1436H ~ 29/03/2015M
Ma'had Riyadhul Jannah, Cileungsi Bogor

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


[ 01 ]Petikan Faidah dari Kisah Amr bin Ash
[ 02 ] - Diantara Tanda-Tanda Hari Kiamat

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan:
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]. Sumber: ForumSalafy•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Luqman Ba'abduh - Pertolongan Allah Terhadap Tentara Tauhid di Bumi Yaman

Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Ahad, 09 Jumadil Akhir 1436H ~ 29/03/2015M
Ma'had As-Salafy Jember

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Pertolongan Allah Terhadap Tentara Tauhid di Bumi Yaman - [ Sesi 1 ] | [ Sesi 2 ]

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan:
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]. Sumber: WhatsApp Manhajul Anbiya

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Konsisten Merujuk Kepada Pemahaman Ulama yang Disepakati Umat Kedudukannya

::: KONSISTEN MERUJUK KEPADA PEMAHAMAN ULAMA YANG DISEPAKATI UMAT KEDUDUKANNYA :::

[ Adalah Kelaziman secara Syar’i dan Akal, Terkhusus pada Permasalahan-permasalahan Kontemporer dan di saat Terjadi Fitnah ]

Ditulis Oleh: Asy-Syaikh Abu 'Ammar 'Abbas Al-Jaunah -hafidzahullah-

✹✹✹

Allah Ta’ala berfirman:

َ ﴿ فَاسْأَلُـــواْ أَهْلَ الذِّكــْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمــُون ﴾

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan ('Ulama), jika kamu tidak mengetahui.” {QS. An-Nahl: 43}

Dan Allah Yang Maha Suci berfirman:

﴿ وَإِذَا جــَاءهُمْ أَمْرٌ مِّنَ الأَمْــنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعــُواْ بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّســُولِ وَإِلَى أُوْلِي الأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنبِطُـونَهُ مِنْهُمْ ﴾

“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri diantara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri).” {QS. An-Nisaa’: 83}


Al-‘Allaamah As-Sa’di –rahimahullah- berkata tentang tafsir ayat ini:

وفي هــذا دليل لقــاعدة أدبية وهي أنــه إذا حصل بحث في أمر من الأمــور ينبغي أن يولي من هو أهــل لذلك ويجعل إلى أهلــه ولايتقــدم بين أيديهم فإنه أقــرب إلى الصــواب وأخرى إلى السلامــة من الخطــأ

“Dalam hal ini terdapat pendalilan untuk satu kaedah adab yaitu: Apabila terjadi suatu pembahasan dalam suatu permasalahan sepantasnya untuk menyerahkannya kepada orang-orang yang ahli dalam perkara tersebut. Dan tidak ada yang dikedepankan dari mereka ini SEBAB itu paling mendekati kebenaran dan paling berhati-hati untuk selamat dari kekeliruan (dalam memutuskan).” Selesai penukilan.

Bersikap zuhud (meninggalkan) terhadap ulama dengan tidak berpegang kepada pemahaman mereka dan melepaskan diri dengan mengambil pemahaman orang yang di bawah kedudukan mereka, hal ini adalah ASAL-MUASAL SETIAP FITNAH. Apabila kamu melihat kepada sumber permasalahan dalam gerakan-gerakan pemberontakan dan menentang penguasa yang dimulai oleh:

• Para pemberontak terhadap Utsman bin ‘Affan radhiallahu ‘anhu,
• Kemudian khowarij di zaman Ali ketika Ibnu Abbas mendebat mereka,
• Demikian pula peristiwa hurroh (penyerangan terhadap penduduk Madinah di zaman Yazid bin Mu’awiyah),
• Peristiwa di zaman ibnul Asy’ats dan ibnul malhab,
• Fitnah perang saudara di Suriah dan Juhaiman,
• (Fitnah) di Aljazair,
• Al-Qaeda.

Kamu akan mendapati bahwa mereka semua sama dalam:

1- Zuhud (meninggalkan) dari perkataan bimbingan ulama.
2- Tidak bersandar dengan pemahaman para ulama.

Seandainya orang-orang mematuhi bimbingan ulama mereka dan tidak mengambil pendapat mereka sendiri yang jelek maka tidak akan terjadi fitnah (bencana) dan kerusakan. Nabi ﷺ ketika menyebutkan tentang perkara-perkara yang membinasakan diantaranya, “SESEORANG TERKAGUM-KAGUM KEPADA DIRINYA SENDIRI.

______________________

Dan lenyapnya landasan ini yaitu “Bersama Pemahaman Ulama” muncul karena beberapa sebab, di antaranya:

Tidak mengetahui siapa ulama sejati.

Dan kejahilan tentang ulama ini dikarenakan informasi gencar dari ahlul bid’ah yang menggambarkan seorang da’i sebagai “Allaamah (ulama besar)” dan “Imam”.

Mereka tuang kepadanya berbagai gelar hebat dan agung pada sisi yang terlihat dari banyaknya orang yang hadir (di majelisnya). Dan mereka mengambil kesempatan di saat pemberontakan, mereka memberontak dan membakar para pemuda dan orang awam untuk memberontak.

Dan dengan lisan hal dan ucapan, mereka ini ingin berkata (meremehkan):
▪ (Lihat) Di mana para ulama itu?!
▪ Siapa mereka (yang benar-benar ulama)?!
▪ BAHKAN mereka (para da’i sesat) ini komandan umat!


Sehingga menjadikan orang-orang yang sok berilmu dan bukan ahli sebagai seorang syaikh, mengangkat mereka di barisan ulama, dan menjadikan mereka sebagai komandan dan pemimpin serta pemberian gelar-gelar besar atas mereka, INILAH termasuk sebab terbesar (terjadinya fitnah dan meninggalkan ulama sejati) dan larisnya pemikiran dan fatwa-fatwa mereka.

Dan termasuk sebab hilangnya landasan ini yaitu “bersama Pemahaman Ulama” :

CELAAN bertubi-tubi terhadap mereka (ulama) dengan
“Tidak paham kondisi terkini” atau
“di bawah tekanan penguasa” atau bahwa mereka..
“tidak memiliki keahlian dalam berperang atau politik”
dan semisalnya dari muslihat yang ditujukan kepada mereka di setiap waktu dan tempat.

Al-‘Allaamah Al-Albani rahimahullah berkata:
“Ketika disebutkan kejelekan yang timbul dari memberontak terhadap penguasa, beliau berkata: “Lebih jelek dari itu adalah memberontak kepada ulama dengan:

■ 1- Mengabaikan hak-hak mereka.

■ 2- Tidak bersandar kepada fatwa-fatwa mereka kecuali yang seseuaki dengan hawa nafsu para harokiyyin(aktivis).

■ 3- Meremehkan kedudukan mereka dalam politik.

■ 4- Menyifati mereka dengan ulama “tempat wudhu”.

Dan yang semisalnya dari julukan-julukan yang ahlul bid’ah menyematkan gelar jelek yang dihinakan kepada ulama salafi secara turun-temurun.

Dalam hal ini terkandung perlakuan sewenang-wenang terhadap syariat dengan menjatuhkan pengusung dan pemberi keterangannya(yaitu ulama). Dan Allah-lah pemenuh janji.” Selesai perkataan beliau.


Tudingan terhadap ulama dengan julukan-julukan ini bukan terlahir di hari-hari ini saja bahkan sudah perkara yang lama yang ahlul bid’ah dan orang-orang yang menyimpang telah terbiasa dengannya.

Al-Imam Asy-Syathibi –semoga Allah merahmatinya- berkata:

“Diriwayatkan dari Isma’il bin’Ulayyah, dia berkata: bercerita kepadaku al-Yusa’, dia berkata:

“Washil bin Atho’ tokoh mu’tazilah berbicara, maka ‘Amru bin ‘Ubaid menimpali: “Tidakkah kalian mendengarnya?

ما كــلام الحسن وابن سيرين عندمـــا تسمعـــون إلا خِرقــة حيض مُلقــاه

“Tidaklah ucapan al-Hasan (al-Bashri) dan Ibnu Sirin ketika kalian dengar kecuali hanya tentang PEMBALUT DARAH HAIDH yang dicampakkan!”

Dan diriwayatkan bahwa salah seorang tokoh ahlul bid’ah ingin mengunggulkan ilmu kalam dari ilmu fikih, ia pun berkata:

( إنّ علم الشــافعي وأبي حنيفــة جملته لايخـــرج عن سراويل امـــرأة )

“Sesungguhnya ilmu asy-Syafi’i dan Abu Hanifah seluruhnya tidak lepas dari celana dalam wanita.”

Dan MEMAHAMI TEMPAT RUJUKAN ketika terjadi fitnah adalah urusan yang SANGAT PENTING, yang apabila tidak mengetahuinya akan menghasilkan KERUSAKAN YANG LUAS dengan munculnya:

 مَن ليســوا أهــلاً للفتوى ومن ليسوا على منهج السلــف في إلاعتقــاد والعمــل

   ● Orang-orang yang bukan ahli dalam berfatwa,

   ● Dan orang-orang yang tidak di atas manhaj dalam akidah dan amalan.

SEHINGGA hukum-hukum syari'at akan menjadi berubah (tidak sesuai), agama akan dirobohkan, dan hilang maslahat serta akan banyak terjadi fitnah/ bencana.

Dan ini selaras dengan apa yang dikabarkan Nabi ﷺ :

(إن الله لا يقبض العلمـــاء حتى إذا لم يبق عــالم إتخذ النـــاس رؤوسا جهـــالا فسئلوا فأفــتوا بغير علم فضلوا وأضلوا..)

"Sungguh Allah tidak mencabut ilmu dengan sekali cabut dari dada-dada manusia akan tetapi dicabut ilmu tersebut dengan diwafatkannya para ulama. Sampai ketika tidak tersisa seorang ulama, maka orang-orang mengambil pemimpin dari orang-orang yang bodoh, lalu ditanya (tentang suatu hal) maka mereka pun memberi fatwa tanpa dasar ilmu SEHINGGA mereka SESAT lagi MENYESATKAN".

________________

Dan termasuk tanda-tanda terbesar dan paling nyata yang dikenali orang yang kuat ilmunya dari yang SOK BERILMU, terkhusus di zaman fitnah:


Orang yang JAHIL menonjolkan diri dan memposisikan dirinya untuk berfatwa tanpa musyawarah dengan ulama. Ini adalah sikap “berani” terhadap agama Allah Yang Maha Agung.

Sedangkan Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi menyifati ulama yang kokoh ilmunya dengan sifat “khosyah” (rasa takut yang berdasar ilmu), “khouf” (rasa takut dari bahaya), dan waro’(berhati-hati).


BERFATWA terhadap suatu bencana, seseorang yang memiliki rasa takut terhadap agamanya akan menolak (untuk berfatwa tentang)nya, dalam perkara-perkara kontemporer akan lebih besar (penolakannya untuk berfatwa).

Salafush shalih dari kalangan Shahabat dan yang selain mereka dahulu saling menyerahkan tanggung jawab berfatwa kepada orang lain.


Dan termasuk tanda-tanda mereka (yang mengaku-aku berilmu): MENYELISIHI ULAMA sewaktu terjadi fitnah dan permasalahan-permasalahan terkini yang terkadang ia mendebat, berbuat bodoh, menghina, dan membantah.


Juga termasuk ciri-ciri mereka: BANYAK BERBICARA tentang permasalahan terkini dan sering berdebat. Sedangkan hal ini adalah ciri-ciri ahlul bid’ah dan pengikut hawa nafsu.

Ibnu Rajab –rahimahullah- berkata:

وقد فتن كثيــر من المتأخــرين بهذا أي  كثرة كــلام الواحد منهم في المســائل والخصــام في مســائل الدين فهو والنقــاش

“Dan telah tertimpa musibah mayoritas dari orang-orang sekarang dengan perkara ini yaitu banyaknya ucapan salah seorang mereka tentang berbagai permasalahan dan berbantah-bantahan serta berdebat di dalamnya.”


وظنوا أن من كثر كلامــه وجدالــه وخصــامه في مســـائل الدين فهو أعلــم ممن ليس كذلك...

Mereka berprasangka bahwa “seseorang yang  banyak berbicara, berdebat, dan berbantah-bantahan dalam urusan diin maka dia lah yang PALING BERILMU daripada yang tidak bersikap seperti itu”.

INI KEBODOHAN SEMATA..

Lihatlah kepada pembesar-pembesar dan para ulama dari kalangan Shahabat semisal Abu Bakr,’Umar, ‘Ali, ‘Utsman, Ibnu Mas’ud, Zaid bin Tsabit, bagaimana mereka dahulu? Ucapan mereka LEBIH SEDIKIT dari perkataan Ibnu Abbas namun mereka lebih berilmu darinya.

Demikian pula perkataan para Tabi’in lebih banyak daripada ucapan para  Shahabat sedangkan para Shahabat lebih berilmu dari mereka.


فليس العلــم بكثرة الروايــة أو كثرة المقـــال ولكنه نور يقذفــه في القلب يفهم به العبد الحق ويميز به بينه وبين الباطـــل ويعبر عن ذلك بعبــارات وجيزة محصلة للمقصـــود

“BUKANLAH ILMU DENGAN BANYAKNYA PERIWAYATAN ATAU UCAPAN namun ia adalah ilmu yang Dia Allah lemparkan di dalam hati yang dengannya seorang hamba bisa memahami Al-Haq dan membedakan antara kebenaran dengan kebatilan dan mengungkapkan hal itu dengan ibarat-ibarat yang ringkas dan tercapai maksud.”

[Selesai perkataan beliau dari risalah “Bayaanu fadhli ‘ilmis Salaf ‘ala ilmil kholaf.]


Dan termasuk tanda-tanda mereka: TERBURU-BURU BERBICARA tentang suatu peristiwa sebelum jelas perkaranya dan belum diketahui hakikat serta isinya. Betapa sesuai tanda ini dengan firman Allah Ta’ala:

 ﴿ وَإِذَا جَــاءهُمْ أَمْرٌ مِّنَ الأَمْــنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُواْ بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّســُولِ وَإِلَى أُوْلِي الأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنبِطُونَـــهُ مِنْهُمْ ﴾

"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri diantara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri)" {QS. An-Nisaa’: 83}

Asy-Syaikh As-Sa’di berkata dalam tafsir ayat ini : “Terkandung padanya ;

LARANGAN dari sikap tergesa-gesa dan terburu-buru untuk menyebar suatu perkara sejak ia mendengarnya,

Dan PERINTAH untuk mengamati sebelum berbicara. Juga untuk ia melihat apakah ada maslahat di dalamnya sehingga ia sampaikan kepada orang-orang atau tidak, sehingga ia menahan diri darinya?


Dan termasuk dari ciri-ciri mereka: Ridha dengan gelar-gelar besar seperti:

    ■ “Alim(ulama)”
    ■ “Al-‘Allaamah”
    ■ “Al-Muhaddits”
    ■ “Al-Imam”

Adapun yang masyhur dari orang yang ahli dalam kebaikan dan ilmu bahwa mereka memandang kecil diri mereka dan tidak melihat bahwa mereka telah sampai ke derajat yang mereka berhal untuk diberi gelar-gelar yang besar.

فــأوصي نفسي وإخـــواني بلـــزوم منهج العلمـــــاء المتخصصين فيما يحصل من الفتن والنــوازل فإنه من أعظم أسبـــاب النجــــاة من الفتن…

Maka aku nasehatkan diriku dan saudara-saudaraku untuk senantiasa bersama manhaj para ulama yang spesialis dalam menghadapi apa yang terjadi dari berbagai fitnah dan permasalahan kontemporer KARENA itu diantara sebab terbesar untuk selamat dari fitnah..

Sungguh kami telah sering melakukannya dan tidak ada yang kami lihat lebih baik dari metode ini.

Dan akhir seruan kami “Segala pujian yang sempurna milik Allah Rabb alam semesta”.

Malam Ahad,  24 Jumadil Ulaa 1436 H

✲✹✲

Sumber: Majmu'ah Manhajul Anbiya.

Alih Bahasa: Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy حفظــه الـله - [FBF 5]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Hukum Berdusta Dalam Rangka Bersopan Santun dan Berlemah Lembut Kepada Manusia

::: HUKUM BERDUSTA DALAM RANGKA BERSOPAN SANTUN DAN BERLEMAH LEMBUT KEPADA MANUSIA :::

Oleh: Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hady Al-Madkholy -حفظه الله-

✹✹✹

PERTANYAAN:

Penanya berkata: -semoga Allah membalasmu dengan kebaikan- terkadang seseorang berbohong dalam rangka bersopan santun dan berlemah-lembut ketika berada diantara manusia, Apakah hal seperti ini dibolehkan?


JAWABAN:

لا والله لا يجــوز، ولو كـــان على سبيل المجـــاملة والملاطــفة أو الممـــازحة

TIDAK ! WALLAHI TIDAK BOLEH, walaupun dalam rangka bersopan-santun, berlemah-lembut ataupun bercanda..

"أَنَا زَعِـــيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنـــَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الــْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحــــًا"

"Saya menjamin rumah di tepi surga bagi orang yang meninggalkan dusta walaupun ia bercanda”,


Begitulah Nabi ﷺ bersabda, juga sabdanya,

َ" وَبِبَيْتٍ فِي وَســـَط الْجَنَّةِ لِمـــَنْ تَرَكَ الْمــــِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا، وَبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّـــةِ لِمَنْ حَسُنَ خُلــــُقُهُ "

"Dan (saya juga menjamin) rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun ia benar. Dan (saya juga menjamin) rumah di atas surga bagi orang yang baik akhlaknya -atau- yang memperbaiki akhlaknya”.

Dan dusta tidak diperbolehkan selain pada tiga tempat, seperti yang Nabi ﷺ sabdakan, dan dusta yang semacam ini bukanlah termasuk yang dibolehkan wahai saudaraku sekalian.

__________________

العنوان:حكــم الكــــذب من باب مجـــاملة النـــاس وملاطفــــتهم

الشيخ:محمد بن هادي المدخلي
القسم:أحكام متفرقة|الحديث|تاريخ الفتوى:08/03/2015

السؤال:

هذا يقول: جزاكم الله خيرًا، في بعض اﻷحيان يكذب اﻹنسان من باب المجاملة والملاطفة بين الناس؛ هل هذا يجوز؟

الجواب:

لا والله لا يجوز، ولو كان على سبيل المجاملة والملاطفة أو الممازحة
"أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا"

يقول النَّبِيِّ ﷺ َ"وَبِبَيْتٍ فِي وَسَط الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا، وَبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسُنَ خُلُقُهُ "أو"حَسّنَ خُلُقُهُ "والكذب لا يجوز إلافي ثلاث؛ كما ذكر ذلك النَّبِيِّ ﷺ وليس هذا منها يا معشرَ الإخوة.

✲✹✲

Tambahan faidah:

Maksud hadist diperbolehkan dusta pada tiga tempat adalah sabda Rasulullah ﷺ bersabda:

لَيْسَ الـــْكَذَّابُ الَّذِي يُصــــْلِحُ بَيْنَ النَّاسِ فَيَنْمِي خَيْرًا أَوْ يَقــــُولُ خَيْرًا

“Bukanlah disebut pendusta orang yang menyelesaikan perselisihan di antara manusia dengan cara dia menyampaikan hal-hal yang baik atau dia berkata hal-hal yang baik”.
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat Muslim ada tambahan, dari Ibnu Syihab Az-Zuhry -rahimahumallahu-:

وَلَمْ أَسْمَعْ يُرَخـــَّصُ فِي شَيْءٍ مِمَّــا يَقُولُ النَّاسُ كَـــذِبٌ إِلَّا فِي ثَلَاثٍ الْحــرْبُ وَالْإِصْلَاحُ بَيْنَ النَّاسِ وَحـــَدِيثُ الرَّجُلِ امـــْرَأَتَهُ وَحَدِيثُ الْمــــَرْأَةِ زَوْجـــَهَا

“Saya tidak pernah mendengar diperbolehkannya dusta yang diucapkan oleh manusia kecuali dalam tiga hal:

■ Dusta dalam peperangan,
■ Dusta untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai, dan
■ Dusta suami terhadap istri atau istri terhadap suami.”

Wallahu a'lam bis showab

Sumber : http://ar.miraath.net/fatwah/11029 (durasi 00:54)
Alih Bahasa: Abu Kuraib Habib bin Ahmad (Bandung) hafidzahullah [FBF-1]

_____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

[TERBARU] Fatwa Jihad Memerangi Hutsiyyun Zindiq

::: [TERBARU] FATWA JIHAD MEMERANGI HUTSIYYUN ZINDIQ :::

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkholi -hafidzahullah-

✹✹✹

Mereka rofidhoh hutsiyyun tidak menginginkan negeri. Mereka merebut negeri itu di awalnya. Apabila telah berkuasa atasnya, (maka pada) puncaknya mereka akan MERUSAK hamba-hamba Allah.

Kita mohon perlindungan dan keselamatan.

Mereka ini telah terang-terangan memproklamirkan keadaan mereka. Dan kami telah menyebutkan tentang hal ini dan TELAH JELAS. Apa yang telah aku ucapkan DAHULU, sekarangpun aku berada di atasnya. Perkataanku TIDAK BERUBAH.

جـهــاد هــؤلاء من أفضل أنواع الجهاد ومن أعظم القربــات ومن أجل الطاعــات

BERJIHAD MEMERANGI MEREKA:
■ TERMASUK JENIS JIHAD YANG TERBAIK,
■ SEAGUNG-AGUNG TAQORRUB/MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH
■ DAN BENTUK KETAATAN YANG PALING MULIA.


Alhamdulillah, saudara-saudaraku di Yaman, Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi telah menolong mereka dengan menyiapkan orang-orang yang menegakkan kewajiban ini.


من أهل اليمن وصُف دُعي إلى إقامة الصفوف لمقاتلة هؤلاء فيجب أن يقاتلوا

Apabila penduduk Yaman diserukan untuk menghadapi MAKHLUK KOTOR TERNAJIS di muka bumi ini, disusun barisan dan dipanggil untuk membentuk barisan memerangi mereka -rofidhoh- MAKA WAJIB UNTUK BERPERANG.

Dan segala pujian bagi Allah, sekarang kekuatan MILIK Ahlul Islam dan Iman serta tentara Sunnah dan Al-Qur'an. Walillahil hamdu.

فإن هؤلاء إذا تولوا قامت لهم شوكة لــن تــجـــــدوا إلا الـزنـدقــة

Sungguh mereka ini apabila berkuasa akan tegak kekuatan mereka.
Dan kalian tidak akan mendapati kecuali KEZINDIQAN(kemunafikan).
Kita berlindung kepada Allah dari yang demikian itu.

ماذا يرتجى من من مرضعتـهُ وغاذيتـهُ دولـة الرفـض ماذا يرتجى به يخـرج رافـضـي فهؤلاء إنما يريدون أن يقيموا
دولـةً للرفـض فـي بـلاد أهـل السُنـة

Apa yang diharapkan dari menyusu dan mengambil asupan dari NEGARA ROFIDHOH?! Apa yang diharapkan padanya?!
Mereka -hutsiyyun- tidak lain hanya ingin menegakkan negara rofidhoh di negeri-negeri Ahlussunnah.

Kelompok Syi'ah zaidiyyah sendiri telah berlepas diri dari kelompok ini, kelompok hutsi, sejak dahulu.Maka ketika hutsi tidak medapat tempat di sisi mereka-zaidiyyah- ia berpindah ke negara rofidhoh(iran), BALIK KE INDUKNYA dan yang semisal. Ia menetap di sisi mereka, selama apa yang Allah kehendaki ia berada di sana, kemudian ia kembali ke Yaman.

Ia ingin menonjolkan MAZHAB ROFIDHOH al-imamiyah al-itsnai 'asyariyah ALIRAN KHOMEINI.

Dan Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi, Dia lah yang akan menolong agama-Nya dan meninggikan kalimat-Nya.

________________

والقـول بأن هذا القتال فتنـة هــذا قول من لايعلم عن الأمور شيئـاً ويعوسهُ الفقه في دين الله - تـبـارك وتـعـالــى -

ADAPUN ucapan bahwa perang ini adalah fitnah(perebutan kekuasaan), ini ucapan seorang yang:
x tidak memahami perkara sedikit pun
x dan kaku dalam memahami agama Allah Tabaaroka wa Ta'ala.

BAHKAN dalam pertolongan Allah jalla wa 'alaa ini (yaitu melalui bantuan Arab Saudi dan negara lainnya)yang Allah telah menegakkannya untuk:
■ Ahlussunnah,
■ Bala tentara Al-Qur'an di Yaman,
■ dan untuk keamanan Ahlussunnah di Yaman

Pertolongan ini yang Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi telah menyiapkannya JADIKANLAH sebagai bantahan terhadap orang-orang yang telah berusaha memecah-belah dan berbicara dengan ucapan -yang bukan di sini tempat menyebutkannya-.

Dan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang akan memenuhi janji(untuk menjelaskan ucapan orang tersebut).


لكن أقــــــول إن جهاد الروافض مـن أفضـل الطاعـات وأعظـم القربـات

Namun aku katakan bahwa "JIHAD melawan rofidhoh adalah:
* Bentuk ketaatan kepada Allah yang paling afdhal
* Dan taqorrub kepada Allah yang paling agung.


فإذا دُعيتم أيها الإخوة في بــلاد الـيـمـن إلـــــى ذلــــك فـلا تـتـرددوا

SEHINGGA apabila kalian dipanggil -wahai saudara-saudaraku di Yaman- untuk jihad tersebut maka JANGANLAH KALIAN RAGU!

Kita memohon kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi untuk:

■ Menolong agama-Nya,
■ Meninggikan kalimat-Nya,
■ Memenangkan sunnah dan ahlussunnah dan
■ Menghancurkan bid'ah dan pelakunya.

Sesungguhnya dia Maha Pemurah lagi Maha Pemberi.

Walau pun telah berlalu beberapa waktu yang lalu namun aku secara khusus mengatakannya:
"Aku memohon udzur sebagian mereka atas ketiadaan kemampuan yang kami miliki."

Dan Allah telah menampakkan cengkeraman Ahlussunnah dan meninggikan derajatnya.

ونسأل الله جلَّ وعلا أن يقوي شوكة أهل السنة في كــل مــكــان وأن يخزي ويكسر شوكة أهل البدع فـي كـل مــكــان إنه جوادٌ كريم ...

"Kita mohon kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi agar mengokohkan kekuatan Ahlussunnah di seluruh tempat dan menghinakan serta mematahkan kekuatan ahlul bid'ah di tempat mana pun. Sesungguhnya dia Maha Pemurah lagi Maha Pemberi.."

✲✹✲

🔘 جــــــديــــــد 🔘

فتوى العلامـــة الشيخ الدكتور/
محمــــد بن هـــادي المدخلي
- حفظـهُ اللـه تعالـى ورعـاه -
بتاريخ 6/جمادى الآخر/1436هـ
المدينة النبوية مدينة رسول الله
- صلى الله عليه وسلم -

بـــجـــهــــاد
الحوثيين الزنادقه المجرمين الملحدين
- دمرهم الله واهلكهم وشتتهم -


الـتـفــريــغ:-

وهؤلاء الروافض الحوثيون لايريدون البلاد هم يأخذون البلاد ابتداءاً فإذا سيطروا عليها افسـدوا العبـاد انتهـاءً
نسأل الله العافية والسلامة

وهؤلاء قد صرحوا بما هم عليه وقد تكلمنا نحن في هذا وبين والـذي قلتـه سابقـاً أنا عليه اليوم ماتغيرت في قولي جـهــاد هــؤلاء من أفضل أنواع لجهاد ومن أعظم القربات ومن أجل الطاعات

والحمد لله اخواني في اليمن قد نصرهم الله جل وعلا بأن هيأ من يقوم بهذاالواجب وإذا دُعي إلى مقابلة هؤلاءالنجاس الأنجاس على الأرض

من أهل اليمن وصُف دُعي إلى إقامة الصفوف لمقاتلة هؤلاء فيجب أن يقاتلوا ولله الحمد الآن القوة لأهـل الإسـلام والإيمـان وعسكـر السنـة والقـرآن
ولـلـه الـحـمــد

فإن هؤلاء إذا تولوا قامت لهم شوكة
لــن تــجـــــدوا إلا
الـزنـدقــة
نعوذ بالله من ذلك

ماذا يرتجى من من مرضعتـهُ وغاذيتـهُ دولـة الرفـض ماذا يرتجى به يخـرج رافـضـي فهؤلاء إنما يريدون أن يقيموا
دولـةً للرفـض فـي بـلاد أهـل السُنـة

والزيدية أنفسهم قد تبرءوا من هذه الطائفة
من الطائفة الحوثية قديماً فلما لم يجدالحوثي عندهم مكاناً هاجر إلى

🇮🇷دولـة الرفـض🇮🇷

إلى أُم وماشابها مكث عندهم ماشاء
الله أن يمكث ثم رجع إلــــى
الــيــمـــــن
يريد أن يظهر مذهب الرافضة الإمامية الإثني عشرية الخمينية
والله سبحانه وتعالى يـنـصـروا ديـنـه ويُـعـلـي كلمتـه

والقـول بأن هذا القتال فتنة هذا قول من
لايعلم عن الأمور شيئـاً
ويعوسهُ الفقه في دين الله
- تـبـارك وتـعـالــى -

بل في نصرة الله جلَّ وعلا هذه التي أقامها سبحانه
⬅لأهـل السُـنـة
⬅وعسكـر القـرآن في اليمـن
⬅وأمن أهل السنة في اليمن هذه
النصرة التي هيأها الله جلَّ وعلا
تـردوا على كثيـر مـن مـن
1⃣تــخـبــصَ
2⃣وتـكـلــمَ بكـلامٍ
ليس هذا مجال ذكره

والله سبحانه وتعالى المُوعِد لكن أقــــــول إن جهاد الروافض
✔ مـن أفضـل الطاعـات
✔ وأعظـم القربـات

فإذا دُعيتم أيها الإخوة في بــلاد الـيـمـن إلـــــى ذلــــك فـلا تـتـرددوا

☝ونسأل الله جلَّ وعلا
■ ينصـر دينـه
■ ويُعلـي كلمتـه
■ وأن يُظهـر السُنـة وأهلهـا
■ وأن يقمع البدعـة وأهلهـا
إنه جوادٌ كريم

وإذا كان قد مرت في فترةٍ من الفترات أنـا عـن نفسـي الخـاص أقولهـا [ عذرت بعضهم لما لنا قدرة ] وقد أظهر الله كِفت أهل السنة وأعلاها

ونسأل الله جلَّ وعلا أن يقوي شوكة أهل السنة في كــل مــكــان وأن يخزي ويكسر شوكة أهل البدع فـي كـل مــكــان إنه جوادٌ كريم ...

✲✹✲

🔊 للإستـمـاع والتحميـل :-
📥http://bit.ly/1BCbUjK [durasi 04.26]

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=151417


Alih Bahasa: Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy حفظــه الـله - [FBF 5]

__________________
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
📌WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

[ Pengertian-Pegertian Ringkas dalam Ilmu Tauhid ] Apa Makna "Al Amnu?"

[ Pengertian-Pegertian Ringkas dalam Ilmu Tauhid ]
::: APA MAKNA "AL AMNU?" :::

✹✹✹

اﻷﻣــﻦ: ﻃﻤﺄﻧﻴﻨــﺔ اﻟﻨﻔﺲ ﻭﺯﻭاﻝ اﻟﺨـــﻮﻑ.

AL AMNU (Keamanan) yaitu Ketenangan jiwa dan hilangnya rasa takut.

Dan Alloh Ta'ala menerangkan dalam Alqur`anul karim bahwa barangsiapa yang ingin mendapatkan ketenangan jiwa serta terangkatnya ketakutan, hendaknya dia HARUS MENINGGALKAN kesyirikan yaitu kesyirikan yang besar maupun yang kecil.

﴿ الَّــذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِســُوا إِيمَــانَهُمْ بِظُلْــمٍ أُولَئِكَ لَهـــُمُ الأمــْنُ وَهُمْ مُهْتَدُون ﴾ [اﻷﻧﻌﺎﻡ: 82]

"yaitu orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan keimananya dengan kedzoliman (kesyirikan) mereka itulah orang - orang yang mendapatkan KEAMANAN dan petunjuk [Q.S. Al-An'aam 82]

Sehingga ketika seseorang semakin memahami tauhid serta mengamalkanya maka dia akan merasakan SEMAKIN AMAN dan BAHAGIA pada dirinya.

Dan ketika seseorang itu semakin JAUH pemahaman tauhidnya serta menyekutukan Alloh ta'ala dengan selain-Nya maka orang tersebut akan semakin RESAH dan SENGSARA di dunia serta akhiratnya.

Berkata Ibnul Qoyyim Aljauziyyah rahimahulloh:
"Tauhid itu adalah BENTENG Alloh ta'ala yang paling kokoh maka barangsiapa yang memasukinya dia termasuk orang yang mendapatkan KEAMANAN"

Wallohu a'lam bisshowab.

✲✹✲

Kutipan dari Kitab Mulakhos Tauhid Syeikh Fauzan Hafidzahulloh dengan sedikit penambahan.
Alih Bahasa: Al-Ustadz Abu Amina Aljawy حفظه الله [FBF-5]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Haq Seorang Suami Atas Istri

::: HAQ SEORANG SUAMI ATAS ISTRI :::

Disampaikan oleh: Al-Ustadz Muhammad As-Sewed -hafidzahullah-

✹✹✹

Diantara HAQ seorang SUAMI atas istrinya adalah:

[ 01 ] MENTAATI suami dalam perkara yang ma’ruf.

Termasuk didalamnya perkara yg mubah dan mentaati suaminya bukan dalam perkara kemaksiatan.
☝ketika istrinya sudah mentaati suaminya, maka janganlah para suami mencari-cari alasan untuk menyalahkan Istri, untuk menceraikannya atau alasan yang lainnya..


[ 02 ] Menjaga KEHORMATAN suaminya

● menjaga kemuliaan suaminya
● menjaga HARTA suaminya
● menjaga RUMAH suaminya
● menjaga ANAK-ANAK suaminya

Dan inilah yang dikatakan dlm firman Allah:

﴿ فَالصَّالِحــَاتُ قَانِتـَــاتٌ حَافِظـــَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمـــَاحَفِظَ اللَّهُ ﴾

“…para wanita yang shalehah, ialah wanita yang taat, lagi menjaga diri [*] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). [An-Nisaa: 34]

_________
[*] menjaga kehormatan suaminya, menjaga dirinya seolah-olah dia menjaga suatu yang menjadi milik suaminya, menjaga harta dan barangan milik suami ketika suaminya tidak ada dirumah.


[ 03 ] TETAP TINGGAL tinggal dirumah suaminya.

● Dan tidak keluar dari rumahnya kecuali seizin suaminya
● Tidak TABARRUJ ala JAHILIYAH yakni antara maknanya - menjadikan keluar rumah sebagai kebiasaan sebagaimana kebiasaan wanita jahiliyah :
* berhias & mempercantik diri, memakai wangi-wangian ketika keluar rumah.


[ 04 ] SAFAR / mengikuti suaminya ke mana suami mengajaknya.
Seharusnya wanita lebih mementingkan suaminya ketimbang keluarganya sehingga dia lebih mendahulukan suaminya ketika diajak SAFAR / tinggal berjauhan dari keluarga demi mengikuti suami.


[ 05 ] Memberikan dirinya untuk suaminya KAPANPUN suaminya ‘MENGHENDAKINYA’
Ketika suaminya mengajak istri ke ranjangnya, maka wajib ditunaikan..


[ 06 ] Meminta izin kepada suami ketika hendak melakukan PUASA TATAWWU’ (puasa sunnah) ketika suaminya berada di rumah (tidak Safar).
* Namun jika puasa wajib, tidak mengapa dikerjakan tanpa izin suami.


[ 07 ] MENDIDIK anak-anak suaminya.

● diberi didikan ADAB-ADAB yg baik
● mendidik anak-anak dengan penuh KESABARAN
● TIDAK MEMARAHI anak-anak dihadapan suaminya
● tidak mendoakan kejelekan kepada anak-anak suaminya
● dan tidak mencercanya.


[ 08 ] Tidak melalaikan waktu luang dengan perkara yg sia-sia (lahwun).

● Misalnya, sibuk dengan main HP nya.. padahal suaminya ada dihadapannya
● Isilah waktu luang dengan membaca Al-Quran, membaca ayat-ayat dan makna-maknanya..
● dan baca khususnya surat An-Nur. Karena dalam surat An-Nur kata Syaikh Al-Jairullah ada adab-adab yang wajib, adab-adab rumah tangga, dan di dalamnya ada sekian pelajaran buat para wanita..

● Dan juga baca surat Al-Ahzaab yang di dalamnya juga digambarkan bagaimana keadaan para wanita, bagaimana adab-adab mereka, dan baca juga Siroh Rasul dan para shahabatnya dst..

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala:

﴿ وَاذْكُــرْنَ مــَا يُتْلَىٰ فِي بُيُوتــِكُنَّ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ لَــطِيفًا خَبِيرًا ﴾

“Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.” [Al-Ahzaab: 34]

Allah Subhanahu Wata'ala telah menggariskan, dan Allah Maha Tahu, ini adalah jalan KEBAHAGIAN, tidak lain. Jalan KEBAHAGIAN adalah berikan HAQ-HAQ yg wajib ditunaikan (oleh Istri) sebagaimana nanti akan di bahas suami juga wajib menunaikan HAQ-HAQ Istri..

Maka niscaya akan turun AL-MAWADDAH, WARAHMAH WA SAKIINAH … akan turun ketenteraman, kasih sayang, cinta dengan sebab-sebab (yg telah disebutkan di atas) ini.

✲✹✲

Sumber: Kajian bertema: Kiat-Kiat Menuju Keluarga Bahagia | Sabtu (ba'da maghrib), 10 Jumadal Ula 1436H ~ 28/02/2015M
- http://bit.ly/18KqQoh (Durasi: 19:21)

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Masuk Masjid di Hari Jumat dan Duduk Kemudian Berdiri Diantara Dua Khutbah dan Sholat Dua Roka'at Maka Apa Hukum Perbuatannya?

::: MASUK MASJID DI HARI JUMAT DAN DUDUK KEMUDIAN BERDIRI DIANTARA DUA KHUTBAH DAN SHOLAT DUA ROKA'AT MAKA APA HUKUM PERBUATANNYA? :::

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin رحمه الله

✹✹✹

P E R T A N Y A A N:

Ini adalah 2 pertanyaan dari audience bernama Yunus At-Thooi dari Negeri Irak di kota Mosul berkata: apabila seseorang masuk -baik dia lelaki maupun perempuan- masjid di hari jumat dan imam sedang berkhutbah dan dia duduk hingga apabila imam telah selesai dari khutbahnya yang pertama kemudian dia berdiri dan sholat 2 roka'at ringan maka apakah sholat ini diperbolehkan di waktu seperti ini atau tidak?

J A W A B A N:

Syaikh: amalannya ini tidaklah sah dan tidak benar; karena Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda:

إذا دخل أحدكم المسجد فلا يجلس حتى يصلي ركعتي

“Apabila salahsatu dari kalian masuk masjid maka jangan duduk hingga dia melakukan sholat 2 roka'at.”

Maka orang ini duduk dan dia telah keliru dan bermaksiat kepada Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam dalam masalah ini, akan tetapi apabila dia masuk masjid dan imam sedang berkhutbah maka segeralah sebelum dia duduk untuk menunaikan sholat 2 roka'at ringan; karena Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam beliau berkhutbah kepada manusia di hari jumat maka masuklah seseorang dan duduk, maka Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam berkata kepadanya: apakah engkau telah melakukan sholat? Orang tersebut menjawab: tidak. Maka beliau bersabda:

قم فصل ركعتين وتجوز فيهما

“Berdirilah dan sholatlah 2 roka'at dan ringkaslah pada keduanya.”

Maka inilah yang disyariatkan bahwa setiap insan apabila dia masuk (masjid) dan imam sedang khutbah maka dia tidaklah duduk hingga melakukan sholat 2 roka'at yang ringan kemudian diam untuk (mendengarkan) khutbah.

Sumber: Silsilah Fatawa Nuur 'Ala Ad-Darb> kaset no. [81]

------

تطبيق فتاوى بن عثيمين رحمه الله - دخل المسجد يوم الجمعة أثناء خطبة الجمعة فجلس ثم قام بين الخطبتين وصلى ركعتين فما حكم فعله ؟

السؤال:

هذان سؤالان من المستمع يونس الطائي من العراق الموصل يقول: إذا حضر المرء إن كان ذكراً أو أنثى المسجد يوم الجمعة والإمام يخطب وجلس حتى إذا ما انتهى الإمام من خطبته الأولى ثم قام وصلى ركعتين خفيفتين فهل هذه الصلاة جائزة في هذا الوقت أم لا؟

الجواب:

الشيخ: عمله هذا ليس بصحيح ولا بصواب؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «إذا دخل أحدكم المسجد فلا يجلس حتى يصلي ركعتين». وهذا الرجل جلس فقد أخطأ وعصى النبي صلى الله عليه وسلم في هذا الأمر، ولكن إذا دخل المسجد والإمام يخطب فليبادر قبل أن يجلس وليصل ركعتين خفيفتين؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم كان يخطب الناس يوم الجمعة فدخل رجل فجلس، فقال له النبي صلى الله عليه وسلم: أصليت؟ قال: لا. قال: «قم فصل ركعتين وتجوز فيهما». فهذا هو المشروع أن الإنسان إذا دخل والإمام يخطب لا يجلس حتى يصلي ركعتين خفيفتين ثم ينصت للخطبة.

المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [81]
الصلاة > صلاة الجمعة

رابط المقطع الصوتي
[Link Unduh Audio]
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/Lw_081_06.mp3

Alih Bahasa: Al Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh (Karawang) حفظه الله - [FBF 2]

_______________________
مجموعـــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Buka Mata Wahai Indonesiaku (Hakekat Pertukaran Budaya Bagi Iran Adalah Meng-Iran-kan Yaman Dengan Senjata, Pemberontakan & Kudeta Pengambilalihan Kekuasaan)

::: BUKA MATA WAHAI INDONESIAKU (HAKEKAT PERTUKARAN BUDAYA BAGI IRAN ADALAH MENG-IRAN-KAN YAMAN DENGAN SENJATA, PEMBERONTAKAN & KUDETA PENGAMBILALIHAN KEKUASAAN) :::

✹✹✹

Tidakkah kalian melihat apa yang terjadi di Yaman di hari-hari ini?

Pemberontak SYIAH HUTSI telah berlalu kisahnya dalam beberapa minggu yang lalu MENYERANG ISTANA NEGARA, menawan Presiden Yaman dan menguasai Ibukota negara….

Adakah mereka gerombolan pemberontak bersenjata dengan DUKUNGAN PENUH NEGARA SYIAH IRAN berhenti dengan perbuatan terkutuknya tersebut?

TIDAK….

Gambar 1. Pasukan pemberontak Hutsi terbunuh dan didapati “pertukaran budaya”, ternyata dia adalah pasukan Iran dengan memasang emblem Khumainy!!!

Pasukan pemberontak itu terus merambah dan mencaplok menguasai satu persatu wilayah Yaman, memaksa rakyat Yaman untuk tunduk takluk dibawah kontrol kebudayaan (baca:kekuasaan) PEMBERONTAK Syiah DUKUNGAN IRAN.

Gambar 2. Percepatan Transformasi revolusi “budaya” Iran mengKhumainykan (baca: menSyiahkan) Yaman , tak berselang lama setelah pemberontak Syiah dukungan Iran melancarkan Revolusi KUDETA bersenjata MENGGULINGKAN PEMERINTAH dan menguasai ibukota Shan’a Dulunya mereka bukanlah apa-apa dan tanpa pengaruh kuat bagi masyarakat di Yaman.

Maka pertukaran dan transformasi budayapun terjadi bagi pemimpin Hutsi didikan Iran…Lambat laun mereka menghimpun masa berkebudayaan Syiah Khumainiyah….menguat dan menguat yang kemudian menjelma menjadi gerombolan revolusioner bersenjata sebelum akhirnya bangkit memberontak pemerintah yang sah.

Gambar 3. Fase revolusi bersenjata (baca: percepatan Pertukaranbudaya), pertama kalinya dalam sejarah Yaman ADZAN AGAMA KHUMAINY Rafidhah kafir resmi dikumandangkan di televisi Yaman tak lama setelah milisi bersenjata Hutsy Kafir MENGKUDETA Presiden Yaman & menguasai Ibukota dan istana negara

Setelah pemberontak Syiah Hutsi berhasil menguasai Ibukota negara, melonjaklah frekuensi rute penerbangan Shan’a-Iran menjadi 14 kali penerbangan perminggu!!

▪ Hebat bukan percepatan pertukaran budaya yang dilakukan?
▪ Apakah Yaman tiba-tiba maju melesat menjadi eksportir ke Iran?
▪ Ataukah Yaman tiba-tiba berubah menjadi tujuan “wisata” bagi warga negara Iran?!

180 ton alat tempur diturunkan…. Realisasi nyata pertukaran budaya (revolusi bersenjata) Syiah Khumainiyah sedang dilakukan dengan intensif sepenuh ofensif untuk menghapus “budaya” Yaman beserta rakyatnya.

Iya, sekarang di negeri ini Indonesiaku, Syiah Corner masih dalam tahap meraup simpati “menyuapi” pasien inteleknya di IAIN, Universitas Muhammadiyah dan tempat-tempat yang lainnya agar nampak cantik menipu tampilan budaya Syiah Majusi.

Fase pertukaran budaya dalam tahap penggelontoran dana, pemutaran film dan hibah gratis buku budaya, serta penyekolahan gratis di negeri Iran bagi kader-kader militannya di masa depan..

Lihatlah negeri Yaman wahai Indonesiaku….Iran telah sampai pada fase pertukaran budaya REVOLUSI BERSENJATA menSyiahkan Yaman dengan kaki tangan lokal budaya mereka yakni Pemberontak Hutsy yang tangan mereka berlumuran darah kaum muslimin Yaman..

Dan memang di dalam sejarah budayanya, Syiah Rafidhah tangan mereka berlumuran dengan darah kaum muslimin.
▪ Adakah kita lupa dengan banjir darah di Baghdad akibat pengkhianatan pembesar Syiah Rafidhah?
▪ Bukankah sejarah adalah guru yang sangat berharga?
▪ Adakah Indonesiaku akan terlambat menyadari bahwa tujuan akhir dari pertukaran budaya Iran ini adalah REVOLUSI menSYIAHkan Indonesia ?

Allahul musta’an..

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melindungi kita semua dari budaya makar dan tipu daya Rafidhah Khumainiyah, amin.

✲✹✲

Sumber: http://tukpencarialhaq.com/2015/03/26/buka-mata-wahai-indonesiaku-hakekat-pertukaran-budaya-bagi-iran-adalah-meng-iran-kan-yaman-dengan-senjata-pemberontakan-kudeta-pengambilalihan-kekuasaan/

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Nasehat-Nasehat Penting Seputar Peperangan

::: NASEHAT-NASEHAT PENTING SEPUTAR PEPERANGAN :::

Oleh: Asy-Syaikh Khalid bin Dhohwi Azh-Zhofiri حفظه الله

✹✹✹✹

⚪1- Perbanyak berdo'a dan bersandar kepada Allah Ta'ala agar DIA:
  
■ menolong hamba-hamba-Nya,
■ mengangkat kesulitan dari pasukan dan negeri,
■ mematahkan kekuatan musuh,
■ dan mengokohkan kaki serta hati mereka hamba-hamba Allah.

⚪2- Berprasangka baik kepada Allah dan keyakinan yang pasti bahwa Allah benar-benar memenuhi janji-Nya dengan menurunkan pertolongan bagi orang-orang yang menolong Allah, kitab-Nya, Nabi-Nya, dan agama-Nya.

(إن تنصروا الله ينصركم)

Jika kalian menolong (agama) Allah, Allah akan menolong kalian.

⚪3- Kesempurnaan dalam mengaitkan hati kepada Allah dan bahwa seluruh urusan ada di tangan-Nya, ADAPUN apa yang kita miliki dari perlengkapan, peralatan, dan pembela tidak lain hanya lah sebab.

(وما النصر إلا من عند الله)

Dan tidaklah pertolongan itu kecuali datang dari sisi Allah.

⚪4- Mengharap ganjaran dalam berjihad untuk meninggikan KALIMATULLAH. Itu termasuk amalan yang paling utama dan puncak Islam apabila dilakukan di jalan-Nya dan di bawah panji pemerintah.

⚪5- Mengingatkan pasukan kita yang gagah berani dengan ganjaran dan pahala serta mengharap pahala dari Allah, juga memuji dan menasehati mereka dengan kebaikan dan menyebut hadits-hadits tentang jihad dan bersiaga di perbatasan serta ganjarannya.

⚪6- Semangat untuk tidak menyebarkan desas-desus atau berita-berita yang tidak jelas yang terkadang menjadi sebab yang melemahkan jiwa dan semangat. Maka jadilah kita penyeru kebaikan bukan CORONG berita.

⚪7- Menyebutkan kerusakan akidah hutsiyyun dan menjelaskan keadaan mereka kepada orang-orang sehingga mereka mengetahui hakikat perkara mereka hutsiyyun yang berbahaya terhadap Islam dan muslimin.

⚪8- Kembali kepada Allah dan meninggalkan maksiat serta memperbanyak dari melakukan ketaatan di waktu-waktu terjadi fitnah dan penyimpangan. Sebab TAUHID dan TAAT termasuk SEBAB terbesar untuk datangnya PERTOLONGAN.

⚪9- Membaca siroh/ biografi Rasulullah, peperangan-peperangannya, dan kisah para khalifah serta jihad mereka. Di dalamnya terdapat pemantik untuk bersabar dan berjuang untuk sabar serta keterangan tentang sebab-sebab pertolongan dan kekokohan.

⚪10- Menyebutkan kebaikan-kebaikan pemerintah kita dan mengingatkan rakyat tentang loyalitas dan ketaatan dengan cara yang ma'ruf. SEHINGGA berjihadnya mereka adalah HUJJAH bagi pemegang kebenaran dan DUKA MENDALAM bagi khowarij, rofidhoh, dan pengekor-pengekor mereka.

Itulah 10 poin lengkap.

Ya Allah tolonglah agama-Mu
Dan tinggi kan kalimat-Mu
Serta tolonglah hamba-hamba-Mu para mujahidin.

------

«وصايا في الحروب»

لفضيلة الشيخ الدكتور:
خالد بن ضحوي الظفيري
-حفظه الله تعالى-

1- اﻹكثار من الدعاء والإلتجاء إلى الله تعالى لينصر العباد ويغيث الجيش والبلاد ويكسر شوكة الأعداء ويثبت الأقدام والقلوب.
2- إحسان الظن بالله والعلم اليقين أن الله محقق وعده بالنصر لمن نصر الله وكتابه ونبيه ودينه (إن تنصروا الله ينصركم).
3- كمال تعلق القلب بالله وأن الأمر كله بيده وما معنا من العتاد والعدة والأعوان إنما هي أسباب (وما النصر إلا من عند الله).
4- احتساب الأجر في هذا الجهاد لإعلاء كلمة الله، وهو من أفضل الأعمال وذروة سنام اﻹسلام إذا كان في سبيله وتحت راية ولي الأمر.
5- تذكير جنودنا البواسل بالأجر والثواب والاحتساب والثناء عليهم بالخير والتواصي بذلك وذكر أحاديث الجهاد والمرابطة وأجور ذلك.
6- الحرص على عدم نشر الشائعات أو الأخبار الزائفة فقد تكون سببا في إضعاف النفوس وتهبيط الهمم فلنكن دعاة خير لا أبواق أخبار.
7- ذكر فساد عقائد الحوثيين وبيان حالهم للناس حتى يعرفوا حقيقة أمرهم وخطرهم على اﻹسلام والمسلمين.
8- الرجوع إلى الله وترك المعاصي والإكثار من الطاعات في أوقات الفتن والمزلات فالتوحيد والطاعة من أعظم أسباب النصر.
9- قراءة سيرة الرسول وغزواته وأخبار الخلفاء وجهادهم ففيها أعظم حافز إلى الصبر والمصابرة وبيان أسباب النصر وعوامل التمكين.
10 - ذكر محاسن ولاة أمورنا وتذكير الرعية بالولاء والطاعة بالمعروف فجهادهم حجة لأهل الحق غصة على الخوارج والرافضة وأذنابهم.

 تلك عشرة كاملة
اللهم انصر دينك
وأعل كلمتك
وانصر عبادك الموحدين

Sumber: Majmu'ah Al-Barokah ma'a Akaabirikum

Alih Bahasa: Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy حفظه الله - [FBF 5]

______________________
مجموعـــــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

[AUDIO] Al-Ustadz Luqman Ba'abduh - Taushiyah Umum

Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Rabu, 05 Jumadil Akhir 1436H ~ 25/03/2015M
Mushalla Al-Abror Tigaraksa - Tangerang

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Taushiyah Umum - [ Sesi 1 ] | [ Sesi TJ ]

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan:
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]. Sumber: WhatsApp Manhajul Anbiya

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

BARU ] TERJEMAH LENGKAP FATWA AL-'ALLAMAH ASY-SYAIKH 'UBAID AL-JABIRI -HAFIDZAHULLAH- // UNTUK BERPERANG MELAWAN RAFIDHAH PARA PENYEMBAH KUBUR // [Dan Nasehat Beliau untuk Penduduk Yaman yang Berjihad/Bertempur]

::: [ BARU ] TERJEMAH LENGKAP FATWA AL-'ALLAMAH ASY-SYAIKH 'UBAID AL-JABIRI -HAFIDZAHULLAH-
// UNTUK BERPERANG MELAWAN RAFIDHAH PARA PENYEMBAH KUBUR
// [Dan Nasehat Beliau untuk Penduduk Yaman yang Berjihad/Bertempur] :::

✹✹✹

الحمد لله رب العـــالمين، وصــلى الله وسلم على نبينـــــا محمد وعلى آلـــه وصحبه أجمعين، أمـــــا بعد:

Kepada yang bertanya kepadaku tentang kondisi yang terjadi di Yaman, dan apakah bergabung dengan pasukan/tentara Negara dalam rangka berperang melawan Hutsiyyin (Rafidhah) adalah Jihad ataukah tidak?

Aku katakan –wa billahi taufiq–:

Perang melawan Hutsiyyin bersama Negara dan yang terkait dengannya, adalah TERMASUK JIHAD DIFA' (DEFENSIF/PERTAHANAN/PEMBELAAN).

Ketahuilah wahai saudaraku yang mulia, bahwa perang menghadapi orang-orang kafir Rafidhah adalah FARDHU 'AIN atas setiap mukallaf yang mampu berjihad dengan jiwanya, dengan jiwa dan hartanya, atau dengan hartanya saja, KARENA DUA SEBAB:

SEBAB PERTAMA: Bahwa Hutsiyyin bukan kelompok pemberontak, namun MEREKA ADALAH KELOMPOK KAFIR MURTAD, RAFIDHAH, yang didukung oleh Negara Iran Rafidhah.

Si kafir jahat ini, tujuan dia bukan semata-mata kekuasaan, tapi tujuan dia adalah MENGHANCURKAN Islam dan Sunnah.
Pahamilah hal ini wahai Ahlus Islam wa Sunnah di negeri Yaman yang mulia.

SEBAB KEDUA: Bahwa pimpinan Negara yang syar'i, yaitu Abdu Rabbih bin Manshur bin Hadi telah menggerakkan (memobilisasi) umat untuk berjihad.

Apabila pemerintah sudah memobilisasi kekuatan rakyatnya, maka memenuhi panggilan tersebut hukumnya FARDHU 'AIN sebagaimana telah kami jelaskan.

Barangsiapa yang TERLAMBAT memenuhi seruan tersebut dan TIDAK BERSEMANGAT dalam memerangi orang-orang kafir Rafidhah Bathiniyyah tersebut, LAMBAT atau bahkan MEMBANTU mereka, maka dia itu PENGHANCUR dan PERUSAK DI MUKA BUMI, MENENTANG ALLAH dan RASUL-NYA.

_____________________

Maka janganlah peduli – wahai Ahlus Sunnah di Yaman Tercinta – dengan celaan para pencela.
▪ TERUSKANLAH PERJUANGAN KALIAN
▪ TAATILAH PEMERINTAH/PIMPINAN KALIAN
▪ Dan BERTAQARRUBLAH KEPADA ALLAH dengan berjihad melawan orang-orang kafir itu.

Nabi ﷺ bersabda:

لا هجــــرة بعد الفتح، وإذا استنفـــرتم فانفـــــــروا

“Tidak ada hijrah setelah Fathu Makkah. Apabila kalian digerakkan (untuk berjihad) maka BERGERAKLAH kalian.”

Kini telah ada SERUAN UMUM (untuk berjihad), penyeru  telah memanggil (untuk berjihad), maka:
▪ WAJIB ATAS KALIAN UNTUK MEMENUHINYA.
▪ MINTALAH PERTOLONGAN KEPADA ALLAH
▪ BERSABARLAH
▪ BERHARAPLAH PAHALA

Ketahuilah, bahwa ini –yaitu memerangi orang-orang murtad, kafir, rafidhah bathiyyah itu– termasuk JIHAD DIFA': jihad membela agama, kehormatan, jiwa, dan harta.

Bertaqwalah kalian kepada Allah dalam urusan agama kalian. Janganlah merasa rendah (untuk membelanya). Berharaplah pahala di sisi Allah.

وصــــلى الله وسلـــم على نبينـــا محمد وعــلى آله وصـحبه أجمعين..

Disampaikan oleh 'Ubaid bin 'Abdillah bin Sulaiman al-Jabiri.

Ba'da Maghrib hari Rabu 5 Jumadal Akhirah 1436 H, bertepatan dengan 25 Maret 2015 M

✲✹✲

Sumber: Majmu'ah Manhajul Anbiya
http://bit.ly/1BN0eJP (durasi 03:30)

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

BARU [Hadiah Untuk Para Mukhodzil] // Nasehat Untuk Penduduk Yaman

::: BARU [hadiah untuk para mukhodzil]
// NASEHAT UNTUK PENDUDUK YAMAN :::

Oleh: Fadhilatusy Syaikh Al-'Allaamah Robi' bin Hadi Al-Madkholiy -hafidzohullahu ta'alaa- :

✹✹✹

بسم الله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه

Amma ba'du

Aku tujukan nasehat ini kepada warga negara YAMAN untuk BERPERANG MELAWAN ROFIDHOH, musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya serta musuh para Shahabat.

Mereka pencela para Shahabat Rasulullah ﷺ , memalingkan/menyimpamgkan makna Al-Quranul Karim,  dan mencela isteri-isteri Rasulullah ﷺ .

DEMI ALLAH, sungguh kehormatan Rasulullah ﷺ , para Shahabatnya, isteri-isterinya, LEBIH MAHAL - LEBIH MAHAL - LEBIH MAHAL dari kehormatan, jiwa, dan harta kalian, ratusan kali lipat...

وقاتلوهم جهاداً في سبيل الله وإعـلاءاً لكلمة الله تبارك وتعالى واخلاصـاً في ذلك لله عزوجل

Perangilah mereka dalam rangka untuk MENEGAKKAN JIHAD FI SABILILLAH dan meninggikan kalimat Allah Tabaaroka wa Ta'ala serta ikhlas melakukannya karena Allah 'Azza wa Jalla..

Maka sesungguhnya Allah Tabaaroka wa Ta'ala akan menolong kalian apabila kalian ikhlas dan berperang untuk meninggikan kalimat-Nya.

﴿ إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُم ﴾

“Jika kalian menolong Allah, dia akan menolong kalian dan mengokohkan kaki-kaki kalian”

انــصــروا الـلـه والله إن هذا الجهاد لجهادٌ عن دين الله تبارك وتعالى فأخلصوا لله عزوجل

TOLONGLAH agama Allah..

DEMI ALLAH, jihad ini adalah JIHAD DEMI MEMBELA AGAMA ALLAH. Maka ikhlaskan niat untuk Allah 'Azza wa Jalla.

واحرصوا كل الحرص على دحـض هـؤلاء الــ الـمـجـرمـيـن أعـداء اللـه وأعـداء رسـولـه وصحـابـتــه الـكـرام

BERSEMANGATLAH kalian dengan benar-benar semangat untuk MENGHANCURKAN ORANG-ORANG JAHAT TERSEBUT. Musuh Allah, musuh Rasul-Nya, dan musuh para shahabat yang mulia.

☝اخلصـوا للـه تبارك وتعالى اخلصـوا للـه تبارك وتعالى واللـه ينصركـم

Ikhlaskan NIAT untuk Allah Tabaaraka wa Ta'ala , Ikhlashkan niat untuk Allah Tabaaraka wa ta'ala,

﴿ إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُم ﴾

“Apabila kalian menolong (agama) Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan mengokohkan kaki kalian.”

YAKINLAH bahwa pertolongan bersama kalian APABILA kalian ikhlas dan berperang untuk meninggikan kalimat Allah Tabaaroka wa Ta'ala.

YAKINLAH dengan datangnya pertolongan...

وعد الله لايخلف الله الميعاد

“Janji Allah, Allah tidak akan menyelisihi janji-Nya”

وإياكم ثم إياكم أن تقاتلوالأغـراضٍ أخـرى إنما جرّدوا ذلك لإعـلاء كلمـة اللـه تبارك وعالى ونصـراً لدين الله عزوجل ولرسـولــه ولصحـابتـه الكـرام بارك الله فيكم

Berhati-hati dan berhati-hatilah kalian dari berperang dengan TUJUAN-TUJUAN LAIN.

Jadikan itu semata-mata untuk MENINGGIKAN KALIMATULLAH Tabaaroka wa Ta'ala dan MENOLONG AGAMA ALLAH Azza wa Jalla, Rasul-Nya, dan para Shahabatnya yang mulia.Baarokallaahu fiikum..

الله ينصركم، الله ينصركم، الله ينصركم

Semoga Allah MENOLONG KALIAN.
Semoga Allah MENOLONG KALIAN.
Semoga Allah MENOLONG KALIAN.

Kalimat ini disampaikan pada hari Rabu bertepatan 5 Jumaadil Ukhro 1436 H

------

جــديــــد

هـديـة للمخذليـن

نـصـيـحـــة إلــى أهـل الـيـمــن

لفضيلة الشيخ العلامة الوالد/
ربيع بن هادي المدخلي
- حفظـهُ اللـه تعالـى -

إمـام الجـرح والتعديـل فـي هـذا العصـر الحديـث بشهـادة < الأئمـة الأعـلام الأربعـة > وعلمـاء الإسـلام الكبـار

الـتـفــريــغ:-

بسم الله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه

أمــا بــعــــــــد :-

فإني أوجه هذه النصيحة لـ < الـشـعـب الـيـمـنـي > أن يقاتل هـؤلاء الروافض أعداء الله وأعداء رسوله وأعداء الصحابة
الذين يطعنون في أصحاب رسول الله - صلى الله عليه وسلم -
ويحرفون القرآن الكريم ويطعنون في زوجات رسول الله  - صلى الله عليه وسلم -

ووالله إن عرض رسول الله  - صلى الله عليه وسلم - وصحـابـتــه وأزواجـــه أغــلــــى وأغــلــــى وأغــلــــى مـــــــن أعراضكـم وأنفسكـم وأموالكــم بمئـات المـرات
وقاتلوهم جهاداً في سبيل الله وإعـلاءاً لكلمة الله تبارك وتعالى واخلاصـاً في ذلك لله عزوجل

فإن الله تبارك وتعالى ينصركم إن أخـلـصـتــم وقاتلتـم لإعـلاء كلمتـه
{ إن تنصروا الله ينصركم ويثبت أقدامكم }

 انــصــروا الـلـه والله إن هذا الجهاد لجهادٌ عن دين الله تبارك وتعالى فأخلصوا لله عزوجل  واحرصوا كل الحرص على دحـض هـؤلاء الــ الـمـجـرمـيـن أعـداء اللـه وأعـداء رسـولـه وصحـابـتــه الـكـرام

اخلصـوا للـه تبارك وتعالى اخلصـوا للـه تبارك وتعالى واللـه ينصركـم
{ إن تنصروا الله ينصركم ويثبت أقدامكم }

ايقنوا أن النصر معكم إن اخلصتم لله تبارك وتعالى وقاتلتم اعلاء كلمة الله تبارك وتعالى
ايـقـنـوا بالـنـصـــر
{ وعد الله لايخلف الله الميعاد }

وإياكم ثم إياكم أن تقاتلوالأغـراضٍ أخـرى إنما جرّدوا ذلك لإعـلاء كلمـة اللـه تبارك وعالى ونصـراً لدين الله عزوجل ولرسـولــه ولصحـابتـه الكـرام بارك الله فيكم
اللـه ينصركـم
اللـه ينصركـم
اللـه ينصركـم

هذا الحديث صدر بيوم الأربعاء
الموافق 5/جمادى الآخرى/1436

وفق الله الجميع لما يحبه ويرضى.

للإستـمـاع والـتحميـل :-

SIMAK AUDIO: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=151349 [durasi audio 02:17 ]

✲✹✲

Dikutip dari: Majmu'ah Manhajul Anbiya

Alih Bahasa: Al-Ustadz Abu Yahya Al-maidany (Solo)- hafidzahullah- [FBF-5]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Allahu Akbar !!! Ahlussunnah Yaman Menyambut Seruan Jihad dari Waliyul Amri

::: ALLAHU AKBAR !!! AHLUSSUNNAH YAMAN MENYAMBUT SERUAN JIHAD DARI WALIYUL AMRI :::

✲✹✲

Asy-Syaikh Abul Khoththob al-Libiy semoga Allah menjaganya berkata:

“Aku berikan kabar gembira kepada kalian bahwa saudara-saudara kalian, Ahlussunnah wal Jama'ah di Yaman, telah BERSEGERA MENYAMBUT SERUAN jihad fi sabilillah dan menolong agama-Nya di bawah bendera WALIYUL AMRI untuk MENGGEMPUR benteng-benteng kelompok kafir hutsi.

JANGANLAH kalian lupa untuk mendoakan mereka.”

✲✹✲

قال الشيخ أبو الخطاب الليبي حفظه الله:

أبشركم أن إخوانكم من أهل السنة والجماعة في اليمن هبوا للجهاد في سبيل الله ونصرة دينه تحت راية ولي الأمر  لدك معاقل الحوثية الكافرة فلا تنسوهم من الدعاء.

منقول من مجموعة: البركة مع أكابركم.

✲✹✲

Sumber: Majmu'ah Albarokah ma'a Akabirikum.

Alih Bahasa: Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy حفظه الله - [FBF-5]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Apa Prinsip-Prinsip Dasar Kelompok Jama'ah Tabligh (Jt)?

::: APA PRINSIP-PRINSIP DASAR KELOMPOK JAMA'AH TABLIGH (JT)? :::

Oleh: Asy-Syaikh Al-'Allaamah Robi' bin Hadi Al-Madkholiy -hafidzohullahu ta'alaa-

✹✹✹

P E R T A N Y A A N:

Apa prinsip-prinsip dasar kelompok Jama'ah Tabligh (JT)?

J A W A B A N:

Waktunya tidak memungkinkan untuk berbicara panjang lebar dan menjelaskan apa yang ada pada mereka.

Akan tetapi secara ringkas bahwa mereka membaiat di atas empat thoriqoh SHUFIYYAH yang di dalamnya terdapat keyakinan AL-HULUL:

يعني الله في الخلق وفي الأشخاص وفي القردة والخنازير والفروج وغيرها

“yakni (meyakini) Alloh menyatu kedalam makhluk, kedalam sosok manusia, kedalam kera dan babi serta itik-itik unggas dan sebagainya.”

Dan padanya terdapat keyakinan WIHDATUL WUJUD dan maknanya:

لا فرق بين الخالق والمخلوق العبد هو الله والله هو العبد المخلوق هو الخالق والخالق هو المخلوق

“Tidak ada perbedaan antara kholiq dengan makhluk, setiap hamba adalah Alloh dan Alloh adalah hamba, setiap makhluk adalah kholiq dan kholiq adalah makhluk.”

Hal ini dijumpai pada thoriqoh-thoriqoh ini yang mana kelompok jama'ah tabligh (JT) berbai'at diatasnya.

Dan mereka diikuti oleh beberapa orang yang mereka tidaklah sampai kepada tingkatan ini akan tetapi mereka menjadikannya sebagai para pasukan mereka dan sebagai pengikut dan pelindung yang akan membela mereka dan menjaga kelompok mereka.

Boleh jadi -yakni- merupakan tokoh dari mereka sehingga dia dapat melihat hakikat ini semua dan boleh jadi dia hanyalah budak rendahan dan pasukan biasa sehingga menjadi pengikut mereka dan tidak mengerti apa yang ada dibalik bukit sehingga cukup mengupayakan loyalitas mereka dan menjadikannya sebagai pasukannya yang akan memerangi ahlussunnah dan membela pimpinan mereka dan dari kehormatan mereka.

[Kaset berjudul: ahlussunnah dan tanda-tanda mereka]

------

السؤال:

ما هي أصول جماعة التبليغ؟

الجواب:

المقام لا يتسع للتفصيل وبيان ما عندهم، لكن خلاصتهم أنهم يبايعون على أربعة طرق صوفية

▪فيها الحلول: يعني الله في الخلق وفي الأشخاص وفي القردة والخنازير والفروج وغيرها،

▪وفيها وحدة الوجود ومعناها:لا فرق بين الخالق والمخلوق العبد هو الله والله هو العبد المخلوق هو الخالق والخالق هو المخلوق هذه توجد في هذه الطرق التي يبايع عليها جماعة التبليغ،

ويتبعهم أناس لا يوصلونهم إلى هذه المرحلة لكن يتخذونهم جنودا وأتباعا وحماة يذبون عنهم ويذودون عن حياضهم، فإما -يعني- سيد منهم فيطلع على هذه الحقائق وإما عبد ذليل ساذج جندي فيكون تابع لهم ولا يعرف ما وراء الأكمة فيكفي أن يكسبوا ولاءه وأن يجعلوا منه جنديا يحارب أهل السنة ويذب عن سيادتهم وعن أعراضهم.

[شريط بعنوان: أهل السنة وعلاماتهم]

✲✹✲

Sumber: http://www.rabee.net/ar/questions.php?cat=31&id=260

Alih Bahasa: Al Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh (Karawang) حفظه الله  [FBF-2]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Contoh Sikap Tawadhu Para Ulama Ahlussunnah

::: CONTOH SIKAP TAWADHU PARA ULAMA AHLUSSUNNAH :::

✹✹✹

Berkata Syaikhuna Abdullah bin Shalfiq Adz-Dhzofiry -hafidzohullahu ta'alaa- :


Dahulu suatu waktu saya pernah berada di kediaman Asy-Syaikh Robi' -hafidzohullahu ta'ala- kira-kira sekitar tahun ajaran 1408 H atau 1409 H.

Dan ketika itu dihadiri pula oleh Asy-Syaikh 'Abdul Muhsin Al-'Abbad, Asy-Syaikh 'Aliy Al-Faqiihy, dan selainnya dari masyayikh dan para penuntut ilmu.

Lalu ketika itu saya berkata kepada seseorang yang bersamaku dari penuntut ilmu:

لو دخل علينا أحدٌ غريب فإنه لا يميز بيننا لا بين العالم ولا بين غيره ؛ وذلك لأنه لم يكن للمشايخ مكان بارز في المجلس يتميزون به عن سائر من كان حاضراً من الطلاب ، لا كحال مجالس أهل التصوف والبدع

“Seandainya masuk seseorang yang asing, maka ia tidak bisa MEMBEDAKAN antara kita, tidak antara yang 'Alim atau yang lainnya, dan itu karena tidak adanya TEMPAT YANG TINGGI di majlis yang membedakan mereka dengan seluruh hadirin dari para penuntut ilmu, TIDAK SEPERTI Majlis-majlis ahli bid'ah dan tasawuf.”

Dan ini merupakan sikap tawadhu' (rendah hati) Ulama kita, yang mana mereka diantara murid-muridnya seperti dahulu ketika Nabi ﷺ berada di antara para sahabatnya -radhiyallahu 'anhum-

Sumber: Majmu'ah Ad-Diinu Nasihah. Pada 2 Jumadas tsani 1436 H.

--------

قال شيخنا عبدالله بن صلفيق الظفيري حفظه الله :

كنت مرة في أيام الدراسة عام(١٤٠٨) أو(١٤٠٩) في بيت الشيخ ربيع حفظه الله
وكان من الحضور الشيخ عبدالمحسن العباد والشيخ علي الفقيهي وآخرون من مشايخ وطلبة علم

فقلت لأحدٍ كان معي من طلبة العلم:
لو دخل علينا أحدٌ غريب فإنه لا يميز بيننا لا بين العالم ولا بين غيره ؛ وذلك لأنه لم يكن للمشايخ مكان بارز في المجلس يتميزون به عن سائر من كان حاضراً من الطلاب ، لا كحال مجالس أهل التصوف والبدع

وهذا من تواضع علمائنا، فهم بين طلابهم كما كان النبي ﷺ بين أصحابه.
مجموعة:
[الدين النصيحة]

2\جمادى الثاني\1436 هجرية

✲✹✲
Faidah dari: Al Ustadz Muhammad bin Mushlih (Madinah) | Majmu'ah Manhajul Anbiya

Alih Bahasa:Abu Kuraib Habib bin Ahmad (Bandung) حفظه الله  [FBF-1]


__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Mutiara Salaf // Pengaruh Teman Bergaul

::: Mutiara Salaf // PENGARUH TEMAN BERGAUL :::

✹✹✹

Berkata: Ibnu Batthoh -rahimahullahu ta'alaa-:


Ketahuilah wahai saudaraku sekalian, sesungguhnya aku berfikir pada sebab yang:

●  MENGELUARKAN banyak manusia dari sunnah dan jama'ah,
●  yang MENYERET mereka kepada keburukan dan bid'ah,
●  yang membuka PINTU PETAKA pada hati-hati mereka,
●  serta MENUTUP cahaya kebenaran dari pengetahuan mereka.

Maka aku temukan itu pada dua hal:

أحدهما: البحث والتنقير وكثرة السؤال عمَّا لا يغني ولا يضرُّ العاقلَ جهلُه، ولا ينفع المؤمنَ فهمُه.

YANG PERTAMA:
Meneliti, menggali, dan banyak bertanya untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan, untuk sesuatu yang tidak membahayakan seorang yang berakal apabila bodoh tentangnya, dan untuk sesuatu yang tidak bermanfaat bagi seorang mukmin apabila memahaminya.


والآخر: مجالسة من لا تُؤْمَن فتنتُه، وتُفسد القلوبَ صحبتُه

YANG LAINNYA:
yaitu duduk bersama orang yang tidak aman dari fitnahnya, dan akan merusak hati jika BERTEMAN dengannya.

--------

تأثير الصحبة - لابن بطة رحمه الله -

 قال ابن بطة رحمه الله :

« اعلموا إخواني أنِّي فكَّرتُ في السبب الذي أخرج أقوامًا من السنَّة والجماعة، واضطرَّهم إلى البدعة والشناعة، وفتح باب البليَّة على أفئدتهم، وحجب نور الحقِّ عن بصيرتهم، فوجدتُ ذلك من وجهين :
▪أحدهما: البحث والتنقير وكثرة السؤال عمَّا لا يغني ولا يضرُّ العاقلَ جهلُه، ولا ينفع المؤمنَ فهمُه.
▪والآخر: مجالسة من لا تُؤْمَن فتنتُه، وتُفسد القلوبَ صحبتُه».

[«الإبانة الكبرى» لابن بطَّة (1/ 390)]

✲✹✲

Sumber: Al-Ibanah Al-Kubro libni Batthoh (1/390)

Alih Bahasa: Abu Kuraib Habib bin Ahmad (Bandung)  حفظه الله  [FBF-1]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Apa Makna Hizbiyyah?

::: APA MAKNA HIZBIYYAH? :::

Oleh: Asy-Syaikh Al-'Allamah Robi' bin Hadi Al-Madkholi hafizhohulloh ta'ala

✲✹✲

P E R T A N Y A A N:

Apa makna hizbiyyah? Dan apa makna bahwa fulan padanya ada hizbiyyah? Dan siapakah mereka hizbiyyun? Dan apakah dakwah mereka? Dan apakah manhaj mereka?


J A W A B A N:

كل من خالف منهج النبي وسنته فهو من أحزاب الضلال، والحزبية ليس لها شروط

Setiap yang menyelisihi Manhaj Nabi dan sunnah nya maka dia termasuk dari kelompok-kelompok sesat, dan hizbiyyah tidak memiliki persyaratan..

Alloh Ta'ala menamakan ummat-ummat terdahulu sebagai ahzab (kelompok-kelompok), dan menamakan kaum Quraisy tatkala mereka berkumpul dan bergabungnya golongan-golongan kepada mereka sebagai ahzab, TIDAK ADA pada mereka struktur organisasi dan tidak ada pada mereka sesuatu pun, maka BUKAN MERUPAKAN SYARAT HIZBIYYAH HARUS adanya organisasi.

فإذا نظم هذا الحزب زاد سوء، فالتعصب لفكر معين يخالف كتاب الله وسنة الرسول والموالاة والمعادات عليه هذا تحزب

Namun apabila ada yang mengorganisir kelompok ini maka menjadi bertambah jelek, sehingga fanatisme kepada suatu pemikiran tertentu yang menyelisihi Kitabulloh dan Sunnah Rosul serta melakukan loyalitas dan kebencian di atas dasar kelompok maka ini adalah sikap hizbiyyah..

هذا التحزب ولو لم ينظم، تبنى فكرا منحرفا وجمع عليه أناسا هذا حزب سواء نظمه أو لم ينظمه،

Hizbiyyah ini sekalipun tidak terorganisir, DIBANGUN diatas sebuah pemikiran yang menyimpang dan dia mengumpulkan diatas kelompok tersebut orang-orang, maka ini adalah HIZBIYYAH sama saja apakah ada yang mengorganisir ATAUPUN tidak ada yang mengorganisir nya..

Selama mereka bersatu untuk suatu hal yang bertentangan dengan Alkitab dan As-sunnah ini adalah hizbiyyah, orang-orang kafir yang mereka dahulu memerangi Rosul mereka tidak memiliki organisasi yang ada seperti sekarang, namun dengan itu Alloh namakan mereka sebagai ahzab (kelompok-kelompok), bagaimana bisa?

Karena mereka  berkelompok demi suatu kebatilan dan mereka memerangi Al-Haq :

﴿ كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَالْأَحْزَابُ مِنْ بَعْدِهِمْ ۖ وَهَمَّتْ كُلُّ أُمَّةٍ بِرَسُولِهِمْ لِيَأْخُذُوهُ ۖ وَجَادَلُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ ﴾ [سورة غافر 5]

“Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul) dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu.” [QS. Ghofir: 5]

Alloh namakan mereka sebagai ahzab, mereka berbuat sebagai ahzab, kaum Quraisy mengumpulkan Bani Ghothofan dan Bani Quraidhoh serta beberapa kelompok dari kabilah-kabilah yang mereka tidak terorganisir dengan struktur ini mereka berkumpul maka Alloh menamakan mereka sebagai ahzab dan suratnya dinamakan "surat Al-Ahzab" apakah ahzab tersebut terorganisir?

فليس من شرط الحزب أن يكون منظما، إذا آمن بفكرة باطلة وخاصم من أجلها وجادل من أجلها ووالى...، هذا حزب

Maka BUKAN MERUPAKAN SYARAT hizbiyyah haruslah terorganisir, apabila mereka aman dengan sebuah pemikiran batil dan dia bertikai demi membelanya serta berdebat karenanya dan berloyalitas..., ini adalah hizbiyyah.

Dan apabila dia tambahkan hal itu menjadi sebuah organisasi -barokallohu fik- dan mengkoordinir harta-harta dan seterusnya, -tentunya- bersikap berlebihan dalam hizbiyyah dan menjadi termasuk dari ahzab kesesatan na'udzu billah.

Kaset berjudul: Rof'us sitar (menguak tabir)

----

 الشيخ العلامة ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله تعالى

السؤال:

ما معنى الحزبية؟ وما معنى أن فلان عنده حزبية؟ ومن هم الحزبيون؟ وما هي دعوتهم؟ وما هو منهجهم؟

الجواب:

كل من خالف منهج النبي وسنته فهو من أحزاب الضلال، والحزبية ليس لها شروط، الله سمى الأمم الماضية أحزابا، وسمى قريشا لما تجمعوا وانضم إليهم من [الفرق] أحزابا، ما عندهم تنظيم ولا عندهم شيء، فليس من شرط الحزب أن يكون منظم،

فإذا نظم هذا الحزب زاد سوء، فالتعصب لفكر معين يخالف كتاب الله وسنة الرسول والموالاة والمعادات عليه هذا تحزب، هذا التحزب ولو لم ينظم، تبنى فكرا منحرفا وجمع عليه أناسا هذا حزب سواء نظمه أو لم ينظمه، ما دام [يجتمعون] لواحد يخالف الكتاب والسنة هذا حزب، الكفار الذين كانوا يحاربون الرسول ما كان عندهم التنظيم الموجود الآن، ومع ذلك أطلق الله عليهم أحزابا، كيف؟

لأنهم تحزبوا للباطل وحاربوا الحق ((كذبت قبلهم قوم نوح والأحزاب من بعدهم وهمت كل أمة برسولهم ليأخذوه وجادلوا بالباطل ليدحضوا به الحق)) سماهم أحزابا، عملوا أحزاب، جمّعت قريش غطفان وقريظة وأصناف من القبائل ما هم منظمين هذا التنظيم تجمعوا سماهم الله أحزابا وسميت السورة "سورة الأحزاب" هل الأحزاب منظمون؟

فليس من شرط الحزب أن يكون منظما، إذا آمن بفكرة باطلة وخاصم من أجلها وجادل من أجلها ووالى...، هذا حزب، فإذا زاد ذلك تنظيما -بارك الله فيك- وجند الأموال وإلى آخره، -طبعا- أمعن في الحزبية وصار من أحزاب الضلال والعياذ بالله.

[شريط بعنوان: رفع الستار]

Sumber: http://www.rabee.net/ar/questions.php?cat=31&id=662

Alih Bahasa: Al Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh (Karawang) حفظه الله - [FBF 2]

__________________
مجموعـــــــة توزيع الفــــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Abdurrahman Al-'Adeny dan Perjanjian Kufur Al-Watsiqoh

::: ABDURRAHMAN AL-'ADENY DAN PERJANJIAN KUFUR AL-WATSIQOH :::

Ditulis oleh: Abu Khalid As-Salafiy -hafidzohullahu ta'alaa-

✹✹✹

الحمد لله وأشهد الا إله إلا الله وأشهد أن محمداً عبده ورسوله صلى الله عليه وعلى آله وصحبه وسلم

Amma ba'du,

Sesungguhnya seseorang yang berpaling dari nasehat orang-orang yang menasehati terkhusus ULAMA KIBAR akan berbenturan dengan menghantam sesuatu yang tidak ia sangka.

Nabi ﷺ telah bersabda:

 ( إنما مثلي ومثلكم كمثل رجل رأى العدو بعينه فأنطلق يربؤو أهله فأطاعه طائفة فنجوا وكذب طائفة منهم فأصبحوا مكانهم فصبحهم الجيش فاجتاحهم .....)

“Tidak lain permisalan antara aku dengan kalian laksana seseorang yang melihat musuh dengan mata kepalanya sendiri lalu ia beranjak memperingatkan kaumnya. Kemudian sebagian mereka MENTAATI peringatan itu dan SELAMAT. Sedangkan sebagian yang lain MENDUSTAKAN dan tetap di tempat mereka lalu pasukan itu mendapati mereka di pagi hari kemudian MEMBINASAKAN mereka....”

Sehingga dalam menerima nasehat para penasehat itu terdapat keselamatan dan terhindar dari bahaya sedangkan menolak nasehat mereka akan didapati kebinasaan dan kehinaan.

Dan sungguh dua Syaikh: Ubaid Al-jabiry dan Robi' al-Madkholi telah menasehati Abdurrahman al-'Adeni untuk berlepas diri(baro') dari perjanjian kufur alwatsiqoh.

فأبى قبول النصيحة بل كان مضآداً لها ممتحناً بصاحبها محمد الإمام كما سمعناه بصوته وهو يقول: ( سألت ياسين العدني فقلت ماذا تعتقد في الشيخ محمد الإمام.. ).

Kemudian ia enggan menerima nasehat itu bahkan MELAWANNYA dengan menguji manusia dengan pemilik alwatsiqoh yaitu Muhammad al-imam sebagaimana kita dengar dengan suaranya ia berujar,

( سألت ياسين العدني فقلت ماذا تعتقد في الشيخ محمد الإمام.. ).

“Aku tanya Yasin al -'Adeny, aku katakan "Apa keyakinanmu tentang Asy-Syaikh Muhammad al-imam...”

Maka inilah dia di hari-hari ini menelan akibat penolakannya terhadap nasehat orang-orang yang menasehati.

Perilaku apa pun darinya yang menyelisihi poin kesepakatan alwatsiqoh akan terhitung pembatalan perjanjian kufur alwatsiqoh.

Oleh karena ini kamu tidak akan menyaksikan sedikit kerjasama pun darinya untuk menegakkan JIHAD syar'i bersama Presiden Yaman, 'Abdu Robbihi bin Manshur Hadi.

Bahkan yang kami sorot darinya adalah kebalikannya. Ia terus berada di angan-angan ketakutan dari perkara politik dan konspirasi.

[ 1 ] Maka di tengah pengepungan para mujahidin fi sabilillah bersama Menteri Pertahanan Yaman oleh si durhaka as-saqof dan pengikutnya, ia abdurrahman menyampaikan Muhadhoroh di beberapa masjid di Aden dan diantara ucapannya ia sebutkan bahwa,

إنما هي حروب فتنة بين عشاق الكراسي.

“Peperangan yang terjadi di negeri kita Yaman tidak lain perang FITNAH antara para PECINTA KURSI-KURSI KEKUASAAN.”


[ 2 ] Demikian pula ia mengutus kepada Mujahidin dari penuntut ilmu di darul hadits fiyusy mengucapkan,

أنتم محسوبون علينا فلا تخرجوا معهم للقتال.

“Kalian di bawah tanggung jawab kami maka JANGAN kalian keluar berperang bersama mereka!”

▪ Dahulu sebelum hari-hari sekarang ini, kami telah mencari-cari udzur untuknya. Ketika perang di Kitaf kami katakan: “Mungkin dikarenakan jarak yang jauh dan ketiadaan pemimpin negara(dari perang melawan hutsi di saat itu) sehingga ia abdurrahman melihat untuk menjauhkan manusia darinya.”

▪ Seterusnya begitu juga kami mencari-cari udzur ketika presiden negara yaman, Hadi, dikepung oleh kelompok zindiq hutsi dan alhutsi mulai melebarkan kekuasaannya, ia abdurrahman berkata,

اجتنبوا فإنها سياسة ومؤامرة.

“Jauhi! Sesungguhnya itu perkara politik dan konspirasi.”

ADAPUN sekarang ini, Presiden Hadi dan Menteri Pertahanan Ash-Shubaihi telah keluar dan MENYERU JIHAD kepada orang-orang maka kami tidak menemukan lagi udzur untuknya.

KECUALI jika dikatakan ia tercekik dengan sebab perjanjian kufur alwatsiqoh.

ATAU dikatakan: ia tidak pantas memberi fatwa tentang peristiwa-peristiwa besar terkini.

-----

Tidak berlepas diri dari alwatsiqoh benar-benar  telah memudharatkannya tanpa ia rasakan.Diantaranya:

▪ 1. Ia menjatuhkan dirinya dan posisinya di sisi ulama ummat yang mereka bersama dakwah ahlussunnah di Yaman sejak dari buaian sampai saat ini yaitu Imam Aljarh war ta'dil, Robi' Al-Madkholi, dan ulama besar 'Ubaid al-Jabiry serta Syaikh yang ahli Muhammad bin Hadi al-Madkholi dan yang lainnya.

▪ 2. Ia telah menjatuhkan dirinya di mata orang-orang yang hanya menginginkan kebenaran dari kalangan penuntut ilmu salafiyyin di Yaman.

▪ 3. Ia telah menghempaskan kadar dan posisinya di tengah-tengah salafiyyin di luar negeri Yaman.

▪ 4. Dia telah jatuh di mata para pemegang urusan di Yaman sampai-sampai dikabarkan kepada kami dari sebagian komandan bahwa ia akan menghajarnya dengan didikan yang membuat ia abdurrahman sadar akan kadar dirinya.

▪ 5. Ia telah menjatuhkan dirinya di tengah penduduk negeri Yaman dan terlontar dari lisan-lisan mereka cacian dan celaan kepadanya.

Dari penduduk Yafi' mengatakan: “Bagaimana ia berfatwa kepada kami dengan "Jihad itu ketika didapati kemampuan bersama pemegang urusan (pemerintah)” dan sekarang ini ia katakan,

هذه حروب بين عشاق الكراسي فاجتنبوها.

“Ini adalah peperangan antara para pencinta kursi kekuasaan maka jauhilah!”

Sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Aden berkata :

لإن لم ينتهِ لنشردنه ومن معه

“Apabila ia tidak berhenti benar-benar kami akan mengusirnya bersama orang-orangnya.”

Sampai-sampai sebagian mereka menudingnya sebagai orang suruhan hutsi.

Dan sungguh kami tidak khawatir, demi Allah, akan jatuhnya Darul Hadits di fiyusy sebagaimana telah jatuh syaikhnya.

Sesungguhnya al'Adeni telah memasukkan dirinya dan markiznya ke dalam kubangan sebagaimana Al-Imam telah  memasukkan dirinya dan markiznya ke dalam kubangan dengan meneken perjanjian kufur alwatsiqoh.

فاستيقظ يا شيخ من سباتك فأنت تسقط شيئاً فشيئاً لعدم قبولك نصح الناصحين.

“Maka bangunlah wahai Syaikh dari TIDURMU! Engkau sedang terperosok sedikit demi sedikit disebabkan tidak menerima nasehat orang-orang yang menasehati.”

والحمد لله رب العالمين

✲✹✲

الوثيقة والعدني

 الحمد لله وأشهد الا إله إلا الله وأشهد أن محمداً عبده ورسوله صلى الله عليه وعلى آله وصحبه وسلم

أما بعد
إن الذي يُعرضُ عن نصح الناصحين خاصة كبار العلماء سيصدم بما لم يكن في حسبانه
وقد قال النبي ﷺ ( إنما مثلي ومثلكم كمثل رجل رأى العدو بعينه فأنطلق يربؤو أهله فأطاعه طائفة فنجوا وكذب طائفة منهم فأصبحوا مكانهم فصبحهم الجيش فاجتاحهم .....)

ففي قبول نصح
الناصحين النجاة والسلامة وفي رد نصحهم الهلاك والمهانة.
• وقد نصح الشيخان عبيد الجابري وربيع المدخلي عبدالرحمن العدني بالبراءة من الوثيقة الكفرية.
• فأبى قبول النصيحة بل كان مضآداً لها ممتحناً بصاحبها محمد الإمام كما سمعناه بصوته وهو يقول: ( سألت ياسين العدني فقلت ماذا تعتقد في الشيخ محمد الإمام.. ).
فها هو ذا في هذه الأيام يتجرع عاقبة رده لنصح الناصحين.

فأي تصرف منه يخالف بنود الوثيقة يعتبر نقضاًللوثيقة الكفرية.
لهذا لا ترى له أدنى مشاركة في الجهاد الشرعي مع ولي أمر اليمنيين عبد ربه بن منصور هادي.

بل نلمحُ منه عكس ذلك فلا يزال يعيش في حلم الخوف من السياسة والمؤامرة .

[ 1 ] ففي أثناء محاصرة المجاهدين في سبيل الله مع وزير الدفاع اليمني  للمتمرد السقاف ومن معه يُحاضرُ في بعض مساجد عدن فكان من كلامه أن ذكر أن هذه الحروب في بلادنا اليمنية إنما هي حروب فتنة بين عشاق الكراسي.
[ 2 ] وهكذا يرسل إلى المجاهدين من طلاب دار الحديث بالفيوش قآئلاً أنتم محسوبون علينا فلا تخرجوا معهم للقتال.
... وقد كنا نلمس له العذر قبل هذا اليوم ففي حروب كتاف قلنا: لعله لبعد المسافة وتخلي أمير الدولة رأى المصلحة في اجتناب الناس لها.
...وهكذا لمسنا له العذر حين أن حُوصر أميرُ الدولة اليمنية هادي من قبل الحوثة الزنادقة وبدأ التمدد الحوثي فقال اجتنبوا فإنها سياسة ومؤامرة.
... أما اليوم وقد خرج أمير الدولة هادي ووزير الدفاع الصبيحي وحصل الإستنفار للناس من قِبلهم فلم نجد له عذراً .
... اللهم إلا أن يقال هو مخنوق بسبب الوثيقة الكفرية.
... أو يقال لا يصلح مفتياً للنوازل الكبرى.

 وقد أضره عدم البراءة من الوثيقة وصاحبها من حيث لا يشعر.

فمنها:

1. أسقط نفسه ومكانته عند علماء الأمة الذي هم مع دعوة أهل السنة في اليمن من مهدها إلى يومنا هذا إمام الجرح والتعديل ربيع المدخلي والعالم الكبير عبيد الجابري والشيخ النحرير محمد بن هادي المدخلي وغيرهم.
2. أسقط نفسه من أعين المتجردين للحق من طلاب العلم السلفيين في اليمن
3. أسقط قدره ومكانته في أوساط السلفيين خارج البلاد اليمنية.
4. سقط من أعين المسؤلين في اليمن حتى أخبرنا عن بعض القيادين أنه سيؤدبه تأديباً يُعرفه به قدر نفسه .
5. أسقط نفسه بين عامة المواطنين في اليمن وانطلقت ألسنتهم فيه بالسباب والشتمام.
... فمن أصحاب يافع من يقول كيف يفتينا بالجهاد إن وجدت الإستطاعة مع المسؤلين واليوم يقول هذه حروب بين عشاق الكراسي فاجتنبوها.
... وقال بعض رجال اللجان الشعبية بعدن لإن لم ينتهِ لنشردنه ومن معه.
حتى اتهمه بعضهم بأنه عميل للحوثي.
وإننا لنخشى والله أن تسقط دار الحديث بالفيوش كما سقط شيخها.
فإن العدني قد ورط نفسه ومركزه كما ورط الإمام نفسه ومركزه بتوقيعه على الوثيقة الكفرية.

فاستيقظ يا شيخ من سباتك فأنت تسقط شيئاً فشيئاً لعدم قبولك نصح الناصحين.
والحمد لله رب العالمين

كتبه/ أبو خالد السلفي

✲✹✲

Dikutip dari: Majmu'ah Manhajul Anbiya | Al Ustadz Abdul Hakam Abu 'Ali At-Tamimi حفظه الله (Aden - Yaman)

Alih Bahasa: Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy حفظه الله - [FBF-5]

__________________
مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

Mutiara Salaf // Terfitnah

::: MUTIARA SALAF // TERFITNAH :::


Hudzaifah Ibnul Yaman radhiallahu 'anhu beliau ditanya;
“Kapankah diketahui bahwa seorang itu TERFITNAH?”

Beliau mengatakan:
“Apabila dia berpandangan KEMARIN tentang SESUATU itu HARAM kemudian pada HARI ini dia memandang SESUATU itu HALAL maka ketahuilah dia telah ‘TERFITNAH’.”

[Dikeluarkan oleh Al Hakim 4/514.]



••••••••••••

 ‏سُئل حذيفة بن اليمان رضي الله عنه متى يعلم المرء أنه فتن ؟

قال إن كان ما يراه بالأمس حراما أصبح اليوم حلالا فليعلم أنه فُتن

[أخرجه الحاكم 4 /514]

Untuk fawaid lainnya bisa kunjungi website kami:
www.ittibaus-sunnah.net
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
 أصحاب السنة,  || Ashhabus Sunnah

Kisah Seorang Arab Badui Membantah Jahm Bin Shafwan Sang Pencetus Aliran Sesat Jahmiyah yang Menolak Sifat-Sifat Allah Ta'ala

::: KISAH SEORANG ARAB BADUI MEMBANTAH JAHM BIN SHAFWAN SANG PENCETUS ALIRAN SESAT JAHMIYAH YANG MENOLAK SIFAT-SIFAT ALLAH TA'ALA :::

✹✹✹

Suatu ketika datang seorang Arab pedalaman di saat Jahm Bin Shafwan sedang meng-kampanyekan akidahnya (akidah sesat jahmiyah) kepada manusia. dia mengatakan :

إنَّ اللهَ عليمٌ بلا عِلمٍ، سميعٌ بلا سمعٌ، بصيرٌ بلا بصر، قويٌّ بلا قوَّة

“Sesungguhnya Allah itu Maha Mengilmui tapi tidak punya Ilmu, Maha Mendengar tapi tak punya pendengaran, Maha Melihat tapi tak punya penglihatan ,Maha Kuat tapi tak punya kekuatan. “

Spontan si badui tersebut membalas ucapan jahm(dengan sya'ir):

✲✹✲

ألا إنَّ جهمًا كافِرٌ بان كُفرُهُ ✹ ومَن قال يومًا قول جَهمٍ فقد كفر

Ketahuilah sungguh Jahm telah kafir dengan nyata...
Siapa yang berkata seperti ucapan Jahm maka sungguh dia telah kafir...                       

لقد جُنَّ جَهمٌ إذ يُـسمِّي إلــهَـهُ ✹ سميـعًا بلا سمـعٍ بـصيـرًا بِلا بَـصَر

Sungguh Jahm telah gila ketika ia mengatakan bahwa sesembahannya...
Maha Mendengar tapi tak punya pendengaran lagi Maha Melihat tapi tak punya penglihatan...

عليمًا بلا عِلمٍ رضِيًّا بلا رضى ✹ لطيفًا بلا لُطفٍ خبيرًا بلا خَبَر

Maha Mengilmui tapi tak punya ilmu , Maha Ridha tapi tak punya keridhaan...
Maha Lembut tapi tak punya kelembutan,Maha Mengetahui tapi tak punya pengetahuan...

✲✹✲

أيُرضيكَ أن لو قال يا جهمُ قائلٌ ✹ أبوك امرؤٌ حرٌّ خطيرٌ بلا خَطَر

Apakah kamu ridha wahai Jahm kalau ada seorang berkata...
Bapakmu seorang yang merdeka berwibawa tanpa punya kewibawaan...

مليحٌ بلا مُلحٍ بهِيٌّ بلا بهى ✹ طويلٌ بلا طولٍ يُخالِفُه القِصَر

Tampan tapi tak punya ketampanan ,ganteng tapi tak punya kegantengan...
Tinggi tapi tak punya ketinggian tidak pula pendek...

حليمٌ بلا حُلمٍ وفِيٌّ بلا وفى ✹ فبالعقلِ موصوفٌ وبالجهلِ مُشتَهَر

Lembut tapi tak punya kelembutan , Suka memenuhi janji tapi tak pernah memenuhinya...
Maka dengan akal (Allah) disifati dan dengan kebodohan (engkau) dikenali...

جوادٌ بلا جودٍ قويٌّ بلا قوى ✹ كبيرٌ بلا كُبرٍ صغيرٌ بلا صِغَر

Dermawan tapi tak punya kedermawanan, kuat tapi tak punya kekuatan...
Besar tapi tak punya kebesaran , kecil tapi tidak kecil...

أمدحًا تُراهُ أم هِجاءً وسُبَّةً ✹ وهزءًا كفاك الله يا أحمقَ البَشَر

Apakah menurutmu itu pujian atau justru cacian
dan penghinaan?...

Semoga Allah mencukupkanmu (menghentikannya) wahai sebodoh-bodoh manusia..

فإنَّـكَ شيطانٌ بُعِثتَ لِأُمَّةٍ ✹ تُصَيِّرُهم عمَّا قريـبٍ إلى سَقَر

Karena sesungguhnya engkau adalah syaithan yang muncul di tengah-tengah ummat...
yang engkau menggiring mereka ke bibir neraka Saqar...

✲✹✲

Silahkan merujuk bait-bait ini pada kitab “Jalaul ‘ainain fi muhakamatil ahmadain” oleh Abi Nu’man Al Alusi penulis kitab “Al Aayaatul Bayyinat li’adami sima’il Amwat ‘ala Madzhabi Hanaifiyah assadaat”

Dinukil dari Syarah Muqaddimah Ibnu Abi Zaid Alqairawani-Kaset nomor dua oleh Asysyaikh Shalih Assuhaimi Hafizhahullah.

✲✹✲

((جاء أعرابي وجَهمٌ يُقرِّرُ هذه العقيدة على الناس، يقول: إنَّ اللهَ عليمٌ بلا عِلمٍ، سميعٌ بلا سمعٌ، بصيرٌ بلا بصر، قويٌّ بلا قوَّة، فقال الأعرابي مباشرة لجهم:


ألا إنَّ جهمًا كافِرٌ بان كُفرُهُ ✹ ومَن قال يومًا قول جَهمٍ فقد كفرْ

لقد جُنَّ جَهمٌ إذ يُـسمِّي إلــهَـهُ ✹ سميـعًا بلا سمـعٍ بـصيـرًا بِلا بَـصَر

عليمًا بلا عِلمٍ رضِيًّا بلا رضى ✹ لطيفًا بلا لُطفٍ خبيرًا بلا خَبَر

أيُرضيكَ أن لو قال يا جهمُ قائلٌ ✹ أبوك امرؤٌ حرٌّ خطيرٌ بلا خَطَر

مليحٌ بلا مُلحٍ بهِيٌّ بلا بهى ✹ طويلٌ بلا طولٍ يُخالِفُه القِصَر

حليمٌ بلا حُلمٍ وفِيٌّ بلا وفى ✹ فبالعقلِ موصوفٌ وبالجهلِ مُشتَهَر

جوادٌ بلا جودٍ قويٌّ بلا قوى ✹ كبيرٌ بلا كُبرٍ صغيرٌ بلا صِغَر

أمدحًا تُراهُ أم هِجاءً وسُبَّةً ✹ وهزءًا كفاك الله يا أحمقَ البَشَر

فإنَّـكَ شيطانٌ بُعِثتَ لِأُمَّةٍ ✹ تُصَيِّرُهم عمَّا قريـبٍ إلى سَقَر

▪راجِعوا هذه الأبياتِ في كتاب (جلاء العينين في محاكمة الأحمدين) لأبي النُّعمان الألوسي صاحب كتاب "الآيات البينات لعدم سماع الأموات على مذهب الحنفية السادات"..)).

من شرح مقدمة ابن أبي زيد القيرواني - الشريط الثاني، للشيخ صالح السحيمي حفظه الله.

قصيدة الأعرابي في الردِّ على جهم بن صفوان - اللغة العربية وعلومها - . سحاب السلفية

✲✹✲

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=118368

Alih Bahasa: Ayyub Wijaya (Balikpapan) Al-Jawiy حفظه الله - [FBF-4]

Muroja'ah: Al Ustadz Abu Yahya (Solo) Al Maidaniy حفظه الله - [FBF-5]

__________________
🔍 مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد
📌❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net