Inilah Kumpulan Pertanyaan Tentang (Hukum) Belajar Di Sisi Ahlul Bid'ah, Mengambil dan Menuntut Ilmu Kepada Mereka?

::: INILAH KUMPULAN PERTANYAAN TENTANG (HUKUM) BELAJAR DI SISI AHLUL BID'AH, MENGAMBIL DAN MENUNTUT ILMU KEPADA MEREKA? :::

✹✹✹

Asy-Syaikh Sholih bin Fauzan hafizhahullah menjawab :

"(Kita) TIDAK BOLEH mengambil ilmu di sisi mereka atau dari mereka para ulama sesat dan ahlul bid'ah  KARENA sungguh mereka sesat dari jalan Allah dan menyusupkan bid'ah-bid'ah dan kesesatan  mereka kepada murid-murid mereka. Sebagian salaf berkata :

" ﺇﻥ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺩﻳﻦ , ﻓﺎﻧﻈﺮﻭﺍ ﻋﻤﻦﺗﺄﺧﺬﻭﻥ ﺩﻳﻨﻜﻢ "

“Sungguh ilmu ini adalah diin(agama), maka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.”

Maka semestinya seorang mu'allim/ pengajar itu seorang yang istiqomah menaati Allah, termasuk golongan pemilik ilmu yang bermanfaat dan beramal shalih. Mereka inilah yang wajib (bagi kita untuk) mengambil ilmu dari mereka, berguru kepada mereka, dan meneladani mereka.

ﻭﺃﻣﺎ ﻋﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﻀﻼﻝ ﻭﺍﻟﻤﺒﺘﺪﻋﺔ ﻓﻴﺠﺐ ﺍﻟﺤﺬﺭ ﻣﻨﻬﻢ , ﻳﺠﺐ ﺍﻹﺑﺘداع ﻋﻨﻬﻢ ,.ﻳﺠﺐﺍﻟﺘﺤﺬﻳﺮ ﻣﻨﻬﻢ ﻳﺠﺐ ﻗﻄﻊ ﺍﻟﺼﻠﺔ ﺑﻬﻢ ,ﻳﺠﺐﺍﻧﻜﺎﺭ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺣﺘﻰ ﺗﺴﻠﻢ ﺍﻷﻣﺔ ﻣﻦﺷﺮّﻫﻢ

Adapun ulama sesat dan mubtadi' maka WAJIB berhati-hati dari mereka, membid'ahkan mereka, mentahdzir mereka. WAJIB memutus hubungan dengan mereka, wajib mengingkari mereka sehingga umat selamat dari kejelekan mereka.

Seandainya seseorang belajar dari mereka maka ia akan mengkomsumsi pemikiran, pendapat, dan kesesatan mereka serta akan terpengaruh dengan hal-hal tersebut. KARENA kaidah tarbiyah yang populer:

" ﺃﻥ ﺍﻟﻄﺎﻟﺐ ﻳﺘﺄﺛﺮ ﺑﻤﺪﺭﺳﺔ "

"BAHWA PENUNTUT ILMU TERPENGARUH DENGAN TEMPAT BELAJAR."

Senantiasa dan selamanya demikian.

Penuntut ilmu selalu terpengaruh dengan tempat belajar dan pengajarnya. Jikalau ia belajar dari seorang mubtadi' atau pelaku khurofat/ takhayul maka sungguh ia akan terpengaruh dengannya dan menerima apa yang ada di sisinya dari kebid'ahan dan khurofat WALAUPUN ia menduga bahwa ia tidak terpengaruh dengannya. Ya (demikian)."

Dari Muhadhoroh dengan judul : "Kaidah-kaidah bermuamalah dengan Ulama."

_________________
ﻫﺬﻩ ﻣﺠﻤﻮﻋﺔ ﻣﻦ ﺍﻷﺳﺌﻠﺔ ﺗﺴﺄﻝ ﻋﻦ ﺍﻟﺪﺭﺍﺳﺔ ﻋﻨﺪ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﺪﻉ ﻭﺗﻠﻘﻲ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﻃﻠﺒﻪ ﻋﻠﻴﻬﻢ ؟

ﻋﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﻀﻼﻝ ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﺪﻉ ﻻ ﻳﺠﻮﺯ ﺗﻠﻘﻲ ﻃﻠﺐ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻋﻨﺪﻫﻢ ﺃﻭ ﺗﻠﻘﻲ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻋﻨﻬﻢ ﻷﻧﻬﻢ ﻳﻀﻠﻮﻥ ﻋﻦ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻳﺪﺳﻮﻥ ﺑﺪﻋﻬﻢ ﻭﺿﻼﻟﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺗﻼﻣﻴﺬﻫﻢ , ﻳﻘﻮﻝ ﺑﻌﺾﺍﻟﺴﻠﻒ " :

ﺇﻥ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺩﻳﻦ ﻓﺎﻧﻈﺮﻭﺍ ﻋﻤﻦﺗﺄﺧﺬﻭﻥ ﺩﻳﻨﻜﻢ "

 ﻓﻼﺑﺪ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺍﻟﻤﻌﻠﻢ ﻣﺴﺘﻘﻴﻤﺎ ﻋﻠﻰ ﻃﺎﻋﺔ ﺍﻟﻠﻪ ,ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻦ ﺃﻫﻞﺍﻟﻌﻠﻢ ﺍﻟﻨﺎﻓﻊ ﻭﺍﻟﻌﻤﻞﺍﻟﺼﺎﻟﺢ ﻫﺆﻻﺀ ﻫﻢ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺠﺐ ﺃﺧﺬﺍﻟﻌﻠﻢ ﻋﻨﻬﻢ ﻭﺍﻟﺘﺘﻠﻤﺬ ﻋﻠﻴﻬﻢﻭﺍﻹﻗﺘﺪﺍﺀ ﺑﻬﻢ

ﻭﺃﻣﺎ ﻋﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﻀﻼﻝ ﻭﺍﻟﻤﺒﺘﺪﻋﺔ ﻓﻴﺠﺐﺍﻟﺤﺬﺭ ﻣﻨﻬﻢ , ﻳﺠﺐ ﺍﻹﺑﺘداع ﻋﻨﻬﻢ ,.ﻳﺠﺐﺍﻟﺘﺤﺬﻳﺮ ﻣﻨﻬﻢ ﻳﺠﺐ ﻗﻄﻊ ﺍﻟﺼﻠﺔ ﺑﻬﻢ ,ﻳﺠﺐﺍﻧﻜﺎﺭ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺣﺘﻰ ﺗﺴﻠﻢ ﺍﻷﻣﺔ ﻣﻦﺷﺮّﻫﻢ ,

ﺇﺫﺍ ﺗﺘﻠﻤﺬ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺃﺣﺪ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺘﻐﺬﻯ ﻣﻦﺑﺄﻓﻜﺎﺭﻫﻢ ﻭﺑﺄﺭﺍﺋﻬﻢ ﻭﺿﻼﻟﺘﻬﻢ , ﻭﻳﺘﺄﺛﺮ ﺑﻬﺎﻷﻥ ﺍﻟﻘﺎﻋﺪﺓ ﺍﻟﺘﺮﺑﻮﻳﺔ ﺍﻟﻤﻌﺮﻭﻓﺔ
" ﺃﻥ ﺍﻟﻄﺎﻟﺐﻳﺘﺄﺛﺮ ﺑﻤﺪﺭﺳﺔ "

 ﺩﺍﺋﻤﺎً ﻭﺃﺑﺪﺍً ,  ﺍﻟﻄﺎﻟﺐ ﺩﺍﺋﻤﺎً ﻳﺘﺄﺛﺮ ﺑﻤﺪﺭﺳﺔ ﻭﺑﻤﻌﻠﻤﻪ ﻓﺈﺫﺍ ﺗﻌﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﻣﺒﺘﺪﻉﺃﻭ ﺻﺎﺣﺐﺧﺮﺍﻓﺎﺕ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺘﺄﺛﺮ ﺑﻪ ﻭﻳﺘﻘﺒﻞ ﻣﺎﻋﻨﺪﻩ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﺪﻉ ﻭﺍﻟﺨﺮﺍﻓﺎﺕ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻳﺰﻋﻢﺃﻧﻪ ﻻ ﻳﺘﺄﺛﺮ ﺑﻬﺎ . ﻧﻌﻢ . ﺇ .ﻫـ

ﻣﻦ ﻣﺤﺎﺿﺮﺓ ﺑﻌﻨﻮﺍﻥ { ﻗﻮﺍﻋﺪ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻌﺎﻣﻞ ﻣﻊ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ .}

ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﻌﻼﻣﺔ ﺍﻟﺴﻠﻔﻲ
ﺩ/. ﺻﺎﻟﺢ ﺑﻦ ﻓﻮﺯﺍﻥﺍﻟﻔﻮﺯﺍﻥ
ﻋﻀﻮ ﻫﻴﺌﺔ ﻛﺒﺎﺭ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ
ﻭﻋﻀﻮ ﺍﻟﻠﺠﻨﺔ ﺍﻟﺪﺍﺋﻤﺔ ﻟﻺﻓﺘﺎﺀ ﺑﺎﻟﻤﻤﻠﻜﺔ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﺔ ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﺔ .

------

✒ Alih Bahasa: Al-Ustadz Abu Yahya Almaidany Solo حفظه لله  [FBF-5]
                         
__________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.