Hukum Air Apabila Terjatuh Padanya Najis

::: HUKUM AIR APABILA TERJATUH PADANYA NAJIS :::

Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

✹✹✹

Pertanyaan :

Fadhilatus Syaikh, kami memiliki penampungan air yang dikencingi oleh anak kecil, dan demikian pula kami temukan padanya (BANGKAI) TIKUS, apa pendapat Anda?

Jawaban:

Air apabila terjatuh padanya najis dari air kencing, atau kotoran, (bangkai) tikus  atau lainnya dari sesuatu yang najis, namun air tersebut TIDAK BERUBAH BAIK RASANYA, WARNANYA DAN TIDAK BERUBAH JUGA BAUNYA (disebabkan) oleh najis tersebut, MAKA AIRNYA SUCI.

Akan tetapi najis yang memiliki dzat fisik WAJIB DIKELUARKAN, seperti: jika seandainya itu adalah kotoran maka wajib diangkat dari air dan dikeluarkan, atau (bangkai) tikus dikeluarkan juga.

Penanya:

Penampungan airnya besar dan tidak memungkinkan untuk mengeluarkannya?

Syaikh:

Harus, orang yang pandai berenang turun ke dalamnya dan mengeluarkannya; karena jika dibiarkan tentu air akan terkontaminasi di masa mendatang, setelah ini air dialirkan (dikuras) hingga tidak tersisa padanya kecuali sedikit dan dikeluarkan (najisnya).

Sumber: Silsilah Liqoat Al-Bab Al-Maftuh > Liqo Al-Bab Al-Maftuh [102].

------

تطبيق فتاوى بن عثيمين رحمه الله - حكم الماء إذا وقعت فيه نجاسة

السؤال:

فضيلة
الشيخ: عندنا خزان ماء بال فيه طفل، وكذلك وجدنا فيه فأراً, فما رأيك؟

الجواب:

الماء إذا سقطت فيه النجاسة من بول، أو عذرة، أو فأرة أو غيرها مما يكون نجساً، ولم يتغير لا طعمه ولا لونه ولا ريحه بالنجاسة، فهو طهور, لكن النجاسة ذات الجرم يجب إخراجها, مثل: لو كانت عذرة يجب أن تلف من الماء وتخرج, أو فأرة تخرج أيضاً.

السائل: الخزان كبير ما يتمكن من إخراجه؟

الشيخ: لابد, ينزل فيه من يعرف أن يسبح ويخرجها؛ لأنها لو بقيت لكان الماء يتأثر فيما بعد, بعد هذا ينزف الماء حتى لا يبقى فيه إلا قليل وتخرج.


المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [102]

رابط المقطع الصوتي


Unduh Audio.

✒ Alih Bahasa: Al-Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh حفظه الله - [FBF 2]

__________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.