Harta Warisan Dari Hasil Keuntungan Riba Bank

::: HARTA WARISAN DARI HASIL KEUNTUNGAN RIBA BANK :::

Oleh: Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hadiy Al-Madkholiy -حفظه الله-

PERTANYAAN:
Disini ada seorang penanya yang bertanya: ikhwah mendapatkan warisan berupa uang, yang ditaruh oleh ayahnya di Bank -yakni- setelah wafatnya, dan sampailah kepada mereka uang tersebut akan tetapi uang itu sudah disertai dengan keuntungan riba (bunga) bank, maka apa yang harus mereka lakukan?

JAWABAN:
(Masalah) Warisan yang disimpan ayah mereka di Bank dan sampai kepadanya, (maka) jangan mereka ambil riba (bunganya), wajib bagi mereka mengambil apa yang dititipkan oleh ayah mereka dari uang yang bersih saja (uang pokoknya), ini yang pertama.

Dan yang kedua: Jika mereka khawatir pihak Bank akan mengambil uang riba tersebut --khususnya, saya tidak tahu mungkin ini hanya terjadi di negeri-negeri non Islam-- yaitu pihak bank memanfaatkan hasil riba ini  (untuk kebathilan_ed) apabila kamu menyisakan bunganya di Bank , maka kalian ambillah wahai kaum muslimin bunga bank tersebut..

Tapi jangan kalian gabungkan hasil riba itu ke dalam warisan, akan tetapi berikanlah hasil riba/bunga bank itu untuk kemashlahatan kaum muslimin secara umum,  yakni untuk pembangunan sekolah, atau pembangunan tempat persatuan orang-orang yang lemah, pembangunan jembatan, atau pembuatan kamar mandi / WC umum -- misalkan kalian temukan madrasah-madrasah milik kaum muslimin yang membutuhkan kamar mandi/ WC untuk dibangun di dalamnya-- dan sebagainya.

Berikanlah uang riba (bunga bank)  tersebut untuk kemaslahatan kaum muslimin, pengaspalan jalan-jalan dsb, jangan kamu tinggalkan uang tersebut untuk bank-bank yang akan memanfaatkan dari uang riba tersebut di atas kebathilan.
                   
__________________

إخوة وصلهم ميراثهم من البنك بالأرباح الربوية؛ فماذا عليهم؟

الشيخ محمد بن هادي المدخلي


السؤال:

هذا سائل يقول: إخوة ميراثهم مال، وضعه أبوهم في البنك، يعني لبعد وفاته، وصلهم المال، لكن بالأرباح الربوية؛ فماذا عليهم؟

الجواب:

هذا الميراث الذي وضعه أبوهم في البنك ووصل إليهم، لا يأخذون الرِّبَا، عليهم أن يأخذوا ما أودعه الوالد من المال الصحيح، هذاأولًا.

وثانيًا:إن خشوا من البنك يستعين بهذه الأموال -وخصوصًا لا أدري قد يكون هذا في بلاد غير الإسلام- أن يستفيد من العوائد الربوية هذه، إذا بقيت عنده، فلتأخذوها أنتم أيها المسلمون لكن لا تدخلوها في الإرث، أنفقوها في مصالح المسلمين العامة، يعني منبناء مدارس أو بناء أربطة للضعفاء أو القناطر أو دورات مياه، وجدتم مثلًا مدارس تحتاج للمسلمين دورات مياه يُبنى بها، ونحو ذلك، تنفق في مصالح المسلمين، تعبيد أرصفتهم، ونحو ذلك، ولا تُترَك للبنوك تستعين بها على الباطل.


Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/10829

✒ Alih Bahasa: Abu Kuraib bin Ahmad Bandung حفظه الله - [FBF 1]

__________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
WA Forum Berbagi Faidah [FBF]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.