Bagaimanakah Kondisi Orang yang Masih Tetap Tinggal di Fiyush?

::: BAGAIMANAKAH KONDISI ORANG YANG MASIH TETAP TINGGAL DI FIYUSH? :::

Oleh: Asy-Syaikh 'Abdullah bin 'Abdurrahim Al-Bukhari حفظه الله

✹✹✹

Hari Ahad, 26/4/1436 H

Di Fakultas al-Hadits asy-Syarif, di Universitas Islamiyah al-Madinah an-Nabawiyah.

Usai jam pelajaran keempat, aku bertanya kepada asy-Syaikh al-'Allamah 'Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhori:

PERTANYAAN:
Syaikhunaa, baarakallaahu fiikum. Di tempat kami ada sebagian thullab yang MASIH TETAP TINGGAL di Markiz Fiyusy, maka apa yang Anda nasehatkan pada mereka?

Asy-Syaikh menjawab:
Apa yang akan aku nasehatkan pada mereka?

يخرجوا

HENDAKNYA MEREKA KELUAR!!

عبد الرحمن مفتون

Abdurrahman itu MAFTUN  (terfitnah), Abdurrahman adalah orang yang MAFTUN (terfitnah).

Dan tidaklah tetap tinggal di sisinya kecuali orang yang SEJENIS (semodel) dengan DIA.

✏_Ditulis oleh: Abu 'Utsman Nurain bin 'Utsman bin Muhammad al-Kini.

Wallaahu A'lam

Sumber: Majmu'ah Manhajul Anbiya'

------

اليوم يوم اﻷحد ٢٦\٤\١٤٣٦

في كلية الحديث الشريف بالجامعة الإسلامية بالمدينة النبوية، وبعد انتهاء الحصة الرابعة، سألت الشيخ العلامة
 عبدالله بن عبدالرحيم البخاري قائلا:

السؤال:

شيخنا بارك الله فيكم، عندنا بعض الطلاب ﻻ زالوا في مركز الفيوش، فبماذا تنصحونهم؟

الجواب:

ماذا أنصحهم؟ يخرجوا، عبدالرحمن مفتون، عبدالرحمن رجل مفتون، ولم يبق عنده إﻻ
    من هو على شاكلته.

✏  كـتـبــهُ : أبوعثمان نورين بن عثمان بن محمد الكيني.

المصدر: مجموعة منهج الأنبيآء

✲✹✲

✒ Alih Bahasa: Abu Ishaq Solo حفظه الله - [FBF 6]

__________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.