Bagaimana (Maksudnya) Orang Kafir Menjadi Fitnah (Cobaan) Bagi Kaum Mukminin?

::: BAGAIMANA (MAKSUDNYA) ORANG KAFIR MENJADI FITNAH (COBAAN) BAGI KAUM MUKMININ? :::

Oleh: Asy-Syaikh Al-'Allaamah Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin رحمه الله

✹✹✹

PERTANYAAN:

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman: 

رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا

"Wahai Rabb kami janganlah Engkau jadikan kami sebagai fitnah (cobaan) bagi orang-orang kafir." {QS. Al-Mumtahanah: 5}

Dari ayat diatas, bagaimanakah seorang muslim dapat menjadi cobaan (fitnah) bagi orang-orang kafir?

JAWAB:
Seorang Muslim akan menjadi fitnah bagi orang-orang kafir manakala orang-orang kafir itu telah berkuasa terhadap orang Muslim.

Karena berkuasanya orang-orang kafir terhadap orang Mukmin itu merupakan fitnah (cobaan) bagi mereka. Dimana (dengan kekuasaan itu) akan bertambahlah kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa mereka. Sehingga kekuasaan itupun menjadi fitnah (cobaan) bagi mereka.

Atau bisa pula makna ayat:

فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا 

“(orang Muslim) akan menjadi fitnah bagi orang kafir”

Adalah bahwa orang-orang kafir itu mereka telah melakukan PENYIKSAAN kepada kami agar kami berpaling meninggalkan agama kami (mukminin).

Sebagaimana Allah berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ

“Sesungguhnya orang-orang (kafir) yang telah membakar para lelaki dan wanita dari kalangan orang Mukmin (agar mereka berpaling dari agama Allah)  kemudian mereka tidak segera bertaubat (dari perbuatan mereka). Maka bagi merekalah azab Neraka Jahanam dan bagi merekalah azab yang pedih yang begitu membakar.” {QS. Al-Buruj:10}

Maka tafsir ayat diatas (Mumtahanah:5) MENCAKUP DUA MAKNA yang telah disebutkan. Dimana kedua makna tersebut tidaklah saling menafikan (bertentangan) satu dengan yang lainnya.

والقاعدة في التفسير: أن الآية إذا احتملت معنيين لا ينافي أحدهما الآخر، فإن الواجب حملها على المعنيين جميعا.

Kaidah dalam ilmu tafsir menyebutkan: Bahwa tafsir sebuah ayat apabila mencakup dua makna yang ada, maka kedua makna tersebut tidaklah saling menafikan (kontradiksi) satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu wajib mentafsirkan ayat tersebut kepada dua makna yang ada.

Sumber: Silsilah Liqoat Babul Maftuh >  Liqoul Bab [25]

------

تطبيق فتاوى بن عثيمين رحمه الله - كيفية فتنة الكفار للمؤمنين

السؤال

يقول الله -سبحانه وتعالى-:﴿رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا﴾ [الممتحنة:5] فكيف يكون المسلم فتنة للذين كفروا؟

الجواب

يكون فتنة للذين كفروا بتسلُّط الكفار عليه؛ لأن تسلط الكفار على المؤمن فتنة، حيث إنهم يؤزَرون على ذلك ويأثمون عليه، فيكون ذلك فتنة لهم. ويحتمل أن معنى ﴿فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا﴾ [الممتحنة:5]

 أي: أن يفتنونا هم عن ديننا، كقوله -تعالى-: ﴿إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ﴾ [البروج:10].

والآية تشتمل المعنيين جميعاً؛ لأن المعنيين لا ينافي أحدهما الآخر، والقاعدة في التفسير: أن الآية إذا احتملت معنيين لا ينافي أحدهما الآخر، فإن الواجب حملها على المعنيين جميعاً

المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [25]
القرآن وعلومه > التفسير

::::::::::::::

 رابط المقطع الصوتي
(Audio durasi 01:18)
http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/od_025_19.mp3

✒ Alih Bahasa: Al-Ustadz Abu 'Abdillah Syukri (Yaman) حفظه الله

_____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | Dikutip dari Majmu’ah Salafy Sangatta

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.