Apakah Boleh Mengadakan Al-Wala Dan Al-Baro Kepada Orang Tertentu?

::: APAKAH BOLEH MENGADAKAN AL-WALA DAN AL-BARO KEPADA ORANG TERTENTU? :::

Oleh: Asy-Syaikh Rabi' bin Hadiy Al-Madkhaliy حفظه الله

✹✹✹

PERTANYAAN:
Apakah boleh mengadakan Al-Wala dan Al-Baro (loyalitas dan kebencian) kepada orang tertentu?

JAWABAN:
Ini sumbernya adalah sikap ghuluw (melampaui batas) yang telah diperangi oleh Alloh -Tabaroka wa Ta'ala- dan Alloh katakan di dalam kitab-Nya:

(يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ) [سورة النساء : 171]

"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah." [Qs. An-Nisaa: 171]

Dan sabda Rosul-Nya 'Alaihis Sholatu was Salam:

«لا تطروني كما أطرت النصارى عيسى ابن مريم فإنما أنا عبد فقولوا : عبد اللّٰه ورسوله»

"Janganlah kalian berlebihan kepadaku (dalam memuji) sebagaimana kaum Nashrani berlebihan (dalam memuji) 'Isa putra Maryam karena sesungguhnya aku adalah seorang hamba maka katakanlah oleh kalian: hamba Alloh dan Rosul-Nya."

Maka bersikap ghuluw sekalipun kepada Rosul 'Alaihis Sholat was Salam tidak dibolehkan, bagaimana dengan sosok manusia lain, masakin (kasihan mereka), bagaimana jika mereka adalah orang-orang mubtadi' yang sesat, bagaimana Anda akan menyematkan sikap Al-Wala dan Al-Baro kepada orang yang seperti ini sifatnya,

Anda akan melakukan loyalitas kepadanya dan Anda akan membenci karena dia dan Anda berlaku ghuluw kepadanya serta Anda akan mengkultuskannya, ini tidak boleh,

Al-Wala (loyalitas) untuk Alloh, kebencian karena Alloh, sekalipun para Nabi maka kita mencintai mereka karena Alloh dan orang-orang sholeh maka kita mencintai mereka karena Alloh juga orang-orang kafir dan para mubtadi' maka kita membenci mereka karena Alloh Azza wa Jalla,

Maka loyalitas bagi Alloh dan kecintaan karena Alloh serta kebencian karena Alloh, sehingga apabila hal itu didasari bukan karena sisi ini maka dia berada di jalan syaitan dan niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah.

Kaset dengan judul: Ahlus Sunnah wa 'Alamatuhum (Ahlussunnah dan ciri-ciri mereka).

---▪▪▪---

السؤال:

هل يجوز الولاء والبراء على شخص معين؟

الجواب

هذا منشؤه الغلو الذي حاربه الله -تبارك وتعالى- وقال في كتابه ((يا أهل الكتاب لا تغلوا في دينكم ولا تقولوا على الله إلا الحق إنما المسيح عيسى ابن مريم رسول الله)) وقوله عليه الصلاة والسلام: "لا تطروني كما أطرت النصارى عيسى ابن مريم فإنما أنا عبد فقولوا: عبد الله ورسوله" فالغلو حتى في الرسول عليه الصلاة والسلام لا يجوز، كيف بأشخاص آخرين، مساكين، كيف إذا كانوا مبتدعة ضالين، كيف تعقد الولاء والبراء على من هذا وصفه، توالي فيه وتعادي فيه وتغلو فيه وتقدسه، هذا لا يجوز، الولاء لله، والبغض لله، حتى الأنبياء نحبهم في الله والصالحين نحبهم في الله والكفار والمبتدعون نبغضهم في الله عز وجل، فالولاء لله والحب فيه والبغض فيه، فإذا كان على غير هذا الوجه فهو في سبيل الشيطان وليس من الله في شيء.

[شريط بعنوان: أهل السنة وعلاماتهم]

✲✹✲

Sumber artikel: http://www.rabee.net/ar/questions.php?cat=28&id=316

✒ Alih Bahasa: Al-Ustadz Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh حفظه الله - [FBF 2]

_______________________
مجموعـــــة توزيع الفــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.