Meninggalkan Mengingkari Kemunkaran karena Mencari Keridhoan Manusia

::: MENINGGALKAN MENGINGKARI KEMUNKARAN KARENA MENCARI KERIDHOAN MANUSIA :::

ترك إنكار المنكر إرضاءً للناس

قال الشيخ حمد بن عتيق، رحمه الله تعالى (ت: 1301)

☝ فإن الله تعالى يقول: ﴿ إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ ﴾ [سورة البقرة آية: 159]،

وقال تعالى: ﴿ لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرائيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُدَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ كَانُوا لا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ ﴾ [سورة المائدة آية: 78-79].وقد

سمعتم فيما يتلى عليكم من حلول العقوبات، عند ظهور المنكرات، ولكن قد فتح الشيطان لكثير من الناس أبواباً من الشر، في إسقاط الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر، وألقاها على أناس فيهم شبهة دين، حتى اعتقدوها أعذاراً لهم، وإنما هي من زخارف الشياطين ولكن إذا تبين أن الزاني والسارق وشارب الخمر، أحسن حالاً عند الله من هؤلاء الجنس، فهذا كاف في شناعة مذهبهم وسوء منقلبهم، فنسأل الله العفو والعافية

***

Berkata Syaikh Hamd bin 'Atiq rohimahulloh (wafat: 1301 H)

☝ Sesungguhnya Alloh Ta’ala berfirman:

(إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَىٰ مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ ۙ أُولَٰئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ) [سورة البقرة : 159]

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat melaknati.” [Qs. Al-Baqoroh: 159]

Dan Alloh Ta’ala berfirman:

(لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَىٰ لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ ‍ كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ) [سورة المائدة : 78-79]

“Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” [Qs. Al-Maaìdah: 78-79]

Dan kalian telah dengar dari apa yang dibacakan kepada kalian dari berbagai balasan, ketika tampaknya kemungkaran-kemungkaran, akan tetapi syaithan telah membuka untuk kebanyakan manusia pintu-pintu kejelekan, dalam rangka untuk menggugurkan amar ma'ruf - nahi munkar, dan melemparkannya kepada manusia ketengah-tengah mereka (syubhat) kerancuan beragama, hingga mereka meyakininya sebagai suatu keringanan bagi mereka, namun sejatinya hal itu hanyalah merupakan bagian dari hiasan-hiasan para syaithan akan tetapi apabila tampak jelas bahwa pezina dan pencuri serta peminum khomer, lebih baik keadaannya di sisi Alloh dari pada jenis mereka-mereka itu, maka ini cukuplah (menunjukkan) akan buruknya madzhab (pendapat) mereka dan jeleknya tempat kembali mereka, maka kami meminta kepada Alloh ampunan dan keselamatan.

ℹ Sumber artikel:
http://www.sahab.net/home/?p=879

Alih Bahasa:
Muhammad Sholehuddin Abu 'Abduh - [FBF 2]

------

مجموعــة توزيع الفـــوائد
❂WA Forum Berbagi Faidah [FBF]
➖➖➖➖➖

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.