[AUDIO] Al-Ustadz Afifuddin As-Sidawy - Indahnya Surga Dahsyadnya Neraka (lanjutan)

Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy hafizhahullah
Ahad, 13 Rabu'ul Awwal 1436H - 04/01/2015M
Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Bukti Kecintaan Terhadap Rasulullah
[ Taushiyah Subuh ]

Indahnya Surga Dahsyadnya Neraka (lanjutan)
[ Sesi 1 ] - - - - [ Sesi 2 ] - - - - [ Sesi 3 ]


Audio Tanya Jawab

[ TJ01 ] Ancaman bagi Penggambar Makhluk bernyawa dgn alat-alat elektronik

[ TJ02 ] Orang kafir yang masuk Islam dihapus dosanya, amal kebaikkan ketika kafir dihitung ibadah. Bagaimana halnya orang muslim yang bertaubat, dosanya akan dihapus?

[ TJ03 ] Orang yang mengucap kalimat tahzil, ia masuk surga atau dimasukkan ke dalam neraka dahulu

[ TJ04 ] Apakah siksaan yang dineraka yang diperlihatkan kepada rasul sudah terjadi sekarang atau dihari kiamat

[ TJ05 ] Bagaimana siksaan bagi orang yang mencuri dan berzina di neraka sedangkan dia telah bertaubat?

[ TJ06 ] Mohan dijelaskan dan diberi contoh ahli bid'ah sampai tingkatan kafir

[ TJ07 ] Apakah siksa neraka berhenti di bulan ramadhan

[ TJ08 ] Ana yang meninggal dari kecil sampai baligh, ketika meninggal apakah penghuni an-Naar atau al-Jannah

[ TJ09 ] Pandangan bahwa Ayah dan Ibu Rasul di Neraka

[ TJ10 ] Bagaimana memahami ayat yang menjelaskan penghuni neraka padahal ada diantara penghuninya yang mendapatkan syafaah dan dikeluarkan dari neraka?

[ TJ11 ] Tentang cantiknya bidadari surga

[ TJ12 ] Bolehkah menikah dengan wanita ahli kitab?

[ TJ13 ] Sah atau dosa nikah sirri itu?

[ TJ14 ] Pertanyaan tentang Syaikh Washiyullah Al-Abbas dan Abdul Hadi Al-Umairi

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan melalui:
Situs Mahad-AlFaruq•Com

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.