[AUDIO] Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim - Mengenal Model-Model Manhaj Terbaru

Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim hafizhahullah
Jum'at, 25 Rabi'ulawwal 1436H - 16/01/2015M
Masjid Ali bin Abi Thalib, Tegal


-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Kemudahan Bejalar Fiqh Sesuai Kitab dan Sunnah - [ 01 ]

Mengenal Model-Model Manhaj Terbaru - [ 02 ] | [ 03 ] | [ 04 ]


Audio Tanya Jawab

[ TJ01 ] Seorang Salafy yang jatuh pada sebuah kesalahan, dia dianggap keluar dari Salafy?

[ TJ02 ] Benarkah Tahdzir dari Syaikh Rabi' yang disebarkan oleh Sururiyyun terhadap Ust. Luqman ba'abduh?

[ TJ03 ] [Syubhat] “Alhamdulillah Tahdzir tidak membuat Bankrut, Ust. Buthon tetap tegar bahkan dakwahnya di Tegal semakin melebarkan sayap”

[ TJ04 ] Pertanyaan berkenaan Leasing rumah, motor dan sejenisnya

[ TJ05 ] Apa bukti konkrit Kadzab Fattan dan La'abnya Musthafa Al-Buthoni?

[ TJ06 ] Tentang Depag

[ TJ07 ] Pertanyaan tentang Tabayyun

[ TJ08 ] Membicarakan seorang da'i dalam masalah manhajnya merupakan Ghibah?

[ TJ09 ] Apakah kita berteman akrab dengan ikhwanul Muslimin?

[ TJ10 ] Sikap kita terhadap teman yang mauqifnya tidak jelas ke mana karena tidak pernah membicarakan tahdziran asatidzah atau ulama tentang da'i yang menyimpang disebabkan takut ghibah

[ TJ11 ] Apakah membicarakan seorang da'i dalam masalah manhajnya merupakan bagian dari ghibah?

[ TJ12 ] Apakah boleh kita membicarakan penyimpangan seseorang dalam hal agama dan manhajnya atau hanya ulama saja dan asatidzah saja?

[ TJ13 ] Tentang sebaran Tahdzir para asatidzah di Temanggung terhadap Abu Salman (Musthafa Al-Buthani) bahwa beliau Kadzdzab, makir, fattan, la'ab?

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: WhatsApp Salafy Indonesia

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.