Apa Kewajiban Kita Kepada Orang Tua Yang Tidak Shalat Dan Tidak Berpuasa?

::: APA KEWAJIBAN KITA KEPADA ORANG TUA YANG TIDAK SHALAT DAN TIDAK BERPUASA? :::

Asy-Syaikh Al-'Allamah Sholih bin Fauzan Al-Fauzan حفظه الله

✹✹✹

الواجب نحو الوالد الذي لايصلي ولا يصوم

السؤال:
▪والدي لا يصلي ولا يصوم، وكثير ما يشرب الدخان، وكثير السب ولسانهُ بذي، وقد قام بظلم أمي، فأنا لا أحبه، وأكره هذه الأفعال، ماذا يجب علي نحو والدي؟

Pertanyaan:

▪ Orangtua saya (yakni ayah) tidak mau shalat dan tidak pula mau berpuasa dan gemar sekali merokok serta banyak sekali mencela dan berlisan kotor. Dan sungguh dia telah melakukan kezhaliman kepada Ibu saya, sehingga saya tidak suka kepada Ayah saya,
Dan saya benci terhadap tindakan-tindakan  tersebut. Maka apa kewajiban saya kepada orang tua saya?

                     ----

الجواب:

 والدك ما دام لا يصلي ولا يصوم ليس بمسلم وكافر، والكافر لا يجوز لك أن تودهُ و لو كان والدك،

( لا تَجِدُ قَوْماً يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ)،

فلا يجوز لك، أن توادهُ وهو تارك للصلاة وتارك للصيام وأركان الإسلام هذا ليس بمسلم، وأمك المسلمة لا يجوز أن تبقى معهُ، لأنهُ كافر إلا إذا تاب إلى الله عز وجل ورجع إلى دينه فوا صلهُ،
☝وأما ما دام أنه لم يتب وهو باقي على ردتهِ وكفره، فيجب عليك أن تبغضه فالله عز وجل،
لكن إذا أحتاج إليك واحتاج إلى برك تبر به، لكن لا تحبهُ تبر به للقرابه التي بينك وبينه.

                            ✲✲✲

Al-Jawab:

Ayah Anda selama tidak mau shalat dan tidak  mau berpuasa maka ia bukan seorang muslim, Ia kafir. Dan seorang yang kafir maka tidak boleh bagi Anda untuk mencintainya meskipun ia adalah Ayah Anda,

☝Firman Allah Subhanahu Wata’ala :

لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُم

"Kamu tidak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang itu adalah bapak-bapak atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka." {QS. Al-Mujadalah: 22}

Maka tidak boleh bagi Anda untuk saling berkasih sayang kepadanya, dalam keadaan dia adalah seorang yang meninggalkan shalat, meninggalkan berpuasa serta rukun-rukun Islam maka dia bukanlah seorang muslim.

Adapun ibu Anda yang seorang muslimah tidak boleh untuk tetap tinggal bersamanya karena ia kafir, kecuali apabila ia bertaubat kepada Allah 'Azza wa Jalla serta kembali kepada agamanya dan terus konsisten.

Adapun selama ia tidak mau bertaubat dan masih saja terus-menerus pada kemurtadan dan kekufurannya, maka wajib atas anda untuk membencinya karena Allah 'Azza Wa Jalla.

Namun apabila ia membutuhkanmu (yakni) butuh pada baktimu maka berbaktilah kepadanya tetapi jangan mencintainya, berbaktilah kepadanya karena kekerabatan antara Anda dan dia.

                         ----

Sumber artikel: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/15379

✒Alih Bahasa: Abu 'Alifah Ayyub (Balikpapan) حفظه الله - [FBF 4]

__________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF]

Kajian Al-FawaaidNet

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil serta tetap mencantumkan URL Sumber. Baarakallahu fiikum.