WHAT'S NEW?
Loading...

Apakah Bantahan Ilmiah Hanya Omong Kosong Yang Tidak Ada Gunanya

APAKAH BANTAHAN ILMIAH HANYA OMONG KOSONG YANG TIDAK ADA GUNANYA

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkahly hafizhahullah

[Penanya]

Ada yang bertanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang orang yang menyatakan bahwa bantahan-bantahan itu hanyalah omong kosong yang tidak ada gunanya, sama saja apakah membantah si fulan atau fulan?”

[Asy-Syaikh]

Bantahan-bantahan itu dengannya Allah menjaga kebenaran dan dengannya Allah melindungi kemurnian As-Sunnah dan al-haq. Ahlus Sunnah semuanya sepakat bahwa tidak ada seorang pun kecuali berhak membantah (jika dia benar –pent) dan boleh dibantah (jika dia salah –pent), kecuali pemilik kubur ini (Rasulullah shallallahu alaihi was sallam –pent). Dan tidak ada seorang pun kecuali pernah melakukan kesalahan. Sedangkan bantahan terhadap kesalahan wajib sesuai dengan kadarnya. Seandainya hal tersebut (bantahan ilmiyah –pent) tidak ada –sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah– yaitu seandainya Allah tidak membangkitkan orang-orang yang melakukan perkara tersebut –maksudnya membantah kesalahan– niscaya seorang ulama di tengah-tengah kaumnya akan dianggap seperti seorang nabi di tengah-tengah ummatnya. Maksudnya mereka akan mengambil semua ucapannya, dan ini jelas merupakan kebathilan. Maka harus ada upaya menjelaskan al-haq dan menjelaskan kesalahan. Jadi membantah siapa saja yang terjatuh pada kesalahan merupakan sunnah yang sepantasnya untuk diikuti, tidak akan membencinya atau mengingkarinya dengan keras kecuali orang yang menyimpang dari jalan As-Sunnah.

Dengarkan audionya:

atau download di sini

Sumber artikel:
http://bayenahsalaf.com/vb/showthread.php?t=17456

Alih bahasa: Abu Almass
Ahad, 20 Jumaadats Tsaniyah 1435 H

Sumber: http://forumsalafy.net/?p=2836

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad Bahrul Ulum – Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA

Kajian Rutin
Masjid Ma'had As-Salafy Jember



Bermula pada 6 Jumadats Tsaniyah 1435H * 06/04/2014M

Download rekaman:

0106 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 1] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA

3.1MB
0211 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 2] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA

3.5MB
0313 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 3] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA

3.4MB
0418 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 4] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA

3.6MB
0521 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 5] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA

3.3MB
0625 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 5] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA *BARU*

3.3MB
0728 Jumadats Tsaniyah 1435H
[Pertemuan 5] Pembahasan Ilmu TAJWID Untuk PEMULA *BARU*

3.3MB

Sumber: Radio Miratsul-Anbiya Indonesia

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Kajian Salafiyyah – Pekan ke-4, 21-27 Jumadats Tsaniyah 1435H


~ Masjid Al-Anshar, Sleman, Yogyakarta ~
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy Hafizhahullah
Jum'at, 25 Jumadal Akhirah 1435H * 25/04/2014M

Mengembalikan Kesucian Hati
(Prinsip Salaf Dalam Tazkiyatun Nufuz)

[Sesi 1] | [Sesi 2 Tanya Jawab]


~ Masjid Darul Ilmi, Semarinda ~
Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar Hafizhahullah
Jum'at-Ahad, 25-27 Jumadal Akhirah 1435H * 25-27 /04/2014M

~ Bangka ~
Al-Ustadz Usamah Mahri Hafizhahullah
Jum'at-Ahad, 25-27 Jumadal Akhirah 1435H * 25-27 /04/2014M

Jum'at:

Khutbah Jum'at

Taushiyah Ba'da Maghrib

Sabtu:

Taushiyah Ba'da Subuh

Mengenal Hakekat Syi'ah - Masjid Muhajirin, Pangkal Pinang

[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3 Tanya Jawab]

Ahad:

Mengenal Hakekat Syi'ah - Masjid Al-Inayah, Belinyu

[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3 Tanya Jawab]


~ Masjid Al-Lathief, Makassar ~
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed Hafizhahullah
Sabtu-Ahad, 26-27 Jumadal Akhirah 1435H * 26-27 /04/2014M

Enam Prinsip Penting yang Dilupakan Kaum Muslimin

Sabtu:

[Sesi 1] | [Sesi 2]

[Taushiyah Ba'da Maghrib]

Ahad:

[Sesi 3]


~ Masjid Al-Falah KUA Weru, Sukoharjo ~
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy Hafizhahullah
Sabtu, 26 Jumadal Akhirah 1435H * 26/04/2014M

Jadikan Syiar Kejujuran 
dalam Semua Sisi Kehidupan Beragama 

[Sesi 1] | [Sesi 2]


~ Masjid Darul Ilmi, Ngawi ~
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy Hafizhahullah
Ahad, 27 Jumadal Akhirah 1435H * 27/04/2014M

Menggapai Kenikmatan Surga

[Sesi 1] | [Sesi 2]


Sumber:
“Panitia Kajian Ahlussunnah Wal Jama’ah Indonesia di Berbagai Tempat”
Jazaahumullahu Khairaa - Via situs ForumSalafy•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Kapan Seseorang Boleh Ditahdzir

KAPANKAH SESEORANG BOLEH DITAHDZIR

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

[Penanya]

Apakah menjelaskan kesalahan-kesalahan para dai artinya mentahdzir mereka dan kapankah seseorang boleh ditahdzir?

[Asy-Syaikh]

Pertama kita wajib untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan kesalahan-kesalahan itu, kita definisikan terlebih dahulu, karena banyak manusia pada hari ini mengatakan kepada siapa saja yang tidak sependapat dengan mereka: “Dia salah.” Sikap semacam ini tidak benar.

Kesalahan adalah menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jadi siapa saja yang menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah maka dia telah salah. Adapun jika hanya menyelisihi adat istiadat manusia atau pendapat sebagian manusia, maka hal ini perlu ditinjau ulang; apakah menyelisihinya sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah atau tidak sesuai. Jadi yang menjadi timbangan adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah, sama saja dalam menyikapi para dai atau selain mereka.

Timbangannya untuk menilai mana yang salah dan mana yang benar, untuk menilai mana yang haq dan mana yang bathil, serta untuk menilai mana petunjuk dan mana kesesatan adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah. Maka siapa saja yang menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah dialah orang yang salah. Dan siapa saja yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah maka dia adalah orang yang benar. Inilah penilaian yang adil. Maka siapa saja dari para dai yang memiliki kesalahan-kesalahan yang menyelisihi Al-Qur’an dan As-Sunnah, dia wajib dinasehati dan wajib menjelaskan perkaranya kepadanya. Kalau dia melaksanakan nasehat maka alhamdulillah. Namun jika dia tidak mau melaksanakannya maka dikatakan dan dijelaskan kepada manusia bahwa dai tersebut memiliki kesalahan-kesalahan dalam masalah ini dan itu, dan dia tidak mau menerima, dia tidak mau menerima nasehat. Ini dilakukan agar manusia mengetahui dengan jelas perkaranya.

Sumber artikel:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=125081

Download Audio di Sini

Alih bahasa: Abu Almass
Selasa, 22 Jumaadats Tsaniyah 1435 H

Apakah Disyaratkan Menasehati Orang Yang Menyelisihi Kebenaran Sebelum Mentahdzirnya

AL-AJWIBAH AL-MAKIYYAH ALAL AS-ILAH AL-MANHAJIYYAH AL-LIBBIYAH
 ~ TANYA JAWAB MANHAJ ~

Asy-Syaikh Ahmad bin Umar Bazmul hafizhahullah

بسم الله الرحمن الرحيم
إنَّ الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله، وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
ألا وإن أصدق الكلام كلام الله، وخير الهدى هدى محمد، وشر الأمور محدثاتها، وكل محدثة بدعة، وكل بدعة ضلالة، وكل ضلالة في النار. أما بعد:

Berikut ini adalah kumpulan tanya jawab tentang manhaj yang diajukan kepada saya oleh saudara kita Abu Dzar bin Ali Al-Libby ketika saya mendapatkan kehormatan dengan kunjungannya ke rumah saya di Makkah, pada hari Selasa 2 Jumadal Akhirah 1430 H. Maka saya menjawabnya sebatas kemudahan yang Allah berikan kepada saya. Lalu dia merekamnya kemudian mentranskripnya dan ingin menyebarkannya, agar faedahnya merata. Mudah-mudahan Allah membalasnya dengan kebaikan atas apa yang dia lakukan ini yang saya sendiri memohon kepada Allah agar mencatat bagi saya, baginya dan bagi semua kaum Muslimin berupa pahala dan ganjaran, serta mengaruniakan keikhlasan kepada kita semua dalam perkataan dan perbuatan serta dalam upaya mengikuti Sunnah Nabi kita yang mulia shallallahu alaihi was sallam dan bimbingan Salafus Shalih ridhwanullahi alaihim.

وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

==============================================

APAKAH DISYARATKAN MENASEHATI ORANG YANG MENYELISIHI KEBENARAN SEBELUM MENTAHDZIRNYA

PERTANYAAN PERTAMA

[Penanya]

Apakah disyaratkan menasehati orang yang menyelisihi kebenaran sebelum mentahdzirnya, karena sebagian manusia jika Anda mengingatkannya dari bahaya penyimpangan seseorang tanpa memperhatikan jenis tahdzirnya, dia membantah Anda dengan mengatakan: “Apakah engkau telah menasehatinya?” Padahal si fulan tersebut telah menyebarkan berbagai pemikiran yang buruk yang terkadang menjadikan Anda ingin segera mentahdzirnya?

[Asy-Syaikh]

بسم الله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه أما بعد:

Sesungguhnya seseorang jika dia melakukan kesalahan dan kesalahan tersebut tidak tersebar, maka termasuk perkara yang baik adalah dengan menasehatinya secara rahasia dan membimbingnya atau mengarahkannya kepada kebaikan, dengan harapan mudah-mudahan dia benar-benar mau bertaubat dan kembali kepada kebenaran. Jika dia telah dinasehati secara rahasia namun dia tidak mau rujuk dari kesalahannya, maka dia diingkari secara terang-terangan dan dijelaskan kesalahan serta penyelisihannya terhadap kebenaran. Adapun jika kesalahannya telah tersebar di tengah-tengah manusia, maka dia dibantah secara terang-terangan, dan jika memungkinkan untuk menasehatinya secara rahasia maka hal itu boleh dilakukan.

Adapun menyatakan bahwasanya wajib untuk menasehatinya secara rahasia sebelum menasehatinya secara terang-terangan, maka pernyataan ini menyelisihi manhaj Salaf. Jika kita memperhatikan manhaj Salaf; ketika sebuah kesalahan sampai kepada mereka, maka mereka langsung mengingkari kesalahan tersebut dan membantahnya. Dan mereka tidak mengatakan: “Kita tunggu terlebih dahulu sampai kita menasehatinya secara rahasia.” Demikan juga mereka tidak mengatakan: “Apakah kalian telah menasehatinya?!” Sebelum kalian bertanya, tidak ada riwayat dari Salaf yang semacam ini. Yang ada dari mereka –semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan, dan apa yang mereka lakukan adalah benar– hanyalah dengan mereka langsung mengingkari kesalahan, wallahu a’lam.

Sumber artikel:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=108091

Alih bahasa: Abu Almass
Jum’at, 25 Jumaadats Tsaniyah 1435 H


Apakah Ada Batasan Waktu Untuk Bersabar Terhadap Orang Yang Menyelisihi Kebenaran

APAKAH ADA BATASAN WAKTU UNTUK BERSABAR TERHADAP ORANG YANG MENYELISIHI KEBENARAN

Pertanyaan Kedua

Asy-Syaikh Ahmad bin Umar Bazmul hafizhahullah

[Penanya]

Apakah di sana ada waktu batasan tertentu untuk bersabar terhadap orang yang menyelisihi kebenaran, ataukah perkaranya sesuai dengan maslahat, sehingga terkadang dia disabari dan terkadang tidak, atau terkadang kesabaran tersebut lama dan terkadang sebentar?

[Asy-Syaikh]

Hukum asalnya jika orang yang menyelisihi kebenaran dia adalah orang yang suka menentang, maka berdasarkan manhaj Salaf dia ditahdzir, dan terkadang hingga memvonisnya sebagai mubtadi’ sesuai kadar penyelisihannya. Tetapi hal ini kembali kepada seorang ulama yang menasehatinya dan kembali kepada penilaiannya karena berharap agar orang yang menyelisihi kebenaran tersebut bertaubat. Terlebih lagi jika dia terjatuh pada sebagian syubhat atau penakwilan yang rusak dan dia belum mengetahui dengan jelas mana yang benar, maka bisa saja dia diberi kesempatan sekian waktu lamanya sesuai dengan upaya nasehat yang ditempuh ulama tersebut, sehingga bisa lama atau sebentar sesuai dengan berbagai indikasi yang ada. Dan hal ini –sebagaimana yang nampak– kembalinya kepada para ulama yang memperhatikan kasus pihak yang dinasehati dan juga dengan memperhatikan keadaan masyarakat Islam serta sejauh mana hubungan erat kedua perkara ini secara bersamaan.

Jadi terkadang para ulama bersabar terhadap sebagian pihak-pihak yang diberi nasehat dengan harapan agar tidak terjadi perpecahan dan dengan harapan tidak terjadi kekacauan. Terlebih lagi jika pihak yang dinasehati menampak sikap rujuk kepada kebenaran, menampakkan kecintaan kepada kebaikan serta nampak bahwa dia menginginkan kebenaran. Maka dalam keadaan semacam ini, para ulama terkadang bersabar sekian lama hingga pihak yang dinasehati sampai tingkatan yang padanya nampak sikapnya yang membangkang dan menyelisihi kebenaran. Ketika itulah mereka mentahdzirnya dan memvonisnya sebagai seorang mubtadi’ jika dia terus-menerus pada sikapnya yang salah tersebut.

Sumber artikel:
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=108091

Alih bahasa: Abu Almass
Jum’at, 25 Jumaadats Tsaniyah 1435 H

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad Sarbini – Penjelasan Apa Yang Ada Dalam Nasehat Ibrahim Ar-Ruhaily (BERUPA KEKURANGAN & KESALAHAN)

Rekaman Kajian Ilmiyah
Masjid Kholid bin Walid, Ma’had Minhajus Sunnah



Al-Ustadz Muhammad Sarbini ~hafidzahullah~
Setiap Ahad, bermula bulan Muharram 1435H

Download rakaman:

01Ahad, 5 Muharram 1435H
Membela Al Haq, Menasehati Kaum Muslimin dan Penulisnya

6.2MB
02Ahad, 13 Muharram 1435H
Apa Penyebab Perselisihan dan Siapa Pengobar Fitnah

7MB
03Ahad, 20 Muharram 1435H
Pembelaan Al Qoosimy Kepada Jahm Bin Sofwan

5.6MB
04Ahad, 12 Shafar 1435H
Pujian Al Qoosimy Kepada Tokoh Sesat Ibnu Aroby

7.6MB
05Ahad, 26 Shafar 1435H
Pembelaan Al-Qoosimy Terhadap Nashir Ath-Thusi, Ibnu Sina & Ahlul Bid'ah

4.7MB
06Senin, 04 Rabi‘ul Awwal 1435H
Kebidahan Bukanlah Perkara Ijtihadiyah

6.7MB
07Senin, 11 Rabi‘ul Awwal 1435H
Kesesatan Harusnya Diterangkan

5.5MB
08Senin, 18 Rabi'ul Awwal 1435H
Salafy Sekarang Disangka Tidak Memperhatikan Akhlaq

5.6MB
09Senin, 1 Jamadil Ula 1435H
Ada Saatnya Lembut Ada Saatnya Keras

6.6MB
10Senin, 15 Jamadil Ula 1435H
Perlunya Penjelasan Antara Mudaroh dan Mudahanah

3.1MB
11Senin, 22 Jamadil Ula 1435H
Siapakah Yang Memulai Hajr dalam Fitnah Sekarang Ini

6.8MB
12Senin, 29 Jamadil Ula 1435H *BARU*
Dakwah kepada Ahli Bid’ah Bukan Berarti Bermajlis dengannya

6.3MB
13Senin, 7 Jamadal Akhirah 1435H *BARU*
Mukaddimah Kaedah-Kaedah Menghajr

4.6MB
14Senin, 14 Jamadal Akhirah 1435H *BARU*
Tidak Mudah Berbicara Tentangt Kaedah

5.7MB
15Senin, 21 Jamadal Akhirah 1435H *BARU*
Jika Hajr Tidak Bermanfaat Buat Yang Di Hajr

4.2MB

Sumber: WhatsApp Salafy Indonesia

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih "Save Link As ...". Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Kajian Salafiyyah – Pekan ke-3, 14-20 Jumadats Tsaniyah 1435H


~ Masjid An-Nahl, Perawang ~
Sabtu-Ahad, 19-20 Jumadats Tsaniyah 1435H * 19-20/04/2014M
Al-Ustadz Luqman & Al-Ustadz Fauzan
[Pembukaan]
Al-Ustadz Luqman - Tuntunan As-Salaf Dalam Mendidik Anak
 [Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3] | [Sesi 4 : Tanya Jawab]
Al-Ustadz Fauzan - Sebab-Sebab Awal Menyimpang dan Akibatnya
[Sesi 1] | [Sesi 2]
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh
[Nasehat Untuk Bersatu]

~ Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Cirebon ~
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed Hafizhahullah
Ahad, 20 Jumadats Tsaniyah 1435H * 20/04/2014M
Waspadai Golongan Mu'tazilah Banci (Asy'ariyah)
dan Khawarij Gaya baru (KGB)
[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3] | [Tanya Jawab]

~ Pubalingga - Purwokerto ~
Al-Ustadz Hamzah Rifai Hafizhahullah
Ahad, 20 Jumadats Tsaniyah 1435H * 20/04/2014M
Masjid Agung Darussalam, Purbalingga
Bersegeralah Dalam Beramal
Masjid Al-Faruq, Purwokerto
Tausiyah Ba'da Maghrib

~ Masjid Al-Falah, KUA Weru, Sukoharjo ~
Ahad, 20 Jumadats Tsaniyah 1435H * 20/04/2014M
Al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin Hafizhahullah
[Sesi 1] Bimbingan Syariat Untuk Para Orang Tua
Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar Hafidzahullah
[Sesi 2] Praktisi Pendidikan

~ Masjid Darul Arqom, Babatan Surabaya ~
Al-Ustadz Abu Said Hamzah Hafizhahullah
Ahad, 20 Jumadats Tsaniyah 1435H * 20/04/2014M
Adab-Adab Dalam Pertemanan
[Sesi 1] | [Sesi 2]

~ Mushalla An-Nur, Limo Depok ~
Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim Hafizhahullah
Ahad, 20 Jumadats Tsaniyah 1435H * 20/04/2014M
Pembahasan Kitab Ushuluss Sunnah Imam Ahmad bin Hanbal
[Sesi 1] | [Sesi 2]

~ Masjid Al-Latief, Makassar ~
Al-Ustadz Usamah Mahri Hafizhahullah
Sabtu, 19 Jumadats Tsaniyah 1435H * 19/04/2014M
Pembahasan Kitab Syarhus Sunnah Imam Al-Muzani
:: Kokoh di Atas Al-Haq ::
Sabtu: [Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3 : Tanya Jawab]
Ahad: [Sesi 4] | [Sesi 5] | [Sesi 6 : Tanya Jawab]


Sumber:
“Panitia Kajian Ahlussunnah Wal Jama’ah Indonesia di Berbagai Tempat”
Jazaahumullahu Khairaa, via situs ForumSalafy•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Kajian Salafiyyah – Pekan ke-2, 07-13 Jumadats Tsaniyah 1435H


~ Masjid Asy-Syifa' SRI, Magelang ~

Al-Ustadz Muhammad Sarbini Hafizhahullah
Ahad, 13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 13/04/2014M






~ Masjid Al-Faruq, Purwokerto ~
Al-Ustadz Saiful Bahri Hafizhahullah
Ahad, 13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 13/04/2014M

~ Masjid Asy-Syifa', Semarang ~
Al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin Hafizhahullah
Ahad, 13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 13/04/2014M
Pendamping Hidupmu Bukanlah Manusia Suci
[Sesi 1] | [Sesi 2]

~ Masjid Al-Latief, Makassar ~
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah
Ahad, 13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 13/04/2014M
Menyingkap Kesesatan Agama Syiah
Tausiyah Panitia | [Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3]

~ Musholla An-Nur, Limo Depok ~
Al-Ustadz Sholehudin Hafizhahullah
Sabtu-Ahad, 12-13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 12-13/04/2014M
Menakar Cinta Upaya Menelusuri Sunnah Nabi
Sabtu: [Sesi 1] Kiat-Kiat Mendapatkan Ilmu
[Sesi 2] Riyadhus Shalihin
Ahad: [Sesi 3] Tafsir As-Sa'dy

~ Masjid Al-Latief, Makassar ~
Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar Hafizhahullah
Sabtu-Ahad, 12-13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 12-13/04/2014M
Menakar Cinta Upaya Menelusuri Sunnah Nabi
Sabtu: [Sesi 1] | [Sesi 2]
Ahad: Tausiyah Ba'da Subuh
[Sesi 3] | [Sesi 4] | [Sesi Tanya Jawab]

~ Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Bengkulu ~
Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askari Hafizhahullah
Sabtu-Ahad, 12-13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 12-13/04/2014M
Membahas Tuntas Fitnah Sururiyah, Turotsiyah, Halabiyah
[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3] | [Sesi 4]* | [Sesi 5] | [Sesi 6]
*Afwan Untuk sesi 4 Kami tidak mendapatkannya dari Panitia

~ Masjid Al-Jihad, Sampit ~
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy Hafizhahullah
Jum'at-Ahad, 11-13 Jumadats Tsaniyah 1435H * 11-13/04/2014M
Adab² Berpakaian
[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3] | [Sesi 4]
Sifat Sholat Nabi
[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3]
Membongkar Kesesatan Syi’ah
[Sesi 1] | [Sesi 2] | [Sesi 3]


Sumber:
“Panitia Kajian Ahlussunnah Wal Jama’ah Indonesia di Berbagai Tempat”
Jazaahumullahu Khairaa, via situs ForumSalafy•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.