WHAT'S NEW?
Loading...

[AUDIO] Al-Ustadz Afifuddin As-Sidawy - Mengenal Lebih Dekat Prinsip-prinsip Dakwah Salafiyah

Al-Ustadz Afifuddin As-Sidawy hafizhahullah
Kamis, 04-07 Rabu'ul Awwal 1436H - 25-28/12/2014
Masjid Muhajirin, Pangkalpinang - Bangka

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Mengenal Lebih Dekat Prinsip-Prinsip Dakwah Salafiyah
[ 1 ] 13.6 MB | [ 2 ] 6.4 MB | [ 3 ] 8.8 MB

Taushiyah Isyak (Kamis malam)
Mendidik Anak menurut Bimbingan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam | [ 4 ] 6.0 MB | [ 5 ] 3.4 MB

Khutbah Jum'at | [ 6 ] 2.8 MB

Taushiyah Maghrib (Juma'at malam)
Mewaspadai Perangkap Syaithan terhadap Manusia | [ 7 ] 7.7 MB

Taushiyah Subuh (Sabtu)
Sebab-sebab Terhalangnya Seorang Hamba dari Kebenaran | [ 8 ] 5.4 MB | [ 9 ] 1.9 MB

Taushiyah Isyak (Sabtu malam)
Mewaspadai Fitnah Akhir Zaman | [ 10 ] 8.7 MB

Taushiyah Isyak (Ahad malam)
Apa yang menjadi Pedoman Kita dalam Beragama | [ 11 ] 10.3 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: Panitia Kajian Ahlussunnah wal jama’ah Pangkal Pinang Bangka & SalafyCileungsi •Info

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Usamah Mahri - Meniti Bimbingan Ulama Pewaris Nabi

Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Ahad, 06 Rabu'ul Awwal 1436H - 28/12/2014
Ma'had Al-Manshuroh, Banjarbaru - Kal Sel

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Meniti Bimbingan Ulama Pewaris Nabi
[ 1 ] 13.6 MB | [ 2 ] 6.4 MB | [ 3 ] 8.8 MB | [ 4 ] 8.5 MB | [ 5 ] 2.3 MB


Audio Tanya Jawab

[ TJ01 ] Bagaimana menggabungkan mendalami ilmu salaf agar bisa mendapat Ijazah, bisa belajar di Jami'ah atau bisa cari kerja?

[ TJ02 ] Bolehkah membelajari ilmu kalam yang sudah dikoreksi oleh ustadz salafy disekolahannya?

[ TJ03 ] Sikap terhadap ikhwah yg DIAM (tdk membicarakan fitnah MLM, fitnah AL-IMAM, fitnah di FUYUSH) kerana khawatir terjatuh dalam GHIBAH?

[ TJ04 ] Perkara yang terjadi di Ma'bar adalah perkara yang tidak perlu di besar-besarkan?

[ TJ05 ] Ilmu.. Ilmu.. Ilmu.., Seakan bertentangan ilmu dengan membahas dan mempelajari Fitnah, mempelajari kejahatan agar kita bisa selamat darinya?

[ TJ06 ] Kapan Adab yang tepat kepada seorang guru agar terbedakan sikap Fanatik atau Ta'asub?

[ TJ07 ] Siapakah admin situs Pelita Sunnah & siapakah Al-Akh Abdul Ghafur Al-Malanji serta benarkah beliau seorang yg jahil?

[ TJ08 ] Apakah boleh menceritakan FITNAH kepada anak-anak kita yang masih kecil (8-9 tahun)?

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan melalui:
KajianBanjar•Info

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf - Sikap Lembek dalam Manhaj Sebuah Kejahatan dalam Bermanhaj

Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah
Ahad, 06 Rabu'ul Awwal 1436H - 28/12/2014
Masjid Ibnu Taimiyah, Ma'had Daarus Salaf, Sukoharjo

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Sikap Lembek dalam Manhaj Sebuah Kejahatan dalam Bermanhaj
[ 1 ] 10.4 MB | [ 2 ] 11.7 MB | [ 3 ] 4.1 MB

Taushiyah Maghrib
Semangat Ta'awun di dalam Dakwah yang Mulia
[ 4 ] 3.7 MB


Audio Tanya Jawab

[ TJ01 ] Tolong jelaskan penyimpangan ust. Mundzir bandung siapakah saja yg bersama beliau di bandung?

[ TJ02 ] Baru-baru ini tersebar ucapan Syaikh Salih As-Suhaimi yg kemudian ditranskrip oleh Syuhada, antara isinya untuk menjaga lisan, tdk mudah menjatuhkan vonis mubtadi' dan gegabah di dalam bersikap. Bagaimana nasehat antum mengenai nasehat syaikh ini?

[ TJ03 ] Bagaimana keadaan Muhammad Faisal Medan yang mana belum lama ini dia berbicara tentang fitnah yaman dan ucapannya cenderung melemahkan Tahdzir berupa tahdzir ulama terhadap Al-Imam dan tidak setuju dengan gelar Al-Mughaffal terhadap Abdurrahman Al-Adeni dan menganggapnya pembicaraan orang tua terhadap anak sehingga tidak perlu ikut-ikutan dalam menyematkan gelar ini?

[ TJ04 ] Apakah 7 masyaikh yaman yang mentahdzir Syaikh Hani sudah masuk ahli bid'ah kerana mereka menandatangani pembelaan kepada Al-Imam tentang watsiqoh termasuk Syaikh Al-Wushobi, Syaikh Abdullah Al-Mar'ie dan empat masyayikh yaman lainnya?

[ TJ05 ] Bagaimana keadaan da'i yang hadir dan mengisi di markiz hizbiyyin, apakah langsung ditahdzir dan meninggalkannya?

[ TJ06 ] Bagaimana sikap kita kepada Syaikh Ahmad Bazmul? Apakah boleh membaca kitab-kitabnya krn haaula benar2 tertekan, tertikam manhajnya dengan isi dan kitabnya Syakh Bazmul? Lalu membalas tikaman tersebut dengan tahdzir Syaikh Ubaid kepadanya? Kemudian bagaiama sikap kita terhadap masyayikh yg memberi uzur terhadap Al-Imam, Al-Wushobi dan yang lainnya?

[ TJ07 ] Bisakah ustadz menyibak hakekat Firanda krn dikalangan orang awam dia bagaikan ikonnya salafy?

[ TJ08 ] Bagaimana seharusnya kami sebagai pedagang bermuamalah dengan orang-orang atau pemilik toko yang orang2nya masih ada syubhat atau bahkan jelas-jelas ada hubungan dengan hizbi atau sururi?

[ TJ09 ] Apakah ada kesamaan antara ahlul bida' dan ahlul ahwa? Apakah vonis hizbi atau mubtadi' boleh dilakukan oleh thabul ilmi, tidak mesti ulama spt vonis hizbi kpd jafar salih dst...? Apakah hizbi lebih ringan dr mubtadi' lalu apa beda hizbi dgn tabdi'?

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan melalui:
Radio Rasyid, WA Admin Radio Salafy & WhatsApp Salafy Indonesia

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abu Nasiim Mukhtar - Gadget Med-Sos dalam Timbangan Syari'at

Al-Ustadz Abu Nasiim Mukhtar hafizhahullah
Kamis, 03 Rabi'ul Awwal 1436H - 25/12/2014M
Masjid Al-Falah, KUA Weru, Sukoharjo

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Gadget Med-Sos dalam Timbangan Syari'at
[ 1 ] 11.5 MB | [ 2 ] 4.5 MB | [ 3 ] 2.7 MB


- - - -

Al-Ustadz Abu Thalhah Yahya hafizhahullah
Jum'at, 04 Rabu'ul Awwal 1436H - 26/12/2014
Masjid Ibnu Taimiyah, Ma'had Daarus Salaf, Sukoharjo

[Khutbah Jum'at] Merajut Benang² Ukhuwah Imaniyah
[ 4 ] 2.7 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan melalui:
Radio Rasyid, WA Admin Radio Salafy & WhatsApp Salafy Indonesia

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed – Jadilah Seorang Salafy Sejati

Al-Ustadz Muhammad As-Sewed hafizhahullah
Kajian bermula akhir bulan Dzulhijjah 1434H
Masjid Al-Mujahidin, Slipi

-- Download KITAB PDF

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Pertemuan Pertama
Muqaddimah Kitab
[ P1 ] Sesi 1 | [ P1 Sesi 2 ] | [ P1 Sesi 3 ]

Pertemuan Kedua
Definisi As-Sunnah & Penamaan² bagi Ahlissunnah
[ P2 Sesi 1 ] | [ P2 Sesi 2 ]  | [ P2 Sesi TJ ]

Pertemuan Ketiga
Tentang Penamaan As-Salafiyyah
[ P3 Sesi 1 ] | [ P3 Sesi TJ ]

Pertemuan Keempat
Keistimewaan Manhaj Salafy
[ P4 Sesi 1 ] | [ P4 Sesi 2 ]

Pertemuan Kelima
Minhaj Ahlul Bida wal Ahwa
[ P5 Sesi 1 ] | [ P5 Sesi 2 ] | [ P5 Sesi TJ ]

Pertemuan Keenam
Sebagian dari Kaidah² dalam Manhaj Salaf
[ P6 Sesi 1 ] | [ P6 Sesi 2 ]

Pertemuan Ketujuh
Sebagian dari Kaidah² dalam Manhaj Salaf (lanjutan)
[ P7 Sesi 1 ] | [ P7 Sesi 2 ]

Pertemuan Kelapan
Sikap Salaf terhadap Ahli Bid'ah
[ P8 Sesi 1 ] | [ P8 Sesi 2 ] | [ P8 Sesi TJ ]

Pertemuan Kesembilan
Termasuk Manhaj Salaf adalah Membantah Orang² yang Menyelisihi
[ P9 Sesi 1 ] | [ P9 Sesi 2 ] | [ P9 Sesi TJ ]

Pertemuan Kesepuluh (Terbaru)
Siapa yang wajib kita Hormati dan Muliakan
[ P10 Sesi 1 ] | [ P10 Sesi 2 ] | [ P10 Sesi TJ ]

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WharsApp Salafy Indonesia & AhlussunnahSlipi•Com

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad As-Sewed - CINTA karena Allah - BENCI karena Allah

Al-Ustadz Muhammad As-Sewed hafizhahullah
Sabtu ba'da Shubuh, 05 Rabi'ul Awwal 1436H - 27/12/2014M
Mushalla An-Nuur, Limo - Depok

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


CINTA karena Allah - BENCI karena Allah
[ 1 ] 6.5 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan melalui:
WhatsApp Salafy Depok Limo

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abu Said Hamzah - Mengungkap Kedok Dzulqarnain MLM

Selasa malam, 24 Shafar 1436H - 16/12/2014M ~ Perawang | Bersama Al-Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah

-- Download audio | Mp3 versi 24 Kbps --

[ Kajian Tematik ]

Mengungkap Kedok Dzulqarnain MLM
01. Sesi 1 Download Audio di sini

02. Sesi 2 Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: WhatsApp Salafy Indonesia

Dipublikasikan oleh: WA Forum Berbagi Faidah & AlFawaaid•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abdul Haq - Pembahasan Kitab Umdatul Ahkam

Al-Ustadz Abdul Haq hafizhahullah
Sabtu dan Ahad, 27-28 Shafar 1436H - 20-21/12/2014M
Ma'had Al-Manshurah, Banjarbaru - KalSel

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Taushiyah
[ 1 ] 5.9 MB

Pembahasan Kitab Umdatul Ahkam
[ 2 ] 7.6 MB | [ 3 ] 8.2 MB | [ 4 ] 8.7 MB

Kajian Ummahat
Dari kitab Kitab Asbab Sa'adatil Usroh
[ 5 ] 5.1 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WhatsApp Salafy Kalsel via WA TIS

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Usamah Mahri - Kemuliaan Merujuk kepada Al-Haq

Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Ahad, 28 Shafar 1436H - 21/12/2014M
Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Ponpes Al-Ausath, Karanganyar

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Kemuliaan Merujuk kepada Al-Haq
[ 1 ] 5.3 MB | [ 2 ] 10.4 MB

Audio Tanya Jawab

[TJ01] Terkait dgn FITNAH / KHILAF MANHAJI di akhir-akhir ini, kami dapati Ust. Nurwahid & Ust. Muhaimin tidak nampak jelas mahqifnya. Bagaimana kami menyikapi mereka berdua? Bolehkah kami bermajelis dengan mereka untuk mengambil ilmu?

[TJ02] Ada ikhwah yang pensionan guru, dia sakit mau oknam. Disuruh orang tuanya pakai askes (Asuransi Kesehatan) krn setiap bulannya gaji ortunya dipotong buat askes, sedangkan dia masih remaja tanggungan orang tuanya. Mohon saranan antum.

[TJ03] Ana ingin sharing dakwah di universitas. Sedikit banyak membawa kondisi yang lebih baik untuk teman-teman yang awam, untuk lebih mengenal adab dan ilmu Islam lewat mentoring. Kalau dakwah di kampus tidak ada sama sekali, mana mungkin bisa menyentuh teman-teman utk pertama kalinya, setidaknya akan menuansakan keislaman…

[TJ04] Ketika kecil saya pernah belajar TPKI kepada seorang guru. Sekarang terkena pemahaman khawarij. Bolehkah ana mengajar di TPKI yang dipimpin oleh guru tersebut. Catatan guru ini tdk menyebarkan kekhawarijannya secara terang-terangan dan di desa diketahui sebagai orang yang baik..??

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WhatsApp Salafy Indonesia

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abu Muhammad Hasan bin Harun - Membongkar Praha Fuyush - Perjuangan Menegakkan Al-Haq

Al-Ustadz Abu Muhammad Hasan bin Harun hafizhahullah
Selasa dan Rabu (ba'da Maghrib), 24-25 Shafar 1436H - 16-17/12/2014M
Ma'had As-Salafy Jember

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Membongkar Prahara Fuyush - Perjuangan Menegakkan Al-Haq
Sebuah Pertanggungjawaban di Hadapan Ummat
[ 1 ] 10.2 MB | [ 2 ] | 8.6 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Luqman Ba'abduh - Fawaid Manhajiah Masalah Yaman & Tahdzir terhadap Mundzir Bandung

Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Sabtu malam Ahad, 28 Shafar 1436H - 20/12/2014M
Bandung

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Fawaid Manhajiah Masalah Yaman & Tahdzir terhadap Mundzir Bandung
[ 1 ] 7.6 MB | [ 2 ] | 3.3 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
Situs SalafyBandung•Com

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Luqman Ba'abduh - Waspada ISIS Teroris Berkedok Jihad

Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Sabtu, Ba'da Zhohor, 27 Shafar 1436H - 20/12/2014M
Masjid Agung Cimahi, Bandung

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Waspada ISIS Teroris Berkedok Jihad
[ 1 ] | 14.4 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Luqman Ba'abduh - Ikhlashkan Niat

Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Kamis (Ba'da Maghrib), 26 Shafar 1436H - 18/12/2014M
Ma'had Tamaamul Minnah, Klari - Kerawang

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Ikhlashkan Niat
[ 1 ] 6.8 MB | [ 2 ] 4.1 MB | [ 3 ] 4.1 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Usamah Mahri - Bersama Kibar 'Ulama

Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri hafizhahullah
Jum'at-Ahad, 19-21 Shafar 1436H - 12-14/12/2014M
Surau Bukit Kuching, Gelang Patah - Johor Bahru

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Bersama Kibar Ulama
[ 1 ] 6.0 MB | [ 2 ] 6.9 MB

Taushiyah bersama Masyayikh
[ 3 ] 2.9 MB | [ 5 ] 4.4 MB
-- Qadarullah rekaman Taushiyah bersama Syaikh Hani tdk tersedia kerana terjadi kendala pada perangkat yang digunakan --

Ashlus Sunnah wa I'tiqadud Din
[ 6 ] 6.2 MB | [ 7 ] 12.5 MB | [ 8 ] 8.2 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad As-Sewed - Al-Isti'azah kepada Selain Allah Termasuk dari Kesyirikan

Al-Ustadz Muhammad As-Sewed hafizhahullah
Sabtu, 20 Shafar 1436H - 13/12/2014M
Masjid Agung Baitussalam,Purwokerto

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Kajian Kitab Fathul Majid (Syarah Kitabut Tauhid)
Al-Isti'azah kepada Selain Allah Termasuk dari Kesyirikan
[ 1 ] 9.0 MB | [ 2 ] | 1.4 MB | [ 3 ] 0.6 MB | [ 4 ] 1.2 MB | [ 5 ] 3.7 MB


Audio Tanya Jawab

[ TJ01 ] Pembacan ayat atau yang benar di dalam kitab pada waktu majelis apakah boleh dibaca dgn tartil atau dilagukan?

[ TJ02 ] Bagaimana nasehat ustadz kepada tentangga kami yang banyak melakukan kesyirikan?

[ TJ03 ] Kapan kami boleh mengambil ilmu dr beliaunya (ustadz Saifudin Zuri) dan bagaimana sikap kita setelah beliau rujuk?

[ TJ04 ] Apa pandangan ust. tentang Ali Ishmah dan Dzul Akmal, tolong penjelasannya?

[ TJ05 ] Bagaimana pandangan ustadz tentang Sy. Muhammad bin Abdul Wahab Al-Wushobi?

[ TJ06 ] Bolehkah kita mengabdikan diri kepada masyarakat?

[ TJ07 ] Apa tanggapan ustadz tentang tuduhan kita adalah Jamaah Tahdzir?

[ TJ08 ] Menitipkan keamanan kebun sawit kpd org yang berkuasa apakah itu berarti meminta perlindungan (yg dilarang)...

[ TJ09 ] Benarkah ada Fatwa ulama ttg pilpres 2014 kemarin utk memilih salah satu capres ...

[ TJ10 ] Bagaimana adab dalam merukyah ttp selamat dari kesyirikan?

[ TJ11 ] Sururi, Pengertian dan Ciri-cirinya

[ TJ12 ] Bagaimana keadaan Ma'had Bandung?

[ TJ13 ] Apakah boleh menyapa memberikan salam kpd yg bukan mahramnya yg awam atau sudah tua?

[ TJ14 ] Bagaimana hukumnya memberikan pinjaman harta kemudian kita mengharapkan Allah agar memudahkan kita melunasi hutangnya?

[ TJ15 ] Apakah kita diperbolehkan mengambil ilmu dari org yg belum jelas mauqiifnya thdp fitnah Dzulqarnain?

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
Situs ForumSalafy•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askari - Penjelasan Seputar Apa yang Terjadi di Negeri Yaman Berupa Fitnah

Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askari hafizhahullah
Ma'had Ibnul Qayyim, Balikpapan

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Penjelasan Seputar Apa yang Terjadi di Negeri Yaman Berupa Fitnah
[ 1 ] 8.3 MB [ 2 ] 7.4 MB | [ 3 ] 8.7 MB | [ 4 ] 7.4 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: WhatsApp TIS (Thalab Ilmu Syar'i)

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Qomar Suaidi - Istiqomah di Atas Sunnah



Al-Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah
Sabtu, 13 Shafar 1436H - 06/12/2014M
Masjid Agung Cimahi, Bandung

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Istiqomah di Atas Sunnah

 Archive | Dropbox | 5.8 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 9.7 MB - [Sesi 2]

Archive | Dropbox | 3.7 MB - [Sesi 3]
-- Tanya Jawab

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: MaktabahAtTaubah•BlogSpot•com & ForumSalafy•Net

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad As-Sewed - Mengenal Ulama dan Kedudukan Mereka di Tengah Ummat

Al-Ustadz Muhammad As-Sewed hafizhahullah | Sabtu, 13 Shafar 1436H - 06/12/2014M | Masjid Agung Baiturrahman, Ngawi

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --

[ Sambutan dari Ketua Panitia Daurah Ngawi ] Al-Ustadz Abu Zubair hafizhahullah
01. - Download Audio di sini


Mengenal Ulama dan Kedudukan Mereka di Tengah Ummat
02. Sesi 1 - Download Audio di sini

03. Sesi 2 - Download Audio di sini

04. Sesi TJ - Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad As-Sewed - Sejarah Dakwah Salafiyah di Indonesia

Al-Ustadz Muhammad As-Sewed hafizhahullah
Jum'at, 12 Shafar 1436H - 05/12/2014M
Ma'had Darul Ihsan, Madiun

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Khutbah Jum'at: Al-Barokatu Ma'a Akaabirukum

Archive | Dropbox | 3.8 MB

- - -

Taushiyah Ba'da Shalat Jum'at: Tarbiyah Anak

Archive | Dropbox | 4.3 MB

- - -

Sejarah Dakwah Salafiyah di Indonesia

Archive | Dropbox | 9.9 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 7.0 MB - [Sesi 2]

Archive | Dropbox | 3.9 MB - [Sesi 3]
-- Tanya Jawab

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

TIdak Memakai Penutup Kepala adalah Kebiasaan Orang Barat


TIDAK MEMAKAI PENUTUP KEPALA ADALAH KEBIASAAN ORANG BARAT

Ada sebuah wejangan yang berharga yang disampaikan oleh Syaikh Rabi’ kepada anak-anak beliau dari kalangan penuntut ilmu dalam sebuah pertemuan di perpustakaan yang ada di rumah beliau di Makkah al Mukarromah.

Pesan Asy-Syaikh hafizhahullaah:

“Selamat datang kepada kalian semua. Dan sebelum pembahasan hadits dimulai, aku sampaikan sebuah nasehat terlebih dahulu kepada para ikhwan dan anak-anakku.

Aku melihat banyak kepala yang tersingkap (tidak memakai penutup), ini adalah gaya hidup yang diambil dari orang Barat. Dan wajib atas salafy untuk menyelisihi musuh-musuh Allah, salafy adalah orang yang menegakkan agama di atas penyelisihan terhadap mereka, dan menentang adat & sikap taklid kepada orang Barat yang merusak. Maka janganlah kita taklid kepada mereka pada hal-hal yang nampak ini dan hal-hal yang lainnya.

Banyak muslimin yang menyerupai orang Barat, Yahudi, Nasrani, Komunis dan Syiah dengan penyerupaan yg sempurna. Hingga engkau temukan pada sebagian negara, tidak bisa dibedakan antara muslim dengan Yahudi dan Nasrani dari segi pakaian.

“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk dari golongannya”

Maka janganlah menyerupai musuh-musuh Allah ‘Azza wa Jalla dalam berbagai hal, jangan menyerupai mereka dalam aqidah, ibadah, adat-kebiasaan, dsb. Baarokallaahufiik. Ini adalah masalah yang wajib diperhatikan oleh salafiyun secara khusus.

Dan jangan pula mengikuti orang-orang yang awam dan jahil. Wajib bagi salafiyun untuk menyelisihi mereka yang masih jahil dan mengajari mereka cara hidup yang islami dalam masalah ini dan masalah yang lainnya.



Masalah kedua,
Aku menyangka, wallaahu a’lam dan aku berharap sangkaanku ini salah, banyak pemuda salafy yang menggampangkan (bermudah-mudahan) terhadap sunnah. Dalam hal sholat sunnah setelah sholat-sholat wajib, apakah kalian sudah sholat sunnah setelah maghrib? Karena begitu cepatnya kalian hadir di tempat ini. Sudahkah kalian sholat sunnah maghrib? Aku bertanya pada kalian. Ha…!?

Janganlah kalian menggampangkan sunnah, janganlah kalian menggampangkan sunnah. Janganlah kalian menggampangkan sholat sunnah ba’da maghrib, jangan pula ba’da isya’. Janganlah menyia-nyiakan sunnah-sunnah yang lain. Janganlah kalian menggampangkannya karena sikap menggampangkan sunnah akan menggiring pada sikap menggampangkan yang wajib.

Maka jagalah sunnah-sunnah ini karena ini adalah tutup penghalang terhadap wajah syaithan, baarokallaahu fiikum, dan pencegah yang menghalangi syaithan dari menguasai kita untuk menggampangkan hal-hal yang fardhu dan wajib. Semoga Allah memberi taufik pada kalian dan meluruskan kesalahan kalian.

Wajib atas kalian untuk berpegang pada sunnah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Tanpa sunnah, agama tidak akan sempurna. Gigitlah dengan gigi geraham. Hati-hatilah kalian dari perkara-perkara yang baru karena setiap perkara yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat.

Aku minta setiap salafy berjanji untuk berpegang teguh dengan sunnah, petunjuk dan akhlaq Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

Seorang muslim tidak disyari’atkan untuk membiarkan kepalanya tanpa penutup kecuali ketika haji dan umroh. Adapun selain itu, tidak. Baarokallaahufiikum, selain itu, tidak disyariatkan.

Semoga Allah memberi taufik kepada kalian dan mengokohkan kami dan kalian di atas sunnah.”

http://www.ajurry.com/vb/attachment.php?attachmentid=41802

——
Dikirim oleh: Abu Ishaq Hidayat -hafizhohullah- dari Solo.

WA Salafy Lintas Negara

[AUDIO] Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy - Kupas Tuntas Kesesatan ISIS


Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy hafizhahullah
Sabtu, 06 Shafar 1436H - 28/11/2014M
Masjid At-Tauhid, Babakan Cirebon

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Kupas Tuntas Kesesatan ISIS

Archive | Dropbox | 8.0 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 5.4 MB - [Sesi 2]

Archive | Dropbox | 3.4 MB - [Sesi 3]
--| Tanya Jawab |--

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WhatsApp Salafy Cirebon

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Ahmad Khodim – Wasiat Rasulullah Yang Dilupakan Ketika Fitnah Melanda


Al-Ustadz Ahmad Khodim hafizhahullah
Sabtu, 06 Shafar 1436H - 29/11/2014M
Masjid Agung Kota Cimahi, Bandung

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Wasiat Rasulullah Yang Dilupakan Ketika Fitnah Melanda

Archive | Dropbox | 11.1 MB - [Sesi 1] + [TJ]

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WhatsApp Ittiba'us Sunnah via SalafyBandung•Com

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Usamah Mahri – Penjelasan Tentang Pokok-Pokok Agama


Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Ahad, 07 Shafar 1436H - 30/11/2014M
Masjid Shiratal Mustaqim, Tangerang

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Penjelasan Tentang Pokok-Pokok Agama

Archive | Dropbox | 14.6 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 2.0 MB - [Sesi 2]
--| Tanya Jawab |--

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WhatsApp Salafy Depok Limo

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Ayip Syafruddin – Hak Anak atas Orang Tua


Al-Ustadz Ayip Syafruddin hafizhahullah
Jum'at-Ahad, 05-07 Shafar 1436H - 28-30/11/2014M
Masjid Al-Markaz Al-Islamy, Pangkalan Bun

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Hak Anak atas Orang Tua

Archive | Dropbox | 11.9 MB

- - -

Maa Hiya As-Salafiyyah?

Archive | Dropbox | 5.2 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 4.2 MB - [Sesi 2]

Archive | Dropbox | 2.5 MB - [Sesi 3]

Archive | Dropbox | 4.8 MB - [Sesi 4]

- - -

Kitab At-Tauhid

Archive | Dropbox | 5.2 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 8.0 MB - [Sesi 2]

Archive | Dropbox | 3.6 MB - [Sesi 3]

- - -


Arbain An-Nawawi

Archive | Dropbox | 3.7 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 4.2 MB - [Sesi 2] + [TJ]

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
ForumSalafy•Net


Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Bantahan terhadap Syubuhat: Pemutlakan Pernyataan ‘Teman senegeri seseorang lebih mengenal orang tersebut’





Fawaid Manhajiyyah dari asy-Syaikh Ahmad Bazmul hafizhahullah

2. Bantahan terhadap Syubuhat: Pemutlakan Pernyataan ‘Teman senegeri seseorang lebih mengenal orang tersebut’ – yang Pernyataan ini dimaksudkan untuk Menolak Perkataan Ulama, Baik dalam Bentuk Celaan/Kritikan maupun Pujian/Rekomendasi.

Soal Kedua:

Ketika sebagian ulama memberikan tazkiyah (rekomendasi) kepada seseorang, sebagian orang mengatakan, “Kami adalah teman senegeri dari orang ini. Kami lebih mengenalnya daripada para ulama yang memberikan tazkiyah kepadanya.” Mereka menolak perkataan ulama dengan syubuhat ini. Apa makna ucapan mereka ‘Teman senegeri seseorang lebih mengenalnya daripada selainnya’?

Asy-Syaikh Ahmad Bazmul hafizhahullah menjawab;

Para ulama –semoga Allah l merahmati mereka- mereka meletakkan kaidah dan asas di dalam ilmu al-Jarh wat-Ta’dil (celaan dan pujian terhadap seseorang) yang berjalan dan terbangun di atas dasar-dasar hukum dari al-Kitab, as-Sunnah, dan manhaj salaf (pendahulu) dari umat ini –semoga Allah meridhai mereka.

Di antara kaidah al-Jarh wat-Ta’dil yang mereka tetapkan yang dibangun di atas dalil-dalil yang ada di dalam bab ini adalah; Ketika terjadi pertentangan antara pujian dan celaan, celaan yang terperinci didahulukan di atas pujian, kecuali bila yang memberikan pujian lebih mengetahui celaan tersebut dan yang dicela telah rujuk dari kesalahannya, atau celaan tersebut tidak benar ada padanya.

Di antara kaidah al-Jarh wat-Ta’dil yang diletakkan para ulama’ adalah, orang yang memberikan celaan dan pujian merupakan orang yang ahli yang mencapai tingkatan ‘ucapannya diterima di dalam al-Jarh wat-Ta’dil’. Jadi tidak setiap orang yang berbicara di dalam bab al-Jarh wat-Ta’dil bisa diterima ucapannya. Ini adalah permasalahan yang sangat penting, meskipun dia itu seorang penuntut ilmu yang salafi, meskipun dia itu seorang doktor yang salafi, meskipun dia itu memberikan berbagai pelajaran (banyak majelisnya), karena al-Jarh wat-Ta’dil adalah bab yang detail (dalam) yang tidak setiap orang bisa menguasainya. Oleh karena itu kami dapati dari sebagian saudara kami salafiyyun –semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan, dan semoga Allah menunjuki kami dan mereka kepada kebenaran-  Engkau melihat mereka memberikan pujian kepada orang-orang yang mereka ini sebenarnya adalah orang-orang yang mendapatkan celaan dari para ulama. Mereka terjatuh (ke dalam kesalahan) di dalam bab ini karena karena mereka tidak menguasainya dengan baik. Ini adalah hakikat yang (kita) harus berhenti untuk memperhatikannya, dan hakikat yang harus dijelaskan sehingga perkataan-perkataan yang muncul tidak saling bertentangan.

Maksudku dengan ‘perkataan-perkataan yang muncul tidak saling bertentangan’ adalah; ucapan antara orang yang memberikan celaan dan memberikan pujian tidak saling bertentangan. Kecuali bila masing-masing pihak merupakan ahli di dalam al-Jarh wat-Ta’dil. Adapun bila yang berbicara, -sebagai contoh- pihak yang memberikan rekomendasi adalah ahli jarh dan ta’dil, sedangkan yang mencela bukan termasuk ahlinya, maka perkataan pihak yang ahli di disiplin ilmu ini lebih didahulukan.

Termasuk kaidah para ulama di dalam bab ini adalah; Ketika terjadi pertentangan antara al-Jarh dan at-Ta’dil, para ulama melakukan proses tarjih (menetapkan mana pendapat yang lebih kuat) dengan melihat qarinah-qarinah (perkara penyerta) yang ada.

Mereka akan menguatkan ucapan ‘Teman senegeri seseorang lebih mengenalnya’ dengan terpenuhinya dua syarat;

Syarat Pertama:
Teman senegeri orang ini termasuk orang yang ahli di dalam pembahasan al-Jarh wat-Ta’dil sehingga ia mengetahui sebab-sebab jarh dan sebab-sebab ta’dil.

Syarat Kedua:
Jarh(kritikan) yang muncul bukan dalam bentuk yang jelas, terperinci, dan tidak terbantahkan.

Bila kedua syarat ini tidak terpenuhi, ucapan mereka ‘teman senegeri’ tidak bisa diterima; ucapan mereka ‘Teman senegeri seseorang lebih tahu tentangnya’ tidak benar dilontarkan.

Ucapan ini tempatnya adalah bila si teman setanah air itu orang yang ahli dalam al-Jarh wat-Ta’dil dan yang kedua, bentuk jarh yang muncul bukan jarh yang terperinci, jelas, dan tidak terbantahkan.


Kemudian aku peringatkan kalian dari satu perkara;

sebagian mereka menjadikan qarinah ini (‘teman senegeri seseorang lebih mengenalnya’) sebagai (hukum) asal, namun (di sisi lain) mereka menjadikan kaidah yang fundamental – yang menyatakan bahwa jarh yang sifatnya terperinci harus lebih didahulukan daripada rekomendasi  – sebagai qarinah atau perkara cabang atau perkara kedua/sekunder. Ini adalah kesalahan. Ini adalah pengacauan terhadap kaidah-kaidah yang ada.

Jadi teman senegeri seseorang benar dikatakan lebih mengetahui keadaannya, pada kondisi proses tarjih antara pujian dan kritikan ketika terjadi perbedaan pendapat di antara ulama tatkala dalil-dalil yang ada saling bertentangan manakala seluruh pihak adalah ahli di bidang al-Jarh wat-Ta’dil, sehingga tidak ada penguat di antara dua pendapat tadi, yaitu dua pendapat (kritikan dan celaan) tadi; dalam kondisi demikian para ulama baru kembali kepada aturan ‘teman senegeri seseorang lebih mengenalnya’. Adapun bersamaan dengan kondisi nampak/jelasnya kritikan dan jelasnya kebatilan, seandainya setiap penduduk negeri tersebut menyatakan tsiqah (terpercaya) nya seseorang, ucapan satu orang ulama yang adil adalah hujjah yang lebih didahulukan daripada mereka.

السؤال الثاني : إذا زكى بعض أهل العلم شخصا قال بعض الناس نحن بلدي الرجل ونحن أعلم به من العلماء الذين يزكوه ويردون كلام العلماء بهذه الشبهة ؟ وما معني قولهم بلدي الرجل أعلم به من غيره ؟

الشيخ أحمد بازمول حفظه الله :

العلماء رحمهم الله تعالى وضعوا قواعد وأسس في باب الجرح والتعديل منطلقة ومتمشية ومبنية على أصولها في الكتاب والسنة و منهج سلف الأمة رضوان الله عليهم ومن ذلكم تلك القواعد التي قرروها وقعدوها بناءا على الأدلة الواردة في الباب

أن الجرح والتعديل إذا تعارضا قدم الجرح المفسر على التعديل إلا إن قال المعدل أعلم ذاك الجرح وأن هذا المجروح تراجع عنه أو لم يثبت عنه .

وأيضا من القواعد التي وضعوها أن يكون الجارح والمعدل ممن تأهلوا وممن بلغوا درجة يقبل قولهم في باب الجرح والتعديل فليس كل من تكلم في باب الجرح والتعديل قبل قوله هذه قضية مهمة حتى ولو كان طالب علم سلفي حتى وإن كان دكتورا سلفيا حتى ولو كان له دروس فإن الجرح والتعديل باب دقيق لا يحسنه كل أحد ولذلك نجد من بعض إخواننا السلفيين جزاهم الله خيرا وهدانا الله وإياهم للصواب تراهم يعدلون أشخاصا هم في حقيقة أمرهم هم مجرحون عند العلماء وإنما وقعوا في هذا الباب لأنهم لا يحسنون هذا الباب وهذه حقيقة لابد من الوقوف عندها ولابد من التصريح بها حتى لا تتعارض الأقوال وأعني بقولي لا تتعارض الأقوال هو أن القول بين المجرح و المعدل لا يتعارضان إلا إذا كان كلا الطرفين من أهل الجرح والتعديل أما إذا كان المتكلم مثلاً المعدل من أهل الجرح والتعديل والمجرح بخلاف ذلك فكلام أهل الفن مقدم .

ومن ذلك أيضا من قواعدهم في هذا الباب عندما يتعارض الجرح والتعديل يقولون في الترجيح بالقرائن فيرجحون بأن بلدي الرجل أعلم به وذلك مشروط بشرطين :

الشرط الأول : أن يكون بلدي الرجل هذا ممن تأهل في باب الجرح والتعديل فيعرف أسباب الجرح وأسباب التعديل .

والشرط الثاني : وهو أن لا يكون الجرح واضحا مفسرا ألا يكون الجرح واضحا مفسرا غير مدفوع فإذا لم يتوفر هذان الشرطان لم يقبل قولهم بلدي الرجل أو لم يتحصل قولهم بلدي الرجل أعلم به فهذا هو محله أن يكون البلدي هذا من أهل الجرح والتعديل والثاني أن لا يكون الجرح مفسرا واضحا ولا مدفع له.

وبالتالي أنبه على قضية وهو أن بعضهم جعل هذه القرينة أصلا وجعل القاعدة الأساسية أن الجرح المفسر مقدم على التعديل قرينة أو فرع أو أمر ثانوي وهذا خطأ وهذا خلط للقواعد فبلدي الرجل أعلم به عند الترجيح بين الجرح والتعديل عند إختلاف العلماء عند تعارض الأدلة وعندما يكون الجميع من أهل الجرح والتعديل فلا مرجح بين القولين من حيث القولان هذان , فيلجأ العلماء إلى قاعدة بلدي الرجل أعلم به أما مع ظهور الجرح وظهور البطلان فلو كل أهل البلد وثقوه فقول عالم عدل واحد بحجة مقدم عليهم .

Sumber :http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=136061

Ditulis oleh Abu Muhammad as-Sunni al-Libi
Dialihbahasakan oleh Ummu Maryam al-Atsariyyah

Sumber: ForumSalafy•Net

[AUDIO] Al-Ustadz Usamah Mahri – Taushiyah Umum - Beruntunglah Bagi Al-Ghuraba


Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Ahad (ba'da Isyak), 08 Shafar 1436H - 30/11/2014M
Mushalla An-Nuur, Limo Depok

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Taushiyah Umum
Beruntunglah Bagi Al-Ghuraba

Archive | Dropbox | 9.2 MB - [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 3.5 MB - [Sesi 2]
--| Tanya Jawab |--

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

[AUDIO] Al-Ustadz Askari – Sikap Seorang Muslim Terhadap Pemerintah



Al-Ustadz Abu Mu'awiyah Askari hafizhahullah
Sabtu-Ahad, 06-07 Shafar 1436H - 29-30/11/2014M
Masjid An-Nur, G-House Perum KPC, Swarga Bara, Sangatta Baru

-- Download audio | Mp3 versi 16 Kbps --


Kajian Hari Sabtu:
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

1. Kokoh Di Atas Manhaj Salaf [Sesi 1]

Archive | Dropbox | 8.3 MB

- - -

2. Ciri-ciri Wanita Sholihah

Archive | Dropbox | 5.3 MB

- - -

3. Sikap Seorang Muslim Terhadap Pemerintah

Archive | Dropbox | 4.9 MB



Kajian Hari Sabtu:
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Taushiyah Ba’da Shubuh
4. Pentingnya Berteman Dengan Orang Shalih

Archive | Dropbox | 3.1 MB

- - -

5. Kokoh Di Atas Manhaj Salaf [Sesi 2] & Tanya Jawab

Archive | Dropbox | 11.2 MB

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dipublikasikan oleh:
WhatsApp Ittiba'us Sunnah & TIS via Salafy Sangatta


Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Salafiyun Tidak Terkejut dengan Tahdzir 7 Masyaikh Yaman Terhadap Syaikh Hani Hafizhahullah


TANGGAPAN MASYAIKH DAN ASATIDZAH DENGAN TAHDZIR 7 ULAMA YAMAN TERHADAP SYAIKH HANI HAFIZHAHULLAH

1. Nasehat dan Arahan dari Syaikh Nashir az-Zaidi hafizhohulloh:

Saya katakan wahai saudaraku, apa yang dilakukan para masyaikh di dalam “Bayan (Penjelasan)” mereka tentang kondisi saudara kita Abu Ali tidaklah mengherankan.

Abu Ali -semoga Alloh mengokohkan beliau- bukanlah seorang da’i fitnah, bukanlah beliau termasuk kedalamnya jauh sekali dari yang demikian itu.

Sesungguhnya beliau datang sebagai da’i bagi Sunnah yang mentahdzir dari berbagai kebid’ahan, bahkan berapa banyak perkara yang Alloh singkap melalui beliau di dalam berbagai muhadhoroh (ceramah-ceramah) yang beliau selenggarakan, yaitu:

Sebab-sebab kokoh (di atas Sunnah, pent)
Dan dengan inilah agama menjadi hancur.
Sebab-sebab kehinaan.
Tanda-tanda pembaharuan di dalam dakwah Syaikh Muqbil.
Rintangan-rintangan dalam menempuh jalan dakwah kepada al-haq.
Sikap seorang muslim dalam (menghadapi) fitnah.
Beberapa pelajaran dan ibroh.
Berbahagialah bagi orang-orang yang asing.
Dan terakhir ceramah yang menyingkap dan menmperjelas dan khususnya bagi para penuntut ilmu yang berjudul: Hanya bagi Alloh semata.

Aku katakan: Alloh singkap melalui beliau di dalam muhadhoroh-muhadhoroh ini beberapa perkara yang ditujukan atas dakwah salafiyyah yang sudah dipeluk oleh kebanyakan para pemuda yang sebelumnya mereka menerimanya begitu saja namun pada kenyataannya itu termasuk dari penipuan dan merupakan perusakan dan bukan penggemukan, termasuk penurun bukan peningkatan nilai harga, maka Alloh singkapkan melalui beliau dari para pemuda kabut asap ini dan Alloh jadikan para pemuda menerima dakwahnya.

Kemudian penghuni Ma’bar (yakni Muhammad al-Imam, pent) telah menyibukkan kami dengan kalimat tersebut yang membangkitkan semangat para musuh Islam hingga pada batasan menuduh para ulama Islam dan imam-imam mereka di zaman mereka semenjak Jihad Afghanistan hingga masa kini dengan menyatakan bahwa fatawa mereka adalah sebuah makar terselubung dan upaya memuluskan berbagai rencana makar, kemudian semakin berbuih dan semakin bergemuruh oleh ulah Ibnu Mar’i dengan makarnya yang terselubung dan dia menuduh Abu Ali Syaikh Hani bahwa syaikh Hani adalah seorang da’i Jihad dan kalimat itu menurut setiap orang di negeri Yaman bermakna bahwa beliau adalah da’i teroris yang berjalan di atas jalannya al-Qaida dan ISIS dan bahwa beliau mempersenjatai orang-orang asing -padahal beliau tidak memiliki kesalahan apapun kecuali beliau hanya menyatakan karena demi menjaga agama dan negeri dari penjajahan kaum Syi’ah Rofidhoh sebagai bentuk pengamalan terhadap fatwa kibar ulama-.

Dan Ibnu Mar’i menelpon kepada bagian keamanan untuk menghalangi orang-orang asing dari menghadiri muhadhoroh Syaikh Hani dengan kekuatan dan menzhalimi ikhwah dengan memasukannya ke dalam penjara, dan masuklah saudara wanita kita yang mulia oleh sebab dia (Ibnu Mar’i) yang berangkat bersama suaminya saudara kami dari orang asing -semoga Alloh menjaga mereka semua – dan Ibnu Mar’i telah menjadikan saudara-saudara kita berjalan kaki di antara Fiyus dan Aden dalam beberapa malam yang tidak ada mengetahuinya kecuali Alloh.

Dan dia angkat tuduhan ini kepada pihak berwajib dengan menyatakan bahwa orang-orang asing ini memiliki hubungan dengan da’i jihad dan dia kirim surat ini kepada bagian keamanan kemudian aparat keamanan menangkap saudara-saudara kita dari orang-orang asing, dan media masa menyebarkan berita dusta ini tentang kondisi saudara kita dengan keduataan yang telah mencapai seantero dunia.

Dan adalah kiamat besar (datang) dari syaikh Wushobi dan dia telah menuduh para masyaikh dengan tuduhan sebagai antek-antek dan sebagai mata-mata dan demi mewujudkan kemaslahatan negeri-negeri mereka.

Maka silahkan katakan kepada dengan menyebut nama Alloh wajib atasmu (membuktikan) tuduhan fitnah dan dari membawa orang-orang yang ada disekitarnya kepada kehancuran, bukankah Alloh telah berfirman:

(وَمَنْ يَكْسِبْ خَطِيئَةً أَوْ إِثْمًا ثُمَّ يَرْمِ بِهِ بَرِيئًا فَقَدِ احْتَمَلَ بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا) [سورة النساء : 112]

“Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkannya kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya ia telah berbuat suatu kebohongan dan dosa yang nyata.” [Qs. An-Nisaa: 112]

Siapakah orangnya yang telah mengobarkan api fitnah? dan menyibukkan para pemuda dari ilmu dan yang memalingkan mereka dari perbaikan keadaan mereka ataukah orang yang mengatakan ini benar dan ini salah, dan mengatakan bahwa para ulama kita berlepas diri dari kedustaan ini, atau orang yang telah menuduh mereka dengan kedustaan besar ini?

Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Nabighoh tentang mereka:

حملتني ذنب امرئ وتركته ‍۞ كذي العر يكوي غيره وهو راتع

“Kau bebankan kepadaku dosa seseorang dan kau tinggalkan dia….
Seperti orang yang terkena kusta mengobati orang lain padahal dia tidaklah sakit.”

Maka aku katakan: untuk saudaraku Syaikh Hani, sesungguhnya kebenaran tidaklah dikenal dengan penyebaran dan ketenaran, bahkan bagi kebenaran adanya timbangan-timbangan yang dijadikan tolak ukur dengannya, dan bagi kebatilan adanya tanda-tanda yang dapat dikenal dengannya.

Dan aku katakan bagi para masyaikh, jika memang saudara kami telah mengatakan suatu kebatilan maka dimanakah tolak ukurnya dan mana tanda-tandanya? Adapun hukum yang kosong dari penjelasan ilmiah ini maka dia tertolak di sisi para ulama dan pengikutnya.

Berkata Syaikhul Islam: apa yang telah diperintahkan Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam adalah keadilan yang tiada kezhaliman padanya, dan barangsiapa yang telah dilarang darinya maka dia telah dilarang dari keadilan, dan barangsiapa memerintahkan dengan lawannya maka dia telah memerintahkan dengan kezhaliman, karena lawan keadilan adalah kezhaliman maka tidaklah yang menyelisihinya kecuali kebodohan dan kezhaliman karena prasangkanya dan mengikuti hawa nafsu.

Diucapkan oleh saudara kalian:

Nashir az-Zaidi
(7/2/1436 H)

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

2. Nasehat dan Arahan Syaikh Zakariya bin Syu’aib al-’Adeni hafizhohulloh:

Dan kami menginginkan dari para masyaikh kami -semoga Alloh memberikan taufiq kepada mereka – agar mereka melihat kepada perkara tersebut.

Inilah al-Hajuri, bagaimana dia telah berbuat dan murid-muridnya dan ucapan-ucapannya yang buruk maka apakah mereka (para masyaikh) telah menerbitkan “Bayan (Penjelasan)” atau tidak?!

Jika Syaikh Hani bersalah, tidakkah mereka membantah atas kesalahannya dan menesehatinya? Atau hal itu terpisah?!

Dan kami menginginkan dari mereka -semoga Alloh memberikan taufiq kepada mereka – agar menjelaskan; apa fitnah yang mereka tuduhkan kepadanya?!

Adapun (penjelasan) global dan membuta maka hal ini tidaklah dikenal di dalam dakwah kami.

Barokallohu fikum.

Ditulis oleh Syaikh Zakaria bin Syu’aib al-’Adeni hafizhohulloh.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

3. Nasehat dan Arahan Syaikh Fawwaz Al-Madkholi hafizhohulloh:

Dikatakan kepadaku bahwa di sana ada “Bayan” oleh para ulama Yaman.

Maka aku katakan: “Tentang jihad melawan Hutsi (Syi’ah)? Dijawab: bukan.

Aku katakan: tentang bantahan terhadap al-Imam dalam perjanjiannya? Dijawab: bukan.

Aku katakan: Tentang bantahan terhadap Yahya al-Hajuri? Dijawab: bukan.

Aku katakan: mereka membela orang-orang asing? Dijawab: bukan.

Aku katakan: maka penjelasan tentang apa? Mereka menjawab: tentang tahdzir (peringatan ulama Yaman, pent) dari Hani al-Buraik.

Aku katakan: “Mereka telah terdiam bertahun-tahun namun sekarang mereka berbicara untuk meng-hajr (memboikot)”

Semoga Alloh merahmati al-’Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’y yang mana mereka mengatakan di hari kematiannya: “telah berakhir masa yang menakutkan”.

Maka aku memohon kepada Alloh agar negeri Yaman dianugerahi Muqbil kedua.

Syaikh Fawwaz al-Madkholi hafizhohulloh.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  

4. Nasehat dan Arahan dari ust. Muhammad Umar as-as-Sewed hafizhohulloh:

1⃣. Gak kaget kami mendengar tahdzir “masyayikh Yaman” terhadap seseorang yang bersikap tegas kepada orang-orang yang memiliki penyimpangan. Karena dua tahun lalu kami sudah mendengar tentang mereka. Tepatnya ketika kita bertanya tentang syaikh Utsman Salimi yang akan datang ke Indonesia kepada syaikh Ubaid, beliau menjawab:

مشائخ اليمن ﻟﺎ يحرص عليهم فيهم ضعف و الدعوة بحاجة الى أقوياء يا أبنائي..

“masyayikh Yaman” jangan kalian pegang, pada mereka ada kelemahan, padahal dakwah ini perlu orang-orang yang kuat, wahai anak anakku…

2⃣. Kami gak kaget mendengar “masyayikh yaman” mentahdzir seorang yang menjadi sebab terbongkarnya penyimpangan Abul Hasan, Yahya al Hajury, dan kemudian Muhammad al Imam oleh masyayikh kibar. Karena mereka justru orang-orang yang berupaya memgecilkan atau menutup-nutupinya.

3⃣. Kami gak kaget dengan tahdzir “masyayikh Yaman” terhadap seorang yang membawa fatwa jihad dari para ulama kibar, karena mereka justru yang menolak dan menentang fatwa jihad dan nasihat para ulama kibar.

4⃣. Kami gak kaget dengan tahdzir “masyayikh yaman” terhadap Masyayikh Yaman yang berjalan bersama para ulama kibar. Karena mereka tidak sejalan dengan ulama kibar.

5⃣. Justru yang mengagetkan kami adalah mereka tidak pernah setegas dan sekompak itu kepada Yahya al Hajuri, Abul Hasan, Ali Hasan, bahkan kepada syiah Rafidhah hutsiyun.

6⃣. Alhamdulillah, banyak masyayikh dan mustafidin yang seangkatan dengan mereka, setingkat mereka atau diatas mereka. Namun tidak menonjol karena mereka tidak memposisikan diri mereka sebagai ulama, tetapi sebagai  murid-murid para ulama kibar. Berjalan bersama ulama, mengikuti nasihat ulama dan terus duduk bersama ulama.

Nasalullahassalamah wal afiyah. Wa nasalullahal hidayah lana wa lahum wa lijamie’il muslimin ilat tauhid was sunnah.

Al-Ustadz Muhammad assewed hafizhahullah

Whatsapp Salafy Indonesia

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  

 Teks Arabic Terkait Nasehat dan Arahan Masyaikh Atas Bayan Ulam Yaman.

أقول يا أخي ما فعله المشايخ في
بيانهم في حق أخينا أبي علي لاينقضي العجب منه،
أبوعلي سدده الله ليس داعية فتنة ولا هو من أهلها حاشاه من ذلك .

إنما جاء داعيا للسنة محذرا من البدع ، بل كم كشف الله به في هذه المحاضرات التي أقامها وهي :
أسباب التمكين

وبهذا يهدم الدين

وأسباب الخذﻻن

ومعالم التجديد في دعوة الشيخ مقبل

وعوائق في طريق الدعوة إلى الحق

وموقف المسلم في الفتن

دروس وعبر

طوبى للغرباء

واﻷخيرة التي كانت لقاء مكاشفة ومصارحة وخاصة بطﻻب العلم وكانت بعنوان لله وحده ،

أقول كشف الله به في هذه المحاضرات أمورا دخيلة على السلفية احتضنها كثير من الشباب كانت عندهم من المسلمات وهي في الحقيقة من الزغل ومن الغث لا من السمين ، ومن الخرز  لا من الثمين، فكشف الله به عن الشباب سحابة الدخان هذه وأقبل الله بالشباب عليه .

ثم شغلنا صاحب معبر بذاك الكلام الذي شجع به أعداء اﻹسلام الى أن وصل به الحد أن اتهم علماء اﻹسلام وأئمته في عصرهم منذ الجهاد اﻷفغاني إلى هذا العصر بأن فتاويهم بالجهاد هي من المكر الخفي وتنفيذ مخططات ، ثم أزبد وأرعد ابن مرعي بمكره الخفي واتهم أبا علي الشيخ هاني بأنه داعية جهاد وهي عند الكل في اليمن تعني أنه داعية أرهاب على طريقة القاعدة وداعش وأنه يسلح الغرباء – وﻻ ذنب له سوى أنه قال بحماية الدين والبلد من التمدد الرافضي عمﻻ بفتاوى اﻷكابر -

واتصل ابن مرعي بالجهات اﻷمنية لمنع الغرباء من حضور محاضراته بالقوة وزج باﻹخوة في السجون ، ودخلت السجن بسببه أخت لنا فاضلة كانت مع زوجها أخينا الغريب -حفظهم الله جميعا – وجعل بفعله المشين إخواننا في الفيوش وعدن في ليالي ﻻ يعلمها إﻻ الله .

ورفع هذه الفرية للمسؤولين من أن الغرباء لهم اتصال بداعية الجهاد وأرسل هذه الرسالة الى الجهات اﻷمنية ثم تلقف الأمن إخواننا الغرباء ، وتنشر الصحف هذه الفرية في حق إخواننا كذبة بلغت اﻵفاق .

وكانت الطامة الكبرى من الوصابي واتهم المشايخ بالعمالة والجاسوسية وتحقيق مصالح بلدانهم .

فقل لي بالله عليك من داعية الفتنة ومن يقود من حوله الى الهاوية، ألم يقل الله تعالى : (وَمَنْ يَكْسِبْ خَطِيئَةً أَوْ إِثْمًا ثُمَّ يَرْمِ بِهِ بَرِيئًا فَقَدِ احْتَمَلَ بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا) [سورة النساء : 112]

فمن الذي أثار الفتن وشغل الشباب عن العلم وصرفهم عن إصلاح أحوالهم أمن قال هذا صواب وهذا خطأ، وقال إن علماءنا برآء من هذه الفرية ، أم من اتهمهم بهذه العظائم.
وما أصدق قول النابغة فيهم :

وحملتني ذنب امرئ وتركته
****** كذي العر يكوى غيره وهو راتع .

فأقول : ﻷخي الشيخ هاني إن الحق لا يعرف بالانتشار ولا بالاشتهار، بل للحق ميزان يوزن به ، وللباطل علامات يعرف بها.

وأقول للمشايخ إن كان أخونا هاني قال باطلا فأين ميزانه وأين علاماته، أما هذا الحكم العاري عن البيان العلمي فهو مردود عند أهل العلم والاتباع .

قال شيخ اﻹسلام : ما أمر به النبي – صلى الله عليه وسلم – عدل لا ظلم فيه ، فمن نهى عنه فقد نهى عن العدل ، ومن أمر بضده فقد أمر بالظلم، فان ضد العدل الظلم فلا يكون ما يخالفه إلا جهلا وظلما ظنا وما تهوى النفس .

قاله أخوكم ناصر الزيدي

1436/2/7 هجرية .
——————————
ونحن نريد من مشايخنا وفقهم الله ان ينظروا في الامر
هذا الحجوري كيف فعل هو واصحابه وأقواله السيئة فهل انزلوا بيانا ام لا ؟!
ان كان الشيخ هاني مخطىء هلا ردوا على خطأه وناصحوه ام هي المفاصلة
ونريد منهم وفقهم الله ان يبينوا ماهي الفتنة التي يدعوا اليها
اما الإجمال والتعمية هذه لا نعرفها في دعوتنا
وَبَارِكْ الله فيكم

كتبها الشيخ زكرياء بن شعيب العدني حفظه الله
——————————
قيل لي أن ثمة بيان ” لعلماء اليمن “

فقلت: في جهاد الحوثي !؟، قيل: لا !
قلت: في الرد على الإمام على الوثيقة !؟ قيل:لا، قلت: في الرد على يحي الحجوري !؟
قيل: لا !، فقلت: نصروا الغرباء ؟
قيل: لا !، فقلت: فماذا في البيان ؟
قالوا: في التحذير من هاني البريك

قلت: (( سكتوا دهرا ونطقوا هجرا ))

رحم الله العلامة مقبل بن هادي الوادعي الذي قالوا يوم وفاته: ” انتهى زمن الخوف ”
فاسال الله ان يرزق اليمن مقبل ثاني.

الشيخ فواز المدخلي حفظه الله منقول

WA Ahlus Sunnah Karawang.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  

DI BALIK TAHDZIR ADA ADEGAN SANDIWARA “ANTI-TAHDZIR”

Hajury menyampaikan muhadharah di tempat yang berjarak sekitar 3 km dari Fuyusy dan beberapa thullab dari Fuyusy yang diantaranya dari Indonesia pergi menghadirinya, namun anehnya Abdurrahman Al-Mughaffal sama sekali tidak mentahdzirnya sedikitpun dan kita belum mendengar darinya tahdzir sama sekali…

TANGGAPAN AL-USTADZ RUWAIFI Hafizhahullah

Sekarang keluarlah TAHDZIR tersebut terhadap seorang Hani bin Braik oleh Masyaikh Yaman. Hal ini, TIDAK PERNAH dilakukan oleh Masyaikh Yaman terhadap al-Hajuri dan Abul Hasan

Asy Syaikh Hani bin Buraik hafizhahullah, seorang alim yang dikenal istiqamah di atas manhaj salaf dan direkomendasi oleh msyayikh kibar semisal Syaikh Rabi’, dan Syaikh Ubaid, sedang diuji dengan adanya thdzir dari 7 orang masyayikh Yaman.
Namun, semua itu tak mengurangi kemuliaan dan kedudukan beliau di sisi salafiyyin yang mutamayyizin bukan mutalawwinin.

حسبنا الله ونعم الوكيل

dr Al-Ustadz Ruwaifi’,Lc


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  

ASAP HITAM FITNAH YAMAN
(Audio Penjelasan Asatidzah)

Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad As-Sarbini hafizhahullah:

atau download di sini

Al-Ustadz Abu Sa’id Hamzah hafizhahullah:

atau download di sini